Banjarmasin, Kalsel Perlu Galakkan Gerakan Sadar Wisata Halal.

this formate

BANJARMASIN, bisniswisata.co.id: Bincang Hangat soal Peluang Kalimantan Selatan Mengembangkan Ekonomi dengan Pariwisata Halal diakhiri dengan sejumlah rekomendasi a.l menggalakkan  Gerakan Sadar Wisata Halal untuk semua lapisan masyarakat.

Kesimpulan Itu diungkapkan oleh Hilda Ansariah Sabri, Ketua Forum Dialog Pariwisata Halal ( FDP) Halal, Sabtu 30 Agustus di Cafe 10.2, Jl. Cemara Ujung No.20, Handil Bakti, Banjarmasin bersama kalangan kalangan Pentahelix, pemerintah, pelaku usaha hingga kalangan pers.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina yang diwakili oleh Fitriah, Sekretaris Dinas Kebudayaan,Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin  mengatakan  Kalsel memang memiliki potensi wisata halal beragam dan kota Banjarmasin juga telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Pariwisata Halal.

Kalsel meraih dua kali berturut-turut penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) serta predikat Anugerah Syariah Republika 2022 (ASR 2022) dimana Kalimantan Selatan dinobatkan sebagai daerah dengan wisata halal terbaik

“Namun meski sudah dinobatkan jadi destinasi wisata halal, memang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI) Kalsel masih harus bebenah melengkapi kamar dengan arah kiblat, fasilitas untuk sholat dan lainnya. Kami akui hal-hal mendasar ini memang baru dipenuhi sedikit hotel,” ungkap Fitri yang mewakili Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Sementara itu Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata ( ASITA) Kalsel, Dewi Restina mengungkapkan masalah akses, sarana dan prasarana masih menjadi pe’er besar Kalsel apalagi belum ada penerbangan internasional langsung ke Banjarmasin sebagai ibukota provinsi meski dari negara tetangga seperti Brunei, Malaysia dan Singapura. 

Obyek wisata Islami maupun yang mengandalkan keindahan alam banyak namun prasarana jalannya selain banyak rusak juga keamanan perjalanannya yang sempit, terjal perlu perhatian pemerintah daerahnya.  Selain itu edukasi sadar wisata di segala lapisan masyarakat memang dibutuhkan. 

Hadir sebagai MC dan moderator, Muhammad Risanta, wartawan senior yang juga perwakilan Transmedia Group Kalsel serta Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Provinsi Kalimantan Selatan, Sunarti Suwarno. Hadir pula undangan lainnya dari para pelaku pariwisata Kalsel anggota ASITA, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPIl Kalsel.

“Ziarah makam maupun kegiatan haul ulama karismatik Abah Guru Sekumpul sudah lama menancapkan Kalsel sebagai destinasi ziarah masyhur. Tiga juta orang dari dalam dan luar negri bisa berkumpul di Martapura saat acara dan kami banyak memiliki festival untuk  daya tarik dengan pengembangan Halal Tourism,” kata Risanta.

Bincang hangat halal tourism diikuti pelaku pariwisata Kalimantan Selatan

Harus leading 

Sementara Ketua FJPI Kalsel, Sunarti menambahkan pihaknya siap berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak di Kalsel untuk pengembangan halal industri maupun halal tourism di bumi Banua ini, tegasnya.

Sunarti dan tim PWI Kalsel yang baru saja menyelenggarakan  Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) ke XIV Tahun 2024 yang diselenggarakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan diikuti 3.500 peserta terdiri atas 1.350 atlet dari 36 Provinsi. Sunarti mengatakan sudah saatnya grup perusahaan yang beroperasi di wilayah ini untuk memberikan dana hibah bagi pengembangan pariwisata halal di Kalsel.

“ Kalau mau leading untuk wisata halal harus ada dukungan dana. Porwanas bisa terselenggara  dengan komitmen dana jadi  jangan hanya mengeksploitasi tanah dan kekayaan alam untuk perusahaan. Wisata halal ini jika berkembang menggerakkan perekonomian seluruh negri karena multiplier effect pariwisata yang ada dan manfaatnya langsung pada masyarakat,” tegas Sunarti

Menurut Hilda, Kalsel dengan slogan Wonderful Kalsel, the legend of Borneo ini memiliki peluang besar untuk pengembangan wisata halal apalagi potensi dan pengakuan sebagai destinasi wisata halal sudah lama disandangnya.

“Jika bicara halal tourism maka ini adalah bagian dari industri  halal yang mencakup keuangan Islam, pharmacy, food, kosmetik, modest fashion, Media dan Rekreasi serta Halal tourism. Jadi halal tourism bagian dari 7 sektor halal industry. Halal tourism  terkait dengan praktik Islam yang dikenal sebagai kepatuhan terhadap halal,” ungkap Hilda.

Negara-negara non Muslim selain sudah menjadi pemasok produk halal dunia juga rajin mempromosikan negara-negaranya sebagai tujuan wisata halal seperti Jepang, Taiwan, Hongkong, Thailand, Singapura, dan terbaru negara-negara Asean lainnya seperti Filipina, Kamboja dan Vietnam juga menjual Muslim Friendly Tourism.

“ RI jangan ikut-ikutan memasarkan paket wisata halal dengan sebutan Muslim Friendly karena definisinya merujuk pada penyediaan fasilitas dan layanan yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim, namun tidak sepenuhnya mengikuti pedoman halal sesuai dengan kaidah agama Islam,”

Tujuan utamanya adalah untuk membuat lingkungan yang lebih ramah dan nyaman bagi wisatawan Muslim tanpa memastikan semua aspek benar-benar halal, tegas Hilda.

Memang fasilitas seperti makanan halal, tempat ibadah, dan informasi tentang arah kiblat biasanya disediakan. Namun, tempat-tempat ini mungkin juga menawarkan opsi non-halal atau tidak memisahkan makanan halal dan non-halal dalam penyajiannya untuk tourism. Sebuah restoran mungkin menyediakan makanan halal tetapi juga menjual alkohol, atau hotel mungkin tidak sepenuhnya mematuhi standar syariah dalam operasionalnya 

RI tinggal mengikuti  Standards and Metrology Institute for Islamic Countries ( SMIIC ) yang dikeluarkann oleh OKI. Misalnya.

“Indonesia juga dikenal sebagai negara Muslim terbesar di dunia karena sekitar 87,5 % penduduknya beragama Islam jadi sebagai anggota Organisasi Kerjasama Islam ( OKI)  sudah ada panduannya yaitu Halal Tourism Services ( HTS) dan gunakan nama Halal Tourism,” ungkap Hilda.

Definisi Halal Tourism lebih fokus pada menyediakan semua aspek perjalanan yang sepenuhnya sesuai dengan hukum Islam, mencakup makanan, akomodasi, dan kegiatan yang semuanya harus mematuhi standar halal. Semua elemen perjalanan harus bebas dari unsur-unsur yang diharamkan menurut syariat Islam, tambah Hilda

Fitriah, Hilda dan dewi Retina ( dari kiri ke kanan) tiga Srikandi Halal Tourism yang bertekad galakkan wisata halal Kalsel.

Dalam Halal Tourism, semua fasilitas dan layanan, mulai dari makanan hingga akomodasi dan kegiatan, diatur agar sepenuhnya memenuhi standar halal. Ini termasuk makanan yang disiapkan dan disajikan dengan metode yang sesuai syariah.

Hotel tidak menyediakan alkohol dan menyediakan fasilitas ibadah yang memad ai, serta kegiatan wisata yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Secara keseluruhan, perbedaan utama antara kedua konsep ini adalah tingkat kepatuhan terhadap pedoman halal. 

“Muslim Friendly Tourism  memberikan fleksibilitas lebih besar dan fokus pada kenyamanan wisatawan Muslim secara umum, sementara Halal Tourism menekankan pada pemenuhan semua standar halal secara ketat dalam setiap aspek perjalanan “

Halal Tourism Services ( HTS)  dalam konteks pariwisata halal merujuk pada layanan tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi wisatawan Muslim jadi disebut extended service,  hanya penambahan pelayanan dan bukan harus mengislamkan suatu destinasi seperti salah persepsi selama ini.

“Bukan mengkotak-kotakan suatu destinasi untuk orang Muslim dan non-Muslim. Semua destinasi bisa dikunjungi tapi peserta wisata halal akan tetap melaksanakan ibadah dulu jika waktunya tiba dan makan di restoran bersertifikasi halal,”  jelas Hilda.

Halal Tourism Services ( HTS) adalah standarisasi persyaratan umum wisata halal yang bertujuan untuk memastikan bahwa produk dan  layanan yang disediakan untuk wisatawan Muslim sesuai dengan aturan Islam. 

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah setelah memahami perbedaan Muslim Friendly dan Halal Tourism tinggal menentukan sikap apakah Kalsel mampu mengembangkan halal tourism untuk menggerakkan perekonomian wilayahnya ? Solusi tahap awal Banjarmasin dan Kalsel  Perlu Galakkan Gerakan Sadar Wisata Halal tentunya.

 

Global Halal Summit 2024 Akan Diadakan di Kuala Lumpur dari 17 hingga 19 September

this formate

KUALA LUMPUR, bisniswisata.co.id:  Global Halal Summit 2024, acara penting dalam industri halal global, akan berlangsung di Kuala Lumpur dari 17 hingga 19 September 2024. 

KTT yang sangat dinanti-nantikan ini akan mempertemukan para pemimpin industri, pembuat kebijakan, akademisi, dan pemangku kepentingan dari seluruh dunia untuk membahas tren, tantangan, dan peluang terbaru dalam ekonomi halal yang sedang berkembang.

 Platform untuk Kolaborasi Industri

Dilansir dari halaltimes.com, Global Halal Summit 2024 diharapkan menjadi platform utama untuk kolaborasi dan pertukaran pengetahuan di antara para pelaku utama dalam industri halal. 

Dengan pasar halal global yang diproyeksikan mencapai lebih dari US$3 triliun pada tahun 2025, KTT ini diadakan pada saat yang krusial ketika permintaan akan produk dan layanan halal sedang berada pada titik tertinggi sepanjang masa. 

Acara ini akan memberikan wawasan berharga kepada para peserta tentang masa depan produk dan layanan halal, termasuk makanan, keuangan, pariwisata, farmasi, kosmetik, dan mode.

Sorotan Utama KTT

KTT tiga hari ini akan menampilkan serangkaian pidato utama yang menarik, diskusi panel, dan lokakarya yang mencakup berbagai topik. Ini akan mencakup:

Sertifikasi dan Standardisasi Halal: Menjelajahi pentingnya standar global yang terpadu dalam sertifikasi halal dan tantangan yang dihadapi oleh berbagai wilayah dalam mempertahankan standar ini.

Keuangan dan Investasi Halal: Menggali lebih dalam tentang pertumbuhan keuangan Islam dan perannya dalam mendukung bisnis halal secara global, dengan diskusi tentang instrumen keuangan inovatif dan peluang investasi.

Pariwisata Halal: Meneliti munculnya destinasi wisata ramah halal dan bagaimana industri pariwisata dapat melayani pasar wisatawan Muslim yang sedang berkembang.

Inovasi dan Teknologi Halal: Memamerkan kemajuan teknologi terbaru dalam produksi dan layanan halal, termasuk blockchain untuk keterlacakan, AI dalam produksi makanan halal, dan platform e-commerce untuk produk halal.

Keberlanjutan dan Praktik Etis: Mengatasi pentingnya praktik berkelanjutan dan etis dalam industri halal, termasuk kesejahteraan hewan, dampak lingkungan, dan tanggung jawab sosial.

Pembicara dan Peserta Terkemuka

KTT ini akan menghadirkan pembicara terkemuka dari berbagai sektor, termasuk pejabat pemerintah, pakar industri, dan akademisi. Tokoh terkemuka yang diharapkan hadir termasuk perwakilan dari pemerintah Malaysia, badan sertifikasi halal internasional, produsen makanan halal utama, dan lembaga keuangan Islam terkemuka.

Peluang Berjejaring dan Bisnis

Selain sesi formal, Global Halal Summit 2024 akan menyediakan banyak peluang berjejaring bagi para peserta. Sesi pencocokan bisnis, pameran, dan pameran dagang akan memungkinkan para peserta untuk terhubung dengan mitra potensial, menjelajahi pasar baru, dan menemukan produk dan layanan halal terkini.

Visi untuk Masa Depan

Global Halal Summit 2024 siap memainkan peran penting dalam membentuk masa depan industri halal. Karena permintaan global akan produk dan layanan halal terus tumbuh, KTT ini akan menawarkan peluang unik bagi para pemangku kepentingan untuk menyelaraskan strategi mereka dengan kebutuhan populasi Muslim global yang terus berkembang.

KTT ini diselenggarakan oleh para pelaku industri utama bekerja sama dengan pemerintah Malaysia, yang memperkuat posisi Kuala Lumpur sebagai pusat global untuk industri halal.

 

Vietnam dan Rusia Perkuat Hubungan Pariwisata Dalam Kelompok Kerja Bersama 

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Ho An Phong, Wakil Menteri Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata (MOCST) Vietnam dan Dmitry Vakhrukov, Wakil Menteri Kementerian Pembangunan Ekonomi Federasi Rusia, bersama-sama memimpin Pertemuan daring pertama Kelompok Kerja Rusia – Vietnam tentang Pariwisata.

Dilansir dari traveldailynews.asia, dalam sambutannya, Dmitry Vakhrukov, Wakil Menteri Kementerian Pembangunan Ekonomi Federasi Rusia mengatakan, kedua negara perlu terus mempromosikan perluasan kerja sama pariwisata, membantu bisnis yang beroperasi di sektor pariwisata kedua negara mencari peluang kerja sama dan pengembangan produk.

Jumlah wisatawan antara kedua negara terus meningkat. Khususnya, jumlah pengunjung yang dipertukarkan antara kedua negara pada periode pertama tahun ini telah meningkat tajam. Dmitry Vakhrukov juga menegaskan bahwa potensi kerja sama pengembangan pariwisata antara Vietnam dan Rusia sangat besar.

Dmitry Vakhrukov menambahkan, bahwa untuk menarik wisatawan, Vietnam dan Rusia perlu meningkatkan jumlah penerbangan langsung yang menghubungkan kedua negara dan meningkatkan pertukaran informasi pariwisata. 

Federasi Rusia kini telah mempermudah prosedur visa untuk masuk dan tinggal. Warga negara dari 55 negara, termasuk Vietnam, kini dapat mengajukan visa elektronik untuk memasuki Rusia. 

Menurut statistik, 2.500 warga negara Vietnam telah mengajukan visa elektronik ke Rusia. Bapak Dmitry Vakhrukov berharap kedua negara akan terus menghilangkan hambatan dan mengusulkan lebih banyak solusi untuk mengembangkan rute udara, layanan akomodasi, hotel, produk pariwisata, dll.

Wakil Menteri MOCST Ho An Phong menyatakan dalam sambutan pembukaannya bahwa, sejak Vietnam dan Federasi Rusia menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1950, Rusia telah menjadi mitra strategis komprehensif Vietnam sejak tahun 2012.

Seiring dengan berkembangnya hubungan persahabatan, kerja sama budaya, olahraga, dan pariwisata antara kedua negara semakin dekat, efektif, dan telah membuat kemajuan yang luar biasa, pertukaran antarmasyarakat semakin diperkuat.

Terutama setelah kunjungan kenegaraan Presiden Vladimir Putin ke Vietnam pada tanggal 20 Juni 2024, kunjungan Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Vietnam Nguyen Van Hung ke Federasi Rusia pada awal Juli 2024, kerja sama kedua negara, terutama di bidang budaya, olahraga, dan pariwisata, semakin dihargai dan ditingkatkan.

Rusia adalah negara terbesar di dunia dengan banyak lanskap dan tempat wisata yang terkenal dalam hal arsitektur, sejarah, dan budaya. Vietnam memiliki sejarah, tradisi, sumber daya alam dan budaya yang kaya dan unik dengan 33 warisan alam dan budaya yang diakui oleh UNESCO; 

Orang-orang Vietnam hangat dan sangat ramah, selalu menyambut teman-teman internasional, termasuk wisatawan Rusia. Wakil Menteri MOCST Ho An Phong percaya bahwa, dengan potensi dan keuntungan yang tersedia untuk pengembangan pariwisata, kedua negara akan meningkatkan pertukaran pengunjung, menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi wisatawan untuk bepergian, mempromosikan kerja sama antara bisnis pariwisata dan penerbangan.

Sepadan dengan hubungan tradisional yang telah lama dibangun dan dipupuk oleh para pemimpin dan rakyat kedua negara selama bertahun-tahun.

Memperkenalkan situasi pariwisata Vietnam, Ha Van Sieu, Wakil Ketua Otoritas Nasional Pariwisata Vietnam (VNAT) mengatakan, pariwisata tengah berupaya keras “untuk menjadi sektor ekonomi terdepan, menciptakan momentum untuk mendorong pembangunan sektor dan bidang lain” dan khususnya mendorong peran kegiatan hubungan luar negeri, “memperkuat kerja sama internasional di bidang pariwisata”. 

Pada tahun 2023, pariwisata Vietnam pulih dengan pesat, menyambut kedatangan 12,6 juta pengunjung internasional, pemulihan sebesar 70% dibandingkan dengan tahun 2019. Dalam tujuh bulan pertama tahun 2024, Vietnam menyambut kedatangan 10 juta pengunjung internasional, naik 51% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023 dan naik 1,9% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019. 

Dari jumlah tersebut, jumlah pengunjung Rusia ke Vietnam mencapai 122.814 kedatangan, hampir dua kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Vietnam berfokus pada pengembangan segmen pasar pariwisata dan produk-produk khusus yang menjadi keunggulan Vietnam seperti pariwisata MICE, pariwisata golf, pariwisata berbasis masyarakat, pariwisata pedesaan, pariwisata kuliner, pariwisata kebugaran, dan promosi pariwisata dengan kereta api. 

Dengan demikian, daya saing meningkat, pengunjung domestik dan mancanegara tertarik, dan pengunjung akan bertahan lebih lama. Mempromosikan hubungan dan kerja sama antara destinasi, bisnis pariwisata, dan maskapai penerbangan untuk memanfaatkan produk dan layanan pariwisata yang berpotensi dan memiliki keunggulan kompetitif. 

Berfokus pada peningkatan kualitas fasilitas teknis dan layanan pariwisata, memastikan keselamatan dan keamanan; memperkuat transformasi digital, mengembangkan platform digital bersama dalam industri pariwisata.

Membangun ekosistem pariwisata cerdas yang terkait dengan transformasi digital dan transformasi hijau; mempromosikan reformasi prosedur administratif dalam pariwisata; memperkuat statistik pariwisata; mengembangkan sumber daya manusia pariwisata.

Wakil Ketua VNAT Ha Van Sieu menyatakan, akhir-akhir ini, Vietnam dan Rusia memiliki banyak keunggulan dalam mempromosikan kerja sama pariwisata berdasarkan dokumen kerja sama yang telah ditandatangani. 

Di masa mendatang, kedua pihak perlu saling mendukung dalam berpartisipasi dan menyelenggarakan kegiatan serta acara promosi pariwisata di kedua negara seperti Pameran VITM Ha Noi dan ITE-HCMC di Vietnam, Pameran MITT dan Pameran Rekreasi OTDYKH… di Rusia; menyelenggarakan perjalanan Fam dan perjalanan pers; meningkatkan pertukaran dan berbagi informasi tentang promosi pariwisata dan penerbangan, mengoperasikan penerbangan langsung, dll.

Pada Pertemuan tersebut, Igor Bayazov, Kepala Divisi Vietnam, Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia juga memperkenalkan potensi, keuntungan, dan hasil kerja sama di sektor pariwisata antara kedua negara dalam beberapa waktu terakhir; serta mengusulkan beberapa isi kerja sama di masa mendatang. 

Para delegasi pada pertemuan tersebut membahas fasilitasi perjalanan bagi wisatawan; solusi untuk mempromosikan pertukaran delegasi, partisipasi dalam acara pariwisata, promosi. Para pemimpin kedua belah pihak menyetujui Kerangka Acuan Kelompok Kerja Rusia – Vietnam tentang Pariwisata.

Dengan demikian, tujuan Kelompok Kerja tersebut adalah untuk mempromosikan pariwisata bersama, termasuk mengadakan perjalanan pengenalan ke Rusia dan Vietnam; untuk berkontribusi pada peningkatan jumlah arus wisatawan bersama.

Termasuk untuk bertukar statistik, praktik terbaik, dan informasi relevan lainnya tentang kebijakan, berita, pengembangan sektor pariwisata di Rusia dan Vietnam; untuk mendukung pengembangan proyek pariwisata bersama. 

Kelompok Kerja akan memfasilitasi kerja sama antara operator dan agen tur Rusia dan Vietnam untuk menciptakan produk pariwisata baru dan mempromosikan partisipasi aktif perwakilan industri pariwisata Rusia dan Vietnam dalam pameran pariwisata internasional, forum, seminar, dan acara pariwisata lainnya di kedua negara.

 

IHG Hotels & Resorts Tandatangani Kontrak Dua Hotel di Quang Binh, Vietnam

this formate

HANOI, bisniswisata.co.id: IHG Hotels & Resorts (IHG), salah satu perusahaan perhotelan terkemuka di dunia, hari immengumumkan kontrak dua hotel dengan Hai Thanh Hung Investment Joint Stock Company dan Vietnam Royal Investment and Construction Co., Ltd (VRIC) di provinsi Quang Binh.

Dilansir dari hotelnewsresource.com, perjanjian beberapa properti tersebut mencakup properti 68 vila voco Quang Binh Resort dan Crowne Plaza Quang Binh City Centre dengan 232 kamar.

Voco hotels, merek premium IHG yang tumbuh paling cepat, akan menyambut tamu tahun depan saat Voco Quang Binh Resort bergabung dengan Voco Ma Belle Danang di Vietnam yang dengan cepat menjadi pilihan populer bagi tamu bisnis dan rekreasi.

Dibuka pada akhir tahun 2025, Crowne Plaza Quang Binh City Centre akan terus memamerkan pengalaman perjalanan terpadu merek premium tersebut di Vietnam, setelah pembukaan Crowne Plaza Phu Quoc Starbay dan Crowne Plaza Vinh Yen City Centre. 

Perjanjian dua hotel ini menandai masuknya IHG ke Quang Binh, provinsi yang kaya akan keindahan alam, warisan budaya, pantai yang indah, dan signifikansi historis. Provinsi ini merupakan rumah bagi banyak objek wisata terkenal termasuk Taman Nasional Phong Nha – Ke Bang, Situs Warisan UNESCO dengan salah satu kawasan karst terbesar di dunia.

Chris Anklin, Direktur Senior,Pengembangan, Asia Tenggara dan Korea, IHG Hotels & Resorts mengatakan senang sekali bisa berekspansi ke Quang Binh – destinasi baru yang menarik bagi IHG di Vietnam. 

“Menciptakan pengalaman wisata baru bersama dengan mitra kami dengan sempurna menunjukkan niat kami untuk memiliki hotel di lokasi yang tepat dengan pemilik yang tepat,”

Usahanya terus tumbuh di Vietnam dan akan lebih dari dua kali lipat ukurannyai dalam beberapa tahun ke depan menjadi lebih dari 40 hotel di seluruh negeri. 

Crowne Plaza Quang Binh City Centre, yang berlokasi di pusat kota akan menawarkan ruang yang bermanfaat untuk bekerja dan bersantai yang menarik bagi wisatawan modern sementara Voco Quang Binh Resort dengan pengalamannya yang bijaksana, tidak kaku, dan menawan akan menjadi resor tepi pantai terkemuka di daerah tersebut.

“Debut destinasi ini akan memperkuat kehadiran portofolio merek kami di Vietnam, menawarkan pengalaman menginap untuk setiap jenis wisatawan.” kata Thang Hoang, CEO, Hai Thanh Hung Investment Joint Stock Company dan Vietnam Royal Investment and Construction Co Ltd 

Menurut dia pihaknya telah menemukan mitra yang sempurna di IHG, yang memberi nilai yang luar biasa melalui keahlian dan sistem globalnya, pengetahuan tentang bangunan baru dan konversi, dan tim yang kuat dengan pengetahuan ahli tentang destinasi lapis kedua dan ketiga di Vietnam. 

“Quang Binh secara tradisional telah menjadi destinasi domestik dengan peluang besar untuk tumbuh. Keindahannya yang luar biasa meliputi Gua Son Doong – gua terbesar di dunia dan rumah bagi stalagmit yang menjulang tinggi – sungai bawah tanah, hutan dengan satwa liar, dan garis pantai sepanjang 116 kilometer dengan pantai-pantai yang indah seperti Nhat Le dan Da Nhay. 

Masuknya hotel Voco dan Crowne Plaza Hotels & Resorts di Quang Binh akan meningkatkan daya tarik destinasi bagi wisatawan untuk menginap dan menjelajahi banyak keajaibannya.

Crowne Plaza Quang Binh City Centre akan berlokasi di dalam Royal Landmark, sebuah pengembangan serbaguna yang mencakup pusat komersial. Hotel ini dapat dicapai dalam waktu 15 menit berkendara dari Bandara Dong Hoi dan 45 menit penerbangan dari Bandara Internasional Hanoi Noi Bai, serta mudah dijangkau dari Bandara Internasional Tan Son Nhat.

Dengan lokasi tepi sungai utama yang dekat dengan kantor pemerintahan dan komersial di Dong Hoi, fasilitas di hotel ini akan mencakup empat restoran dan bar, ruang pertemuan, kolam renang, pusat kebugaran, spa, Kids Club, dan lounge eksekutif.

Voco Quang Binh Resort akan menawarkan pantai pribadi dengan pemandangan laut yang indah dan fasilitas yang mencakup dua restoran dan bar, kolam renang dalam dan luar ruangan, Kids Club, spa, dan pusat resor bagi para wisatawan.

Vietnam terus menjadi pasar pertumbuhan yang kuat bagi IHG, dengan 18 hotel di enam merek – Six Senses Hotels Resorts Spas, Regent Hotels & Resorts, InterContinental Hotels & Resorts, Crowne Plaza Hotels & Resorts, voco hotels, dan Holiday Inn Hotels & Resorts – dan 26 properti dalam jaringan propertinya. 

Perusahaan ini bermaksud mengembangkan bisnisnya di semua merek di negara ini, termasuk peluncuran perdana merek Vignette Collection, Hotel Indigo, dan Holiday Inn Express.

 

KTT Menteri WTM Akan Menjelajahi Potensi Teknologi Baru Bagi Pariwisata

this formate

Ministers’ meeting at WRM 2023 discusses innovation

LONDON, bisniswisata.co.id: KTT Menteri yang bergengsi di World Travel Market, bekerja sama dengan UN Tourism dan WTTC, akan mempertemukan lebih dari 50 tokoh dan pemimpin pariwisata dari seluruh dunia untuk membahas potensi Kecerdasan Buatan (AI) dan teknologi baru untuk mengubah industri pariwisata.

Dilansir dari https://thewillnews.com/, dengan meningkatnya permintaan akan solusi inovatif yang dapat merevolusi cara kita menikmati dan berinteraksi dengan destinasi, industri ini berada di ambang perubahan besar sebagai hasil dari kemajuan teknologi. 

KTT Menteri yang dijadwalkan 6 November 2024 akan membahas potensi transformatif AI dan teknologi baru dalam membentuk masa depan perjalanan dan perhotelan dengan implikasi etis dari penerapannya. World Travel Market ( WTM) sendiri akan berlangsung dari 6 -8 November 2024.

Tahun ini, KTT, yang diselenggarakan bersama Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Tourism) dan Dewan Perjalanan & Pariwisata Dunia (WTTC), akan dimoderatori oleh jurnalis BBC ternama, yang mempertemukan sektor publik dan swasta, untuk memastikan diskusi yang adil tetapi menggugah pikiran.

KTT tahun ini, yang kini telah berlangsung selama 18 tahun, selaras dengan kampanye TravelPower dari World Travel Market, yang bertujuan untuk menyampaikan potensi industri pariwisata dalam mendorong perubahan positif. 

Para menteri akan membahas bagaimana AI menjanjikan pengalaman yang lebih baik dan proses yang lebih efisien, serta bagaimana memastikan bahwa kemajuan ini sejalan dengan standar etika.

Poin diskusi utama lainnya adalah bagaimana akses yang adil terhadap teknologi AI sangat penting untuk mencegah kesenjangan sosial-ekonomi yang ada agar tidak semakin mengakar. 

Para menteri akan membahas cara terbaik untuk menjembatani kesenjangan digital, memastikan bahwa semua pemangku kepentingan, terlepas dari latar belakang atau sumber daya mereka, memiliki akses terhadap manfaat AI dalam pariwisata, salah satu prioritas utama yang ditetapkan dalam laporan Sekretaris Jenderal PBB tentang Sains, Teknologi, dan Inovasi untuk pembangunan berkelanjutan. 

WTTC telah merilis beberapa laporan tentang potensi dampak AI dan meyakini AI dapat memainkan peran penting dalam memberikan pengalaman yang disesuaikan dan ditingkatkan bagi para pelancong saat ini dan di masa mendatang. 

Sementara itu, UN Tourism adalah pelopor inovasi di seluruh ekosistem pariwisata global, yang mendukung perusahaan rintisan dan mempromosikan investasi yang lebih besar dan lebih tepat sasaran di sektor ini.

Juliette Losardo, Direktur Pameran, World Travel Market London, mengatakan: “KTT Menteri merupakan pertemuan tahunan terbesar para Menteri Pariwisata di seluruh dunia. 

Dengan demikian, KTT ini memainkan peran penting dalam bertindak sebagai platform untuk membahas isu-isu utama dan menemukan solusi untuk membentuk masa depan industri kita.

“Sudah ada banyak perdebatan seputar AI dan teknologi baru lainnya serta cara terbaik untuk memanfaatkan potensinya demi perubahan positif. Oleh karena itu, sudah saatnya peluang yang diberikannya bagi industri kita dibahas di tingkat tertinggi karena kita terus berkontribusi pada masa depan yang positif bagi sektor pariwisata.”

 

Wisatawan Diundang untuk Mengalami Keajaiban Festival Wat Arun dan Yi Peng Thailand

this formate

Malam Wat Arun dan Festival Yi Peng.

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Rasakan keindahan Wat Arun dan Festival Yi Peng Thailand yang mempesona, di mana pertunjukan malam yang menakjubkan memikat wisatawan dari seluruh dunia.

Dilansir dari travelandtourworld.com, Thailand mengundang wisatawan untuk mengalami keajaiban dan keindahan Malam Wat Arun dan Festival Yi Peng.

Penghargaan bergengsi ini diumumkan di Japan Night View Tourism Summit di Bangkok, yang menggarisbawahi dedikasi Thailand untuk menonjolkan pemandangan malamnya yang menakjubkan.

Panduan kami untuk hal-hal terbaik yang dapat dilakukan di Thailand menampilkan kuil-kuil yang wajib dikunjungi, tempat kuliner yang populer, dan petualangan pulau yang mendebarkan.

Menemukan Wat Arun dan Festival Yi Peng, Situs ‘Warisan Pemandangan Malam Dunia’ yang Terkenal di Bangkok

Otoritas Pariwisata Thailand dengan senang hati mengumumkan bahwa kuil Wat Arun yang ikonis di Bangkok dan festival lentera Yi Peng yang menawan di Chiang Mai telah resmi diakui sebagai situs “Warisan Pemandangan Malam Dunia”.

Terletak di sepanjang tepi Sungai Chao Phraya, Wat Arun terkenal dengan pagodanya yang megah, yang dihiasi dengan desain porselen yang rumit. Pada siang hari, kuil ini berkilau di bawah sinar matahari, tetapi malam harilah yang benar-benar mengubahnya, dengan tampilan cahaya yang memukau dari pukul 6 sore hingga 6 pagi. 

Perpaduan unik antara arsitektur yang menakjubkan dan iluminasi malam ini menarik penduduk lokal dan wisatawan ke kuil Buddha ini.

Hal yang sama mempesonanya adalah Festival Yi Peng di Chiang Mai, festival lentera ajaib yang diadakan bersamaan dengan Festival Loi Krathong, yang dirayakan di seluruh Thailand pada bulan purnama bulan lunar ke-12. 

Perayaan di Chiang Mai sangat memikat, dengan rumah-rumah yang bermandikan cahaya hangat lentera, parade jalanan yang meriah dengan peserta yang mengenakan pakaian tradisional Lanna, dan langit yang dipenuhi lentera yang menyerupai debu peri. Festival ini merupakan pengalaman penting bagi siapa pun yang menjelajahi Thailand.

 

Anantara Ubud Bali Resort akan Buka Pada Oktober 2024

this formate

BALI, bisniswisata.co.id: Sebuah tempat peristirahatan tropis yang berdekatan dengan desa lereng bukit tradisional Banjar Puhu di utara Ubud, Anantara Ubud Bali Resort akan menjadi properti Anantara kedua yang dibuka di pulau Bali,  Indonesia saat menyambut tamu pertamanya pada tanggal 1 Oktober 2024.

Dilansir dari.traveldailynews.asia, resor ini terletak 2,5 jam berkendara dari Bandara Internasional Denpasar. Terdiri dari 85 suite modern dan vila dengan kolam renang serta 15 hunian bermerek yang mengalir menuruni bukit berhutan lebat menuju aliran sungai pegunungan, resor ini terletak dekat dengan kehidupan budaya Ubud namun terasa sangat terpencil. 

Suite kontemporer seluas 53 meter persegi menempatkan tamu di tengah hutan lebat, dengan cabang-cabang pohon yang berdesir lembut dan suara aliran sungai yang menenangkan yang menjadi latar suara alam. 

Sementara itu, vila satu dan dua kamar tidur, semuanya dengan kolam renang tanpa batas, dirancang sebagai oasis yang menenangkan di antara puncak pohon.

Pilihan kuliner Anantara Ubud Bali Resort berkisar dari tempat khas AMERTA, tempat hidangan lokal yang disiapkan dalam oven kayu bakar merayakan kekayaan Bali.

Tersedia hidangan lokal dan sarapan bergizi di KIRANA; pemandangan lembah berkabut dan koktail cerdas di SULANG; dan teh sore dan kopi sepanjang hari dengan latar belakang panorama Gunung Agung yang menakjubkan di The Lobby Lounge. 

Untuk acara-acara khusus, pengalaman Designer Dining yang khas adalah kesempatan untuk menyelenggarakan makan siang piknik pribadi di dekat air terjun atau makan malam formal di paviliun pribadi.

Fasilitas rekreasi resor ini mencakup dua kolam renang air panas, khusus dewasa dan keluarga, dek yoga berbalut hutan, dan pusat kebugaran yang luas. Pelancong termuda akan memiliki ruang mereka sendiri di Kids’ Club. 

Anantara Spa, tempat hutan yang rimbun dan aliran sungai yang membenamkan tamu di alam, menawarkan perawatan adat dan terapi penyembuhan di samping pengalaman kesehatan selama beberapa hari. 

Dua ruang pertemuan canggih memastikan masa inap yang produktif dalam suasana yang bersemangat dan bebas gangguan.

Saat tidak menjelajahi tempat makan trendi, butik mode, dan galeri seni di pusat Ubud, para tamu dapat mengikuti lokakarya seni dan kerajinan di lokasi, kelas memasak langsung, serta yoga dan meditasi dengan pemandu. 

Untuk pengalaman alami, keindahan dataran tinggi pulau ini menanti tepat di depan pintu, dari sawah zamrud hingga kuil dan tempat suci Hindu.

 

Kamboja Manfaatkan Aplikasi Bakong untuk Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi

this formate

KOLKATA, bisniswisata.co.id: Bank Nasional Kamboja (NBC) telah memperkenalkan sistem pembayaran seluler canggih yang ditujukan untuk meningkatkan pengalaman perjalanan bagi wisatawan di negara tersebut.

Platform baru ini, yang dikenal sebagai sistem pembayaran Bakong Tourists, dibangun di atas infrastruktur mata uang digital bank sentral Kamboja (CBDC) dan dirancang untuk memfasilitasi transaksi bagi pengunjung sambil mempromosikan penggunaan mata uang lokal, riel Kamboja.

Dilansir dari travelandtourworld.com, inisiatif Bank Nasional Kamboja (NBC) ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengurangi dolarisasi ekonomi Kamboja dengan mendorong penggunaan mata uang nasionalnya. 

Aplikasi Bakong telah diintegrasikan ke dalam jaringan luas yang terdiri dari 3,3 juta lokasi di seluruh negeri, termasuk kawasan wisata populer di Phnom Penh dan Siem Reap. 

Gubernur NBC Chea Serey menekankan kemudahan yang diberikannya kepada para wisatawan, dengan mencatat bahwa bahkan pedagang kaki lima dan kecil di wilayah ini kini menerima pembayaran dengan kode QR melalui aplikasi tersebut.

Untuk memastikan penerapan yang meluas, NBC telah bermitra dengan bank komersial, perusahaan pengelola bandara, dan operator pariwisata untuk mempromosikan aplikasi Bakong Tourists.

Para wisatawan dapat dengan mudah mengunduh aplikasi tersebut di perangkat iOS atau Android mereka, dan setelah proses verifikasi email yang sederhana, mereka dapat menggunakan aplikasi tersebut untuk melakukan pembayaran. 

Bagi mereka yang memerlukan batas pengeluaran yang lebih tinggi, proses Know Your Customer (KYC) yang lebih menyeluruh yang melibatkan verifikasi melalui hotel atau agen pariwisata memungkinkan transaksi harian hingga 12 juta riel (sekitar $3.000).

Selain menawarkan pembayaran yang lancar, NBC berencana untuk meningkatkan fungsionalitas aplikasi tersebut, termasuk memungkinkan wisatawan untuk mengisi ulang akun mereka menggunakan layanan kartu utama dalam waktu dekat. 

Bagi mereka yang bepergian ke negara-negara tetangga, kemampuan lintas batas aplikasi tersebut juga sedang dalam pengembangan, yang memungkinkan dana tersebut digunakan di luar Kamboja. 

Meskipun beberapa pemandu lokal telah menyatakan kekhawatiran tentang proses pengaturan awal yang berpotensi merepotkan bagi wisatawan, NBC yakin bahwa aplikasi tersebut akan sangat bermanfaat bagi pengunjung dan ekonomi lokal. 

Untuk lebih mendukung wisatawan, NBC telah mendirikan unit layanan pelanggan khusus yang dapat diakses melalui Telegram dan WhatsApp. Presiden Asosiasi Pemandu Wisata Khmer Angkor, Khieu Thy, menyoroti pentingnya penggunaan mata uang lokal, dengan menyatakan bahwa hal itu memperkuat kedaulatan dan identitas nasional Kamboja. 

Aplikasi Bakong Tourists merupakan langkah maju yang signifikan dalam memodernisasi infrastruktur pembayaran Kamboja, sehingga memudahkan wisatawan untuk terlibat dengan ekonomi lokal sambil menikmati pengalaman perjalanan yang lancar.

 

Philippine Airlines, Singapore Tourism Board Bermitra untuk Kampanye Oerjalanan yang Menarik

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Philippine Airlines (PAL), maskapai penerbangan utama Republik Filipina, menandatangani kemitraan selama setahun penuh dengan Singapore Tourism Board (STB) untuk mempromosikan perjalanan ke Singapura.

Kemitraan ini meluncurkan serangkaian kegiatan menarik selama setahun yang menyoroti pengalaman terbang kelas dunia PAL dan keragaman pengalaman yang dapat dijelajahi dan ditemukan kembali oleh wisatawan baru dan bahkan wisatawan lama di Singapura.

Dilansir dari manilatimes.net, beberapa kegiatan termasuk kampanye yang menampilkan kreator konten Laureen Uy bersama suaminya Miggy Cruz dan blogger gaya hidup sekaligus perancang busana Camille Co, dilengkapi dengan penjualan tiket untuk waktu terbatas.

Dengan penawaran khusus untuk tiket pesawat yang dibundel dengan akomodasi dan pengalaman, para pelancong akan dimanjakan.

Kapten Stanley Ng, presiden dan kepala operasi PAL mengatakan Philippine Airlines sangat senang dapat kembali bermitra dengan Singapura. Budayanya yang dinamis telah menginspirasi perjalanan banyak warga Filipina selama bertahun-tahun beroperasi.

“Berdasarkan kesuksesan bersama, kami berharap dapat bekerja sama untuk menciptakan lebih banyak peluang bagi lebih banyak warga Filipina untuk merasakan bagaimana Singapura terus menjadi destinasi rekreasi kelas dunia.” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Eksekutif STB Melissa Ow berkata, “Filipina adalah salah satu pasar utama Singapura dan telah pulih dengan kuat berkat dukungan mitra lama seperti Philippine Airlines.

Mereka telah berperan penting dalam memperkuat posisi Singapura sebagai destinasi gaya hidup yang dinamis, di mana momen-momen biasa diubah menjadi pengalaman yang luar biasa.

“Kami sangat gembira dapat membawa kemitraan kami dengan Philippine Airlines ke tingkat berikutnya, dan segera menyambut lebih banyak pelancong Filipina ke Singapura.” kata Melissa Ow.

Pada tahun 2023, Filipina menduduki peringkat keenam sebagai pasar sumber pariwisata terbesar bagi Singapura, dengan hampir 700.000 kedatangan pengunjung, menandai pemulihan sebesar 84 persen dari jumlah kedatangan pengunjung tahun 2019. Hingga Juni 2024, Singapura telah menyambut hampir 390.000 pengunjung Filipina.

Atraksi dan pengalaman baru yang menanti wisatawan ke Singapura meliputi Bird Paradise, taman margasatwa dengan lebih dari 400 spesies burung; dan Illumi yang akan segera dibuka,.

Acara iluminasi multimedia terbesar di dunia (dibuka September 2024 ini); Harry Potter: Visions of Magic, pengalaman seni interaktif (keempat tahun 2024); Minion Land di Universal Studios Singapore (kuartal pertama tahun 2025); Disney Adventure oleh Disney Cruise Line (pada tahun 2025).

Eksekutif IATA Peringatkan Soal Pajak Perjalanan Jadi Lebih Tnggi.

this formate

Peter Cerda, wakil presiden regional IATA

TRINIDAD, bisniswisata.co.id: Meskipun setiap pemerintah daerah selama bertahun-tahun telah menuntut lebih banyak konektivitas internasional, Peter Cerda, wakil presiden regional Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) percaya dialog yang lebih baik diperlukan untuk masalah ini.

Dilansir dari guardian.co.tt, dalam wawancara empat mata dengan Sunday Business Guardian di CAPA Center for Aviation Airlines Summit, yang diadakan di Hyatt Regency belum lama ini, Cerda menjelaskan bahwa tidak mudah untuk memulai rute baru, terutama dengan tantangan yang dihadapi industri ini, seperti kurangnya tenaga kerja dan pesawat.

Ia mengatakan maskapai penerbangan sangat selektif dalam hal membuka rute baru atau meningkatkan kapasitas.

“Jadi, kami memerlukan dialog yang lebih baik dengan pemerintah dalam hal mengapa hal itu akan bermanfaat, mengapa secara finansial layak untuk beroperasi ke tujuan baru. Dan dengan itu, di situlah kita membutuhkan pendekatan kolaboratif itu.”

Dia menyesalkan bahwa banyak pemerintah akan berbicara tentang perlunya konektivitas yang lebih banyak, tetapi mereka juga meningkatkan pajak atas perjalanan dan pariwisata, yang sangat kontradiktif.

 

“Anda ingin pariwisata meningkat, Anda ingin lebih banyak penerbangan, tetapi pada saat yang sama, Anda memanfaatkan posisi atau situasi yang menguntungkan itu untuk meningkatkan pajak. Dan itu membuat lebih banyak orang enggan datang untuk bepergian dan pariwisata, terutama di zaman di mana konsumen memiliki internet untuk mencari tujuan terbaik, pengalaman terbaik dengan harga terbaik,” tegas wakil presiden regional tersebut.

Ini tentang membangun kerangka kerja yang lebih jelas dan strategi yang lebih baik, katanya karena IATA ingin industri tersebut menang, sukses di pasar baru, dan negara-negara tersebut sukses.

“Kami ingin berkontribusi pada pembangunan ekonomi. Kami ingin berkontribusi pada kondisi sosial yang lebih baik di negara ini, bersama dengan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB), tetapi harus ada pendekatan yang seimbang dalam cara kita melakukannya,” tegas Cerda. 

Ketika ditanya mengapa ia yakin industri tersebut dikenai pajak yang sangat tinggi, Cerda mengatakan bahwa sektor tersebut mudah dikenai pajak.

“Jika Anda melihat Karibia, satu-satunya cara untuk mencapai pulau-pulau tersebut adalah melalui udara. Tidak ada jalan raya, infrastruktur maritim belum dibangun, sehingga perjalanan udara menjadi cara yang paling memungkinkan untuk mencapai pulau-pulau tersebut. Jadi, pemerintah dapat dengan mudah mengatakan, mereka harus mencapai pulau-pulau tersebut, mereka harus datang melalui udara.

“Dalam beberapa kasus, pajak tiket atau pajak yang dikenakan pada tiket tersebut 60 persen, 70 persen, 80 persen lebih tinggi daripada harga tiket sebenarnya untuk bepergian dari titik A ke titik B. Dan di situlah kita harus berubah. Anda tidak dapat melakukannya di pasar saat ini di mana pajak lebih mahal daripada harga tiket pesawat sebenarnya. Itu bukan lagi kemewahan.

Itu menjadi cara bepergian yang dapat merangsang lebih banyak bisnis, lebih banyak peluang untuk pertumbuhan, lebih banyak peluang bagi keluarga dan teman untuk berkunjung.” urainya.

Cerda mengatakan IATA menginginkan hubungan yang transparan dan kolaboratif dengan pemerintah daerah, karena menurutnya hal ini sangat penting.

Pemulihan maskapai penerbangan

Berbicara kepada Sunday Business Guardian tentang pemulihan maskapai penerbangan, setelah COVID-19 berlalu, Lori Ranson, analis senior Amerika untuk CAPA Centre for Aviation, mengatakan industri penerbangan sedang mengalami kemajuan, khususnya di Karibia dan ada banyak peluang dan beberapa peluang baru juga untuk rute jarak jauh.