Desainer Didiet Maulana Jatuh Cinta Tenun Sumba

this formate

SUMBA, Bisniswisata.co.id: Kekayaan alam dan budaya Indonesia bisa menjadi banyak inspirasi menarik untuk menciptakan berbagai karya. Didiet Maulana adalah salah satu desainer yang terpikat dengan keindahan Sumba saat berkarya. Tak cuma ‘menghasilkan’ aneka busana indah untuk koleksinya, Didiet pun menciptakan sebuah laman daring Bhumi Sumba.

Memang karya seni kriya khas Nusantara dari Pulau Sumba tidak sekadar indah namun sarat makna. Itu karena setiap selembar kainnya tercipta lewat proses panjang dan diikat budaya leluhur yang di-dewa-kan menurut aturan adat dan kepercayaan ‘Marapu’ orang Sumba. Tenun ikat Sumba begitu kaya motif menyimbolkan ragam makna dari kehidupan sehari-hari masyarakatnya.

Selembar kain tenun Sumba adalah relasi masyarakat dengan kehidupan mereka saat kelahiran, pernikahan, hingga kematian. Itulah sebab mengapa banyak peminat kain tenun tradisional mancanegara mengagumi keindahan kain Sumba. Bahkan, kain tenun ikat Sumba telah menarik perhatian masyarakat Eropa sejak akhir abad ke-19 karena memiliki ragam hias dengan desain tegas, kaya warna, dan mudah dikenali.

Tenun ikat Sumba sendiri menjadi warisan budaya turun-temurun antargenerasi. Anda dapat menjumpainya langsung di masyarakat adat Sumba dimana menggambarkan status dan kelas sosial seseorang dalam simbol kuda, ayam, gong, dan lainnya.

Karena itu, Didiet pun berbagi cerita tentang keindahan dan daya tarik Sumba dan kearifan lokalnya. Seperti dilansir laman CNNIndonesia.com, Jumat (12/01/2018), inilah cuplikan cerita


Adakah cerita menarik saat di Sumba?

Saat di sana, saya melihat proses pembuatan kain tenun Sumba. Saya merinding karena proses pembuatannya sangat natural. Rata-rata yang mengerjakan kain tenun di Sumba adalah perempuan. Saat kami datang ke sana, mereka punya harapan terhadap kami. Ini menjadi amanat buat kami untuk membantu mereka. Hal inilah yang menginspirasi aku untuk membuat project Bhumi Sumba, supaya ada lebih banyak orang yang tertarik untuk datang langsung ke pengrajin.

Hal apa yang sudah dilakukan untuk pengrajin kain tenun Sumba?

Semakin saya berinteraksi langsung dengan seniman kain tenun, semakin saya ingin berbagi dengan mereka. Yang sudah saya lakukan adalah berbagi pengetahuan, seperti tren warna kain apa yang sedang disukai sekaligus pencampuran warnanya seperti apa. Selain itu, saya juga berbagi soal teknik penjualan yang tepat. Pengrajin kain tenun tidak bisa diajarkan untuk menjual kainnya via Instagram, mereka tidak bisa melakukan itu.

Jadi, yang diajarkan adalah memotivasi pengrajin untuk menceritakan proses pembuatan kain tenun tersebut, seperti periode proses pembuatan kain tenun hingga siap dipakai, bahan yang digunakan serta cerita di balik motif yang dibuat. Hal-hal ini adalah sumber kekuatan. Setelah itu, berikan harganya. Calon konsumen tidak akan merasa harganya mahal, karena ia sudah mengetahui nilai di balik kain tenunnya dan tidak melihat itu sebagai kain tenun biasa.

Selain itu, saya juga berusaha berkomunikasi dengan pemuda-pemuda komunitas setempat, seperti blogger daerah tersebut. Sebab saat pengrajin kain tenun sudah mau berubah, saya harus menjaga dengan membuat ekosistem yang mendukung perubahan ini agar terus berlangsung dan tidak berhenti hanya di situ saja. Saya berusaha menjalin kerja sama dengan pemuda-pemuda daerah ini, yaitu dengan menjual kain tenun tersebut via Instagram. Saya ingin pengrajin kain tenun ini mandiri, sehingga ada atau tidaknya aku penjualan kain tenunnya harus tetap kuat.

Kendala apa yang dihadapi saat memberi pelatihan untuk pengrajin kain tenun Sumba?

Kendalanya adalah daerahnya yang remote. Seharusnya, ada satu badan atau lembaga yang bisa menjemput kain-kain itu, semacam sistem jemput bola. Saat ini, sudah cukup banyak anak muda yang tertarik dengan Sumba. Selain mengenal daerah tersebut dari segi alamnya, mereka juga tertarik dengan kain tenunnya. Namun, bukan tidak mungkin saat mereka membeli kain tenunnya, mereka bingung bagaimana cara mix and match kain. Adakah tips atau inspirasi fesyen untuk anak muda yang ingin memakai kain tenun Sumba?

Dengan tekstur dan berat kain tenun, sampai saat ini fungsi yang masih dioptimalkan adalah fungsi kain tenun sebagai sarung (bawahan). Nanti mungkin bisa dieksplor adalah bentuk sarung seperti apa yang cocok untuk acara santai atau acara resmi di malam hari. Seperti contoh, untuk acara santai kain tenunnya bisa dilipat dengan model agak pendek. Atasannya bisa menggunakan kaos dan kalung.

Untuk acara resmi, misalnya pernikahan bisa menggunakan kain tenunnya sebagai bawahan dan memakai atasan yang cocok untuk itu, misalnya dengan kebaya kurung. Yang kemarin sempat heboh adalah Hamish Daud yang saya pakaikan beskap (baju adat pria) Jawa dengan tuxedo model Langenarjan. Untuk bawahannya, aku lipat dengan kain tenun Sumba.

Bentuk kain tenun Sumba bermacam-macam. Ada yang bentuk besar seperti sarung, dan ada pula yang berbentuk seperti syal. Untuk gaya sehari-hari, kain bentuk syal ini juga bisa dipakai. Sebagai contoh, misalnya untuk kain yang berbentuk syal ini berukuran 180 sentimeter dan berbahan tipis bisa disambung dengan kain sifon atau katun. Kain ini bisa digunakan sebagai outerwear seperti jaket. Ataupun kita bisa membuatnya dengan aksen hingga bisa dipakai sebagai syal.

Daerah selanjutnya yang akan didatangi untuk diberikan pelatihan di mana?

Saat ini, saya tidak mau seperti menabur garam di tengah laut. Maksudnya saya tidak ingin daerahnya terlalu banyak dulu. Saya ingin fokus memberikan pendampingan yang kontinu. Selain itu, ada tagar #yangmudayangmenenun di akun Instagram saya. Tagar ini dibuat sebab banyak orang hanya fokus soal outputnya seperti apa, atau showcase untuk koleksinya dilaksanakan kapan dan di mana. Tanpa kita sadari yang mengerjakan itu tidak ada. Karena banyak yang berpikir kalau itu tidak keren.

Yang lagi saya lakukan adalah memasukkan kain tenun sebagai ekskul dalam Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sekarang sudah ada dua SMK di Kediri, nantinya kain tenun yang dihasilkan akan dipakai untuk seragam mereka. Jadi, sistemnya dari mereka untuk mereka. Selain itu, di Denpasar juga sudah ada SMK yang setuju melakukan hal yang sama.

Karakter desain kain tenun yang disukai orang Indonesia seperti apa?

Selama 7 tahun aku bekerja di industri retail fesyen, saya mempelajari karakter konsumen Indonesia. Umumnya, rakyat Indonesia mudah sekali dipengaruhi. Apa yang dipakai seorang artis akan diikuti oleh mereka. Sebenarnya, ini merupakan potensi sebab dengan jumlah penduduk yang besar, model pakaian seperti apapun dapat diterima. (NDHIK)

Bandara Notohadinegoro Dikembangkan

this formate

JEMBER, Bisniswisata.co.id: Bandara Notohadinegoro di Desa Wirowongso Kecamatan Ajung Kabupaten Jember, Jawa Timur akan dikembangkan. Sehingga, bandara ini bisa melayani operasional pesawat sejenis Boeing B737- 800NG/900 ER dan Airbus A320.

“Pengembangan suatu bandara juga bisa menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekitarnya. Namun demikian, pembangunan tetap harus memperhatikan daerah sekitarnya,” papar Dirjen Perhubungan Udara Kementrian Perhubungan Agus Santoso dalam keterangan resmi yang dikutip Bisniswisata.co.id, Jumat (12/01/2018).

Agus melanjutkan wilayah Jember dan sekitarnya kini perkembangannya sangat pesat. Sehingga, pengembangan bandara di Jember perlu dilakukan. Namun demikian, pengembangan bandara juga harus memperhatikan daerah sekitar, seperti misalnya akses jalannya, sarana transportasi darat serta pembebasan lahannya harus clear. “Dengan demikian tidak timbul permasalahan di kemudian hari,” lontarnya.

Bupati Jember Faida dan UPTD Bandara Notohadinegoro meminta pedoman terkait pengembangan bandara yang saat ini pengelolaannya masih di bawah UPTD Kabupaten Jember tersebut sehingga lebih berkembang dan menjadi pemicu perkembangan ekonomi daerah sekitarnya. Juga ingin Bandara Notohadinegoro menjadi sub embarkasi untuk penerbangan Jamaah Haji dari wilayah Jember dan sekitarnya.

“Kami berkoordinasi dengan beberapa pihak agar pengembangan bandara menjadi sub embarkasi penerbangan haji bisa cepat terwujud. Kami berkoordinasi dengan Kementerian Agama, Kementerian Hukum dan HAM serta Ditjen Imigrasi. Kami juga melakukan pendekatan dengan pihak PTPN XII selaku pemilik lahan di sekitar bandara untuk pelebaran akses jalan menuju dan dari bandara menjadi concern kami,” ujarnya.

Pemda Jember juga melakukan koordinasi dengan PT Angkasa Pura II terkait pengembangan dan pengelolaan bandara setelah pembangunan. “Kini Jember dan sekitarnya sudah ada 17 kloter jamaah haji tiap tahunnya. Selama ini para jamaah haji tersebut selalu menggunakan transportasi darat menuju Bandara Juanda Surabaya sebagai embarkasi utama untuk kemudian diterbangkan menuju Tanah Suci,” ucapnya

Dengan dijadikannya Bandara Notohadinegoro sebagai sub embarkasi, nantinya para jamah haji tidak lagi menggunakan transportasi darat, namun menggunakan pesawat untuk menuju dan balik dari Bandara Juanda Surabaya sehingga tidak melelahkan dan mempersingkat waktu tempuh.

Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara Pramintohadi Sukarno menyatakan bahwa pembangunan Bandara Notohadinegoro akan bersamaan dengan pembangunan Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya dan Bandara Wirasaba Purbalingga.

“Teknis pembangunannya nanti akan diawasi oleh Direktorat Bandara Udara Ditjen Perhubungan Udara. Untuk itu saya minta PT Angkasa Pura II melakukan pengecekan timeschedule pengembangan bandara-bandara tersebut,” ujar Pramintohadi.

Bandara Notohadinegoro saat ini mempunyai panjang landasan 1.560 meter yang hanya bisa melayani pesawat terbesar sejenis ATR 72-600 yang dioperasikan oleh maskapai Garuda Indonesia dengan rute Jember-Surabaya PP. Panjang landasan bandara ini akan diperpanjang hingga menjadi 2.500 meter x 105 meter sehingga mampu melayani pesawat sejenis Boeing B737 800NG/ 900 ER dan Airbus A320.

Bandara tersebut saat ini mempunyai terminal penumpang seluas 618,24 m2 dengan kapasitas 70 tempat duduk. Terminal penumpang ini akan diperbesar menjadi seluas 6.732 m2 dengan kapasitas 187 tempat duduk. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Festival Elvis Presley Di Australia Meriah

this formate

SYDNEY, Bisniswisata.co.id: Ratusan orang berpakaian gaya seperti Elvis Presley menggelar Festival Elvis Presley di Sydney, Australia. Festival berlangsung meriah, penuh musik tempo dulu yang dibawah sang legendaris sehingga tujuan event ini mengenang legenda Raja Rock and Roll itu yang digelar Kamis (11/01/2018)

Para penggemar Elvis juga menari bukan hanya di lokasi festival Elvis Presley. Mereka juga mengekspresikn rasa cinta pada bintang legenda itu di jalanan, kereta, dan lokasi publik.

Lagu populer yang pernah didendangkan Elvis, “I Was The One” diperdengarkan di stasiun kereta api Sydney Central ketika banyak orang berbaju terusan dengan berambut jambul dan membawa gitar. Mereka naik “Elvis Express” dan “Blue Suede Express” menuju kota Parkes, sekitar 357 kilometer arah barat Australia.

“Elvis sangat dekat dengan hati saya karena kami dibesarkan dengan Elvis di India,” kata Alfred Vaz, yang mengenakan baju terusan biru mencolok dan juga memiliki nama panggung “Elvis Bollywood”, atau Raja, di samping lokomotif.

“Sejak bocah sangat kecil, kami selalu berjoget dan mencoba menyanyikan lagu Elvis, seperti, `One for the Money, Two for the Show`,” katanya, membawakan tafsir lirik lagu “Blue Suede Shoes”, dilansir Reuters, Jumat (12/01/2018).

Selama perjalanan kereta enam jam melewati pegunungan dan melalui ladang gandum serta padang rumput, para penggemar Elvis melakukan melakukan pertunjukan penghormatan kepada Elvis dan menghibur penumpang. Festival yang diadakan pada tahun ke-26 tersebut, diperkirakan dapat menarik sekitar 25.000 orang ke Parkes.

Pasar jalanan, kontes kemiripan, parade, pertunjukan mobil, pertunjukan benda-benda peninggalan Elvis Presley dan pertunjukan penghormatan direncanakan dalam festival tersebut.

Semuanya berkatan dengan Elvis, baik dari makanan hingga baju yang dipakai pada festival tersebut. “Ini semua harus disajikan untuk bagi semua penggemar Elvis,”ujar seorang penggemar Elvis, Kingsley Rock. (REU)

Ary Ginanjar: Indonesia Negri Terindah, Gaungkan Melalui Medsos

this formate

Wisman menikmati keindahan Raja Ampat, Papua. ( foto: Journeyera.com) 

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Negara kita Indonesia jauh lebih indah dari negara-negara lain karena itu pergunakan media sosial ( medsos)  dan perbanyak iklan pariwisata yang menampilkan keindahan alam indonesia, kata Dr.H.C.Ary Ginanjar Agustian, Presdir PT Arga Bangun Bangsa sekaligus pendiri ESQ Leadership Center, hari ini.

“ Media sosial ampuh untuk mempromosikan pariwisata Indonesia karena itu kalangan anak muda Indonesia atau sering disebut Kid Jaman Now agar bangga dengan berkah keindahan alam Indonesia dan share foto, video traveling ke medsos yang dimiliki,” tambahnya.

Pendiri perguruan tinggi, ESQ Business School ini mengingatkan bahwa September 2017 lalu Indonesia masuk daftar negara terindah versi situs Rough Guides yang berbasis di London, Inggris.

Tak tanggung-tanggung, Indonesia bahkan menempati urutan ke 6 dari negara terindah di dunia. Penilaian antara lain karena keindahan gugusan pulaunya seperti di Raja Ampat, gunung berapi dan keragaman budayanya.

“Bukan hanya keindahan alam, tetapi keragaman budaya dan  keramah tamahan serta kesantunan orang Indonesia itu luar biasa. Sikap Inilah yang harus dipertahankan dan menjadi salah satu daya saing yang kita miliki,” kata bapak enam anak ini

Saat liburan sekolah, Ary Ginanjar yang menjadi motivator tingkat dunia dan banyak melakukan perjalanan antar negara ini meluangkan waktu khusus untuk liburan keluarga.

“Anak saya suka liburan dan saya ajak mereka ke Jogja dan Bali, destinasi yang memenuhi 3 A yaitu akses, atraksi dan amenitas sehingga mereka dapat menikmati keindahan alam dan keunikan seni dan budaya yang ada dengan mudah dan nyaman,” tambahnya.

Itulah sebabnya, kata Ary, berwisata tidak harus selalu keluar negri karena selain keindahan alamnya, Indonesia juga banyak memiliki keunggulan seperti komodo, spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara.

“Jelajahilah negrimu, cintai negrimu maka kita bisa melihat dan menyadari bahwa Indonesia  jauh lebih indah dari negara lain di dunia dan promosi harus digalakkan lagi,” tantang pemilik ESQ Tour & Travel ini.

Apalagi pengakuan sudah diumumkan situs traveling  Rough Guides yang  baru-baru ini  merilis daftar negara terindah di dunia berdasarkan pilihan para pembaca dan menempatkan Indonesia di urutan ke 6 dari 20 negara yang masuk daftar terindah.

Negara yang menempati posisi pertama hingga kelima masing-masing adalah Skotlandia, Kanada, Selandia Baru, Italia dan Afrika Selatan. Sementara di urutan 7-20 adalah Inggris, Islandia, Amerika Serikat, Wales ( Inggris), Slovenia, Meksiko, India, Finlandia, Swiss, Peru, Norwegia, Irlandia, Kroasia dan Vietnam.

Negara-negara tersebut dianggap memenuhi seluruh kriteria destinasi cantik yang diinginkan oleh traveler. Mulai dari pemandangan alam yang eksotis, situs bersejarah, lansekap kota yang romantis, dan masih banyak lagi.

1.400 Wisman Kapal Pesiar MV Volendam Bersandar di Lembar

this formate

LOMBOK BARAT, Bisniswisata.co.id: Sekitar 1.400 wisatawan mancanegara (Wisman) yang menumpang kapal pesiar MV Volendam merapat di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). In merupakan kapal pesiar kedua kali pada awal tahun 2018 yang bersandar di Pelabuhan Lembar.

“MV Volendam merupakan kapal pesiar pertama kali pada awal tahun 2018. Dan sudah kedua kalinya singgah di Pelabuhan Lembar pada 2016 dengan membawa hampir 1.500 wisatawan dari berbagai negara,” kata General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Cabang Lembar Baharuddin di Lombok Barat, Kamis (11/01/2018).

Sebelum singgah di Lombok, lanjut dia, kapal pesiar yang dinahkodai Capt Turner Christopher Michael dan membawa sebanyak 611 anak buah kapal itu sebelumnya mengunjungi Pulau Komodo, Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Pihaknya memberikan sambutan dengan kesenian khas Lombok berupa musik “Gendang Beleq” kepada ribuan wisatawan yang turun dari kapal ke daratan menggunakan sekoci. Turis asing itu, kemudian diajak agen perjalanan wisata mengunjungi beberapa objek wisata di Pulau Lombok. Di antaranya kawasan wisata pantai Senggigi, dan taman Narmada Kabupaten Lombok Barat.

Ada juga yang berminat mengunjungi beberapa sentra kerajinan di Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram. “Para wisatawan yang datang ke Lombok menggunakan kapal pesiar memiliki minat berbeda-beda. Namun yang terpenting bagaimana memberikan pelayanan terbaik sesuai keinginan mereka,” ujarnya.

Pelindo III Cabang Lembar sebagai BUMN di sektor jasa kepelabuhanan sedang melaksanakan pembangunan Terminal Gili Mas yang merupakan pengembangan dari Pelabuhan Lembar. Terminal Gili Mas, dirancang memiliki panjang dermaga 480 meter, dilengkapi dengan berbagai fasilitas ruang tunggu domestik dan internasional.

“Fasilitas tersebut sedang dibangun untuk dapat memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi wisatawan terutama penumpang kapal pesiar,” ucap Baharuddin seperti dikutip laman Antara.

Ia berharap dengan adanya terminal Gili Mas yang ditargetkan pembangunannya rampung pada awal 2019, kapal-kapal pesiar dari luar negeri dengan panjang melebihi 250 meter sudah bisa sandar di dermaga dan tidak perlu lagi menurunkan penumpang ke daratan menggunakan sekoci.

Menurut dia, dengan angka kunjungan wisatawan kapal pesiar yang terus meningkat setiap tahunnya, secara tidak langsung akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. “Dan tidak hanya dengan mengefektifkan kinerja bongkar muat logistik, tetapi juga pada sektor pariwisata dengan menarik lebih banyak turis domestik dan mancanegara untuk terus datang,” kata Baharuddin. (DAY)

Ingin Ramping & Langsing, Ubah Penampilan & Gaya Busana

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Nyaris semua perempuan ingin terlihat langsing dan kurus. Karena itulah mereka rela diet ketat atau melakukan operasi agar wajahnya terlihat tirus atau badannya terlihat lebih ramping.

Menyiasati penampilan agar terlihat lebih langsing sebenarnya bisa dilakukan melalui busana yang Anda kenakan. Busana berwarna gelap seperti hitam dipercaya bisa membuat seseorang terlihat lebih kurus.

Namun, ada beberapa trik fashion lainnya yang bisa Anda terapkan agar terlihat lebih ramping dan menarik. Berikut seperti dilansir timesofindia.com, Kamis (11/01/2018):

#. Pakai sepatu yang tepat

Sepasang sepatu yang tepat bisa membuat perbedaan besar pada penampilan Anda. Caranya, carilah sepatu dengan model ujung yang runcing dan heels langsing. Sepatu ini bisa menciptakan ilusi kaki yang lebih panjang dan justru membuat Anda terlihat lebih ramping.

#. Pilih kain yang tepat

Bahkan jika Anda memilih siluet yang tepat, kain tertentu bisa membuat Anda terlihat gemuk. Gunakan jenis kain yang datar seperti krep. Hindari jenis kain seperti brokat, satin, suede, kulit dan kain yang memiliki motif kombinasi pada pinggirannya.

#. Pilih model pakaian membentuk tubuh

Memakai model pakaian yang membentuk tubuh Anda bisa menjadi salah satu pilihan, walaupun tidak terlalu dianjurkan. Baik itu jenis bodycon dress atau rok pensil, shapewear yang bagus akan menghaluskan tonjolan dan memberi Anda kepercayaan tambahan dalam penampilan.

#. Tambahkan struktur ke pakaian

Agar terlihat langsing, sebaiknya hindari dua hal yakni baju yang terlalu ketat dan baju yang terlalu longgar. Berikan beberapa struktur pada baju Anda. Jika Anda mengenakan pullover longgar, pasangkan dengan celana ketat dan sepasang sepatu bertumit yang cukup tinggi. Dan jika Anda mengenakan celana, pilihlah yang berkaki lebar di bagian bawah, jangan berbentuk kulot yang membuat Anda terlihat lebih gemuk.

#. Jaket panjang

Selalu pilih outer yang tepat agar terlihat langsing. Anda bisa memakai jaket panjang atau kardigan yang bisa menciptakan ilusi tubuh yang lebih ramping. (TIME)

Turis Amerika Meregang Nyawa Saat Hiking

this formate

ALICE SPRINGS, Bisniswisata.co.id: Seorang turis Amerika berusia 33 tahun tewas setelah mengambil jalur yang salah saat melakukan hiking di kawasan yang populer bagi turis Larapinta Trail, di sebelah barat Alice Springs, Australia Tengah.

Wisatawan ini, semula hendak mencapai Mount Sonder dan memulai perjalanan pukul 08.30 pagi, Rabu (10/1) dan ditemukan tewas pukul 17.00 sekitar 750 meter dari sebuah tempat parkir mobil di dekat Redbank Gorge.

Polisi mengatakan pria tersebut dan seorang rekannya sudah mencapai Mount Sounder, yang merupakan gunung keempat tertinggi di Northern Territory. Namun, ketika turun mereka terpisah. “Tinggi gunung ini sekitar 1.300 meter, dan perjalanan yang mereka lakukan pulang pergi adalah sekitar 16 Km, jadi cukup jauh.” kata Superintendent Rob Burgoyne dari Kepolisian NT kepada ABC Darwin.

Seorang pria berusia 40 tahun yang menjadi teman turis tersebut mengatakan rekannya ketika turun mencoba berlari dan tampaknya mengikuti jalur yang salah. “Mereka berdua turun dari gunung, dan nahasnya tampaknya yang tewas tersebut turun mengikuti jalan yang salah,” kata Burgoyne.

“Rekannya berhasil mencapai Redbank Gorge dan kemudian berusaha meminta pertolongan, namun pria berusia 33 tahun ini tidak muncul juga dan akhirnya ditemukan sekitar 400 meter dimana dia mengambil jalan yang salah.. Ini sekitar tiga jam setelah terakhir terlihat masih hidup, dan ketika jenazahnya ditemukan,” katanya.

Polisi mengatakan penyelidikan masih akan dilakukan namun mereka memperkirakan kematiannya tidak disebabkan karena hal yang mencurigakan.

Biro Meteorologi mengukuhkan suhu di Alice Springs kemarin mencapai 42 derajat Celcius, hal yang menurut polisi membuat kondisi untuk hiking di kawasan tersebut menjadi lebih sulit “Kami tahu dia membawa air tetapi dia bertindak konyol dengan berlari turun sendirian meninggalkan temannya. Berlari turun dari gunung di suhu di atas 40 derajat, bukanlah hal yang bijak,” kata Burgoyne.

Bagian dari Larapinta Trail yang jarak keseluruhannya 223 kilometer tersebut banyak diantaranya terjal dan berbatu, terutama di lokasi dimana jenazah turis tersebut ditemukan. Dua turis lansia asal Jerman hilang di Trephine Gorge, di sebelah Timur Alice Springs 11 bulan lalu, dan seorang pria asal Adelaide tewas terkena sambaran petir di King’s Canyon 10 hari lalu. (ABC)

2017, Turis China Dominasi Penumpang Bandara Manado

this formate

MANADO, Bisniswisata.co.id: Sepanjang tahun 2017, wisatawan asal China mendominasi penumpang internasional di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Penumpang dari Negara Panda yang keluar dan masuk ke Sulut melalui Bandara Sam Ratulangi sejumlah 164.954 penumpang, dengan penumpang terbanyak dari Guangzhou mencapai 51.622 penumpang

“Ramainya turis China ke Manado, setelah pemerintah provinsi Sulut aktif mempromosikan pariwisata di negara itu, juga dibukanya penerbangan langsung menambah daftar panjang wisatawan China masuk ke Manado,” papar General Manager Bandara Sam Ratulangi, Minggus E T Gandeguai, dalam keterangan tertulis, Kamis (11/01/2018).

Selain itu, sambung dia, destinasi wisata di Sulut yang ditawarkan kepada wisatawan asal Tembok Raksasa, sangat sesuai dengan minat sekaligus harapan mereka. “Diharapkan tahun 2018 terjadi lonjakan lebih bagus lagi,” harapnya.

Secara total rata-rata pergerakan lalu lintas udara selama tahun 2017 di bandara Manado, yaitu pesawat 2.324 penerbangan per bulan, penumpang 226.128 per bulan, dan kargo sejumlah 1.142.609 kilogram per bulan,” paparnya.

Juga diiringi dengan peningkatan jumlah pergerakan pesawat sebesar empat persen dengan jumlah 27.890 dan pergerakan kargo yang meningkat 13 persen atau sejumlah 13.711.312 kg, tambahnya

Diakui, pertumbuhan jumlah penumpang internasional turut berperan besar dalam peningkatan jumlah penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado. “Jumlah penumpang internasional sebesar 170.384 meningkat hingga 77 persen dibandingkan tahun 2016 yang jumlah penumpang internasionalnya sebesar 96.210,” jelasnya.

Pertumbuhan positif ini akan terus diimbangi dengan sarana prasarana yang akan terus ditambah dan diperbaiki demi menunjang operasional. Bandara Sam Ratulangi akan terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan penumpang. (DAY)

Hot Deals, Genjot Kunjungan Wisman Cross Border ke Batam-Bintan

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Melanjutkan sukses tahun lalu, program promo hot deals kembali dilanjutkan. Targetnya sangat jelas untuk menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), terutama di kawasan cross border. Spesialisnya turis dari Singapura dan Malaysia ke Batam dan Bintan dilanjutkan dan ditangkatkan pada tahun ini.

“Kunjungan wisman lintas batas (cross border)  pada tahun ini diharapkan akan memberikan kontribusi besar dalam pencapaitan target kedatangan wisman  yang tahun ini ditetapkan sebesar 17 juta wisman,” papar Asdep Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar Rizky Handayani dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Kamis (11/01/2018)

Dilanjutkan, hasil evaluasi pelaksanaan program hot deals 2017 yang melibatkan operator ferry dan  industri pariwisata di Batam dan Bintan, Provinsi Kepulaun Riau (Kepri) pada tahun lalu menunjukkan hasil cukup memuaskan. “Paket yang terjual (termasuk tiket ferry) dari tanggal 21 Juli hingga 31 Desember 2017 mencapai 102.589 dengan total transaksi sebesar Rp 88,5 miliar,” jelasnya.

Program hot deals 2017 melibatkan 3 operator ferry (BatamFast, Majestic, BintanFerries) melayani rute Singapura ke Batam & Bintan  dan 3 operator ferry (Citra, Indomas, Pintas) Johor ke Batam & Bintan  dengan total penjualan sebanyak 105.000 tiket, dan 82 industri pariwisata  (Hotel & Resort; Tour & Travel; Golf Course; serta Spa & Wellness)  di Kepri dengan membuat 258 paket wisata.

Diakuinya, demi mensukseskan program tersebut Kemenpar bersama stakeholder pariwisata Kepri melakukan strategi BAS (Branding, Advertising, dan Selling) dengan kegiatan antara lain; ferry wraping  pada 15 ferry rute Singapura menuju Batam-Bintan dan 3 ferry rute Johor menuju Batam-Bintan.

Selain itu, tambah dia, menyelenggarakan familiarization trip mengundang media suratkabar, media sosial, dan blogger; maupun  media placement; launching program;  dan press conference dan consumer selling di lokasi strategis antara lain; Harbourfront Mall & Chinatown Point (Singapura) dan AEON Mall Kulai Jaya, AEON Mall Dato Onn, City Square, dan AEON Mall Tebrau (Johor Baru). (Redaksibisniswisata@gmail.com)

Istana Siak Dibakar, Kunjungan Wisatawan Tak Surut

this formate

PEKANBARU, Bisniswisata.co.id: Tim gabungan Polda Riau dan Polres Siak berhasil menangkap seorang pria, yang diduga sebagai pelaku pembakaran koleksi Istana Siak. “Pelaku berinisial TSA alias Faisal ditangkap di Kota Pekanbaru sore tadi,” kata Kepala Polres Siak, AKBP Barliasnyah di Pekanbaru, Rabu (10/1).

Barliansyah menuturkan, TSA, atau yang memiliki nama lengkap Tengku Said Abdullah (41) ditangkap di salah satu tempat di Kabupaten Siak. Untuk selanjutnya, TSA akan segera dibawa ke Polda Riau guna penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi sementara, TSA diduga merupakan salah satu pewaris keluarga kesultanan Siak. Namun, polisi masih mendalami kebenaran informasi serta motif dugaan pembakaran tersebut.

Upaya pembakaran Istana Siak terjadi pada Senin siang (8/1). Beruntung upaya pembakaran cepat diketahui petugas sehingga tidak menimbulkan kerusakan berat. Hanya saja, akibat upaya pembakaran itu telah menyebabkan sejumlah ornamen rusak. Di antaranya adalah diorama patung penjaga sultan, serta tirai peninggalan bersejarah.

Sejumlah tokoh masyarakat hingga Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengutuk keras upaya pembakaran cagar budaya tersebut. Istana Siak Sri Indrapura atau disebut juga “Istana Matahari Timur”, merupakan kediaman resmi Sultan Siak yang mulai dibangun pada 1889, yaitu pada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim.

Istana ini merupakan peninggalan Kesultanan Siak Sri Inderapura yang selesai dibangun pada 1893. Kompleks istana ini memiliki luas sekitar 32.000 meter persegi yang terdiri dari empat istana yaitu Istana Siak, Istana Lima, Istana Padjang, dan Istana Baroe. Istana Siak sendiri memiliki luas 1.000 meter persegi.

Istana Siak memiliki arsitektur bercorak Melayu, Arab, dan Eropa. Bangunannya terdiri dari dua lantai. Lantai bawah dibagi menjadi enam ruangan sidang, ruang tunggu para tamu, ruang tamu kehormatan, ruang tamu laki-laki, ruang tamu untuk perempuan, satu ruangan di samping kanan adalah ruang sidang kerajaan, juga digunakan untuk ruang pesta.

Lantai atas terbagi menjadi sembilan ruangan, berfungsi untuk istirahat Sultan serta para tamu istana. Di puncak bangunan terdapat enam patung burung elang sebagai lambang keberanian Istana.

Sementar,a pada halaman istana masih dapat dilihat delapan meriam menyebar ke berbagai sisi-sisi halaman istana. Kemudian, di sebelah kiri belakang istana terdapat bangunan kecil yang dahulunya digunakan sebagai penjara sementara.

Sejak terjadi aksi pembakaran Istana Siak, tak menyurutkan wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk mengunjungi Istana yang masih megah. “Memang jumlah kunjungan saat ini belum ramai, karena bukan hari liburan,” papar salah seorang penjaga Istana sambil mengaku Istana kini mendapat penjagaan ekstra ketat agar kejadian itu tak terulang lagi. (REO)