DESTINASI EVENT INTERNATIONAL

Filipina memperluas jangkauan MICE ke luar Manila

HPC 2026 menyoroti elemen-elemen kunci yang diperlukan untuk menarik acara bernilai tinggi.

Pengembangan sektor perhotelan akan merambah ke luar Manila dalam fase pertumbuhan berikutnya. Kredit Foto: AdobeStock/joyt

Transportasi terintegrasi, tempat penyelenggaraan modern, dan pengalaman insentif yang unik diidentifikasi sebagai prioritas untuk memperkuat daya tarik Filipina sebagai destinasi acara bisnis dalam ajang *Hospitality Philippines Conference* 2026 (HPC 2026) yang ke-9.

Digelar pada 9–10 September di Marriott Manila, HPC 2026 mempertemukan 484 pemilik hotel, operator, pengembang, investor, pejabat pariwisata, dan spesialis teknologi untuk mengkaji fase industri selanjutnya dengan tema “Apa Setelah Pertumbuhan: Ujian Berikutnya bagi Industri Perhotelan di Filipina”.

Bisnis MICE dibahas dalam *Travel Byte Summit* melalui sesi bertajuk “Dari Pertemuan Menjadi Kenangan: Meningkatkan Industri MICE Filipina”. Diskusi yang dimoderatori oleh Orlando Ballesteros—wakil presiden bidang pameran di *Philippine Association of Convention/Exhibition Organizers and Suppliers*—ini menghadirkan John Paolo Rivera, seorang ekonom dari *Philippine Institute for Development Studies*, dan Cleofe Albiso, presiden *Cebu MICE Alliance*.

Dilansir dari https://www.meetings-conventions-asia.com.
Para pembicara memaparkan berbagai pendekatan untuk menarik acara korporat bernilai tinggi, serta menyoroti pentingnya logistik transportasi terintegrasi, infrastruktur tempat acara yang modern, dan program insentif yang dikurasi secara khusus dalam membangun reputasi destinasi.

Aspek konektivitas dikaji lebih lanjut dalam sesi terpisah yang melibatkan perwakilan dari Departemen Transportasi, Aboitiz InfraCapital Airports, Clark International Airport Corporation, dan operator transportasi pariwisata. Diskusi tersebut membahas integrasi jaringan udara, laut, dan darat guna meningkatkan aksesibilitas di seluruh kepulauan serta mendukung pertumbuhan pariwisata di luar pintu gerbang utama yang sudah ada.

Sesi konferensi lainnya mengeksplorasi pemanfaatan aset budaya dan alam untuk menciptakan pengalaman pengunjung yang lebih autentik, serta penggunaan sistem digital, data prediktif, dan alat pemesanan otomatis. Meskipun diskusi ini mencakup sektor perhotelan dan pariwisata secara luas, topik-topik tersebut juga bersinggungan dengan cara destinasi mengemas, mendistribusikan, dan menyelenggarakan program pertemuan serta insentif.

Diskusi konferensi ini berlangsung seiring dengan pengembangan yang telah diumumkan sebelumnya untuk memperluas kapasitas MICE negara tersebut.

SMX Convention Center Seaside Cebu, yang menelan biaya PHP5,3 miliar (US$84,2 juta), dijadwalkan dibuka pada November 2026 di dalam kompleks SM Seaside Cebu. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi lokasi konvensi dan pameran terbesar di Filipina serta diposisikan untuk bersaing dalam memperebutkan penyelenggaraan acara berskala internasional.

SM Hotels and Conventions Corporation juga dijadwalkan membuka tiga SMX Trade Hall pada kuartal keempat tahun 2026 di Cabanatuan (Nueva Ecija), Santo Tomas (Batangas), dan Santa Rosa (Laguna), yang sekaligus memperluas jangkauan infrastruktur acara berstandar profesional ke pasar-pasar sekunder di wilayah Luzon.

Di San Juan, Batangas, DMCI Homes menanamkan investasi sebesar PHP7 miliar (US$111,2 juta) untuk proyek Solmera Beach Park Resort. Proyek yang dijadwalkan dibuka pada Februari 2027 ini akan memadukan fasilitas akomodasi, rekreasi, kuliner, dan penyelenggaraan acara, seiring langkah perusahaan merambah sektor pariwisata rekreasi dan MICE.

Secara keseluruhan, berbagai proyek ini turut memperluas portofolio lokasi penyelenggaraan acara di Filipina. Diskusi dalam ajang HPC 2026 menyoroti pentingnya kapabilitas yang saling melengkapi—mulai dari aspek transportasi dan teknologi hingga penyusunan program insentif—yang diperlukan destinasi untuk mengubah kapasitas baru tersebut menjadi peluang bisnis penyelenggaraan acara di tingkat regional maupun internasional.

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)