AHY Hadiri Wisuda Ke 9 & Welcoming Reception Ke 13 Universitas Ary Ginanjar ( UAG) & ESQ Business School

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Universitas Ary Ginanjar (UAG University) dan ESQ Business School menggelar Wisuda ke-9 (Program Sarjana Tahun Akademik 2024/2025) dan Welcoming Reception ke-13 (Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2025/2026) pada Rabu, 10 September 2025 di Menara 165, Granada Ballroom Lantai 1, Jakarta.

Acara ini tidak hanya menjadi simbol kelulusan, tetapi juga tonggak awal bagi generasi baru yang siap memimpin dengan nilai dan karakter, sesuai tema besar: “Grow to Lead, Lead with Purpose.”

Menghormati momen penting tersebut, Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A., yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan hadir memberikan orasi ilmiah inspiratif kepada para lulusan dan mahasiswa baru.

Agar perhelatan penuh berkah, di awal sesi Dr. KH. Muhammad Cholil Nafis, Lc., S.Ag., M.A., Ph.D selaku ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan dewan pembimbing syariah ESQ memimpin pembacaan Doa bersama.

Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (Founder Universitas Ary Ginanjar & ESQ menyatakan, “Universitas Ary Ginanjar (UAG University) dan ESQ Business School adalah satu-satunya kampus di Indonesia yang berbasis pada tiga kecerdasan: Intelektual (IQ), Emosional (EQ), dan Spiritual (SQ).

Karena manusia itu bukan hanya what do I think yang saya pikir. Bukan hanya what do I feel yang saya rasa. Tetapi dorongan untuk memahami who am I, where am I, where do I want to go.

Kampus ini menjunjung tinggi pembentukan moral dan karakter anak-anak bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Bahkan, soft skill menjadi inti pembelajarannya, sehingga kampus ini dikenal sebagai University of Life atau Kampus Kehidupan.

Melalui kurikulum khas yang disebut The UAG Way, pembentukan karakter digambarkan sebagai pembangunan sebuah rumah yang kokoh, Belief sebagai fondasi, Values sebagai tiang, dan Competency sebagai atap.

Metode pembelajaran di UAG University pun mengadopsi pendekatan holistik bernama SKID (Spiritual, Kreativitas, Intelektual, dan Dampak), menjadikan mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berdaya cipta, berdampak, dan bermoral tinggi.

“Visi kami adalah menjadikan Universitas Ary Ginanjar sebagai perguruan tinggi berbasis karakter yang menjadi pusat keunggulan menuju Indonesia Emas 2045. Bahkan, kami canangkan Indonesia sebagai Atap Dunia pada tahun 2085. Karena itu, mahasiswa kami harus memiliki mentalitas Agile Leaders – tangguh, adaptif, dan penuh integritas.” tegas Ary Ginanjar Agustian.

Dia juga mengingatkan bahwa karakter dan mental agility menjadi benteng dalam menghadapi tantangan AI, robotisasi, dan ketidakpastian dunia kerja. Kita harus siap dengan Change Agility, Learning Agility, People Agility, Mental Agility, dan Result Agility.

“Bagi para lulusan jadilah pemimpin yang agile, yang siap memberi warna dan solusi, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk Indonesia dan dunia.”

Sementara itu orasi Ilmiah Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Agus H. Yudhoyono menghanyutkan suasana dengan ketenangan dan rangkaian ucapan bijaknya secara langsung yang mengalir deras tanpa teks.

“Kita butuh SDM yang memiliki kesiapan baik kecerdasan intelektual, IQ, kecerdasan secara emosional karena kita juga berhadapan dengan masyarakat yang semakin egaliter dan juga pendekatan hubungan personal itu menjadi sangat penting,” kata Agus H. Yudhoyono yang akrab disapa AHY ini.

Selain itu tambahnya, lakukan pendekatan kekuatan spiritual karena kita ingin menghadirkan manusia, menghadirkan sumber daya manusia yang memiliki karakter yang kuat berbasis pada prinsip nilai yang hakiki sebagai insan hamba Tuhan.

“Kita harus mengkombinasikan kekuatan IQ, EQ dan SQ tersebut sehingga kita semua menjadi insan yang paripurna dan terima kasih kepada Universitas Ary Ginanjar yang telah menghadirkan pendekatan itu secara berimbang, mencetak ribuan generasi bangsa yang dibekali dengan kelengkapan IQ, EQ, dan SQ,”

“Adik-adikku, para mahasiswa dan wisudawan, kalian adalah harapan kita semua. Generasi penerus bangsa yang dipersiapkan, dibekali dengan sebaik mungkin di sini, di UAG ini, di ESQ Business School,”

Lalu terkait manajemen talenta AHY menilai sangat penting karena harus dipersiapkan tepat sasaran, jangan sampai seperti tidak sesuai antara minat, antara bakat dengan apa yang dibutuhkan oleh negara termasuk oleh berbagai lembaga baik pemerintahan maupun lembaga-lembaga korporasi termasuk di dunia akademisi, dunia pendidikan.

“Kita ingin SDM yang ada benar-benar dipersiapkan untuk menempuh pendidikan sesuai dengan talenta, dengan minat, tapi juga disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan kebutuhan negara,” kata AHY.

Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA pada kesempatan yang sama mengatakan Universitas Ary Ginanjar ( UAG) dan ESQ Business School telah membekali mahasiswanya dengan IQ, EQ, dan SQ.

“Namun sekarang ini ada potensi lain yang perlu kita gabungkan lagi yaitu DQ (Digital Quotient) atau kecerdasan digital.Maka saya yakin dengan menggabungkan 4 kecerdasan, Universitas Ary Ginanjar ini akan semakin melejit.”

Menurutnya, salah satu faktor keberhasilan itu ditentukan oleh kemampuan seseorang untuk mengelola seluruh resources yang ada dalam dirinya ditambah dengan digitalisasi. Kalau mereka bisa mengelola seluruh resources itu berarti dia punya modal yang luar biasa untuk sukses.

“Kami juga senang karena sudah ada talenta DNA mappingnya ESQ sehingga ini bisa menjadi navigator menghantarkan anak-anak supaya pengembangannya berbasis pada talentanya,” ujar Prof. Nuh.

Bekal bagi wisudawan dan mahasiswa baru juga diberikan oleh pembicara lainnya Dr. H. Ferry Juliantono, S.E. AK., M.Si. (Menteri Koperasi), Ketua Dewan Penasehat Universitas Ary Ginanjar dan ESQ Business School, Fasli Jalal. Ph.D serta Kepala Lembaga Layanan Dikti Wilayah 3, Henri Togar Hasiholan Tambunan.

Sekilas info, acara ini turut dihadiri juga oleh Ibunda tercinta dari Ary Ginanjar yakni Oma Anna Rochana Rohim, Laksamana TNI (Purn.) Dr. H. Ade Supandi, S.E., M.A.P (Ketua Dewan Penasehat FKA-ESQ), Komjen. Pol. (Purn.) Dr. Boy Rafli Amar, M.H. (Wakil Ketua Dewan Pembina FKA-ESQ), Prof. Dr. Gunawan Soemodiningrat, Mec, Ph.D (Dewan Pembina FKA-ESQ), Brigjen. Pol. (Purn.) Fatkhurrahman (Dewan Pembina FKA-ESQ).

Lalu, Prof. Dr. Armai Arief, MA (Dewan Pembina FKA-ESQ), Komjen. Pol. (Purn.) Nanan Soekarna (Wakil Ketua Umum FKA-ESQ), Prof. Dr. dr. Fasli Djalal, Ph.D (Ketua Dewan Penasehat Universitas Ary Ginanjar dan ESQ Business School), Dr. Aries Mufthi, SE., SH., MH. (Ketua Dewan Pakar FKA-ESQ), Marsda. TNI (Purn.) Abdul Muis (Wakil Ketua Dewan Kehormatan FKA-ESQ).

Hadir juga Prof. Dr. H. Utang Ranuwijaya, MA (Dewan Syariah ESQ), H. Embay Mulya Syarif (Ketua Umum Matlaul Anwar), Prof. Dr. Rohimi Zam Zam, S.Psi, S.H., M.Pd (Ketua PP Aisyiyah), Dr. Ir. Afriansyah Noor, M.Si, IPU (Wakil Kepala Badan Halal Indonesia), Dr. Ir. Indra Iskandar, M.S.i, M.I Kom (Sekretaris Jenderal DPR RI).

Codeshare Qatar –China Southern: Perluas Konektivitas Internasional via Doha

Codeshare Qatar –China Southern: Perluas Konektivitas Internasional via Doha

this formate

DOHA, bisniswisata.co.id: Menjelang periode liburan Golden Week di Tiongkok—1-7 Oktober—, Qatar Airways dan China Southern Airlines mengumumkan kemitraan codeshare dan peningkatan frekuensi antara Doha – Beijing. Kemitraan dibangun berdasarkan nota kesepahaman tahun lalu, yang memperkuat komitmen bersama kedua maskapai untuk menyediakan konektivitas lebih luas bagi para pelancong global dari Tiongkok.

Mulai 16 Oktober 2025, Qatar Airways berbagi kode pada tiga penerbangan langsung mingguan China Southern antara Beijing Daxing dan Doha. Demikian pula, China Southern memperluas kode “CZ” pada penerbangan yang dioperasikan Qatar Airways di luar Doha, ke 15 destinasi di Afrika, Eropa, dan Timur Tengah, termasuk Amman, Athena, Barcelona, ​​Kairo, Dar es Salam, Madrid, dan München.

Menurut Chief Commercial Officer Qatar Airways, Thierry Antinori, Qatar Airways dan China Southern menjalin kemitraan dan menyempurnakan tolok ukur keberhasilan sinergitas antar penerbangan di industri transportasi udara. Ekspansi terbaru ini memastikan bahwa setiap rute Qatar Airways ke Tiongkok , dapat diakses penumpang China Southern Airlines. Sinergitas yang menggarisbawahi komitmen jangka panjang ke dua belah pihak terhadap pasar —bagian integral pertumbuhan dan konektivitas—.

Bertepatan dengan Golden Week  —Hari Nasional Republik Rakyat Tiongkok pada 1 – 7 Oktober—  ekspansi ini memberikan akses bagi wisatawan Tiongkok melalui Doha ke lebih dari 170 destinasi jejaring global Qatar melalui Bandara Internasional Hamad.

Gerbang ke Dua

Dengan persetujuan pemerintah Tiongkok, Qatar Airways, menempatkan kodenya pada penerbangan yang dioperasikan China Southern antara Guangzhou dan Doha sejak April 2024. Berdasarkan kode bersama yang ada dari Guangzhou dan Beijing Daxing, China Southern memperluas kodenya ke penerbangan antara Doha dan empat kota besar Tiongkok, yaitu Chengdu Tianfu, Chongqing, Hangzhou, dan Shanghai.

Beijing Daxing, gerbang Tiongkok kedua yang dilayani penerbangan non-stop China Southern Airlines. Beijing juga terhubung dengan Doha melalui penerbangan harian Qatar Airways dan penerbangan harian Xiamen Airlines.

Presiden dan CEO China Southern Airlines, Han Wensheng, mengatakan: Beijing Daxing merupakan landasan pengembangan internasional China Southern, dan peluncuran layanan baru ke Doha semakin memperkuat eksistensi layanan dari Guangzhou.

Codeshare memperluas peluang bagi penumpang Tiongkok untuk mencapai berbagai tujuan di seluruh Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika.

“Kemitraan ini menggarisbawahi komitmen kami untuk membangun akses global yang lebih luas dan memberikan layanan kelas dunia kepada para pelanggan kami,” jelas Han Wenseng.

Dengan peningkatan frekuensi dan perluasan codeshare, Qatar Airways —dan dua mitra strategisnya, China Southern Airlines dan Xiamen Airlines–, menawarkan 64 penerbangan mingguan di delapan gerbang Tiongkok Raya. Ini adalah salah satu jaringan terluas yang dibangun maskapai terbaik dunia, dioperasikan dengan pesawat canggih dilengkapi konektivitas Wi-Fi gratis Starlink di angkasa.

Qatar Airways dan China Southern Airlines, juga memperkuat kemitraan mereka di bidang lain, termasuk operasi kargo dan program loyalitas, sebagai bagian dari komitmen bersama membangun kemitraan berkelanjutan yang bermanfaat bagi para pelancong di seluruh dunia.

Berkantor pusat di Guangzhou, Provinsi Guangdong, China Southern Airlines mengembangkan hub udara internasional di Guangzhou dan Beijing. Di Guangzhou, upaya berkelanjutan —membangun Rute Kanton—, menjadikan kota tersebut gerbang utama yang menghubungkan daratan Tiongkok dengan Oseania dan Asia Tenggara. Sementara itu, sebagai maskapai hub terbesar di Bandara Internasional Beijing Daxing, China Southern Airlines mengoperasikan hanggar terpanjang di Asia, pusat kendali operasi, dan fasilitas katering udara terbesar.

Berdedikasi pada filosofi layanan ” Affinity and Refinement/Afinitas dan Kemurnian”, China Southern Airlines menghadirkan pengalaman perjalanan yang manusiawi, digital, canggih, personal, dan nyaman bagi seluruh penumpang. Meraih penghargaan “Maskapai Penerbangan Terbaik di Tiongkok” dari SKYTRAX pada tahun 2022 dan “Penghargaan Berlian Bintang Lima” dari World Brand Lab pada tahun 2023. Maskapai ini juga telah dinobatkan sebagai merek teratas dalam industri jasa transportasi udara oleh China Brand Power Index selama 13 tahun dan penghargaan Maskapai Penerbangan Terbaik oleh CAPSE selama 6 tahun berturut-turut. ***

Scoot Menghubungkan Singapura ke Eropa dan Indonesia Melalui Platform Baru

this formate

Platform baru ini memungkinkan pemesanan mandiri yang lancar dan dilindungi oleh ConnectSure, menghubungkan Singapura ke lebih dari 30 destinasi tambahan

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Scoot, anak perusahaan berbiaya rendah dari Singapore Airlines, telah meluncurkan platform interline virtual yang dikembangkan bersama perusahaan teknologi perjalanan, Dohop.

Teknologi interline dari Dohop mungkinkan maskapai untuk membentuk kemitraan fleksibel dengan cepat, melengkapi perjanjian interline dan codeshare tradisional.

Dilansir dari www.ttgasia.com, dengan integrasi ini, pelanggan yang memulai pencarian di situs web Scoot dapat terhubung ke platform dan memesan perjalanan mandiri (self-connect), di mana satu bagian perjalanan dioperasikan oleh Scoot dan bagian lainnya oleh maskapai mitra.

Selain kemudahan pengalaman pemesanan yang lancar, perjalanan yang dipesan melalui platform baru Scoot dilindungi oleh ConnectSure.

Layanan ini melindungi penumpang jika terjadi penundaan atau pembatalan penerbangan, memastikan ketenangan pikiran dalam perjalanan terhubung.

Melalui mitra awal easyJet dan Citilink, pelanggan kini dapat memesan penerbangan dari Singapura ke lebih dari 30 destinasi tambahan di seluruh Eropa dan Indonesia, melengkapi jaringan 70 destinasi internasional Scoot.

Sebagai contoh, pengguna dapat memesan penerbangan dari Singapura ke destinasi Eropa termasuk Milan, Paris, dan Jenewa, atau destinasi Indonesia seperti Kendari, Solo, dan Ambon.

Sarah Hanan, Direktur Komersial Utama di Dohop, mengatakan, “Kemitraan ini menunjukkan tren yang berkembang dalam industri maskapai menuju konektivitas yang fleksibel dan berpusat pada penumpang.

Scoot telah menjadi mitra yang berharga, dan kami senang melihat mereka mengambil langkah ini untuk memperluas jejak mereka lebih jauh lagi.

Calvin Chan, Direktur Komersial Utama Scoot, menambahkan, “Peluncuran ini merupakan langkah maju yang menarik bagi Scoot saat kami terus meningkatkan pengalaman perjalanan bagi pelanggan kami.

Kolaborasi dengan Dohop ini memungkinkan pelanggan untuk menjelajahi berbagai destinasi yang lebih luas dengan mudah, dan kami berharap dapat membangun momentum ini bekerja sama dengan mitra maskapai tambahan untuk membuka lebih banyak lagi peluang perjalanan bagi pelanggan dengan nilai yang sama hebatnya.

TAT Menunjukkan Kepemimpinan Pariwisata Thailand di ITE HCMC 2025

this formate

Memperkuat hubungan perjalanan Thailand–Vietnam dan konektivitas ASEAN melalui pertukaran bisnis dan budaya

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) berpartisipasi dalam International Travel Expo Ho Chi Minh City 2025 (ITE HCMC 2025) dari tanggal 4 hingga 6 September 2025 di Pusat Pameran dan Konvensi Saigon, menggarisbawahi visi “Thailand Baru” untuk memperkuat peran utamanya dalam memajukan pertumbuhan pariwisata dan konektivitas regional di seluruh ASEAN.

Mewakili Thailand pada sesi tingkat menteri, Ibu Thapanee Kiatphaibool, Gubernur TAT, mengatakan, “Thailand berkomitmen untuk memajukan pariwisata ASEAN dengan mendorong kolaborasi, memperluas konektivitas udara, dan menghadirkan pengalaman inovatif yang mencerminkan kekayaan budaya dan praktik berkelanjutan kami.

Partisipasi di ITE HCMC 2025 menegaskan kembali kepemimpinan Thailand dalam perjalanan regional dan peran kami sebagai mitra tepercaya dalam membentuk masa depan pariwisata.”

Peran Thapanee dalam sesi tingkat menteri dan diskusi panel tentang “Membentuk Masa Depan Pariwisata: Merangkul Transformasi Digital dan Hijau” semakin menyoroti kontribusi aktif Thailand dalam memajukan dialog pariwisata di tingkat regional.

Kini di tahun ke-19, ITE HCMC diakui sebagai pameran dagang pariwisata internasional terkemuka di Vietnam. Pameran ini akan menyambut lebih dari 520 peserta pameran dari lebih dari 30 negara dan sekitar 28.000 pengunjung.

Di Paviliun Thailand, enam bisnis pariwisata Thailand memamerkan produk dan layanan mereka: Maple Hotel, Urbana Langsuan Hotel, Lark Holidays, Chiang Mai Night Safari, Phuket Jet Tour, dan SAii Hotels & Resorts Thailand termasuk Santiburi Koh Samui.

Pengunjung juga dapat merasakan warisan budaya Thailand melalui demonstrasi kain Lai Yang dari Phetchaburi, termasuk lukisan tekstil berlapis emas, gantungan kunci kuncup mawar DIY, dan kostum tradisional Thailand.

TAT memperkenalkan pengalaman baru bagi wisatawan Vietnam melalui strategi “5 Hal yang Harus Dilakukan di Thailand”, mulai dari santapan berbintang Michelin dan jajanan kaki lima Bangkok hingga aktivitas petualangan seperti terjun payung tandem di Rayong dan festival budaya seperti Loi Krathong di Sukhothai.

Acara internasional besar termasuk Tomorrowland Thailand 2026, Rolling Loud, Wonderfruit, dan Honda LPGA Thailand semakin memperkaya kalender negara ini, di samping perjalanan bertema dengan bus, kereta api, kereta api mewah, dan kapal pesiar sungai.

Menjelang peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Thailand dan Vietnam pada tahun 2026, TAT meluncurkan kampanye seperti “Thái Lan, càng hiểu càng yêu” (semakin banyak Anda tahu, semakin banyak Anda mencintai), dengan promosi eksklusif dan hak istimewa perjalanan grup untuk mempererat hubungan bilateral.

Vietnam tetap menjadi salah satu pasar jarak pendek terpenting bagi Thailand, dengan wisatawan yang sering kembali beberapa kali dalam setahun.

Mereka tertarik dengan kuliner, sejarah, kehidupan malam, kebugaran, dan pantai Thailand, sekaligus menunjukkan minat yang semakin besar terhadap destinasi-destinasi baru seperti Kanchanaburi, Ayutthaya, Khao Yai, Phang-Nga, dan Krabi.

TAT memperkirakan kedatangan dari Vietnam akan mencapai tidak kurang dari 900.000 pada tahun 2026. Konektivitas udara terus menguat, dengan lima maskapai penerbangan – Thai Airways International, AirAsia, Vietnam Airlines, VietJet Airlines, dan Vietravel Airlines.

Penerbangan itu mengoperasikan lebih dari 13.400 penerbangan tahun ini antara enam kota di Vietnam dan Bangkok, Phuket, dan Chiang Mai. Rute baru termasuk layanan Bangkok–Hai Phong yang diluncurkan oleh AirAsia pada bulan Juli.

Untuk membangun kepercayaan wisatawan, TAT sedang memajukan sertifikasi “Trusted Thailand” untuk menjamin standar keselamatan, keamanan, komunikasi, dan akses transportasi yang tinggi, didukung oleh langkah-langkah nasional seperti aplikasi seluler Polisi Pariwisata, peningkatan CCTV, dan perluasan layanan bantuan.

Pada saat yang sama, TAT mendorong pariwisata berkelanjutan melalui program STAR (Sustainable Tourism Acceleration Rating), alat emisi CF-Hotels, dan Thailand Tourism Awards, yang merayakan operator yang unggul dalam kualitas dan keberlanjutan.

 

Grup Penerbangan Malaysia Kembangkan Jaringan dengan Rute Baru, Perkuat Konektivitas Regional

this formate

KUALA Lumpur, bisniswisata.co.id: Malaysia Aviation Group (MAG) telah membuat langkah signifikan dalam memperkuat kehadiran regional di Malaysia, Tiongkok, Thailand, Kamboja, dan Filipina dengan meluncurkan rute baru, menambah frekuensi penerbangan, dan meningkatkan layanan dalam penerbangan.

Dilansir dari www.travelandtourworld.com, Inisiatif strategis ini bertujuan untuk mengokohkan jalur pertumbuhan MAG dan sejalan dengan tujuan jangka panjang perusahaan untuk menjadi salah satu dari 10 maskapai global teratas di dunia pada tahun 2030.

Perkembangan terkini perusahaan mencerminkan komitmen berkelanjutan untuk memberikan konektivitas superior dan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi para penumpangnya di seluruh Asia dan sekitarnya.

Malaysia Airlines: Cakrawala Baru untuk Tiongkok Raya

Perkembangan utama dalam ekspansi ini adalah rute penerbangan harian baru Malaysia Airlines dari Kuala Lumpur ke Bandara Internasional Chengdu Tianfu (TFU), yang dijadwalkan akan dimulai pada 9 Januari 2026.

Layanan baru ini menandai tonggak penting dalam upaya Malaysia Airlines untuk memperdalam jejaknya di Tiongkok Raya, sebuah wilayah yang berkembang pesat untuk perjalanan bisnis dan liburan.

Dengan penambahan ini, Malaysia Airlines sekarang akan melayani tujuh destinasi di Tiongkok Raya, memperluas jaringannya hingga mencakup kota-kota seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, Xiamen, Hong Kong, dan Taipei.

Ekspansi ini muncul setelah adanya perjanjian bebas visa antara Malaysia dan Tiongkok baru-baru ini, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan lebih lanjut dalam jumlah wisatawan.

Karena semakin banyak pelancong mencari konektivitas yang lancar, Malaysia Airlines berada dalam posisi yang baik untuk memanfaatkan peningkatan permintaan dari pelancong bisnis maupun liburan yang ingin menjelajahi destinasi baru di Tiongkok.

Peran Firefly yang Berkembang dalam Konektivitas Regional

Firefly, salah satu maskapai anak perusahaan di bawah payung MAG, juga akan berkontribusi pada ekspansi ini dengan peluncuran layanan jet baru dari Bandara Internasional Kuala Lumpur (KUL).

Mulai November 2025, Firefly akan menawarkan koneksi baru ke destinasi populer termasuk Krabi (KBV), Siem Reap (SAI), dan Cebu (CEB). Rute-rute baru ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas regional, memberikan akses mudah bagi para pelancong ke destinasi-destinasi utama di seluruh wilayah ASEAN.

Sebagai salah satu maskapai terkemuka di wilayah tersebut, rute-rute baru Firefly diharapkan dapat meningkatkan pariwisata dan memfasilitasi perjalanan bisnis, membantu memperkuat hubungan ekonomi regional.

Fokus pada Peningkatan Pengalaman Perjalanan

Upaya ekspansi MAG tidak hanya terbatas pada pertumbuhan rute saja. Grup ini juga menaruh penekanan signifikan pada peningkatan pengalaman penumpang secara keseluruhan.

Inovasi dalam penerbangan, seperti pengenalan hidangan sate vegetarian baru, mencerminkan komitmen grup untuk tetap berada di depan ekspektasi pelanggan yang terus berkembang.

Dengan berfokus pada peningkatan kualitas layanan, MAG berusaha untuk mempertahankan reputasinya dalam hal keramahan Malaysia yang luar biasa, memastikan para penumpang memiliki perjalanan yang berkesan dan menyenangkan.

Memperkuat Posisi MAG sebagai Gerbang ke Asia

Datuk Kapten Izham Ismail, Direktur Pelaksana Grup Malaysia Aviation Group, menekankan komitmen perusahaan untuk memperkuat perannya sebagai gerbang utama ke Asia dan sekitarnya.

Dengan penambahan rute-rute baru ini dan peningkatan frekuensi penerbangan, MAG memposisikan dirinya untuk memberikan berbagai pilihan yang lancar bagi para pelancong untuk menjelajahi destinasi – destinasi utama di Asia dan bagian lain dunia.

Upaya berkelanjutan grup maskapai ini bertujuan untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat dari para pelancong regional dan internasional, lebih lanjut mendukung pertumbuhan pariwisata dan bisnis.

Dengan memperluas jaringannya dan terus-menerus meningkatkan layanannya, MAG tidak hanya berinvestasi pada masa depannya tetapi juga pada pertumbuhan konektivitas regional dan industri perjalanan global secara keseluruhan.

Vietnam Jadi Alternatif Utama Pengganti Thailand untuk Liburan Pantai Tropis

this formate

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Lebih dari seperempat responden (26,3%) memilih Vietnam sebagai destinasi pilihan mereka, mengungguli Filipina (18,9%), Indonesia (18,3%), Malaysia (12,7%), Kamboja (12,7%), dan Singapura (11,1%). Survei daring ini dilakukan antara 30 Juli dan 12 Agustus.

Dilansir dari https://e.vnexpress.net/, Bangkok Post menyoroti Phu Quoc sebagai daya tarik utama, mencatat pantai-pantainya yang indah dan puitis sehingga semakin menarik pengunjung internasional.

Alasan Vietnam Menjadi Pilihan

Vietnam memiliki lebih dari 3.200 kilometer garis pantai dan destinasi terkenal seperti Phu Quoc, Nha Trang, Da Nang, Hoi An, dan Ha Long Bay.

Banyak pantainya telah diakui oleh majalah internasional sebagai salah satu yang terindah di Asia dan dunia. Selain itu, infrastruktur pariwisata pantainya juga menerima investasi besar, dengan munculnya resor mewah, hotel-hotel kelas atas, dan semakin banyaknya penerbangan internasional langsung ke kota-kota pesisir.

Phu Quoc sendiri telah meraih penghargaan bergengsi dari publikasi perjalanan global. Baru-baru ini, pulau ini menempati peringkat ketiga dalam daftar 10 pulau terbaik di Asia-Pasifik versi majalah Travel + Leisure, hanya kalah dari Bali dan Koh Samui.

Tahun lalu, pembaca majalah Amerika Condé Nast Traveler memilih Phu Quoc sebagai pulau terindah kedua di Asia, setelah Bali.

Tantangan Thailand

Meskipun demikian, survei tersebut juga menunjukkan bahwa pariwisata Thailand perlu mengatasi beberapa masalah utama untuk mempertahankan posisinya, termasuk:
•Keamanan dan penegakan hukum.
•Peningkatan infrastruktur transportasi.
•Pengembangan produk pariwisata yang unik.

Terlepas dari tantangan ini, Thailand masih dianggap sebagai destinasi yang kaya akan identitas budaya, kuliner, dan keramahan. Banyak yang melihatnya sebagai negara yang ramah anggaran, sementara yang lain menghargai keseimbangan antara tradisi dan modernitas.7

Nawa Wellness Filipina Dinobatkan sebagai Resor Kesehatan Terbaik di Asia Pasifik

this formate

Nawa Wellness Resort di Calatagan, Batangas. (Foto milik Nawa Wellness)

MANILA, bisniswisata.co.id: Nawa Wellness, di Filipina telah dinobatkan sebagai resor kesehatan terbaik di Asia Pasifik oleh Asia Pacific Spa & Wellness Coalition (APSWC) di Jakarta, Indonesia.

Dilansir dari PNA, terletak di Calatagan, Batangas, Nawa Wellness menerima dua penghargaan – Resor Terbaik Asia Pasifik Tahun Ini dan Inovasi Kesehatan Terbaik Tahun Ini – dalam sebuah upacara penghargaan yang diadakan pada 25 April lalu dan kini Nawa makin meningkatkan pelayanannya pada klien.

Manajer Operasional Nawa Wellness, Tanya Deldar, menegaskan bahwa penghargaan
itu telah mendorong pihaknya sekaligus juga bagi pariwisata Filipina untuk optimistis meningkatkan kinerja dan reputasinya, terutama karena industri ini memposisikan wisata kesehatan sebagai salah satu produk wisata unggulan yang sedang berkembang.

“Merupakan suatu kehormatan untuk menerima penghargaan ini, terutama di saat Wellness telah menjadi pilar penting pariwisata Filipina. Ini membuka lebih banyak jalan bagi Filipina untuk diakui sebagai ruang kesehatan yang kredibel, baik di kancah lokal maupun internasional,” ujarnya.

Nawa Wellness menawarkan berbagai produk yang membenamkan tamunya dalam praktik relaksasi dan penyembuhan tradisional Filipina, seperti “hilot” dan mandi menggunakan “kawa” (kuali), untuk menyebutkan beberapa di antaranya.

Suite pribadi Nawa juga dirancang dengan penuh kesadaran — masing-masing terinspirasi oleh destinasi ikonis Filipina, memadukan material alami, desain tradisional, dan kenyamanan kontemporer.

Nawa Wellness mengatakan bahwa tempat perlindungan yang tenang ini berfungsi lebih dari sekadar akomodasi, tetapi merupakan perpanjangan dari perjalanan penyembuhan untuk membantu para tamu terhubung kembali dengan diri, ruang, dan jiwa.

Nawa Wellness adalah perusahaan kesehatan dari Araw Hospitality Group, yang juga bertanggung jawab atas Lihim Resorts di El Nido dan UNWND Boutique Hotels.

Pasar Wisata Kebugaran Bernilai US$1,02 Triliun pada Tahun 2030

this formate

KATHMANDU, bisniswisata.co.id: Pasar wisata kebugaran global diperkirakan mencapai USD 1,02 triliun pada tahun 2030, menurut laporan terbaru dari Grand View Research, Inc. Pasar ini diperkirakan akan tumbuh dengan CAGR sebesar 9,93% dari tahun 2022 hingga 2030.

Dilansir dari travelbiznews.com,
meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan, kesejahteraan, dan perawatan pribadi akan menjadi salah satu pendorong utama pasar ini.

Kampanye promosi yang diselenggarakan oleh berbagai pemerintah juga mendorong wisata kebugaran di seluruh dunia, menurut rilis yang dikeluarkan oleh Grand View Research.

Layanan kebugaran yang ditawarkan oleh para pelaku industri membantu pelanggan menemukan solusi untuk meningkatkan atau menjaga kesehatan dan kesejahteraan mereka.

Meningkatnya jumlah orang yang peduli kesehatan berkontribusi pada meningkatnya permintaan aktivitas kebugaran di destinasi wisata populer.

Dari segi layanan, segmen penginapan mendominasi pasar pada tahun 2021. Hal ini disebabkan oleh pesatnya ekspansi jaringan hotel besar yang menyediakan terapi eksotis termasuk program peremajaan, perawatan spa, dan layanan lainnya.

Berdasarkan jenis perjalanan, segmen domestik menyumbang pangsa pendapatan terbesar pada tahun itu. Hal ini disebabkan oleh peningkatan pengeluaran wisatawan domestik untuk aktivitas kesehatan.

Amerika Utara diperkirakan akan mendominasi pasar sepanjang periode perkiraan. Hal ini disebabkan oleh tingginya permintaan akan kesehatan fisik dan mental, peningkatan pendapatan yang dapat dibelanjakan, dan meningkatnya kesadaran akan manfaat spa.

Meningkatnya penyakit yang berkaitan dengan gaya hidup seperti diabetes, obesitas, dan kolesterol tinggi akibat jadwal kerja yang padat dan gaya hidup yang kurang gerak mendorong pertumbuhan pasar.

Pasar ini sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti meningkatnya kesadaran akan pariwisata kesehatan dan meningkatnya beban penyakit.

Lebih lanjut, meningkatnya prevalensi penyakit mental seperti depresi dan kecemasan, peningkatan pendapatan yang dapat dibelanjakan, meningkatnya adopsi layanan perjalanan daring.

Begitu puka meningkatnya pengaruh media sosial, dan meningkatnya investasi pemerintah untuk menarik wisatawan turut mendorong pertumbuhan pasar ini,” menurut Grand View Research, perusahaan riset pasar dan konsultan yang berbasis di AS.

Jiwa Air, Semangat Tanah: Terhubung Kembali di Patagonia pada Adventure Travel World Summit 2025

this formate

CHILI, bisniswisata co.id: Di jantung Patagonia Chili, tempat air yang memantulkan bertemu dengan lanskap liar, Adventure Travel World Summit 2025 menawarkan lebih dari sekadar konferensi tradisional.

Konferensi ini mengundang para delegasi ke dalam ruang refleksi dan hubungan kembali. KTT, bertema “Jiwa Air, Semangat Tanah,” mendorong para peserta untuk menjauh dari kebisingan kehidupan sehari-hari dan terlibat dengan kejelasan, inspirasi, dan tujuan di tengah keindahan alam Patagonia yang murni.

Dilansir dari www.adventuretravelnews.com,
melalui lokakarya yang mendalam, keynote yang menarik, dan koneksi rekan yang bermakna, pertemuan ini dirancang tidak hanya untuk memberi informasi, tetapi juga untuk membumi, memung- kinkan kekuatan alam yang tenang untuk memandu babak selanjutnya dari perjalanan petualangan.

Dari 13 hingga 16 Oktober 2025, Puerto Natales, Chili membuka pintunya bagi komunitas petualangan internasional, menjanjikan hari-hari yang diisi dengan eksplorasi, pendidikan, dan pertukaran.

KTT tahun ini dirancang tidak hanya untuk berbagi pengetahuan tetapi juga untuk membenamkan para delegasi dalam lanskap, budaya, dan tradisi Patagonia.

Sesi pendidikan, acara jaringan, dan pertemuan bisnis dijalin bersama dengan momen pertukaran budaya dan petualangan luar ruangan, menciptakan pengalaman di mana pembelajaran dan tempat saling terkait erat.

Sambutan Komunitas yang Tak Tertandingi

Sebagai sambutan meriah di Puerto Natales, seluruh delegasi ATWS diundang untuk bergabung dengan komunitas lokal dalam salah satu tradisi paling dicintai di kawasan ini: Fjords Plunge. Acara tahunan yang meriah ini menandai dimulainya musim pariwisata dengan terjun bersama ke perairan es fjord Patagonia.

Bergabunglah dengan Adventure Travel Trade Association ( ATTA) di Chili!

KTT dibuka dengan Petualangan Pra-KTT, wisata multi-hari yang dikurasi dengan sangat baik yang membenamkan para delegasi dalam keindahan alam Patagonia dan kekayaan budayanya sebelum program resmi dimulai.

Bayangkan lanskap yang dramatis, pengalaman budaya yang imersif, dan jejaring yang bermakna dengan sesama delegasi, semuanya ditawarkan dengan harga diskon besar, eksklusif untuk delegasi ATTA yang menghadiri Adventure Travel World Summit 2025.

Petualangan ini menawarkan kesempatan untuk terhubung dengan sesama delegasi dalam kelompok kecil sambil menikmati lanskap yang akan menginspirasi minggu depan.

ATTA dengan senang hati dapat alokasikan lebih banyak kursi tahun ini bagi para pemimpin di komunitas kami untuk merasakan Chili. Semua delegasi berkesempatan menghadiri PSA tahun ini, semuanya ditawarkan dengan harga diskon besar! Batas waktu pemesanan PSA adalah 31 Agustus lalu.

Belajar, Terhubung, dan Menciptakan Perubahan

Senin, 13 Oktober, menandai dimulainya program edukasi, yang memadukan sesi pleno dengan lokakarya breakout yang intim. Para pemimpin pemikiran, perwakilan destinasi, dan praktisi dari seluruh dunia akan berbagi inovasi, studi kasus, dan strategi praktis untuk membangun industri perjalanan petualangan yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan tangguh

  1. Simak paparan para pemimpin yang mewakili Travel Weekly, EF World Journeys, Much Better Adventures, AdventureTripr, TSi, Austin Adventures, WWF, The Nature Conservancy, Tompkins Conservation, Rewilding Chile, dan Sépaq, sebagai contoh.

Sesi jejaring yang diadakan selama acara memastikan bahwa ide-ide dipadukan dengan peluang nyata untuk berkolaborasi; terhubung kembali dengan teman lama dan menjalin hubungan baru.

Tahun ini, ATTA juga akan selenggarakan sesi peer-to-peer tingkat C bagi para pemimpin komunitas berpengalaman untuk saling berbagi pandangan masa depan mereka.

Hari Selasa akan menjadi Hari Petualangan, di mana para delegasi akan mengikuti pengalaman luar ruangan berpemandu yang dirancang untuk menampilkan keragaman wilayah Puerto Natales.

Hari Petualangan yang luar biasa ini sudah termasuk dalam pendaftaran agar semua delegasi dapat menikmati keindahan wilayah ini.

Para peserta akan terpesona oleh keindahan alam Patagonia Chili saat para perajin petualangan lokal memamerkan koleksi pengalaman imersif yang telah dikurasi.

Ini adalah kesempatan bagi para delegasi untuk melampaui konferensi dan benar-benar terhubung dengan alam yang luar biasa dan semangat autentik yang menjadi ciri khas sudut dunia yang luar biasa ini, yang semuanya hanya beberapa menit dari Puerto Natales.

Pada hari Rabu, fokus beralih ke menjalin kemitraan melalui pertemuan Bisnis-ke-Bisnis di ATWS Marketplace — peluang terstruktur dan hemat waktu untuk terhubung dengan operator, pemasok, dan destinasi.

Berdasarkan umpan balik delegasi dari acara sebelumnya, pertemuan ini sekarang telah ditingkatkan menjadi 12 menit. Lebih dari 100 pembeli akan hadir siap untuk membuat koneksi baru

Pertemuan di marketplace dilengkapi dengan ruang jejaring informal di mana hubungan dapat tumbuh secara organik.

Diskusi dan lokakarya tambahan berfokus pada wawasan destinasi, menata kembali peran pemandu dalam lanskap perjalanan petualangan yang terus berkembang, serta pembuatan konten dan penceritaan perjalanan petualangan.

Dengarkan wawasan langsung dari para pemilik bisnis di berbagai wilayah saat mereka berbagi tren terkini dan bagaimana mereka beradaptasi dengan lanskap perjalanan global yang terus berubah.

Ungkap strategi yang telah terbukti untuk meningkatkan penjualan, mendorong pertumbuhan, dan membangun loyalitas pelanggan yang langgeng.

Jelajahi pendekatan inovatif untuk melestarikan ekosistem, merancang pengalaman wisata ramah lingkungan, dan membina kolaborasi yang bermanfaat bagi alam dan masyarakat lokal.

Temukan bagaimana industri perjalanan dapat menjadi kekuatan yang kuat untuk konservasi sekaligus memberikan pengalaman luar biasa bagi para wisatawan. Dengarkan kisah sukses bisnis dari orang lain di komunitas ATTA. Dan itu semua hanya dalam satu hari.

Hari Kamis berlanjut dengan program yang lebih edukatif, seperti bagaimana penceritaan inovatif yang dikombinasikan dengan teknologi AI mutakhir dapat memperkuat merek Anda, melibatkan wisatawan, dan menciptakan nilai yang langgeng.

Diskusikan peningkatan protokol keselamatan dengan pakar hukum Chun Wright dan seorang pemimpin berpengalaman dari Aquaterra Adventures.

Sesi lain juga diulang pada hari ini, memberikan kesempatan kepada delegasi untuk memaksimalkan jadwal mereka.

Puncak acara hari itu adalah MediaCONNECT, tempat para delegasi dapat menyampaikan kisah dan pengalaman mereka kepada jurnalis, influencer, dan kreator konten internasional.

Keterlibatan langsung dengan media ini memperkuat jangkauan KTT, memungkinkan para peserta untuk membawa karya dan kisah mereka ke khalayak global.

Penutup dengan Perspektif

Pada hari Jumat, para delegasi tidak hanya akan pulang dengan kontak dan peluang baru, tetapi juga dengan perspektif segar dan energi baru untuk pekerjaan ke depan, didukung oleh langkah-langkah selanjutnya yang dapat ditindaklanjuti untuk membantu memperkuat bisnis mereka.

Adventure Travel World Summit 2025 lebih dari sekadar konferensi, ini adalah pengalaman imersif yang merayakan hubungan antara manusia dan tempat, air dan daratan, ide dan tindakan.

Di Puerto Natales, lanskap itu sendiri menjadi bagian dari percakapan, mengingatkan kita bahwa masa depan perjalanan petualangan bergantung pada prinsip-prinsip yang sama yang menopang keindahan Patagonia: rasa hormat, ketahanan, dan komunitas.

MM Jewellery Mengakses Pasar Mutiara Negri Jiran Lewat WITEX

this formate

BANDAR SUNWAY, Selangor, Malaysia, bisniswisata.co.id: Pasangan Suami istri, Danny dan Dewi Koemala Sari tampak sibuk melayani pengunjung terutama kaum wanita di ajang WITEX 2025 yang datang ke Paviliun Indonesia di lantai 15 Sunway Resort Hotel, Selangor, Malaysia.

Produk yang dibawa di arena expo memang banyak menyita perhatian kaum hawa karena bulatan mutiara itu bisa menjadi anting berlian mutiara Barok yang indah diantara kalung mutiara dan deretan bros berbentuk bunga.

Meja putih bertuliskan MM Jewellery itu singkatan dari Mien Mutiara nama ibunda Danny yang mengawali usahanya tahun 1998. untuk produk yang dijual berfokus di mutiara, tapi MM jewelry juga menjual emas dan berlian, termasuk reparasi dan membuat perhiasan berdasarkan pesanan.

“ Tahun lalu kami juga mengikuti ajang World Islamic Tourism & Trade Expo (WITEX 2025) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Badan Pariwisata Malaysia (MATA). Jadi ini tahun kedua kami berpartisipasi,” ungkap Danny Wahono yang menjalankan bisnis kekuarga, di sela-sela melayani pengunjung.

Tahun ini, ujarnya, dia lebih bersemangat apalagi harga sewa tempat lebih murah sehingga Danny optimistis bisa mendapatkan keuntungan dan mempelajari potensi pasar dari event ini.

“ Bagi UMKM seperti kami pengalaman berpameran ke luar negri baru ke Malaysia yaitu pada 2024 dan tahun ini. Kami ingin punya pengalaman berpameran di negara lain juga. Pemerintah RI perlu mendukung dengan memberikan keringanan biaya pameran atau dukungan lainlah agar kami bisa mengakses pasar luar negeri dan mengasag kami punya punya pengalaman baru ,” ujarnya

Menurut Danny, dari pameran kali ini dia melihat pangsa pasar perhiasan mutiara masih besar sekali dan pengunjung yang berminat umumnya justru dari luar Malaysia. Problem yang dia hadapi dari kegiatan WITEX dari 22 -25 Agustus 2025 adalah dalam hal transaksi pembayaran

“ Kita di Indonesia pembayaran ada Qris dan mudah transfer tapi di pameran ini kalau pembayaran tidak tunai repot. Untuk harga produk terendah 200 ringgit atau sekitar Rp 800 ribuan,” jelas Danny Wahono.

Dia memiliki tukang perhiasan sendiri dan produk yang dijual berfokus di mutiara, tapi MM jewelry juga menjual emas dan berlian, termasuk reparasi dan membuat perhiasan sesuai permintaan pembeli. Perhiasan sebagai bagian dari gaya hidup memang bisnis yang menggiurkan

Seluruh pasar perhiasan di Indonesia pada 2025 diperkirakan menghasilkan US$2,28 miliar, dengan CAGR sebesar 5,14% untuk periode 2025–2030 .”Beaded jewelry” artinya perhiasan yang dibuat dari manik-manik.

Jadi perhiasan seperti kalung, gelang, anting, atau cincin yang disusun dari manik-manik kecil bisa dari kaca, kristal, batu alam, kayu, plastik, mutiara, atau bahkan logam disebut beades Jewelry

Biasanya tekniknya dengan merangkai atau menganyam manik-manik menggunakan benang, kawat, atau tali khusus. Bentuknya bisa gelang manik-manik batu alam (healing stone bracelet),Kalung dari mutiara kecil (pearl beads) serta anting dengan kombinasi manik warna-warni

Indonesia adalah pengekspor mutiara South Sea berkualitas, dikenal dengan kilau dan daya tahan tinggi. Pangsa ekspor yang terus tumbuh, didukung oleh komoditas unggulan dan kepercayaan konsumen global.

“Industri perhiasan secara keseluruhan (tidak hanya mutiara) mengalami pertumbuhan signifikan, termasuk beaded jewelry,” kata Danny yang banyak belajar dari ibundanya Mirna, pemain lama di bisnis mutiara sejak 1998 di sela-sela mekayani pengunjung

Tantangan yang perlu diantisipasi:
Tingginya harga ritel mutiara di dalam negeri membuat produk ini kurang terjangkau bagi pasar domestik . Dibutuhan edukasi tinggi pada konsumen lokal tentang kualitas dan keaslian mutiara.

Misalnya menggencarkan kembali Festival Mutiara yang pernah digelar untuk mendorong kesadaran konsumen. tambah Danny.

Segmentasi produk yang dutawatkan memang :  varian baik high-end maupun yang lebih terjangkau untuk menjangkau basis konsumen yang lebih luas.

Penguatan branding dan channel digitalnya dengan memanfaatkan ekshibisi seperti Jakarta, Surabaya, Bandung Jewellery Fair, serta e-commerce untuk menjangkau pasar lebih luas .

Kembangkan desain dan nilai tambah lokal juga penting dengan k ustomisasi, desain minimalis-modern, dan nilai keberlanjutan bisa menjadi pembeda, sebagaimana upaya Kemenperin dalam pembinaan UMKM perhiasan .

Pasar perhiasan mutiara di Indonesia memiliki potensi ekspor yang solid dan industri domestik yang berkembang. Meski sejalan dengan tren pertumbuhan global perusahaan perhiasan.

Kunci kesuksesan di pasar lokal, kata Danny adalah kombinasi edukasi konsumen, diversifikasi produk, penguatan brand lokal, serta penetrasi digital. Dua kali mengikuti Expo dari World Islamic Tourism & Trade Expo ( WITEX) 2025.

“ Tahun lalu kami juga ikut pameran dan pembelinya di Malaysia ini justru dari luar Kuala Lumpur, dari negara-negara bagian kalau di Indonesia provinsi serta dari mancanegara,”kata Danny