YOGYAKARTA, bisniswisapta.co.id: Tarian Sufi adalah sebuah bentuk meditasi aktif secara fisik yang berasal dari kalangan Sufi dan masih dipraktikan oleh ordo Dervish dan Mevlevi Sufi. Tarian tersebut merupakan sebuah tarian yang ditampilkan bersama dengan Sema atau upacara sembahyang.
Tatian inilahbyang menginspirasi desainer Lia Mustafa untuk menampilkan karya-karyanya dari house of LM’AR collection pada Muslim Fashion Festival atau Muffest+ 2022 yang tengah berlangsung di Hartono Mall April 2022.
Tarian Sufi yang menjadi inspirasinya ditampilkan dalam gaun-gaunstyle androgin, chic, edgy. Gaya edgy fibuatnya dengan dominan padu padan warna hitam dan merah tua.
Sambil berputar, lengan penari terbuka dengan tangan kanannya diarahkan ke langit, mewakili kesiapannya untuk menerima kebaikan Tuhan. Tangan kiri penari itu berbalik ke arah bumi, mewakili kesediaannya untuk menyampaikan karunia rohani Tuhan kepada mereka yang menyaksikan Sema.
Tarian ini juga dipercaya bahwa ketika berputar dari kanan ke kiri di sekitar jantungnya sendiri, para penari memeluk semua umat manusia dengan cinta, karena para Sufi percaya bahwa manusia diciptakan dengan cinta untuk mencintai.
Sebuah kutipan oleh Rumi menyatakan bahwa, ‘Semua cinta adalah jembatan menuju cinta Ilahi. Namun, mereka yang belum memiliki rasa itu tidak tahu. ‘
Umumnya, warna jubah yang digunakan berwarna hitam sebagai perlambang atas kuburan dan warna putih dalam kemeja melambangkan kain kafan. Perpaduan warna itu digunakan untuk mengingatkan manusia pada kematian yang tak terduga.
Turban yang dipakai pria ( saat itu ) melambangkan rasa hormat dan menghargai. Jika ada pria yang bertukar turban, hal itu melambangkan persahabatan yang kekal. Sedangkan menghadiahkan turban kepada seseorang dianggap sebagai rasa percaya kepada orang tersebut.
Di beberapa negara, turban adalah aksesori penting yang tak terpisahkan dari beragam kebudayaan dan agama. Di Persia, Turki dan India, mengenakan turban menjadi salah satu kebudayaan yang masih terus dijaga.
Di negara muslim, turban dililitkan setelah memakai topi atau peci , bahkan dalam perkembangannya, turban digunakan oleh Para wanita pecinta fashion
Kenapa Tarian Sufi yang diambil, sebagai rasa syukur dan doa yang terbaik bagi bangsa atau dunia ini untuk meninggalkan masa Pandemi COVID-19 yang ber kepanjangan
*SeAkan* kita sudah terbebas dari pandemi ini dan memang kita harus bisa beradaptasi dengan pandemi ini
*SeAkan* kita menari2 penuh kebahagiaan dan menjemput impian kita yang tersudahi
*SeAkan* kita tetap bersyukur dan berharap sesuatu kejadian akan berkah ta’ terduga akan datang
“SeAkan* kita selesai melewati masa pandemi globall dan untuk ini semua berputar-pputar penuh kebahagiaan,” tutup Lia Mustafa.









