Kota Ho Chi Minh semakin fokus pada pariwisata MICE dan acara korporat di tahun 2026.
HO CHI MINH CITY, bisniswisata.co.id:
Kota Ho Chi Minh memasuki tahun 2026 dengan posisi terkuatnya untuk acara korporat. Resolusi kota baru, gelombang pasokan tempat baru, dan transportasi yang terus membaik.
Semua menjadikan ibu kota bisnisVietnam ini lebih menarik dari sebelumnya bagi perusahaan yang merencanakan konferensi, insentif, dan pertemuan tim besar seperti dilansir dari vietnamcorporateevents.com
Kebijakan insentif pertama di jenisnya
Pada Desember 2025, Dewan Rakyat Kota Ho Chi Minh menyetujui Resolusi No. 62, sebuah kebijakan yang dirancang untuk menarik kelompok yang menghadiri konferensi, seminar, dan pameran yang dikombinasikan dengan pariwisata.
Hal yang membuat kota ini patut diperhatikan adalah keberlanjutannya: alih-alih dukungan administratif jangka pendek yang ditawarkan di masa lalu, kota ini telah memasukkan insentif MICE ke dalam kerangka hukum formal yang berlaku hingga tahun 2030.
Menurut Departemen Pariwisata kota, dukungan tersebut menargetkan kelompok perusahaan yang memenuhi syarat—dilaporkan berlaku untuk delegasi yang terdiri dari 100 orang atau lebih yang menginap setidaknya tiga malam.
Pemkotnya memberikan penghargaan kepada acara-acara yang mempromosikan Kota Ho Chi Minh secara internasional sebagai destinasi bisnis.
Bagi para perencana, hal itu menandakan kota yang serius bersaing untuk anggaran perusahaan melawan pesaing regional seperti Bangkok dan Singapura.
Angka-angka di balik momentum tersebut
Ambisi tersebut konkret. Kota ini berharap dapat menyambut sekitar 110 delegasi MICE pada tahun 2026, dengan pengeluaran gabungan mencapai lebih dari 1 triliun VND (sekitar US$40 juta) menurut Vietnam News.
Pada tahun 2030, target meningkat menjadi 270 delegasi. Pariwisata MICE, menurut para pejabat, cenderung menghasilkan pengeluaran per pengunjung yang lebih tinggi dan masa tinggal yang lebih lama daripada perjalanan wisata.
Mengapa Kota Ho Chi Minh terus memenangkan ajang acara perusahaan?
Dinobatkan sebagai Destinasi MICE Terbaik di Asia selama empat tahun berturut-turut di World MICE Awards. Lebih dari 80 hotel bintang empat dan lima menawarkan lebih dari 17.700 kamar.
Lebih dari 60 tempat yang dibangun untuk konferensi dan pameran berskala besar dan
SECC di Distrik 7 mampu menampung sekitar 10.000 peserta untuk acara-acara besar.
Tempat baru dan konektivitas yang lebih baik
Pasokan terus meningkat seiring dengan permintaan. JW Marriott yang dibuka di Distrik 1 menambahkan ballroom hotel terbesar di area tersebut yang bebas pilar—sekitar 818 meter persegi.
Ruangan dengan kapasitas sekitar 600 orang untuk perjamuan atau hingga 1.200 orang untuk resepsi memberikan pilihan premium baru bagi para perencana acara di pusat kota.
Perpindahan antar tempat juga semakin mudah. Jaringan metro yang terus berkembang memangkas waktu perjalanan antar distrik, sehingga memungkinkan untuk menggabungkan konferensi pagi dengan acara di luar kantor pada sore hari.
Lebih jauh lagi, Bandara Internasional Long Thanh yang telah lama ditunggu-tunggu sedang menuju penyelesaian, menjanjikan pengurangan tekanan pada Tan Son Nhat dan menambah kapasitas untuk delegasi yang datang.
Acara unggulan untuk menjadi penentu kalender
Momen industri utama tahun ini hadir di akhir musim panas: Pameran Perjalanan Internasional Ho Chi Minh City ke-20 (ITE HCMC 2026) berlangsung pada 27–29 Agustus di Saigon Exhibition and Convention Center, dengan tema “Koneksi yang Dinamis Destinasi Global.”
Bagi perusahaan yang mengincar kota ini, ini merupakan sinyal yang berguna tentang seberapa aktif dan terhubungnya ekosistem acara lokal.
Apa artinya bagi perencana perusahaan
Kesimpulannya sederhana: 2026 adalah tahun yang kuat untuk membawa acara perusahaan ke Ho Chi Minh City. Dukungan kebijakan, ruang ballroom baru, dan transit yang lebih cepat menurunkan biaya dan risiko.
Tetapi momentum yang sama berarti tanggal-tanggal puncak (akhir tahun dan periode pasca-Tet) akan terisi lebih awal.
Langkah praktisnya adalah memesan tempat dan tanggal jauh-jauh hari, dan bekerja sama dengan mitra lokal yang dapat mengelola insentif baru, lanskap tempat acara, dan logistik di satu tempat. Di situlah tim yang berbasis di Saigon membuktikan keunggulannya










