Kemenparekraf Tambah Akomodasi Hotel Untuk Tenaga Kesehatan

0
37

JAKARTA, bisniswisata.co.id:  Seiring semakin bertambahnya permintaan fasilitas akomodasi bagi tenaga kesehatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberikan akomodasi tambahan bagi 154 tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Mintoharjo, Jakarta dengan menempati 77 kamar di Hotel Le Meridien,  Jakarta.

“Kerja sama dengan pelaku industri pariwisata ini merupakan salah satu misi kemanusiaan. Di samping mendukung industri hotel tetap hidup. Sebab semua pihak harus bersatu bahu-membahu dalam menghadapi pandemi ini,” ujar Wishnutama Kusubandio saat meninjau kesiapan Hotel Le Meridien, hari ini.

Sebelumya, Kemenparekraf telah memfasilitasi lebih dari 2.000 tenaga kesehatan untuk mendapatkan akses transportasi dan akomodasi bekerja sama dengan puluhan hotel. Mulai dari Accor Group, Swissbel Hotel, Reddoorz, Grand Sahid, dan terakhir dengan Hotel Le Meridien ini. Sedangkan untuk penyedia jasa transportasi, Kemenparekraf telah bekerja sama dengan Panorama Destination, White Horse, Antavaya, dan Grab.

Dalam upaya memberdayakan kalangan industri pariwisata, Wishnutama mengatakan, tidak hanya fasilitas dan kebutuhan pendukung bagi para tenaga kesehatan selama menginap seperti binatu untuk pakaian, makanan tapi juga menambah  layanan transportasi dengan Grab setiap harinya bagi para tenaga kesehatan dari RSAL Dr. Mintoharjo.

“Kami terus memfasilitasi permintaan dari RS untuk menyediakan akomodasi bagi tenaga kesehatan. Langkah ini sama artinya dengan upaya nyata bagi penerapan program-program yang sifatnya jaring pengaman untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Wishnutama.

Saat meninjau kesiapan dan standar operational procedure (SOP) kesehatan yang diterapkan pihak Hotel Le Meridien mulai dari proses check in, kebersihan kamar, pelayanan makanan dan lainnya, dia menjelaskan, melalui program ini tidak hanya tenaga kesehatan yang terfasilitasi, tapi sekaligus membantu pekerja, pengusaha hotel, dan pelaku usaha transportasi.

Para pekerja langsung seperti Divisi Front Office terdiri dari door boy, bell boy, Customer Service,  Housekeeping yaitu room boy, cleaning service, laundry,  Food and Beverage (F&B), Product (chef, assistant chef, bakery), F&B Service (waiters, room service), dan Back Office seperti accounting, administration menjadi semangat melatani dengan masuknya tamu-tamu hotel dari kalangan tenaga medis ini.

Sedangkan, pekerja yang tidak langsung seperti supplier sayuran, supplier ingredient (bumbu), daging, supplier antiseptik, supplier chemical perawatan hotel, dan sebagainya juga bisa terus bekerja seperti biasanya untuk menghidupi keluarganya.

“Kerja sama ini juga sebagai bentuk dukungan Kemenparekraf terhadap industri pariwisata yakni bisnis hotel dan transportasi agar tetap bisa mempekerjakan pegawainya dengan program tersebut. Namun semua dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol dan SOP kesehatan yang ketat,” ujarnya.

General Manager Le Meridien Jakarta, Vikas Malik mengatakan, kerja sama ini jadi kesempatan baik bagi pihaknya tidak hanya dalam kelangsungan bisnis tapi juga membantu dalam penanganan COVID-19 dengan menyiapkan akomodasi bagi tenaga kesehatan.

“Kita mendapat kesempatan untuk mensupport dengan menjadi lokasi menginap tenaga kesehatan di hotel kami. Dalam praktiknya kami tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan dan kami memastikan semua akan berjalan baik,” kata Vikas Malik.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.