PHUKET, bisniswisata.co.id: Pulau wisata ternama Phuket berhasil menjalani Destination Assessment atau penilaian destinasi oleh Global Sustainable Tourism Council (GSTC) yang berlangsung dari Oktober 2024 hingga September 2025.
Penilaian ini mengevaluasi praktik pariwisata berkelanjutan Phuket melalui empat pilar utama: Manajemen Berkelanjutan, Keberlanjutan Sosio-ekonomi, Keberlanjutan Budaya, dan Keberlanjutan Lingkungan.
Dilansir dari www.gstc.org, penilaian yang dilakukan oleh GSTC ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh tentang praktik-praktik baik serta area yang masih perlu peningkatan dalam pengelolaan pariwisata Phuket.
Selain itu, penilaian ini menjadi alat untuk pengembangan kebijakan dan praktik pariwisata yang sesuai dengan standar internasional.
Tim penilai dipimpin oleh Dr. Mihee Kang, Chief Assurance Officer GSTC, bersama Dr. Panate Manomaivibool dari Burapha University.
Proses penilaian mencakup analisis dokumen dan desktop study, diikuti kunjungan lapangan lima hari untuk wawancara langsung dengan otoritas, komunitas lokal, serta pemangku kepentingan lainnya.
Menurut laporan akhir, Phuket menunjukkan performa yang baik dalam aspek manajemen berkelanjutan, keberlanjutan sosial-ekonomi, dan pelestarian budaya lokal.
Namun, terdapat tantangan signifikan di bidang keberlanjutan lingkungan, terutama terkait pengelolaan sumber daya dan dampak dari tingginya jumlah kunjungan wisatawan.
Dr. Kang menyatakan bahwa penilaian ini tidak hanya menunjukkan komitmen Phuket untuk praktik pariwisata berkelanjutan, tetapi juga dapat menjadi tolok ukur bagi wilayah pulau lain di dunia dalam menerapkan prinsip pariwisata yang seimbang antara ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Penilaian ini juga akan menjadi salah satu fokus diskusi di GSTC Global Sustainable Tourism Conference 2026, yang akan berlangsung di Phuket pada 21–24 April 2026, dengan sesi khusus yang menyoroti temuan dan rekomendasi dari penilaian tersebut.










