DESTINASI EVENT INTERNATIONAL

TAT Menunjukkan Kepemimpinan Pariwisata Thailand di ITE HCMC 2025

Memperkuat hubungan perjalanan Thailand–Vietnam dan konektivitas ASEAN melalui pertukaran bisnis dan budaya

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) berpartisipasi dalam International Travel Expo Ho Chi Minh City 2025 (ITE HCMC 2025) dari tanggal 4 hingga 6 September 2025 di Pusat Pameran dan Konvensi Saigon, menggarisbawahi visi “Thailand Baru” untuk memperkuat peran utamanya dalam memajukan pertumbuhan pariwisata dan konektivitas regional di seluruh ASEAN.

Mewakili Thailand pada sesi tingkat menteri, Ibu Thapanee Kiatphaibool, Gubernur TAT, mengatakan, “Thailand berkomitmen untuk memajukan pariwisata ASEAN dengan mendorong kolaborasi, memperluas konektivitas udara, dan menghadirkan pengalaman inovatif yang mencerminkan kekayaan budaya dan praktik berkelanjutan kami.

Partisipasi di ITE HCMC 2025 menegaskan kembali kepemimpinan Thailand dalam perjalanan regional dan peran kami sebagai mitra tepercaya dalam membentuk masa depan pariwisata.”

Peran Thapanee dalam sesi tingkat menteri dan diskusi panel tentang “Membentuk Masa Depan Pariwisata: Merangkul Transformasi Digital dan Hijau” semakin menyoroti kontribusi aktif Thailand dalam memajukan dialog pariwisata di tingkat regional.

Kini di tahun ke-19, ITE HCMC diakui sebagai pameran dagang pariwisata internasional terkemuka di Vietnam. Pameran ini akan menyambut lebih dari 520 peserta pameran dari lebih dari 30 negara dan sekitar 28.000 pengunjung.

Di Paviliun Thailand, enam bisnis pariwisata Thailand memamerkan produk dan layanan mereka: Maple Hotel, Urbana Langsuan Hotel, Lark Holidays, Chiang Mai Night Safari, Phuket Jet Tour, dan SAii Hotels & Resorts Thailand termasuk Santiburi Koh Samui.

Pengunjung juga dapat merasakan warisan budaya Thailand melalui demonstrasi kain Lai Yang dari Phetchaburi, termasuk lukisan tekstil berlapis emas, gantungan kunci kuncup mawar DIY, dan kostum tradisional Thailand.

TAT memperkenalkan pengalaman baru bagi wisatawan Vietnam melalui strategi “5 Hal yang Harus Dilakukan di Thailand”, mulai dari santapan berbintang Michelin dan jajanan kaki lima Bangkok hingga aktivitas petualangan seperti terjun payung tandem di Rayong dan festival budaya seperti Loi Krathong di Sukhothai.

Acara internasional besar termasuk Tomorrowland Thailand 2026, Rolling Loud, Wonderfruit, dan Honda LPGA Thailand semakin memperkaya kalender negara ini, di samping perjalanan bertema dengan bus, kereta api, kereta api mewah, dan kapal pesiar sungai.

Menjelang peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Thailand dan Vietnam pada tahun 2026, TAT meluncurkan kampanye seperti “Thái Lan, càng hiểu càng yêu” (semakin banyak Anda tahu, semakin banyak Anda mencintai), dengan promosi eksklusif dan hak istimewa perjalanan grup untuk mempererat hubungan bilateral.

Vietnam tetap menjadi salah satu pasar jarak pendek terpenting bagi Thailand, dengan wisatawan yang sering kembali beberapa kali dalam setahun.

Mereka tertarik dengan kuliner, sejarah, kehidupan malam, kebugaran, dan pantai Thailand, sekaligus menunjukkan minat yang semakin besar terhadap destinasi-destinasi baru seperti Kanchanaburi, Ayutthaya, Khao Yai, Phang-Nga, dan Krabi.

TAT memperkirakan kedatangan dari Vietnam akan mencapai tidak kurang dari 900.000 pada tahun 2026. Konektivitas udara terus menguat, dengan lima maskapai penerbangan – Thai Airways International, AirAsia, Vietnam Airlines, VietJet Airlines, dan Vietravel Airlines.

Penerbangan itu mengoperasikan lebih dari 13.400 penerbangan tahun ini antara enam kota di Vietnam dan Bangkok, Phuket, dan Chiang Mai. Rute baru termasuk layanan Bangkok–Hai Phong yang diluncurkan oleh AirAsia pada bulan Juli.

Untuk membangun kepercayaan wisatawan, TAT sedang memajukan sertifikasi “Trusted Thailand” untuk menjamin standar keselamatan, keamanan, komunikasi, dan akses transportasi yang tinggi, didukung oleh langkah-langkah nasional seperti aplikasi seluler Polisi Pariwisata, peningkatan CCTV, dan perluasan layanan bantuan.

Pada saat yang sama, TAT mendorong pariwisata berkelanjutan melalui program STAR (Sustainable Tourism Acceleration Rating), alat emisi CF-Hotels, dan Thailand Tourism Awards, yang merayakan operator yang unggul dalam kualitas dan keberlanjutan.

 

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)