Potensi Pariwisata Kabupaten Kupang Terbentur Infrastruktur

1
923
Wisatawan menikmati sunrise di Gunung Fatuleu Kabupaten Kupang NTT (Foto: http://awalnya.blogspot.com)

KUPANG, bisniswisata.co.id: Potensi pariwisata di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sangat luar biasa. Sayangnya terbentur infrastruktur jalan yang kurang memadai sehingga wisatawan tidak dapat menjangkau akses destinasi wisata.

“Kondisi jalan umum menuju kawasan wisata di Kabupaten Kupang pada umumnya memperihatinkan sehingga kunjung wisatawan sangat terbatas. Akses jalan menuju lokasi wisata belum memadai,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kupang, Charles Amekan memalui Kepala Bidang Pengelolaan Pariwisata Daerah, Dinas Pariwisata Kabupaten Kupang, Sius Kopong di Kupang, Ahad (16/9/2018).

Infrastruktur jalan yang belum memadai itu, sambung dia. berdampak pada sepinya kunjungan wisatawan. Meski demikian, pihaknya terus berjuang dengan melakukan koordinasi dengan instansi terkait, agar ikut mendukung pariwisata melalui pembangunan infrastrutur jalan yang memadai menuju lokasi wisata.

Menurutnya, wisatawan yang berkunjung umumnya hanya mengincar lokasi wisata, yang sudah memiliki akses jalan yang baik seperti Pantai Manikin, Kolam Renang Baumata, Pegunungan Fatuleu serta Taman Wisata Alam Camplong, Pantai Tablolong dan Air Terjung Oenesu.

“Namun masih banyak lokasi wisata yang menarik di Kabupaten Kupang, namun karena akses jalan belum memadai sehingga belum dilirik para wisatawan,” tegas Sius seperti diunduh laman Antara.

Selain terkendala infrastruktur banyak potensi wisata di kabupaten Kupang, yang berbatasan dengan Oecusse, Timor Leste itu berada dalam kawasan hutan, sehingga menyulitkan pemerintah melakukan penataan terhadap fasilitas dalam kawasan wisata.

“Kami kesulitan melakukan penataan terhadap infrastruktur yang terdalam dalam kawasan obyek wisata karena sebagian besar obyek wisata di Kabupaten Kupang berada dalam kawasan hutan lindung. Perlu izin pengelolaan dari pemerintah pusat,” tegas Sius.

Bahkan, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dimiliki Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kupang menjadi salah satu kendala yang ikut berkontribusi belum berkembangnya pembangunan sektor pariwisata daerah itu.

Kabupaten Kupang NTT memiliki sederet obyek wisata yang menarik, diantaranya:

#. Gunung Fatuleu

Fatuleu merupakan perbukitan batu terletak di Desa Nunsaen, Kecamatan Fatuleu Tengah. Selain menjadi objek wisata, Gunung Batu ini juga menyimpan aura magis. Gunung Batu Fatuleu dalam bahasa lokal berarti Gunung Batu Keramat. Fatu Leu juga menurut warga setempat sebagai tempat berdoa Suan (pemilik alam) terdiri tiga gunung batu, yakni Tuik Neno (suan punya-batu Tuhan untuk doa) merupakan puncak Gunung Batu Fatuleu, Askauana (anak dari alam), dan Nua Leu Asu Oko (raja alam).

#. Wisata Hutan Camplong

Hutan ini dipinggiran jalan menuju Kota Soe, atau 46 kilometer dari kota Kupang. Hutan wisata dengan pemandian alamnya yang indah dan sejuk, karena terletak di kaki Gunung Fatuleu. Obyek wisata ini banyak didiami jenis satwa yang dilindungi. Juga ada sumber daya alam, seperti sumber mata air, kolam renang alami, aneka jenis flora seperti kayu merah, pinus, lontar, eucalyptus, dan beragam jenis fauna seperti kera, ayam hutan, tupai, kuskus, dan burung (nuri, kakaktua, merpati, puyuh, bangau, elang, tekukur, beo).

#. Air Terjun Tesbatan

Air Terjun ini berada di Kecamatan Amarasi. Berjarak kurang lebih 54 km dari kota Kabupaten dapat dijangkau dengan tarnsportasi umum dan pribadi. Air Terjun Tesbatan dengan spesifikasi daya tariknya yang mempunyai 5 tingkat yang lokasinya diantara Desa Tesbatan yang berfungsi melindungi hutan-hutan di Desa Tesbatan. Memiliki panorama yang asli dan indah serta berhawa dingin.

#. Kolam Renang Baumata

Kolam Renang ini terletak 16 Km dari Kota Kupang atau 6 Km Arah Timur dari Bandara El Tari kupang, yang merupakan salah satu tempat rekreasi cukup dikenal dan ramai dikunjungi orang. Sebagai tempat rekreasi, selain terdapat Hutan Alam yang merupakan obyek wisata alam (Eco Tourist), Baumata terkenal juga dengan sumber mata air alamiah yang bersih dan segar.

#. Pantai Alamanda

Pantai Alamanda, sebuah objek wisata bahari yang seolah menyihir mata terletak di Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Pantai ini sedikit asing di telinga Anda. Sebab, sebelumnya, warga setempat menyebut destinasi wisata ini Pantai Batulesa.
Berbeda dengan pantai umumnya, sepanjang bibir pantai, terdapat hamparan pasir halus kecoklatan. Jika sepintas dilihat, lokasi destinasi wisata baru ini seperti gurun pasir.

#. Bendungan Raknamo

Bendungan di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto Kabupaten Kupang, NTT kini menjadi alternatif wisata bagi warga Kupang. Bendungan senilai Rp 720 miliar dibangun dengan arsitektur ciri khas Kupang, NTT. Di sekitar bendungan juga dibangun taman sehingga bisa menjadi destinasi wisata keluarga. Pengunjung bisa menikmati lanskap pemandangan bendungan dengan latar perbukitan di Raknamo. Akses jalan menuju bendungan ini juga mudah dan sudah bagus.

#. Air Terjun Oenesu

Obyek wisata air terjun ini sangat sejuk dan menyegarkan. Dihiasi banyak pepohonan rimbun ditambah Aliran debit air terjun ini cukup deras dengan warna airnya hijau agak kebiru-biruan namun tidak terlalu jernih dan tidak pula keruh. Dengan lokasinya yang cukup mudah dijangkau dari pusat kota, air terjun ini tepat dijadikan sebagai alternatif wisata warga Kupang untuk bersantai dan bercengkerama sambil menikmati sejuknya buih-buih air terjun yang berhembus bersamaan dengan angin.

#. Pantai Batu Burung

Pantai ini terletak di Desa Oebali, Kecamatan Nekamese. Pantai ini diberi nama Batu Burung karena banyaknya batu dan burung camar bertengger di atas batu-batu yang berada di pinggir pantai. Kadang batunya tidak kelihatan karena banyak sekali burung camar yang bertengger di batu. Pantai ini dalam deretan pantai selatan terkenal ombak cukup keras. Sebagian besar bibir pantai banyak terdapat batu-batu dengan berbagai ukuran kecil, sedang sampai besar. Bebatuan ini sering dijadikan sebagai objek foto. Untuk bagian yang berpasir cokelat kehitaman sering digunakan sebagai tempat bermain dan mandi. (redaksi@bisniswisata.co.id)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.