Kuliner Khas Sulut Menyulut Perhatian

this formate

MANADO, bisniswisata.co.id: Kuliner khas daerah Sulawesi Utara (Sulut) tak boleh dilewatkan begitu saja saat berkunjung ke provinsi dengan ibu kota Manado. Bahkan menyulut perhatian lantaran menyimpan ragam kuliner yang siap menggoyang lidah. Makanan khas daerah Sulawesi Utara yang dapat dicoba mulai dari kuliner utama hingga makanan ringan pencuci mulut.

Makanan khas daerah Sulawesi Utara dikenal sebagai Masakan Minahasa atau Masakan Manado. Makanan khas daerah Sulawesi Utara biasanya didominasi dengan olahan makanan laut, daging, dan cita rasa pedas.

Kue-kue atau makanan ringan dalam makanan khas daerah Sulawesi Utara unik karena terpengaruh kuliner Eropa. Makanan khas daerah Sulawesi Utara juga dikenal dengan bumbu rempah dan cita rasa pedasnya.

Kuliner khas daerah Sulawesi Utara dapat dengan mudah ditemui di tiap sudut Sulawesi Utara. Berikut 12 makanan khas daerah Sulawesi Utara yang dilansir laman Liputan6. Rabu (25/12/2019). antara lain:

Bubur Manado

Bubur Manado atau Tinutuan merupakan makanan khas daerah Sulawesi Utara yang paling populer. Bubur Manado merupakan olahan bubur dengan campurang berbagai sayuran seperti kangkung, bayam, jagung, singkong atau ubi, dan kemangi. Di Manado, Tinutuan biasa disajikan berasama sambal roa, dabu-dabu, atau ikan cakalang. Tinutuan juga dapat dicampur dengan sup kacang merah yang disebut brenebon. Tinutuan yang dicampur dengan brenebon ini kadang juga ditambahkan tetelan sapi.

Nasi Jaha

Nasi Jaha merupakan olahan nasi khas Sulawesi Utara. Cara memasak nasi jaha mirip dengan nasi lemang khas Sumatera. Nasi jaha yang merupakan campuran beras dan ketan dibumbui dengan rempah seperti jahe, bawang merah, bawang putih, dan garam. Seluruh bahan dimasukkan ke dalam batang bambu dan kemudian dibakar dalam bara api. Nasi Jaha disajikan dengan dipotong dengan ukuran 8 sampai 10 cm dan dimakan bersama sajian khas lainnya.

Mie cakalang

Mie cakalang merupakan olahan mi dengan kuah cakalang. Kuliner ini berisi mi kuning, ikan cakalang, caisim, kubis, cabai, daun bawang, bawang merah dan bawang putih. Mie cakalang menjadi kuliner khas Manado yang tak kalah populer dari bubur Manado. Mie cakalang dapat ditemukan di tiap sudut kota di Manado dengan harga terjangkau.

Cakalang Fufu

Cakalang fufu merupakan olahan ikan cakalang atau tongkol yang dibumbui, dijepit dengan kerangka bambu, dan diasap hingga matang. Kuliner ini merupakan hidangan khas Minahasa, Sulawesi Utara. Daging ikan dibaluri garam dan bubuk soda. Cakalang Fufu biasa dikonsumsi bersama nasi panas dan dabu-dabu. Suwiran daging cakalang fufu juga dapat ditambahkan dalam berbagai hidangan seperti selada kentang, mi cakalang, atau dimasak rica-rica dengan cabai.

Dabu Dabu

Dabu-dabu adalah jenis sambal khas Sulawesi Utara yang biasa disajikan bersama ikan atau bubur Manado. Dabu-dabu terdiri dari irisan cabai merah, rawit, bawang merah, tomat, jeruk nipis, kemangi, dan garam. Dengan varian yang beragam seperti dabu dabu iris, dabu dabu bakar, dabu dabu lilang, serta dabu dabu lemong membuat makanan menjadi bertambah lezat.

Sate Kolombi

Kolombi dalam bahasa setempat berarti keong. Sate Kolombi merupakan olahan keong mas yang dibumbui, ditusuk seperti sate, dan dibakar di atas bara api. Sate Kolombi merupakan kuliner unik yang tak boleh terlewatkan saat ke daerah Sulawesi Utara. Sate Kolombi biasa disajikan dengan sambal kacang atau campuran ikan.

Pangi

Pangi merupakan olahan daun kluwak yang dimasauk bersama rempah dan bahan lainnya. Pangi kerap hadir dalam acara seperti pernikahan, ulang tahun, baptisan, dan banyak lagi. Masayarakat Manado biasanya memasak sayur daun pangi dengan campuran daging, lemak, dan darah babi. Namun, daging babi juga bisa diganti dengan ikan, sapi atau ayam.

Brenebon

Brenebon merupakan olahan sup kacang merah yang banyak ditemui di daerah Minahasa. Hidangan sup ini dibuat dari kacang merah dan sayuran yang disajikan dalam kuah kaldu daging, dengan rempah seperti bawang merah, bawang putih, garam, gula pasir, merica, pala, hingga cengkih.

Klappertart

Klappertart merupakan kue khas Manado yang sangat populer. Kue ini berbahan dasar kelapa, tepung terigu, susu, mentega dan telur. Klappertart termasuk ikon kuliner di Sulawesi Utara. Klappertart tersedia dalam bentuk padat yang dipanggang atau lembut menyerupai custard.

Panada

Selain Klappertart, Sulawesi Utara juga punya Panada sebagai camilan. Kue dengan bentuk mirip paste ini berisi suwiran ikan cakalang dimasak dengan bawang merah, daun jeruk, kemangi, cabe merah, daun bawang. Panada sudah ada di Minahasa sejak bangsa Spanyol memasuki wilayah ini.

Dodol Amurang

Dodol Amurang mirip seperti jenang di Jawa, terbuat dari campuran gula aren dan beras ketan yang dimasak di atas api panas. Dodol Amurang biasanya ditaburi kacang kenari untuk menambah kelezatan. Di Minahasa, Dodol Amurang dibuat sebagia bentuk syukur warga atas hasil panen yang diperloleh. Dodol Amurang hampir dapat ditemui di tiap sudut toko oleh-oleh di Sulawesi Utara

Tinoransak

Tinorangsak adalah hidangan umum yang disajikan dalam upacara-upacara tradisional suku Minahasa. Tinorangsak merupakan olahan daging pedas yang didapat dari ampuran rempah-rempah khas Manado. Daging paling umum yang dipakai dalam tinorangsak adalah daging babi. Namun jenis daging lainnya seperti sapi, ayam atau ikan juga sering digunakan. Biasanya, tinorangsak disajikan dengan nasi jaha. (*)

Turis Australia dari Bali Diperiksa Ketat Akibat Wabah Flu Babi

this formate

SYDNEY, bisniswisata.co.id: Turis Australia yang pulang dari berwisata di Bali lantas kembali ke negaranya bakal diperiksa secara ketat. Pemeriksaan di negara Kangguru itu terkait dengan wabah flu babi Afrika. Dan tak ingin warga Australia terjangkit dengan wabah yang memilukan itu.

Warga Ausie yang kembali ke Australia akan diperiksa oleh anjing, petugas bio keamanan, dan mesin x-ray. Biaya keamanan ini mencapai 66 juta dolar Australia atau setara dengan Rp 638 miliar.

Dilansir dari The Sydney Morning Herald, Selasa (24/12/2019) langkah itu diambil Pemerintah Australia menyusul flu babi Afrika yang mulai mewabah di Indonesia. Pemeriksaan dilakukan demi melindungi industri daging babi Australia yang nilainya mencapai 5 miliar dolar Australia. Bali menjadi destinasi favorit turis Australia. Bali juga kebetulan salah satu daerah dengan banyak peternakan babi.

Kepala Keamanan Departemen Pertanian Australia Lyn O’Connell mengimbau agar warganya yang pulang dari luar negeri mendeklarasi barang bawaan dan aktivitas mereka. “Kalau Anda ke luar negeri, pikir baik-baik apa yang Anda bawa pulang. Dan kalau Anda mengunjungi peternakan atau pergi ke pedesaan, deklarasikan ketika pulang,” kata O’Conell,

Ia meminta agar warga Australia tidak membawa produk berisiko tinggi. Warga bahkan diminta untuk membersihkan alas kaki dan peralatannya dari tanah. Mereka yang berbohong tentang barang bawaan dan aktivitasnya terancam denda 420 dolar Australia.

November lalu, seorang warga Vietnam bahkan sampai dideportasi dan dicegah masuk ke Australia selama tiga tahun karena tak mendeklarasikan bawaannya berupa empat kilogram daging babi. Sejauh ini, ada 11 negara di Asia yang dinyatakan terkena wabah flu babi Afrika. Kesebelas negara itu yakni Kamboja, China, Mongolia, Vietnam, Korea Selatan, Laos, Myanmar, Filipina, Timor-Leste, dan Indonesia.

Malaysia

Sementara pemerintah Malaysia melalui Deputi Kementerian Agrikultur dan Industri Agro Sim Tze Tzin menyatakan turis juga dilarang membawa masuk produk berbahan babi ke Malaysia. Petugas keamanan bandara di Malaysia akan memeriksa bawaan penumpang dengan ketat. Apalagi ini puncak musim liburan dan banyak turis masuk.

Dilansir dari The Phnom Penh Post, Pemerintah Malaysia melarang peredaran babi dan produk turunannya sejak 13 Desember 2019. Larangan ini menyusul flu babi Afrika yang tengah mewabah. “Industri babi lokal nilainya 5 miliar ringgit Malaysia (Rp 16,8 miliar) dan 93 persen memenuhi kebutuhan. Pelarangan ini tidak akan memengaruhi penjualan babi di Malaysia,” kata Sim.

Menurut Sim, hanya tujuh persen babi yang diimpor. Masyarakat tak perlu khawatir harga babi akan naik karena larangan ini. Sejak November tahun lalu, Malaysia sebenarnya sudah menghentikan impor produk berbahan babi, termasuk daging babi yang dibekukan.

Produk yang dilarang berasal dari 10 negara yang terkena wabah flu babi Afrika. Kesepuluh negara itu yakni Kamboja, China, Mongolia, Vietnam, Korea Selatan, Laos, Myanmar, Filipina, dan Timor-Leste. Indonesia menjadi negara ke-11 yang terkena wabah ini. Kini, produk dari Indonesia juga dilarang masuk. “Kementrian Kesehatan akan merazia pusat perbelanjaan, restoran, dan toko makanan untuk memeriksa produk berbahan daging babi,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo membenarkan flu babi Afrika sudah mewabah di Indonesia. Hingga 11 Desember, jumlah babi mati di Sumatera Utara (Sumut) akibat virus hog cholera atau kolera babi sudah mencapai 27.070 ekor di 16 kabupaten.

Matinya puluhan ribu babi itu terjadi sangat cepat. Dalam satu hari, angka kematian yang terlapor rata-rata 1.000 – 2.000 ekor per hari. Balai Veteriner Medan sudah menyatakan babi yang mati selain terjangkit hog cholera, juga terindikasi virus demam babi afrika atau African Swine Fever (ASF). (*)

Liburan Akhir Tahun di Solo, Diprediksi Jumlah Wisatawan Naik

this formate

SOLO, bisniswisata.co.id: Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Jawa Tengah memprediksikan kenaikan jumlah wisatawan ke Kota Solo, Jawa Tengah, pada periode akhir tahun ini seiring dengan kemudahan akses transportasi. “Perkiraan kami akan ada kenaikan lebih dari 20 persen dibandingkan hari normal,” kata Wakil Ketua Asita Jawa Tengah Daryono di Solo, Selasa (24/12).

Dilanjutkan, Bandara Internasional Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang mulai beroperasi pada kisaran Maret-April 2020 kemungkinan akan memberikan dampak positif pada kenaikan jumlah penumpang. “Perkiraan kami akan ada banyak wisatawan yang memilih datang ke Kota Solo melalui Bandara Adi Soemarmo. Meski belum terlihat, kemungkinan akan ada beberapa maskapai yang menambah frekuensi ke Solo,” katanya.

Selain itu, dia mengatakan, saat ini sudah ada pesawat carter internasional salah satunya rute Solo-Kunming, Tiongkok. Bahkan, akan ada kota lain di Tiongkok yang tertarik untuk membuka rute Solo. “Ini satu peluang untuk Kota Solo. Semester pertama di tahun depan akan bergairah,” katanya.

Mengenai daya tarik pariwisata di Kota Solo, dikatakannya, masih dari sisi budaya, wisata belanja, dan kuliner. Ke depan, pihaknya akan mengkombinasikan tiga sektor tersebut dengan wisata alam yang ada di sekitar Kota Solo.

“Banyak objek wisata alam yang ada di Karanganyar, Boyolali, Klaten, dan Wonogiri. Sekarang wisatawan juga membutuhkan kegiatan ‘outdoor’. Kami berharap Wonogiri dan Sragen mulai berbenah karena mudah menjangkaunya,” ungkapnya seperti dilansir Antara,

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Kota Surakarta pada tahun ini rata-rata jumlah wisatawan yang masuk ke Kota Solo sekitar 408.000 orang/bulan. (*)

Tips Hindari Kenaikan Berat Badan Saat Liburan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Musim liburan telah tiba. Bahagia, senang dan senyum pun merekah selalu menghiasi. Di tengah suka cita musim liburan, kerap terselip kekhawatiran soal kenaikan berat badan alias BB yang tak bisa dikontrol. Bagaimana tidak? Masa libur biasanya dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan, salah satunya berwisata kuliner atau makan-makan bersama keluarga dan teman.

Sebuah studi menyebutkan di belahan dunia Barat, sepanjang bulan November hingga Januari rata-rata kenaikan berat badan yang dialami oleh orang dewasa mencapai 0,5 kg. Angka ini tidak besar memang, namun biasanya kenaikan BB tak dibarengi dengan penurunan bobot sehingga berpeluang menjadi salah satu penyumbang terbesar bagi kenaikan berat badan tahunan Anda.

Jadi ya harus hati-hati dan waspada jangan sampai kesenangan saat liburan meningkatkan BB gara-gara tak bisa menjaga pola makan selama masa libur panjang.
Nah, agar di musim liburan kali ini berat badan tak sampai melonjak drastis, ada tips dikutip laman Healthline.com, Selasa (24/12/2019), antara lain:

1. Lakukan banyak kegiatan bersama keluarga dan teman.
Pada masa liburan umumnya kita lebih sering menghabiskan waktu dengan duduk lama di sofa sambil menonton TV. Aktivitas seperti ini berpotensi membuat berat badan naik karena tubuh jadi kurang bergerak. Apalagi kalau dibarengi dengan makan camilan. Makan sambil menonton TV akan membuat kita tak bisa mengontrol jumlah kalori yang sudah masuk ke dalam tubuh. Melakukan banyak aktivitas fisik sangat disarankan. Misalnya jalan pagi bersama keluarga. Kegiatan tersebut dapat mengalihkan keinginan untuk makan terus, di samping bonding kita dengan keluarga juga akan semakin kuat.

2. Bijak dalam mengonsumsi snack.

Selama musim liburan, yang namanya snack atau makanan ringan biasanya banyak dijual di luaran. Bahaya kalau Anda tak bisa mengontrol keinginan untuk nyemil saat sedang jalan-jalan. Anda makan bukan karena lapar, melainkan lapar mata saja biasanya. Sementara kalau di rumah, masalah ini bisa diatasi dengan cara menyembunyikan snack agar tak terlihat oleh Anda. Hanya, bagaimana dengan di tempat kerja atau saat Anda menghadiri pesta keluarga? Keinginan nyemil juga akan sulit dihindari. Kalau Anda memang lapar dan butuh snack, pilih yang sehat seperti buah, sayur, dan kacang-kacangan. Pokoknya yang tidak banyaak mengandung gula serta lemak.

3. Perhatikan porsi makan Anda.

Musim liburan memang enak karena biasanya makanan akan berlimpah. Tapi awas, kalau Anda tak bisa mengontrol asupan, tentu bobot akan naik. Jadi, untuk menyiasatinya, ambil makanan dalam porsi sedikit dan dengan piring yang kecil saja.

4. Makanlah dengan kesadaran penuh.

Maksudnya, kalau sedang makan jangan diselingi dengan kegiatan lain. Sebuah studi menyebutkan, mereka yang makan sambil melakukan kegiatan lain akan lebih banyak memasukkan makanan karena tak memperhatikan berapa banyak asupan yang sudah masuk ke dalam tubuh. Untuk itu, makanlah dengan kesadaran penuh dan hindari pengalihan perhatian dari hal lain seperti pekerjaan ataupun gadget. Kunyah makanan secara pelan dan menyeluruh supaya Anda sadar kapan perut terasa sudah kenyang. Kalau perlu, ambil napas yang dalam sebelum mulai makan. Cara ini dapat menciptakan relaksasi sehingga Anda fokus pada piring makanan ketimbang hal-hal lain.

5. Cukup tidur.

Kurang tidur bisa menyebabkan berat badan naik lho. Sebab, seseorang yang tidurnya sedikit biasanya akan lebih cepat merasa lapar, mengonsumsi banyak kalori, dan kurang gerak. Hormon pemicu rasa lapar akan meningkat ketika kita kurang tidur. Selain itu, kurang tidur juga kerap dihubungkan dengan metabolisme tubuh yang kacau. Hal tersebut disebabkan oleh perubahan pada irama jantung, yang merupakan penanda alami soal kinerja fungsi-fungsi organ tubuh kita.

6. Kendalikan stres.

Seseorang yang stres memiliki tingkat hormon kortisol yang tinggi. Saat hormon ini tinggi, seseorang biasanya akan banyak makan sebagai pelampiasan perasaan stresnya. Yang parah kalau makanannya junk food. Kendalikan stres Anda. Ada banyak teknik untuk menghilangkan stres di antaranya dengan berolahraga, meditasi, melakukan yoga, atau hanya dengan menarik napas yang dalam.

7. Konsumsi cukup protein.

Makanan di musim liburan itu biasanya banyak unsur karbo, tapi minim protein. Mengonsumsi protein ini penting karena bisa mengurangi asupan kalori lantaran zat tersebut dapat membuat kita cepat merasa kenyang. Protein juga bagus untuk mengontrol berat badan karena mampu meningkatkan metabolisme dan memicu hormon pengurang nafsu makan. Setidaknya harus ada 25–30 gram protein di tiap porsi makanan Anda. Sumber protein bisa berasal dari daging, ikan, atau kacang-kacangan.

8. Pilih makanan berserat.

Serat juga bisa membantu Anda untuk cepat merasa kenyang. Sebuah studi menunjukkan, serat mampu mengurangi total kalori yang masuk ke dalam tubuh. Sumber serat bisa berasal dari sayur, buah, gandum, dan kacang-kacangan.

9. Hindari sering mencicipi makanan.

Kalau sedang libur biasanya orang akan sering memasak. Tahap icip-icip saat memasak rupanya juga bisa memicu kenaikan berat badan. Sebab, walau yang dicicipi sedikit, makanan itu bisa saja mengandung banyak kalori. Mencicipi masakan memang perlu, apalagi kalau mau disuguhkan untuk orang lain. Tapi, jangan banyak-banyak. Demi menghindarinya, pastikan Anda dalam kondisi tidak lapar saat memasak. Dengan begitu keinginan untuk icip-icip terus bisa ditekan.

10. Bawa makanan sendiri.

Acara yang helat selama masa liburan pasti menyuguhkan banyak makanan. Tapi ingat, kontrol diri Anda. Alangkah baik kalau Anda membawa makanan sendiri yang lebih sehat dan berbagi dengan tamu lainnya.

11. Batasi dessert.

Dessert umumnya mengandung banyak gula. Zat ini tidak baik untuk program diet. Jadi saat di depan mata berjejer aneka dessert enak, jangan tergiur. Fokuskan pilihan pada dessert yang memang Anda suka. Yang lain, hindari.

12. Batasi minuman berkalori tinggi.

Minuman yang mengandung alkohol dan soda punya kandungan gula yang tinggi. Ini tentu tidak baik untuk diet, bukan? Selain itu, mengonsumsi alkohol juga sering dihubungkan dengan peningkatan nafsu makan dan ini menjadi biang penyebab kenaikan berat badan.

13. Gunakan piring kecil
.
Meski ada banyak makanan di depan mata, jangan makan semuanya. Pakai piring kecil saja agar Anda tetap bisa mengontrol asupan.

14. Modifikasi resep.

Menjaga berat badan bisa dengan cara memodifikasi resep masakan. Misalnya dengan mengganti butter dengan pisang, gula dengan daun stevia, choco chips dengan buah kering, atau keju dengan yogurt. Anda juga bisa memodifikasi resep melalui metode memasaknya. Misalkan goreng diganti dengan rebus atau kukus.

15. Lakukan timbang badan secara rutin.

Dengan cara ini, Anda jadi tahu kapan bobot Anda sudah berlebih. Sebuah studi menunjukkan, mereka yang rutin menimbang dapat mengurangi kenaikan berat badan daripada yang tidak rutin menimbang.

16. Cari teman yang menginspirasi.

Biasanya kita akan terpacu melakukan sesuatu bila sudah melihat contohnya. Nah, kalau mau menjaga berat badan, pilih teman yang juga sudah melakukannya. Teman ini bisa sekaligus menjadi motivasi bagi Anda.

17. Hindari makanan siap saji.

Lebih baik makan makanan yang dimasak di dapur ketimbang beli yang sudah siap proses dan dimakan. Makanan seperti ini biasanya banyak kandungan gula serta lemak tak sehatnya.

18. Lihat rencana ke depan
.
Maksudnya, Anda perlu mengecek dalam waktu dekat akan diundang ke acara apa. Atau mau makan bareng di rumah siapa. Rencana ini perlu diperhatikan supaya Anda bisa menakar menu yang akan disajikan dan berapa banyak yang harus dikonsumsi.

19. Jangan makan dua kali.

Jamuan saat liburan lazimnya mengusung konsep buffet, di mana kita bisa menikmati makanan sesuka hati. Kalau Anda mau menjaga berat badan ideal, sebaiknya jangan makan menu yang sama sampai dua kali alias nambah. Cukup sekali dan satu piring saja.

20. Berkomitmen kuat.

Ada kalanya seseorang cheating saat sedang berdiet. Ini tidak bagus. Atau, ada yang mengulur-ulur waktu untuk kembali ke program dietnya. Ini juga bahaya. Jadi, milikilah komitmen yang kuat untuk mencapai berat badan ideal Anda. (*)

2019, 5 Film Indonesia Paling Laris Manis Ditonton

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sepanjang tahun 2019, geliat film Indonesia semakin bergairah. Penonton film nasional pun semakin menggemari. Dan ada lima film paling laris yang ditonton jutaan masyarakat. Dari kelima film paling laris tersebut, urutan buncit menyentuh hampir 2 juta penonton. Hal ini tentu membuktikan masih adanya kepercayaan masyarakat untuk pergi ke bioskop dan menyaksikan film Tanah Air.

Kelima jenis film laris manis terdiri dua film percintaan remaja, dua film horor dan satu film komedi. Sayangnya, tahun ini tidak ada film yang bisa menggeser perolehan penonton Warkop DKI Reborn (2016) yang memperoleh 6.858.616 penonton, yang mengukuhkannya jadi film paling laris sepanjang masa.

Mari kita intip judul-judul film Indonesia yang paling menjadi magnet bagi penonton di 2019.

1. Dilan 1991

Film dibintangi Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Priscilla menjadi paling banyak ditonton selama 2019. Selama tayang di bioskop ada 5.253.411 orang yang tertarik melihat perjuangan Milea dan Dilan. Film ini merupakan lanjutan dari Dilan 1990. Film tersebut bahkan mampu meraih sekitar 6,2 juta penonton dan jadi film paling laris sepanjang 2018 juga nomor dua sepanjang sejarah perfilman Indonesia. Dilan 1990 dan 1991 merupakan film yang diadaptasi dari novel best seller karya Pidi Baiq. Pidi menulis trilogi Dilan, yang terakhir adalah Milea: Suara dari Dilan. Menariknya, film itu akan rilis di Februari 2020. Jika dilihat dari sejarahnya, tidak menutup kemungkinan film ini akan jadi film paling laris di 2020, seperti kedua pendahulunya.

2. Dua Garis Biru

Adhisty Zara dan Angga Aldy Yunanda yang memerankan Dara dan Bima di Dua Garis Biru banyak menyita perhatian masyarakat. Akting keduanya dinilai apik dalam film arahan Gina S Noer itu. Belum lagi naskah dan tema cerita yang disajikan berbeda dari film Indonesia kebanyakan. Gina mengangkat hal yang masih dianggap sebagian masyarakat sebagai hal tabu, yakni pelajar yang hamil di luar nikah. Saat trailer film ini keluar untuk pertama kali muncul petisi untuk tidak menayangkan dan menonton film itu di bioskop. Setelah film itu tayang, berbagai protes yang ada di awal menghilang. Banyak pujian yang disampaikan penonton untuk keseluruhan film ini. Maka tak heran jika Dua Garis Biru mampu meraih berbagai penghargaan di berbagai ajang festival film. Selama tayang di bioskop Dua Garis Biru ditonton oleh 2.538.473 penonton. Hal itu buat Dua Garis Biru jadi film kedua paling laris sepanjang 2019.

3. Danur 3: Sunyaruri

Danur 3: Sunyaruri jadi satu-satunya film horor yang mampu menembus lima besar film paling banyak ditonton selama 2019. Film yang diangkat dari novel karya Risa Saraswati ini mampu meraih 2.411.036. Film ini merupakan prekuel dua film sebelumnya, Danur dan Danur 2: Maddah. Ketiga film ini selalu meraih jutaan penonton. Bahkan, hari pertama tayang, Danur 3: Sunyaruri melampaui jumlah penonton di dua film sebelumnya.

4. My Stupid Boss 2

My Stupid Boss 2 juga jadi satu-satunya film komedi dan 5 film yang paling banyak ditonton selama 2019. Selama 2019, film ini ditonton oleh 1.876.052 orang. Film ini masih menghadirkan dua bintang utamanya, Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari. Reza berperan sebagai Boss yang nyeleneh sementara BCL sebagai sekretaris yang harus menelan ludah setiap hari karena kelakuan atasannya tersebut. Sejak awal muncul di My Stupid Boss yang pertama, sudah mendapat sambutan hangat masyarakat di bioskop dengan ditonton sekitar 1,5 juta orang.

5. Perempuan Tanah Jahanam

Film dari Joko Anwar ini seakan menambah keragaman film yang tayang di 2019. Perempuan Tanah Jahanam bergenre thriller, genre yang masih sepi digarap oleh sineas mainstream. Namun Joko mematahkan jika genre tersebut sepi peminat. Buktinya, Perempuan Tanah Jahanam mampu menarik 1.795.068 orang ke bioskop. Perempuan Tanah Jahanam sebelumnya berjudul Impetigore. Film itu sudah lama didambakan Joko Anwar untuk diangkat ke layar lebar. Baru 2019, Joko dapat mewujudkannya. Film itu diisi oleh banyak orang ternama dalam dunia perfilman, dua di antaranya Tara Basro dan Christine Hakim. (ens)

35.000 Perempuan Berkebaya Flash Mob Stunting PHI

this formate

PEKALONGAN, bisniswisata.co.id: Sedikitnya 35.000 orang perempuan berkebaya nusantara warna-warni, melakukan gerakan Flash Mob Senam Stunting, untuk memeriahkan Peringaran Hari Ibu (PHI) ke-91. Perempuan berkebaya tersebut datang dari berbagai pelosok 285 desa yang ada di 19 kecamatan, Kabupaten Pekalongan. Dari pagi mereka sudah berkumpul memenuhi lapangan rumput hijau Alun-Alun Kajen tersebut.

Senam stunting berdurasi 8 menit tersebut, berisi gerakan-gerakan yang memperkuat otot. Semua bergerak dengan diiringi musik. Untuk menambah semarak, dilengkapi dengan tarian lagu Moumere dan lagu Apa Salah Aku yang lagi viral saat ini. Semua bergerak gembira sambil meregangkan otot. Tak terkecuali Bupati Pekalongan H. Asip Kholibhi bersama sang isteri Munafah Asip, dan Wakil Bupati serta tamu undangan lainnya.

Ketua PKK Kab. Pekalongan Munafah Asip menuturkan senam stunting diperlukan agar ibu-ibu bisa mengingat, dan memperhatikan asupan gizi anak-anaknya.

Bupati Pekalongan Asip Kholibhi menjelaskan anak-anak stunting (bertubuh lebih pendek) di Kab. Pekalongan cukup tinggi. “Untuk mencegahnya semua masyarakat mau bekerja sama memperhatikan asupan gizi pada anak-anaknya. Ayo kita kerja sama mengatasinya,” ujar Asip yang juga bertindak sebagai Pembina Upacara PHI ke-91 di Kajen, Senin (23/12/19).

Secara nasional PHI tahun ini diperingati pada Minggu, 22 Desember di Semarang. Sementara di Kab. Pekalongan rangkaian PHI sudah diadakan sejak awal Desember ini.

Kami sudah melakukan seminar tentang stunting bekerja sama dengan Yayasan Amway Peduli yang diikuti seribuan ibu-ibu. Juga ada acara Tutur Batik. Tutur Batik pada Minggu malam, 22 Des. Menceritakan Legenda Bumi Batik Nusantara, dengan penampilan teaterikal, kolosal, dan monolog, bertema Batik Hidup dan Menghidupi. Juga tak ketinggalan kuliner khas Kab. Pekalongan.

Bersamaan dengan Peringatan Hari Ibu ini, Kab. Pekalongan juga memperingati Hari Nusantara ke-19, dan Hari Ikan ke-6. (bundayoely@gmail.com)

Kantongi Rp2,4 Triliun, Star Wars Episode IX Puncaki Box Office

this formate

HOLLYWOOD, bisniswisata.co.id: Star Wars: Episode IX – The Rise of Skywalker langsung memuncaki box office Amerika Utara pada pekan perdananya. Melansir Box Office Mojo, Senin (23/12/2019), film ini mengkantongi USD175,5 juta atau sekira Rp2,4 triliun.

Star Wars: The Rise of Skywalker menduduki posisi satu box office setelah menghempas Jumanji: The Next Level dari kursi juara pekan lalu. Pada periode 20-22 Desember 2019, film yang dibintangi Dwayne Johnson ini hanya mampu meraup USD26,1 juta atau senilai Rp365,2 miliar. Meski film yang dibintangi Daisy Ridley itu berkuasa di box office pekan ini, namun penghasilan The Rise of Skywalker berada di urutan terakhir dari dua seri Star Wars sebelumnya.

Melansir Variety, The Force Awakens (2015) mendapatkan USD248 juta, sementara The Last Jedi (2017) meraih USD220 juta di minggu pertama perilisan mereka. Namun sang sutradara, J.J. Abrams optimis film arahannya akan tetap bersinar. “Hal yang hebat dari Star Wars adalah (film) ini sangat dicintai banyak orang dan mereka bersemangat tentang hal itu,” ucap Abrams.

Ketika rilis di pasar internasional, Star Wars The Rise of Skywalker disambut meriah di Inggris Raya dengan pendapatan mencapai US$26,8 juta, dilanjutkan di Jerman dengan US$21,8 juta, dan Prancis dengan US$15,2 juta. Bahkan, The Rise of Skywalker mendapatkan US$14,6 juta di Jepang.

Star Wars: The Rise of Skywalker” secara garis besar melanjutkan cerita dalam “Star Wars: The Last Jedi” (2017). Resistance masih berperang dengan First Order, tapi kondisi Resistance kali ini sangat rentan setelah markas mereka hancur. Kini, First Order dipimpin oleh Kylo Ren (Adam Driver) setelah membunuh Supreme Leader Snoke (Andy Serkis). Ia sangat berambisi membuat First Order sangat kuat sehingga bernafsu menyerang Resistance

Sementara posisi kedua Box Office, ditempati sekuel Jumanji, dan urutan ketiga diduduki Frozen 2 menjadi film di peringkat 3 box office Amerika Utara pekan ini. Film tentang petualangan Elsa dan Anna ini turun satu peringkat dari pekan lalu usai meraup USD12,3 juta atau setara Rp171,9 miliar sepanjang akhir minggu kemarin.

Menyusul di urutan empat, ada pendatang baru lain, yaitu Cats. Film yang tayang bersamaan dengan Star Wars: The Rise of Skywalker ini tak semujur rivalnya setelah hanya mendapatkan USD6,5 juta atau Rp90,8 miliar.

Selain pemaparan film tersebut, telah dirangkum pula 10 besar peringkat film box office Amerika Utara periode 20-22 Desember.

1. Star Wars: Episode IX – The Rise of Skywalker – USD175,5 juta (Rp2,4 triliun)
2. Jumanji: The Next Level – USD26,1 juta (Rp365,2 miliar)
3. Frozen 2 – USD12,3 juta (Rp171,9 miliar)
4. Cats – Rp6,5 juta (Rp90,8 miliar)
5. Knives Out – USD6,1 juta (Rp85,6 miliar)

6. Bombshell – USD5 juta (Rp70,9 miliar)
7. Richard Jewell – USD2,5 juta (Rp35,8 miliar)
8. Queen & Slim – USD1,85 juta (Rp25,8 miliar)
9. Black Christmas – USD1,8 juta (Rp25,1 miliar)
10. Ford v Ferrari – USD1,8 juta ((Rp25,1 miliar)

Megawati: Hidupkan Jalur Rempah Jadi Daya Tarik Wisata

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: China memiliki jalur sutra yang namanya sudah mendunia, sehingga menjadi daya tarik pariwisata di negeri Panda. Kini Jalur Sutra dihidupkan lagi dengan One Belt One Road (OBOR), yang bertujuan untuk menggairahkan kunjungan wisatawan ke Tiongkok. Bagaimana dengan Indonesia?

“Sebenarnya Indonesia juga punya, namanya Jalur Rempah. Nah ini perlu digali, perlu dibangkitkan lagi. Saya mengharapkan menteri Pariwisata, Pak Wishnu perlu mengali dan menghidupkan kembali, sehingga menjadi daya tarik pariwisata Indonesia yang dampaknya meningkatkan kunjungan wisatawan,” papar Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada acara penyerahan penghargaan Trisakti Tourism Award 2019 di Grand Sahid Hotel Jakarta, Ahad (22/12/2019) malam.

Presiden RI ke – 5 melanjutkan nusantara ini pernah berjaya bahkan berkiprah di dunia, apalagi keindahan Indonesia sangat luar biasa. “Saya teringat ucapan sang Ayah, Soekarno yang menyebut Indonesia negara kaya raya. Kenapa kita dijajah, karena penjajah sangat senang di sini,” lontarnya.

Untuk itu Megawati mengingatkan akan pentingnya Indonesia memiliki ciri khas wisata dan budaya. “Karena seperti orang Jepang sekarang ini, ketika saya ke Jepang, teman saya mengatakan rakyatnya itu digerakkan, mengapa banyak yang ke Jepang, karena kekuatan keindahannya digerakkan bukan oleh dari mereka yang, mohon maaf, biro-biro tourism saja, tapi juga oleh rakyat Jepang sendiri,” ujar Megawati.

Megawati mengharapkan agar sektor pariwisata semestinya tidak hanya digerakkan pemerintah, melainkan juga masyarakat sebagaimana di Jepang. Dicontohkan, makanan yang disajikan Jepang, seperti tempura dibuat dari bahan-bahan sendiri yang diambil dari hutan atau diproduksi sendiri. “Pak Wishnutama, saya titip, tolong gerakkan masyarakat itu, untuk mereka tahu daerahnya itu punya potensi besar untuk destinasi pariwisata,” kata dia.

Menyinggung soal budaya, puteri mantan Presiden pertama Ir. Soekarno menilai Indonesia harus memperhatikan untuk mematenkan warisan budaya Indonesia. Mengingat, orang asing lebih tertarik belajar gamelan ketimbang pemuda-pemudi dalam negeri. “Saya sudah bicara dengan Pak Laoly (Menkumham Yasonna Laoly), ayo sosialisasikan, betapa pentingnya kita patenkan hasil budaya seni kita. Kalau tidak, betapa prihatinnya saya, orang asing sekarang, bukan saya anti-asing, tidak tapi saya menjaga kelestarian budaya dan kesenian yang namanya rakyat Indonesia,” ungkapnya

Kenapa? Karena mereka, umpamanya, orang asing sekarang, selain menggemari gamelan, banyak mereka jadi pesinden. Mana anak-anak kita? Hanya beberapa yang belajar. “Jadi masalah paten menjadi penting. Jika tidak, hak kekayaan intelektual (HAKI) seseorang akan dicomot begitu saja oleh pihak lain,” sambungnya.

Masalah paten, sambung Megawati, karena kalau bicara dengan UMKM, koperasi, mereka katakan “ibu, untuk buat paten mahal sekali”. Tapi saya jawab, “kamu lebih baik bayar mahal tetapi hasilmu tidak diambil orang. Kalau diambil, kerugian kamu makin besar”,” jelasnya.

Penggagas Trisakti Tourism Award, Wiryanti Sukamdani, menjelaskan pemberian penghargaan Trisakti Tourism Award 2019 ini, untuk mendorong kemajuan industri pariwisata Indonesia, terutama di daerah-daerah. “Indonesia adalah mutiara khatulistiwa yang wajib kita kelola dan dijaga sebaik-baiknya. Kita tidak boleh meninabobokan atas sumber daya alam yang melimpah karena pariwisata Indonesia sebagai salah satu ujung tombak pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya

Melalui Trisakti Tourism Awards, ia mengharapkan para kepala daerah semakin terpacu dan bekerja keras membangun destinasi dan industri pariwisatanya. “Kita harus bergerak cepat, pariwisata harus menjadi motor penggerak devisa dan memberikan ‘multiplier effect’ yang mendorong perekonomian kita lebih tinggi,” ujarnya.

Mantan Ketua Umum PHRI optimistis pariwisata juga dapat menyejahterakan masyarakat, menghapus kemiskinan, memajukan budaya, dan melestarikan alam lingkungan. Ketua Dewan Juri Trisakti Award Sapta Nirwandar menyatakan pemenang didapat dari 60 lebih kabupaten/lkota yang mendaftar sebagai peserta.

Trisakti Tourism Award ini diharapkan diselenggarakan setahun sekali sehingga industri pariwisata di daerah semakin tergerak mambangkitkan pariwisata di daerahnya masing-masing. “Untuk saat ini penghargaan itu terbagi dalam lima kategori, yakni wisata bahari, wisata alam, wisata petualangan, wisata sejarah dan budaya, serta wisata kuliner dan belanja. Ke depannya bisa bertambah jumlah kategori hal ini tergantung dengan kondisi yang ada,” tambahnya.

Sementara Ketua Dewan Juri Trisakti Award Sapta Nirwandar menyatakan pemenang didapat dari 60 lebih kabupaten/lkota yang mendaftar sebagai peserta. Pemenang Trisakti Award 2019 untuk kategori wisata bahari, juara pertama Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, diikuti Kabupaten Sumbawa, NTB, dan Kabupaten Belitung, Babel.

Juara satu kategori ekowisata diraih Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur diikuti Kabupaten Kulonprogo, D.I. Yogyakarta, dan Kota Batu, Jawa Timur. Kategori wisata warisan budaya dan sejarah diraih Kabupaten Tabanan, Bali, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTB, dan Kabupaten Payakumbuh, Sumatera Barat.

Kategori wisata kuliner dan belanja diraih Kota Semarang, Jawa Tengah, Kota Surakarta, Jawa Tengah, dan Kota Medan, Sumatera Utara. Penghargaan khusus diraih Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, dan Provinsi Sumatera Selatan.

Hadir dalam acara itu, Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan sejumlah pejabat lainnya, di antaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio , Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Sejumlah daerah yang mendapat Trisakti Tourism Award. Mereka adalah:

A. Penghargaan khusus bidang petualangan: Provinsi Sumatera Selatan

B. Penghargaan khusus bidang bahari: Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro

C. Warisan budaya dan sejarah:
1. Tabanan
2. Sumba Barat Daya
3. Payakumbuh

D. Wisata kuliner dan belanja
1. Semarang
2. Surakarta
3. Medan

E. Wisata bahari
1. Raja Ampat
2. Sumbawa
3. Belitung

F. Ekowisata
1. Banyuwangi
2. Kulonprogo
3. Batu (end)

2019, Penumpang Udara Anjlok

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sepanjang 2019, jumlah penumpang pesawat diprediksi menurun 21,5 juta penumpang dan diperkirakan hanya mencapai 90,5 juta atau turun 18% jika dibandingkan dengan tahun 2018 yang mencapai 112 juta penumpang.

“Perjalanan 2019, situasi industri sedang mengalami turbulensi. Itu sudah terasa dari angkutan Natal 2018. Sampai akhir 2019 nanti, kita perkirakan ada penurunan penumpang 18% atau menjadi 90,5 juta orang,” papar Direktur Utama PT Angkasa Pura II (persero) Muhammad Awaluddin di Jakarta, seperti diunduh Antara, Senin (23/12/2019).

Penurunan jumlah penumpang itu terjadi di 16 bandara milik AP II. Bandara Soekarno-Hatta (Soet­ta), hingga awal Desember 2019, baru mencatat jumlah penumpang sebesar 54,2 juta orang. Padahal, periode yang sama tahun lalu mencapai 65,6 juta orang. “Bandara Soetta itu salah satu bandara terpadat yang biasanya menyumbang jumlah penumpang total terbanyak jika dibandingkan dengan bandara lainnya,” tambahnya.

Penyebab penurunan karena pengaruh harga tiket mahal dan banyaknya infrastruktur transportasi lain yang sudah terbangun, yakni Tol Trans-Jawa dengan Tol Trans-Sumatra. “Di dalam industri penerbangan, tidak hanya satu penyebabnya. Di seluruh dunia pun pergerakan turun. Kita kena imbas karena adanya isu yang diembuskan terkait harga tiket dan bagasi berbayar,” katanya.

Padahal, sejak dahulu dalam penerbangan berbiaya murah (LCC), bagasi memang tidak termasuk komponen harga tiket. Juga daya beli masyarakat terpengaruh karena adanya tiket mahal dan bagasi berbayar itu. Faktor lainnya membaiknya infrastruktur transportasi lain, seperti tol terutama untuk penerbangan di wilayah Jawa. “Di Jawa, infrastruktur darat yang cukup membaik. Tol saat ini cukup tinggi. Di udara justru rendah. Di satu sisi kondisi memang bergerak,” katanya

Meskipun mengalami penurunan, Awaluddin menyatakan pihaknya tetap optimistis di tahun depan kondisinya akan menjadi lebih baik. Kejadian serupa pernah terjadi pada 2008 sehingga AP II sudah bisa mengantisipasinya. Pihaknya juga memaparkan AP II beserta BUMN sarana dan prasarana transportasi udara serta transportasi lainnya akan tergabung dalam satu klaster di bawah holding ekosistem pariwisata.

Pembagian klaster itu, lanjutnya, berdasarkan kebutuhan pada pengembangan ekosistem itu. Dalam pariwisata, dibutuhkan aksesibititas, amenitas, dan juga atraction sehingga dibentuklah klaster berdasarkan kebutuhan tersebut. “Kami sangat mendukung kebijakan Menteri BUMN. Dan, bicara ekosistem berarti bicara target yang lebih komprehensif dimulai dari rencana pembangunan, investasi, penataan kawasan, dan lain-lain,” sambungnya. (*)

Kado Akhir Tahun Terbaik Buat Anak, Ya Liburan….

this formate

NEW YORK. bisniswisata.co.id: Para orang tua kerap memberikan mainan baru untuk menyenangkan anak. Namun, berdasarkan riset Journal of Social and Personal Relationships tahun 2017, hadiah terbaik untuk anak bukanlah mainan, melainkan liburan.

Dalam riset ini, peneliti melakukan survei terhadap 500 perempuan berumur 18 hingga 93 tahun mengenai sikap terhadap sebuah hadiah. Kebanyakan dari mereka tidak menyebutkan mainan maupun benda-benda mahal.

“Peneliti kami menemukan, pengalaman positif mikro seperti kasih sayang, berbicara hal-hal positif dan menghabiskan waktu bersama anak menduduki tingkat teratas,” ujar Dr. Zita Oravecz, profesor human development and family studies dari Universitas Pennsylvania State pada NPR.

Dilansir Travel and Leisure, Senin (23/12/2019) menurut Oliver James, penulis buku psikologi, jika seorang anak umur dua tahun diberikan sebuah kado atau hadiah, mereka akan terfokus dengan kotak hadiahnya. “Sama halnya dengan mengajak anak liburan, kita harus mengizinkan anak untuk eksplorasi dan mengenal sekitarnya lebih lagi,” tambah James.

Mengajak anak-anak untuk mendapatkan pengalaman baru akan lebih berdampak positif terhadap jiwa dan pikiran sang buah hati. Selain membuat rasa bahagia dalam jangka panjang, mengajak liburan dapat mengembangkan dan mengasah otak anak.

Margot Sunderland, psikolog anak asal Inggris juga mengungkapkan hal serupa kepada The Telegraph pada 2017. “Berlibur bersama keluarga membantu mengasah sistem genetik yang tertanam dalam limbik, struktur otak yang mendukung berbagai fungsi seperti emosi, perilaku dan motivasi,” paparnya.

Dilanjutkan, terdapat dua sistem yang akan diasah, yaitu sistem bermain dan sistem mencari. Untuk sistem bermain, maka akan diasah ketika anak merasakan pasir pantai di kakinya, atau ketika bermain di pundak orangtuanya. Dan untuk sistem mencari dapat ditemui ketika anak melakukan eksplorasi bersama kedua orangtuanya, seperti di hutan, pedesaan atau pantai.

Karena itu, saat orang tua mengajak sang anak berlibur, maka sebenarnya tengah mendukung keinginan eksploratif, atau sistem pencarian. Hal ini bisa membantu anak untuk menjalankan hidup yang baik, dan mendukung kemampuan mereka untuk belajar. Ketika beranjak dewasa, hal tersebut dapat diartikan sebagai kemampuan untuk menggali dan mengeksplorasi ide. Sebagai contoh, menjadikan pengusaha yang sukses. (*)