Tersedia Layanan GeNose C-19 di Bandara Ngurah Rai

0
163
fasilitas-GeNose-di-bandara-Ngurah-Rai

BALI, bisniswisata.co.id:Mulai Jumat 9 April 2021 layanan GeNose C-19 tersedia di Bandara Internasional Ngurah Rai. Jam operasional layanan  pukul 09.00 – 19.00 WITA, terletak di area publik keberangkatan dengan tarif Rp 40.000,-.

 “Setiap hari disiapkan sekitar 600 kantung dengan delapan mesin GeNose. Bagi calon penumpang yang akan melakukan uji tes kesehatan GeNose C-19, agar dapat datang 4 jam sebelum waktu keberangkatan,” jelas Herry A.Y. Sikado, General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Sampai pukul 18.00 wita pengguna jasa tes GeNose C-19 di Bandara Ngurah Rai sebanyak 339 pengguna langsung dan 43 pengguna melalui layanan daftar on-line.

Awal Dua Bandara

Seperti diketahui pada tahap awal implementasi GeNose pada layanan transportasi udara pada 1 April 2021, PT Angkasa Pura I  (Persero), menyediakan fasilitas deteksi COVID-19 GeNose C-19 di Bandara Internasional Yogyakarta – Kulon Progo (YIA) dan Bandara Juanda Surabaya (SUB).

Menejemen berupaya semaksimal mungkin untuk dapat memberikan layanan kebandarudaraan terbaik pada masa adaptasi kebiasaan baru, terutama dalam memberikan tambahan layanan alat deteksi COVID-19 GeNose C-19 di bandara. Perlu dipahami bersama bahwa kapasitas layanan GeNose C-19 pada tahap awal ini masih terbatas.

“Diharapkan calon penumpang untuk tidak bertumpu dan mengandalkan layanan GeNose C-19 saja karena keterbatasan kapasitas pemeriksaan mesin GeNose C-19 setiap jamnya. Selain itu, untuk menghindari penumpukan antrean, calon penumpang yang akan menggunakan layanan GeNose di bandara dianjurkan dapat tiba di bandara 3 sampai 4 jam sebelum waktu keberangkatan,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Pasalnya, kemampuan satu mesin GeNose C-19 dalam satu jam dapat melakukan 10-12 pemeriksaan kantung udara dan membutuhkan waktu istirahat satu jam setelah mesin bekerja delapan (8) jam. Waktu operasional layanan GeNose C-19 di Bandara Internasional Yogyakarta – Kulon Progo (YIA) pukul 04.00 – 19.00 WIB, tersedia lima ( 5) mesin GeNose C-19 sehingga kapasitas pemeriksaan tiap jamnya sebanyak 50 pemeriksaan atau 700 pemeriksaan selama 14 jam waktu operasional satu jam digunakan untuk waktu istirahat mesin). Sedangkan rata-rata trafik keberangkatan di Bandara Internasional Yogyakarta per  harinya sebanyak 1.800-an penumpang.

Sementara, waktu operasional layanan GeNose C-19 di Bandara Juanda Surabaya yaitu pukul 11.00 – 19.00 WIB, tersedia 10 mesin GeNose C-19 sehingga kapasitas pemeriksaan tiap jamnya sekitar 100 pemeriksaan kantung udara atau 800 pemeriksaan selama 8 jam waktu operasional. Sedangkan rata-rata trafik keberangkatan di Bandara Juanda per harinya sebanyak sekitar 6.000 penumpang per hari.

Berdasarkan keterbatasan ini, maka dihimbau calon penumpang tidak hanya mengandalkan layanan tes COVID-19 GeNose C-19, tapi juga bisa tetap menggunakan layanan tes swab Antigen dan PCR untuk menghindari penumpukkan antrean. Menejemen menyiapkan masing- masing 2000 kantung per hari, effectif terpakai sementara ini rata- rata 350 kantung per hari, lanjutnya.

Alur Penggunaan Fasilitas

Prosedur dan alur penggunaan GeNose C-19 di bandara yaitu:

  1. Calon penumpang menuju tempat pendaftaran untuk mengambil nomor antrean. Untuk sementara, pendaftaran dapat dilakukan secara manual maupun melalui aplikasi.
  2. Calon penumpang melakukan pembayaran di tempat pembayaran yang terpisah dari tempat pendaftaran.
  3. Setelah melakukan pembayaran, calon penumpang mengambil sampel napas di bilik yang telah disediakan dekat tempat pembayaran sesuai dengan nomor urut. Sampel napas yang diambil adalah pembuangan napas pada kembusan ketiga. Langkahnya yaitu, penumpang menghirup napas melalui hidung dan membuangnya melalui mulut. Setelah dua kali menghirup napas dari hidung dan membuangnya melalui mulut, maka pada pengambilan napas ketiga, langsung dihembuskan ke dalam kantong hingga kantor terisi penuh. Kemudian kunci kantong agar udara napas di dalam tidak keluar.
  4. Calon penumpang menyerahkan kantong udara kepada petugas.
  5. Petugas operator GeNose melakukan pemeriksaan kantong udara dengan alat GeNose C-19.
  6. Selama menunggu hasil, calon penumpang menunggu di ruang tunggu pengambilan sampel GeNose C-19.
  7. Calon penumpang dapat mengambil hasil tes setelah petugas memanggil nomor urut dan identitas calon penumpang.
  8. Jika hasil tes GeNose positif, maka petugas akan memberikan konsultansi, informasi, dan edukasi tekait hasil pemeriksaan dan menyarankan penumpang untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Serta memberikan surat rujukan atau surat keterangan hasil pemeriksaan untuk dilaporkan calon penumpang ke Puskesmas sesuai domisili. Kemudian petugas keamanan akan mengarahkan calon penumpang, meninggalkan bandara dengan tetap melakukan protokol kesehatan 3M dengan benar.
  9. Jika hasil tes negatif, calon penumpang dapat melanjutkan proses keberangkatan selanjutnya dengan menunjukkan hasil GeNose C-19 negatif kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk divalidasi. Calon penumpang juga menunjukkan hasil GeNose C-19 yang sudah divalidasi ke petugas maskapai saat proses check in dan boarding.

Syarat dan Prosedur

Bagi calon penumpang sebelum melakukan pemeriksaan disyaratkan :

  1. Telah memiliki tiket penerbangan,
  2. Harus dalam kondisi sehat,
  3. Dilarang merokok, makan, minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum pemeriksaan sampel napas.
  4. Calon penumpang mendaftar dan membayar sesuai nomor urut di tempat yang telah disediakan.
  5. Petugas memberikan kantorng GeNose C-19 pada calon penumpang setelah proses pembayaran.
  6. Calon penumpang disarankan untuk melakukan pemeriksaan GeNose C-19 H-1 sebelum keberangkatan. Mengantisipasi terjadinya penumpukkan atau kepadatan antrean, calon pengguna layanan melakukan prosedur tes selambat-lambatnya 3 jam sebelum keberangkatan.*

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.