SEVILLA, bisniswisata.co.id: Bagi banyak Muslim, mengunjungi Seville — atau Sevilla — bukan sekadar wisata sejarah. Kota ini sering memberi pengalaman emosional dan spiritual yang dalam, karena di sinilah jejak besar peradaban Islam di Al-Andalus masih terasa, meski sudah berabad-abad berlalu.
Di sini kita menyadari bahwa Islam pernah memimpin peradaban dunia dengan ilmu dan adab dan di Andalusia, Islam tidak hanya hadir sebagai agama ritual, tetapi membangun ilmu pengetahuan, seni, arsitektur, toleransi sosial, perdagangan, hingga tata kota modern.
Saat melihat sisa-sisa peninggalan Islam di Sevilla, terus terang baru menyadari Islam pernah begitu maju, elegan, dan memuliakan ilmu. Ini menjadi refleksi besar tentang bagaimana umat Islam dulu berpikir, menghargai ilmu, menjaga estetika dan membangun peradaban dengan akhlak.
Namun peradaban besar pun bisa runtuh jika kehilangan ruh dan persatuan. Melihat lengkung arsitektur Moor, berdiri di bekas masjid yang kini menjadi katedral atau berjalan di gang-gang tua Sevilla, ada rasa haru dan sekaligus bangga karena Andalusia seperti “fragmen memori” kejayaan Islam yang tertinggal di Eropa.
Sevilla – Andalusia
Sevilla adalah ibukota otonom Andalusia dan merupakan kota ke empat terbesar di Spanyol. Berpenduduk sekitar 700.000an jiwa. Kota Sevilla terletak di tepi sungai Guadalquivir di Spanyol Selatan.
Kota ini berjarak hanya kira-kira 150 km dari perbatasan dengan Portugal. Daerah ini memiliki iklim mediterania dengan musim panas yang sangat panas dan kering serta musim dingin yang ringan, tidak terlalu dingin.
Kota ini terkenal sebagai pusat budaya, sejarah dan seni dengan perpaduan unik antara pengaruh Islam dan Kristen. Sevilla pernah menjadi salah satu kota terkaya di Eropa pada abad ke 16.
UNESCO pun mengakui Sevilla sebagai kota bersejarah dengan tiga situs warisan dunia, sebagai berikut :
Katedral Sevilla : Ini adalah katedral Gotik terbesar di dunia yang dibangun antara tahun 1401-1506 di atas bekas masjid agung Almohad yang dibangun pada tahun 1172-1198 setelah penaklukan kembali oleh umat Kristen. Di dalam katedral ini terdapat makam Christopher Columbus.

Istana Kerajaan Alcazar Sevilla : Ini merupakan istana kerajaan tertua di Eropa yang masih digunakan hingga saat ini. Menampilkan perpaduan yang sangat menakjubkan dari arsitektur Mudejar ( arsitektur unik di semenanjung Iberia yang lahir dari perpaduan antara tradisi seni Islam dan Kristen di Eropa) dan Renaisans.
Istana ini masih digunakan sebagai tempat peristirahatan terakhir oleh Christopher Columbus dan merupakan tempat tujuan wisata yang terpopuler di kota Sevilla. Lebih dari 3 juta pengunjung mendatangi istana ini setiap tahun.
Arsip Umum Hindia ( General Archive of the Indies): Sebuah bangunan bersejarah yang menyimpan dokumen-dokumen berharga terkait Sejarah Spanyol di Amerika, termasuk catatan perjalanan Columbus.
Ketiga situs ini berada berdekatan di tengah pusat kota Sevilla dan membentuk satu komplex monumen yang mencerminkan sejarah kaya Andalusia.
Menara La Giralda juga sering dianggap sebagai bagian penting dari situs warisan dunia karena merupakan menara lonceng katedral yang dulunya adalah menara masjid.

Sevilla juga terkenal dengan tarian Flamenco, seni pertunjukan tradisional ekspresif dari Spanyol selatan yang menggabungkan tarian disertai hentakan kaki yang cepat, nyanyian dan petikan gitar yang sangat dinamis Warna merah hitam dan putih merupakan warna dominan kostum para penari Flamenco.
Plaza de Espana adalah sebuah alun-alun megah yang dibangun untuk Ibero-Amerika pada tahun 1029. Tempat ini sangat ramai dikunjumgi para wisatawan baik dari dalam dan luar negeri.
Kota yang dikunjungi sepanjang tahun karena di sekitarnya terdapat banyak restoran, kafe dan toko yang menjual barang-barang tradisional dari Sevilla/Andalusia dan Spanyol pada umumnya.
Setas de Sevilla : Ini adalah struktur kayu raksasa yang unik yang juga terdapat di pusat kota Sevilla. Ini merupakan ikon kota Sevilla yang dibangun pada tahun 2011. Karena bentuknya yang menyerupai jamur raksasa yang dalam bahasa Spanyol jamur adalah Setas.

Kuliner dan kehidupan lokal:
Tapas merupakan budaya kuliner yang sangat kuat di Sevilla. Ini terlihat dengan ditemukan- nya bar tapas di mana-mana di seluruh kota. Tapas Adalah ragam makanan ringan, camilan dalam porsi kecil khususnya masakan Spanyol yang disajikan bersama minuman ( bir/wine) di bar atau restoran.
Biasanya dinikmati bersama teman atau keluarga. Budaya ini bukan hanya soal makannya melainkan cara bersosialisasi dan berbagi sambil berbincang santai. Ini merupakan budaya Spanyol yang sangat populer.
Orang-orang di kota Seville cukup temperamental, penuh gairah namun ramah dan banyak aktivitas yang bisa kita lihat di jalan-jalan. Transportasi di kota ini cukup hanya berjalan kaki, walaupun ada bus kota dan taksi sebagai transportasi umum.
Hampir semua tempat tujuan wisata di kota ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki, kotanya cukup datar dan mudah untuk pejalan kaki. Secara umum kota ini aman, khususnya untuk para pejalan kaki di malam hari.
Sevilla menawarkan pengalaman Spanyol yang unik dan autentik, penggabungan antara sejarah kuno dengan kehidupan kota modern yang dinamis.
Saya merasa beruntung dapat melewati hari-hari di kota ini sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya ke Portugal.
Musim gugur November 2025..
Penulis : Widha Chaidir, guru bahasa Indonesia dan bahasa Perancis di Private High School di Melbourne, Australia










