EVENT KOMUNITAS PENDIDIKAN

Ruanita Indonesia Sukses Bawa Peserta Workshop Penulisan Fiksi Ikut Kampanye Digital Hari Perempuan Internasional

BRITANIA RAYA, bisniswisata.co.id: Karya fiksi “Gema dari Ruang Hening” yang diikutsertakan dalam Kampanye Digital Hari Perempuan Internasional 2026 akan dipublikasikan dan telah mencapai 23 karya yang ditulis perempuan Indonesia di 14 negara.

“ Bagus-bagus tulisan peserta hasil pelatihan program literasi bertajuk Workshop Warga Menulis Fiksi “Gema dari Ruang Hening”, peserta antara lain orang Indonesia yang berdomisili di Indonesia, Bangladesh, India, Singapura, Turki, Jerman, Belanda, Austria, Swiss,UK, Islandia, Belgia, Spanyol dan Italia,” kata Asmayani Kusrini, pemateri sekaligus penulis buku, hari ini.

Program menulis fiksi ini sebuah ruang menulis kolektif untuk orang Indonesia di berbagai negara dalam mengolah pengalaman hidup menjadi karya fiksi yang kuat, bermakna, dan berlapis konteks transnasional, ungkapnya.

Sebagai penulis fiksi dan seorang Communications Officer yang bermukim di Belgia, Asmayani sebagai pemateri utama mengatakan workshop penulisan yang diselenggarakan Ruanita Indonesia memang menjadi program tahunan. Sementara jalannya kegiatan dimoderasi oleh Griska Gunara, relawan Ruanita di Inggris Raya.

Ruanita atau Rumah Aman Kita Indonesia kembali menyelenggarakan program literasi bertajuk Workshop Warga Menulis Fiksi “Gema dari Ruang Hening”, sebuah ruang menulis kolektif untuk orang Indonesia di berbagai negara dalam mengolah pengalaman hidup menjadi karya fiksi yang kuat, bermakna, dan berlapis konteks transnasional.

Program berformat tiga pertemuan ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 17, 24 Januari, dan 7 Februari 2026 dengan durasi dua jam setiap sesi. Waktu disesuaikan dengan zonasi internasional mulai pukul 09.00 GMT, 10.00 CET, 11.00 EET, hingga 16.00 WIB, untuk memastikan keterjangkauan peserta yang berada di berbagai negara.

Di Ruanita, penyelenggara meyakini bahwa setiap orang memiliki kisahnya sendiri, dan pengalaman lintas batas kerap melahirkan narasi yang kompleks dan kaya. Oleh karena itu, workshop ini dirancang bukan hanya sebagai kelas teknis menulis,

Kegiatan ini juga sebagai ruang aman untuk meresapi pengalaman transnasional, membaca dan mendiskusikan referensi cerita pendek, menonton film relevan, serta memproduksi karya fiksi yang kemudian dipersiapkan sebagai bagian kampanye publik.

Selain menghasilkan naskah, peserta juga ditargetkan menyelesaikan draft final untuk karya-karya terpilih yang akan dipublikasikan dalam Kampanye Digital Hari Perempuan Internasional 2026. Ternyata peserta pelatihan ini bisa memgikuti program dengan baik sehingga lolos untuk dipublikasikan, kata Asmayani.

“ Kreativitas ini berpeluang diterbitkan dalam buku ketiga Ruanita Indonesia.Total ada lebih dari 20 perempuan Indonesia di 14 negara yang telah berpartisipasi dalam acara ini.,” tambahnya.

Dengan demikian, program ini diharapkan berkontribusi pada produksi pengetahuan dan narasi perempuan Indonesia lintas negara, sekaligus memperkuat praktik literasi kultural yang inklusif dan sensitif pengalaman.

Workshop ini terbuka bagi warga Indonesia berusia di atas 18 tahun dari mana pun berada yang pernah atau sedang mengalami kehidupan antarnegara. Peserta wajib mengikuti ketentuan teknis seperti kehadiran penuh dalam tiga sesi, penyusunan karya sesuai instruksi pemateri, penyerahan naskah final, serta pemberian persetujuan penggunaan karya dalam kampanye digital.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Ruanita Indonesia yang didirikan dan dikelola oleh Anna Knöbl di Jerman, sebagai ruang kolektif digital berbasis manajemen nilai, resource sharing, dan intervensi komunitas dalam konteks lintas negara.

Inisiatif ini berfungsi sebagai social support system serta komunitas epistemik yang memanfaatkan teknologi digital modern sebagai medium interaksi dan pembelajaran.

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)