19 – 28 Oktober 2018, Festival Seni Berbasis Teknologi

0
463

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Festival memadukan seni dan teknologi yang digabungkan dengan sajian musik berlebel: Wave of Tomorrow 2018, mulai meramaikan ibu kota untuk pertama kalinya. Selama 10 hari penuh dari tanggal 19 hingga 28 Oktober 2018, enam nama besar kreator kolektif pada bidang new media art berbasis teknologi dan lebih dari 30 musisi akan menjadi suguhan menarik dari Wave of Tomorrow yang digelar di Tribrata Grand Ballroom Darmawangsa, Jakarta Selatan.

Wave of Tomorrow diselenggarakan Level7 merangkul Bale Project sebagai konsultan seni, berharap bisa menghadirkan beragam instalasi seni yang menembus batas, sehingga dapat memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung. Ini sebuah platform baru, dimana Wave of Tomorrow 2018 menjadi sebuah festival seni berbasis teknologi yang dipadukan dengan penampilan musik spesial dari beberapa musisi dalam dan luar negeri.

Apa yang dihadirkan oleh Wave of Tomorrow, yakni pameran-pameran seni rupa yang dilakukan di beberapa ruang seni seperti Museum Macan, ArtJog dan Art Bali yang menampilkan karya- karya seni dari teknik konvensional hingga instalasi meruang, berhasil menyedot perhatian masyarakat. Aktivitas semacam ini menjadi cara baru untuk mengenalkan karya seni kepada masyarakat luas di Indonesia.

Bukan hanya tren di masyarakat yang berubah, namun pergeseran arus juga terjadi pada medium yang digunakan oleh para kreator. Meskipun konsep karya seni yang menggabungkan teknologi sudah ada dari sejak lama, namun seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin progresif dan konsep seni yang semakin tak terbatas, kini banyak kreator yang membuat instalasi seni dengan unsur teknologi, atau yang sekarang dikenal dengan New Media Art.

Karya-karya yang ditampilkan dalam Wave of Tomorrow ini berupa instalasi meruang dengan wujud beragam yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi, mengundang pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan karya-karya yang disajikan.

Dalam kegiatan ini, para kreator dapat berinteraksi dengan pengunjung melalui hasil karyanya, dan menawarkan sebuah pengalaman baru dalam menyampaikan pesan dibalik karyanya sambil menikmati alunan musik dari para musisi. Hasilnya, karya seni yang dulu hanya dapat dinikmati oleh kalangannya, kini dapat dinikmati oleh masyarakat luas pada umumnya.

Sajian pameran juga festival seni berbasis new media art dan teknologi memang pernah disajikan di berbagai kota di Indonesia, namun Wave of Tomorrow diharapkan bisa menjadi salah satu yang bergengsi di Jakarta.

Menawarkan sajian berbeda, dengan menghadirkan penampilan musik dari beragam musisi yang disandingkan bersama dengan karya seni interaktif dari beberapa kreator besar pada bidang seni berbasis teknologi, mencoba untuk mengantarkan pengunjung kepada pengalaman visual yang berbeda.

Wave of Tomorrow 2018 akan menyajikan beberapa kreator berbasis new media art & technology Indonesia yang sudah pernah mengibarkan sayapnya di kancah internasional seperti Sembilan Matahari, Kinara Darma, Maika Collective, Rebellionik, Ageless Galaxy, juga kreator besar asal Perancis Nonotak. Untuk itu, Wave of Tomorrow 2018 diprediksi akan memberikan pengalaman baru dalam menikmati sebuah karya seni.

Selain instalasi seni, Wave of Tomorrow juga akan menyuguhkan bermacam penampilan spesial dari musisi dalam dan luar negeri seperti Dan Shake, Bradley Zero, Barasuara, Stars & Rabbit, Glen Fredly, Maliq & D’Essentials, The Groove, Yura Yunita, Potret, dan banyak lainnya untuk setiap pengunjung yang hadir.

Wave of Tomorrow 2018 akan dibuka untuk umum mulai dari tanggal 20 – 28 Oktober 2018 dibuka dari pukul 15:00 WIB pada hari kerja dan pukul 11:00 WIB pada akhir pekan, dengan harga tiket sebesar Rp 50.000,- pada hari kerja dan Rp 100.000,- pada akhir pekan (Jumat, Sabtu, Minggu). Informasi lebih lanjut mengenai line up, jadwal, performa musik, dan tiket, dapat diakses melalui website www.waveoftomorrow.id. ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.