Ingin Lihat Bunga Sakura Mekar, Tak Perlu Terbang ke Jepang

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Musim semi di Jepang mulai datang, pertanda Bunga Sakura bermekaran. Tak heran jika negara berbendera matahari terbit itu, diserbu wisatawan dari berbagai mancanegara termasuk turis asal Indonesia. Memang mengasyikkan melihat bunga Sakura yang mekar setahun sekali atau dalam bahasa Jepang kegiatan menyaksikan bunga sakura dinamakan Hanami.

Kini, ada kabar baik bagi para turis Indonesia. Tak perlu jauh-jauh merasakan hanami dengan terbang ke Jepang. Mengingat, sedikitnya ada empat destinasi wisata di Indonesia juga ditumbuhi keindahan Bunga Sakura. Memang menikmati keindahan Sakura di Indonesia termasuk langka.

Bunga Sakura di Indonesia dengan ciri khas bunganya yang berwarna pink muda (Prunus cerasoides). Tidak hanya jenis Prunus cerasoides, ada jenis pohon Sakura lainnya yang memiliki ciri khas bunga berwarna pink tua.

Malah akhir Januari 2018, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan Taman Wisata Sakura Gunung Lawu di Dusun Tlogodringo, Desa Gondosuli Cemoro Kandang, Kabupaten Karanganyar. Sebanyak 60 batang Pohon Sakura ditanam di sana, di atas lahan seluas 1,2 hektare.

Karena masih dalam tahap penanaman, wisatawan nusantara baru bisa merasakan pemandangan hanami di sana pada beberapa tahun lagi.
Merangkum dari berbagai sumber, selain di Lawu inilah daftar tempat melihat Bunga Sakura di Indonesia:

#. Karangasem, Bali

Sekitar tahun 2012, beberapa lokasi di Karangasem, Provinsi Bali, dipilih sebagai tempat ditanamnya ratusan bibit Bunga Sakura. Bibit yang ditanam berjenis Sakura Yoko, jenis yang telah dimodifikasi sehingga bisa tumbuh dalam beragam suhu. Selain di Karangasem, Bunga Sakura juga bisa dinikmati di Kebun Raya Eka Karya sepanjang bulan April dan September.

#. Cibodas, Jawa Barat

Tempat ini adalah yang pertama ditanami bibit Bunga Sakura di Indonesia. Sudah dimulai sejak tahun 1953, tak heran jika di tempat ini tumbuh sedikitnya tujuh jenis Pohon Sakura. Jika ingin meikmati pemandangan bunga sakura yang bermekaran, datanglah antara bulan Januari sampai Februari dan Juli sampai Agustus.

#. Waingapu, Nusa Tenggara Timur

Meskipun Pulau Sumba identik dengan daerahnya yang kering, namun Bunga Sakura di sini justru tumbuh dengan sendirinya di pinggir jalan pedesaan. Bunga sakura di Waingapu akan bermekaran sekitar bulan Oktober sampai November.

#. Batam, Kepulauan Riau

Bunga Sakura yang tumbuh di sini memang sengaja ditanam untuk mempercantik komplek perumahan. Waktu bersemi Bunga Sakura di sini terbilang cukup panjang, yakni mulai dari bulan Maret hingga Mei. (CNN)

Devil Tears Dipagar, Antisipasi Wisatawan Terjatuh ke Laut

this formate

BALI, bisniswisata.co.id,- Nusa Penida di Kabupaten Klungkung Bali memang sedang hit di pasar pariwisata, terlebih pasar Cina. Disetiap pelabuhan penyeberangan antrian bus- bus wisatawan asal daratan Tiongkok berjajar rapi.

Ada penyeberangan dari pantai Sanur yang didominasi wisatawan domestik dan masyarakat Bali, melalui pelabuhan Benoa dengan grup- grup besarnya dan penyeberangan dari pulau Serangan.

Tinggal memilih sesuai tujuan di kawasan Nusa Penida dengan tiga pulaunya yaitu P Nusa Penida, P Lembongan atau mau ke P Ceningan, pasalnya di setiap pulau memiliki tujuan wisata yang khas.

Anda pernah mendengar, membaca hal objek wisata di kawasan Nusa Penida seperti Pasih Uug, Angel Billabong, Dreambeach, Devil Tears, Crystal Bay, Molenteng atau Raja Lima nya Nusa Penida.  Pantai Atuh, Sacred Point Ceningan, Gamat Beach, Pantai Nyanyad, Guyangan, Blue Lagoon, Pantai Kelingking, Pantai Toya Pakeh, Pantai Jungutbatu, Pantai Ped, Pantai Kutampi Kaler, Pantai Batununggul dan Pantai Suana.

Pantai- pantai tersebut tak semuanya landai, ada yang curam tetapi menarik untuk dikunjungi bahkan membuat penasaran penikmat aktivitas jalan- jalan. Tren berwisata ke Nusa Penida, tidak hanya meningkatkan kinerja ekonomi masyarakat.

Juga menimbulkan sejumlah persoalan baru, seperti kecelakaan laut akibat keteledoran, ketidakpahaman wisatawan. Seperti kejadian Selasa siang (6/3) di objek wisata Devil Tears, seorang wisatawan warga Tiongkok tercebur ke laut akibat tarikan udara dari hempasan ombak yang membentur dinding- dinding tebing Devil Tears.

Hempasan ombak ke dinding tebing menimbulkan bias pelangi indah yang membuat pengunjung berteriak excited dan tanpa sadar berlari mendekat ke objek. Suami yang melihat istrinya tercebur mencoba menolong dengan ikut terjun ke laut.

Saat yang sama seorang wisatawan Eropa yang berdiri dibibir tebing berseberangan juga tercebur kelaut. Mereka kemudian ditolong lifeguard dari Paguyuban Wisata Nusa.

Mendapat informasi kecelakaan laut yang dialami wisatawan di objek wisata Devil Tears, mendorong pihak DPD Asita Bali melalui Devisi Bali Liang, bekerjasama dengan Konjen Republik Rakyat Tiongkok/RRT/Cina di Bali dan Paguyuban Wisata Nusa, segera merealisasi rencana pembangunan pagar pengaman di bibir tebing Devil Tears.

“Segera eksekusi pada titik- titik rawan, agar tidak jatuh korban lagi,” tegas Ketua DPD Asita Bali, Ketut Ardana.

Upaya pengamanan objek- objek wisata, jelas Ketut Ardana tidak hanya menjadi tanggungjawab Asita, tetapi tanggungjawab bersama semua stake holder kepariwisataan setempat. Khusus di objek Devil Tears,  DPD Asita Bali melalui Divisi Bali Liang  bekerjasama dengan Konjen Cina di Bali dan Paguyuban Wisata Nusa (masyarakat setempat, pengusaha hotel, restoran, wisata bahari yang tergabung dalam Paguyuban Wisata Nusa), berencana membangun pagar pembatas sepanjang 310 meter di bibir tebing Devil Tears ( yang dianggap paling rawan kecelakaan ) untuk keamanan wisatawan.

Pembangunan pagar pembatas tersebut memerlukan sharing pendanaan baik dari pemerintah mau pun stakeholder pariwisata lainnya. Saat ini  telah terkumpul dana tidak kurang dari Rp 100 juta, diharapkan dapat segera digunakan membangun pagar pengaman tersebut. Apabila dana terkumpul belum dapat mendanai pembangunan pagar sepanjang 350 meter dengan tinggi 1,2 meter,  akan dilanjutkan oleh Pemkab Klungkung dan diharapkan pada akhir tahun 2018 pagar tersebut sudah selesai secara keseluruhan.

10 PAPAN TANDA PERINGATAN

DPD Asita Bali melalui unit Asita CARE/Peduli, selain merencanakan pembangunan pagar pengaman di bibir tebing Devil Tears, juga memasang papan tanda peringatan. Pemasangan tanda peringatan tersebut dalam rangka meningkatkan penyebarluasan informasi dan menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan saat berkunjung di Kecamatan Nusa Penida. Dengan harapan angka kecelakaan di objek wisata Nusa penida dapat ditekan seminimal mungkin sampai  zero accident.

Pada Selasa 6 Maret 2018, diserahkan enam papan tanda peringatan dari 10 papan sumbangan kepada Kepala Dinas Pariwisata Klungkung mewakili Pemerintah Kabupaten Klungkung. Secara simbolis pemasangan papan tanda peringatan dilakukan di obyek wisata Devil Tears, Lembongan dengan melibatkan Drs. I nengah Sukasta, MSi, Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, didampingi Camat Nusa Penida dan Perbekel Lembongan. Sementara Ketua DPD Asita Bali I Ketut Ardana, SH didampingi Waka Lingkungan Tjokorda Bagus Wira Pemayun, Ketua Divisi pasar China Elsye Deliana bersama jajaran pengurus Asita Bali.

Dispar Klungkung mencatat kawasan Pasih Uug, Angel Billabong, Dreambeach, Devil Tears, Crystal Bay, Molenteng, Pantai Atuh, Sacred Point Ceningan, Gamat Beach, Pantai Nyanyad, Guyangan, Blue Lagoon, Pantai Kelingking, Pantai Toya Pakeh, Pantai Jungutbatu, Pantai Ped, Pantai Kutampi Kaler, Pantai Batununggul dan Pantai Suana, yang memerlukan perhatian khusus dalam keamanan dan kenyamanan berwisata.

Diperlukan 18 buah papan tanda peringatan dalam tiga bahasa yaitu bahasa Indonesia, Inggris dan Madarin. Sementara, Asita membantu 10 papan peringatan yang dipasang di Devil Tears, Dream Beach, Angel Billabong, Crystal Bay, Pantai Atuh, Secret Point, Pasih Uug, Pantai Klingking dan di Molenteng.

Ketut Ardana mengakui kepariwisataan Nusa Penida memerlukan aksi pembenahan pengelolaan, seperti dibentuknya badan pengelola objek wisata yang dilengkapi dengan SOP berkunjung yang aman dan nyaman. * Dwi

 

200 Seller Dalam & Luar Negri Hadiri TTC Travel Mart Di Jakarta & Surabaya

this formate

Tedjo Iskandar, penyelenggara TTC Travel Mart

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sedikitnya 200 seller dari kalangan industri pariwisata dalam dan luar negri mengikuti TTC Travel Mart yang berlangsung di Jakarta dan Surabaya pada 5 & 7 Maret 2018.

“Untuk seller international yang ikut 122 perusahaan maupun dari NGO atau badan pariwisata dan 78 seller dari Indonesia,” kata Tedjo Iskandar, pendiri independent dan B to B travel mart pertama di Indonesia, di Hotel Redtop, hari ini.

Sejak menyelenggarakan TTC Travel Mart international Tedjo mengaku minat peserta dari kalangan industri tidak surut. Untuk penyelenggaraan yang ke 29 ini ada sejumlah Tourism Board (badan pariwisata) asing dari Jeju island, Korea, Macao, Pilipina dan Serawak.

Para seller yang datang umumnya sudah bertahun-tahun menjadi peserta seperti Anucha Mahamad yang akrab dipanggil Rom dari jaringan hotel A-One, Thailand.

Dia mengatakan keunikan dari TTC Travel Mart adalah banyaknya buyer yang datang sehingga meski acaranya hanya satu hari di Jakarta dan satu hari di Surabaya namun efisien dalam menjaring mitra-mitra baru.

“Setiap kali hadir di acara ini saya bisa menambah net-work bukan hanya industri pariwisata dari Jakarta tapi dari berbagai daerah di Indonesia karena seller dari Indonesia juga banyak dari Bali, Makasar, Sumatra Barat dan daerah lainnya sehingga semuanya bisa bertemu dalam satu atap,” kata Rom.

Dia  sudah datang selama 7 tahun berturut-turut atau 14 kali ikut TTC Travel Mart. Awalnya mengenalkan hotel A-One The Royal Cruise Hotel di Pantai Pattaya, hotel dengan desain kapal yang banyak diminati wisatawan muslim Indonesia yang berwisata ke Bangkok.

Kini, Rom memperkenalkan Myth Beach Hotel di Pantai Pattaya  dengan 236 kamar lux dan memiliki fasilitas Meeting Incentives Conference & Exhibition ( MICE) dengan total luas ruang meeting mencapai 1600 meter persegi.

I Gusti Ngurah Yudha Feryanto ( kiri) mewakili GO Touch Down, tour operator dari Afrika Selatan, salah satu seller di TTC Travel Mart.

Indra Syahbirin, Presdir Pratama Tours & Travel, Bekasi yang datang sebagai buyer mengatakan sebelum ada TTC Travel Mart akan sulit bagi travel agent kecil untuk bermitra langsung dengan wholesale international sehingga hanya bisa menjadi sub-agent menjual paket wisata tour operator besar.

“Tapi kini  setelah ada TTC Travel Mart maka Tedjo Iskandar sang pendiri Travel Mart independent mengundang travel agent di Indonesia terutama kelas UKM untuk bertemu langsung dengan semua industri wisata dan dapat mengemas paket-paket wisata dengan harga jual ke konsumen yang terjangkau.

“Di TTC Travel Mart kita bisa bernegoisasi langsung dengan mitra yang kita butuhkan dari hulu hingga hilir seperti  accounting system GTASS, airlines, cruises, attraction, jasa transportasi darat seperti bus, bisa jumpa wakil dari Tourism Board berbagai negara serta jumpa mitra-mitra lainnya,” kata Indra Syahbirin.

Dia menilai inisiatif menyelenggarakan TTC Travel Mart ke 29 ini sekaligus mendidik para pelaku wisata untuk belajar langsung dari para senior yang sudah sukses membangun usaha tingkat dunia.

Dharma Subandi, General Manager Namin Dago Hotel dari jaringan Naya Hotels juga sudah dua kali mengikuti event TTC Travel Mart sifatnya open market sehingga sebagai seller dia dapat berjumpa dengan potensial buyer sebanyak mungkin

“ Saya senang ikut event ini  karena pasar yang dibidik luas, tidak segmented sehingga banyak peluang untuk mencari mitra-mitra baru untuk hotel Namin Dago Hotel, Bandung,” kata Dharma.

Para buyer yang datang juga membuka peluang kerjasama dan biasanya setelah acara baru di follow up sehingga akhirnya saling bersinergi, tambahnya.

Agar pertemuan buyer dan seller lebih optimal dia berharap pengaturan lalu lintas kedatangan para  buyer dapat diarahkan panitia dengan baik sehingga semua meja peserta bisa mendapatkan potential buyer, tambahnya.

 

Kebiasaan Potret Makanan Bisa Cegah Penyakit

this formate

QUEENSLAND, bisniswisata.co.id: Seberapa ingat apa yang Anda makan untuk sarapan kemarin? Apakah Anda pernah makan ayam dalam sepekan terakhir? Seorang peneliti dari University of Queensland tinggal di kota Darwin, Australia Utara berharap kebiasaan memotret makanan dapat memperbaiki pencegahan penyakit saluran pencernaan yang semakin banyak diderita orang. Campylobacter adalah salah satu bakteri penyebab infeksi yang paling sering ditemukan di Australia dan negara maju lainnya.

“Kebanyakan kita percaya bakteri ini disebabkan makanan yang terkontaminasi, itulah sebabnya mengapa kita memperhatikan apa yang dimakan orang-orang untuk kemudian mencari tahu seberapa akurat ingatan mereka soal apa yang dimakan,” kata Liana Varrone, peneliti University of Queensland.

“Bakteri ini bisa menyebar melalui banyak hal, ini adalah bakteri yang sangat kuat.” Mereka yang berpartisipasi dalam penelitian Liana secara rutin telah memotret makanan mereka dan mengirimkan kepada dirinya, sebelum kemudian ingatan soal apa yang pernah mereka makan diuji.

“Saya mencoba meminta orang-orang mengirimkan foto-foto makanan selama tujuh hari pada saya dan kemudian saya akan mengajukan beberapa pertanyaan,” kata Liana kepada Adam Steer dari ABC Radio Darwin. “Saya ingin melihat seberapa baik mereka dalam mengingat apa yang pernah dimakan setelah dua hingga tiga minggu kemudian.”

Pertanyaan dalam penelitian tersebut ditujukan untuk membuat kebijakan. Pada 2006 di Selandia Baru bakteri jenis campylobacter mencapai tingkat tinggi pada pasokan unggas, hingga pihak berwenang untuk keselamatan makanan perlu meninjau standar pengamanan dan penyimpanan.

Dengan memperketat dan meningkatkan pengawasan ayam, tingkat infeksi menurun tajam selama dua tahun berikutnya. Menurut Liana ini adalah bentuk contoh penelitian diagnostik yang berujung pada pengendalian penyakit yang efektif.

“Jika kita mengatakan ayam adalah masalahnya, padahal masalah sebenarnya ada pada anjing peliharaan atau hewan lain, maka kita menerapkan beberapa kebijakan berbeda soal jalur produksi ayam, padahal seharunya kita memberi tahu orang lain untuk lebih membersihkan tangan mereka setelah ada kontak dengan anjing.”

Penelitian Liana mengikuti model serupa yang diujicoba di Universitas Perth, di mana peserta mengirimkan foto makanan ke sebuah aplikasi sebelum menyantapnya. Ia mengatakan potensi jejaring sosial untuk penelitian ilmiah ini cukup signifikan.

“Saya sudah memiliki banyak orang yang mengirim Snapchats ke orang-orang, dan kemudian mereka akan mengirimi saya Snapchat dengan sedikit keterangan apapun soal makanan.” sambungnya. (ABC/NDHYK)

Gebrakan PHRI NTB: Gerakan Bersih Destinasi Wisata Lombok

this formate

MATARAM, bisniswisata.co.id: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan gebrakan kebersihan disejumlah destinasi wisata di wilayah Lombok. Gebrakan bertajuk Gerakan Bersih Destinasi Wisata (GBDW) diawali dengan membersihkan Masjid Hubbul Wathan di Kompleks Islamic Center NTB, Senin (5/3/2018).

Ketua PHRI NTB Lalu Abdul Hadi Faesal mengatakan, GBDW merupakan inisiatif dari para pelaku industri perhotelan untuk ikut menjaga kebersihan dan kenyamanan sejumlah destinasi wisata yang ada di NTB.

“Ini aksi kita pertama dan akan kita lakukan secara berkelanjutan ke destinasi wisata lain yang ada di NTB, terutama di Pulau Lombok,” ujar Hadi di Islamic Center NTB seperti dilansir laman Republika.co.id, Senin (5/3).

Dilanjutkan, pemilihan Masjid Hubbul Wathan sebagai destinasi wisata pertama yang disasar, tidak lepas dari posisi Masjid Hubbul Wathan yang dikenal sebagai ikon wisata halal di NTB.

“Kebersihan dan kenyamanan di Masjid Hubbul Wathan menjadi perhatian khusus. Pasalnya, Masjid Hubbul Wathan telah menjadi salah satu destinasi utama yang ditawarkan oleh para pelaku industri perhotelan dalam menjual paket tour wisata,” tandasnya

Dalam GBDW ini, Hadi mengatakan, menggandeng perusahaan pembersih, Karcher. Hadi menuebut kerja sama dengan Karcher ini sangat penting melihat tinggi dan besarnya luas Masjid Hubbul Wathan sehingga membutuhkan penanganan khusus.

Hadi menyebutkan, GBDW di Masjid Hubbul Wathan ini akan berlangsung selama dua hari, mulai Senin (5/3) hingga Selasa (6/3) dan melibatkan sedikitnya 100 relawan. “Acara hari ini adalah satu gerakan moral yang akan berikan motivasi ke seluruh pihak di mana bersih jadi tujuan yang akan kita lakukan secara berkesinambungan,” kata Hadi. (NDHYK)

Keren, Komunitas Muslim Biker Umrah Mengendarai Moge

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Para pecinta sepeda motor yang tergabung dalam komunitas muslim biker Indonesia (MBI) akan melakukan kegiatan Umrah yang disertai kegiatan touring. Aksi digelar mulai 21 hingga 28 Maret 2018, rencananya diikuti 20 orang bikers.

“Ini kegiatan dakwah melalui kegiatan Umrah yang disertai tourin menggunakan motor besar (moge) di wilayah Kerajaan Saudi Arabia,” kata Ketua Umum BMI Humam Syarif Alkatiri pada keterangan persnya, Senin (05/03/3028).

Menurut rencana mereka akan mengendarai moge dari Jeddah menuju Madinah. Meski melakukan touring dengan menggunakan moge, kegiatan ini tetap akan menitik beratkan pada kegiatan Ibadah Umrahnya sesuai dengan tuntunan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam.

Untuk memuluskan rencana tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi. Moge juga tidak mereka bawa dari tanah air, melainkan menyewa langsung dari pemilik moge di Arab Saudi.

Rombongan hanya membawa perlengkapan berkendara yang sifatnya individu, seperti helm, jaket, sepatu, pelindung kaki dan sarung tangan. “Pemerintah Arab Saudi akan memberikan sebuah sertifikat khusus kepada peserta Umroh Biker ini,” kata Sekjen BMI Ari Widodo.

Rombongan Umrah Biker akan dipimpin langsung pembina MBI ustadz Subhan Bawazier dan Ketua Umum MBI Humam S. Alkatiri. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat muslim terhadap sejarah peradaban Islam, serta menjalin silaturahmi antara komunitas muslim biker Indonesia dengan Bikers di Arab Saudi dan juga dengan para Ulama di Saudi Arabia.

Sejumlah tempat yang akan dikunjungi dalam pelaksanaan touring adalah City of Rays, City of Badr, Makam Syuhada Badr, Masjid ‘Arisy, Masjid dan sumur Ruha’a, Masjid Quba, Museum Stasiun Turki Usmani, Benteng dan Sumur Urwah bin Zubeir, Taman Raja Fahd, Lokasi perang dan Makam Syuhada Uhud, Mantiqoh Baidho, serta Suwalah Farm. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Januari 2018, Kunjungan Wisman ke Kalbar Anjlok Hampir 50%

this formate

PONTIANAK, bisniswisata.co.id: Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat mencatat pada Januari 2018 ada sebanyak 2.765 Wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke Kalbar. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya Desember 2017, kunjungan turis asing anjlok turun 49,21 persen, hampir 50 Persen.

“Namun jika dibandingkan lagi dengan bulan yang sama dengan tahun 2017 lalu juga turun sebesar 18,20 persen,” ujar Kepala BPS Kalbar, Pitono di Pontianak, Senin (05/03/2018).

Pitono menjelaskan dari total kunjungan Wisman yang ada melalui pintu masuk Entikong Januari 2018 tercatat 1.495 kunjungan, turun 46,45 persen dibandingkan Desember 2017, 2.792 kunjungan.

” Sedangkan Wisman yang masuk melalui pintu masuk Supadio Pontianak sebanyak 1.270 kunjungan, turun 52,11 persen dibandingkan Desember 2017, 2.652 kunjungan,” jelas dia seperti dilansir laman Antara.

Sementara kata dia untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang Kalbar Januari 2018 sebesar 38,32 persen atau turun 16,79 poin dibandingkan Desember 2017 yang 55,11 persen.

” Untuk hotel non bintang sendiri di bawah lagi yakni hanya 28,80 persen atau turun 8,82 poin dibandingkan Desember 2017 yang sebesar 37,62 persen,” kata dia.

Lanjutnya untuk rata-rata lama menginap tamu hotel bintang di Kalbar pada Januari 2018 masih di bawah dua hari yakni hanya 1,58 hari, turun 0,10 hari dibandingkan Desember 201 yang, 1,68 hari.

“Untuk rata-rata lama menginap tamu hotel non bintang sendiri juga masih di bawah dua hari yakni hanya 1,32 hari, turun 0,03 hari dibandingkan Desember 2017 yang 1,35 hari,” papar dia. (NDHYK)

Insiden Malindo, Penumpang Telanjang Serang Pramugari

this formate

DHAKA, bisniswisata.co.id: Seorang pria asal Bangladesh yang menjadi penumpang pesawat Malindo ditangkap petugas keamanan setelah tidak mengenakan pakaian dan menyerang pramugari. Insiden itu terjadi pada hari Sabtu saat dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Dhaka.

Aksi penumpang telanjang itu berlangsung di pesawat dengan nomor penerbangan OD162 tujuan Dhaka. Penumpang pria berusia 20 tahun tersebut diketahui merupakan mahasiswa dari sebuah universitas di Cyberjaya. Dia diduga melakukan masturbasi di tempat duduknya sambil menonton pornografi di laptopnya sebelum menyerang pramugari.

Seorang saksi mata menduga bahwa pria tersebut juga telah berjalan ke toilet dan menanggalkan pakaiannya. Dia juga dilaporkan buang air kecil di tempat duduknya.

Menurut saksi mata, pria Bangladesh tersebut mulai bersikap agresif saat disuruh mengenakan pakaian. Dia lantas menyerang kepala pramugari.

Karena situasinya tidak bisa dikendalikan, pria itu diikat oleh penumpang lain dengan sehelai kain. Gambar aksi telanjangnya telah beredar di platform media sosial termasuk WhatsApp.

Menurut pihak maskapai, penumpang pria itu telah dikawal tim keamanan Dhaka pada saat pesawat mendarat. Dia telah ditahan. ”Sehubungan dengan kejadian tentang penumpang yang mengganggu penerbangan tertanggal 3 Maret, awak pesawat mengikuti prosedur operasi standar untuk menahan seorang penumpang atas gangguan lebih lanjut terhadap awak pesawat dan penumpang (lain),” kata pihak maskapai.

”Maskapai ini akan terus memastikan penumpang melakukan perjalanan dengan nyaman,” lanjut pernyataan maskapai dalam sebuah pernyataan di halaman Facebook-nya, yang dikutip Senin (5/3/2018). (DAY)

Coco, Film Animasi Terbaik Oscar 2018

this formate

LOS ANGELES. bisniswisata.co.id: Film Coco meraih Film Animasi Terbaik Academy Awards ke-90 alias Oscar 2018, Minggu (4/3) malam waktu Los Angeles. Film yang disutradarai Lee Unkrich itu mengisahkan tradisi hari kematian di negara Meksiko ini, sukses menyingkirkan Loving Vincent, The Boss Baby, Ferdinand dan The Breadwinner.

“Coco adalah bukti bahwa perubahan bisa menyatukan dunia. Terima kasih kepada komunitas Latin dan warga Meksiko, kru dan tim di Disney dan Pixar,” kata produser Coco, Darla K. Anderson di atas panggung.

“Kami ingin anak-anak tumbuh dengan film yang mengisahkan tentang kenyataan yang ada di dunia. Orang-orang marjinal juga perlu disuarakan. Representasi itu perlu,” ujar Lee Unkrich.

Coco mengisahkan petualangan bocah 12 tahun, Miguel Rivera yang ingin menjadi seorang musikus dengan menggunakan gitar tradisional Meskiko. Sayang dilarang keras oleh keluarganya, karena sejarah pernikahan nenek moyangnya yang gagal dengan seorang musikus.

Karena tak direstui, Miguel meminjam gitar idolanya Ernesto de la Cruz yang secara tak sengaja berpindah ke dunia arwah di momen Hari Orang Mati di Meksiko dan menemukan identitas leluhurnya.

Coco menampilkan bakat akting suara pemain dari Mozart in the Jungle Gael García Bernal dan Anthony Gonzalez, aktor muda yang mengisi suara Miguel, si tokoh utama.

Kemenangan Coco ini melengkapi rentetang kemenangan yang diraih oleh film animasi Disney tersebut pada musim penghargaan tahun ini, seperti Golden Globe dan BAFTA Awards. Juga, Film Coco menuai kesuksesan baik dari penilaian kritikus maupun komersil. Film yang menuai banyak pujian ini pun mendapatkan pendapatan lebih dari US$730 juta dari seluruh dunia, menurut data Box Office Mojo.

Sehingga menjadikannya fitur animasi terlaris kedua tertinggi tahun 2017, setelah Despicable Me 3. Lebih menggembirakan lagi, Anggota dewan Kota Los Angeles Gil Cedillo mendeklarasikan Selasa (27/2) sebagai Hari Coco di LA.

Produser Darla K. Anderson, sutradara Lee Unkrich, aktor Anthony Gonzalez (pengisi suara Miguel), dan para pemain film animasi Coco menghadiri upacara deklarasi tersebut, melansir The Hollywood Reporter.

Sebelumnya, Mark Hamill juga mengumumkan film pendek animasi terbaik. Penghargaan itu diraih Dear Basketball. Film itu ditulis oleh pebasket kondang Kobe Bryant dan disutradarai Glen Keane. (NDHYK)

Indragiri Hulu-Batam, Rute Anyar Wings Air

this formate

RENGAT RIAU, bisniswisata.co.id: Maskapai penerbangan Wings Air membuka rute penerbangan anyar dari Bandara Jatayu, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau ke Hang Nadim Batam dalam mengakomodasi keinginan masyarakat yang bepergian serta memudahkan investor datang ke daerah itu.

“Kami akan terbangi rute tersebut satu kali per hari dengan pesawat berkapasitas 72 kursi. Penerbangan perdana dilakukan pada Minggu (4/3/2028) dan pesawat yang digunakan merupakan pesanan Wings Air yang datang dari Perancis pada 19 Februari 2018,” ujar Direktur Operasi Wings Capt Redi Irawan di Rengat Riau.

Dengan pembukaan rute baru ini, sambung dia, masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu, Riau bakal lebih mudah untuk bepergian ke luar kota. Manajemen Wings Air dengan Pemerintah Indragiri Hulu menyepakati dibukanya pelayanan jasa penerbangan baru dari Bandara Japura Lirik, setelah melakukan evaluasi bersama untuk sementara waktu dibuka rute penerbangan hanya dengan satu kota tersebut.

Manajemen Wings Air berterima kasih atas dukungan semua pihak pengoperasian bandara Japura untuk pesawat mini dan sangat diharapkan kesempatan itu bisa dimanfaatkan sebaik- baiknya oleh warga dan pembisnis karena selain membantu mempermudah keluar kota juga efisien waktu. “Kami melayani rute penerbangan baru dari Japura ke Batam dan sebaliknya Batam ke Japura pada jam 15,00 WIB,” terangnya.

Kepala Bandar Udara Japura Muhammad Kurniawan mengatakan, pada kesempatan uji coba dipersilahkan kepada masyarakat menyampaikan aspirasi secara langsung dengan petinggi menajemen Wings Air agar mendapat respons cepat untuk kepentingan ke depannya. “Pihak bandara hanya menyediakan sarana serta memfasilitasi pelayanan,” ujarnya seperti dilansir laman Antara, Senin (05/03/2018).

Anggota DPRD Indragiri Hulu Marlius mengatakan, sangat mengapresiasi atas dibukanya rute penerbangan Inhu-Batam dan sebaliknya dan berharap agar masyarakat bisa memberikan dukungan atas pengoperasian pesawat tersebut. (NDHYK)