Traveling: Merangkul Perjalanan, Memulihkan Nyala Kehidupan

Traveling: Merangkul Perjalanan, Memulihkan Nyala Kehidupan

this formate

 “Kita bepergian tidak untuk melarikan diri dari kehidupan, tetapi agar hidup tidak melarikan diri dari kita.”

Jeffry-namaku-brandku

SAAT dunia makin kompleks, cepat, dan menuntut, banyak orang merasa hidupnya sekadar rutinitas. Data dari WHO tahun 2023 menunjukkan bahwa lebih dari 60% pekerja global mengalami burnout, dan Indonesia tidak luput dari gejala ini.

Dalam laporan State of the Global Workplace 2024 dari Gallup, Indonesia mencatat skor keterlibatan kerja yang tergolong rendah, di bawah rata-rata Asia Tenggara. Di tengah tekanan pekerjaan, sosial media, dan krisis eksistensial, traveling kini lebih dari sekadar aktivitas rekreas, traveling menjadi bentuk pemulihan.

Pepatah populer We travel not to escape life, but for life not to escape us menjadi refleksi mendalam, bahwa traveling, perjalanan, bukan pelarian. Ia adalah rekoneksi. Dalam budaya Jawa, dikenal ungkapan “urip iku urup”—hidup adalah nyala, cahaya yang memberi manfaat bagi sesama. Maka, setiap perjalanan yang sejati adalah upaya menjaga “nyala” itu agar tidak padam.

Saya berbagi tulisan ini dengan tujuan menyuguhkan pemikiran filosofis sekaligus solusi praktis dan data aktual bagi pelaku industri pariwisata, perhotelan, policymaker, serta masyarakat luas. Ia, mengajak kita memahami perjalanan sebagai kebutuhan dasar manusia modern, sekaligus peluang strategis bagi pembangunan pariwisata nasional yang lebih manusiawi.

Transformasi Pascapandemi

Pandemi COVID-19 mengubah paradigma perjalanan. Wisatawan, kini tidak lagi hanya mencari destinasi, tetapi “transformasi”. Dalam laporan 2023 oleh Booking.com, sebanyak 68% wisatawan global menyatakan ingin bepergian untuk menemukan ketenangan batin dan kesehatan mental. Di Indonesia, survei oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf, tahun 2023) menunjukkan tren serupa: wisata berbasis alam, budaya, dan kesehatan mengalami lonjakan minat.

Artinya, orientasi wisata telah bergeser: dari experience economy menuju meaning economy. Dari eksplorasi luar ke eksplorasi dalam. Dari konsumsi ke kontemplasi.

Dalam pitutur Jawa: Tepaseling rasa, tepaseling jiwa. Rasa harus terlatih. Jiwa harus dirawat. Maka “perjalanan” yang menyentuh rasa dan jiwa adalah jawaban atas krisis eksistensi zaman.

Studi Kasus:

Desa Wisata Nglanggeran di Gunungkidul, tidak hanya menawarkan pemandangan indah, juga narasi transformasi sosial-ekologis yang menyentuh hati.

Retreat spiritual di Bali pascapandemi mengalami peningkatan 30% pemesanan domestik menurut data PHRI Bali (2023).

Hospitality Beyond Service

Dalam industri perhotelan dan pariwisata, kita terlalu lama menjual “kenyamanan” fisik: tempat tidur empuk, kolam renang luas, menu eksotis. Era baru menuntut kita menjual “ketenangan batin, pengalaman otentik, dan sentuhan manusiawi”.

Filosofi Jawa Ajining diri saka lathi —harga diri seseorang terletak pada ucapannya—mengingatkan pentingnya “komunikasi bermakna” dalam hospitality. Bukan hanya kecepatan check-in, tetapi senyum tulus, mata yang menatap, dan bahasa hati yang mengerti.

Data Pendukung:

Menurut laporan Customer Experience Trends oleh Zendesk (2023), 70% pelanggan akan tetap loyal pada brand yang mampu membangun relasi emosional.

Survei Deloitte 2024 menyebutkan bahwa wisatawan milenial dan Gen Z lebih memilih akomodasi yang mendukung well-being, bukan sekadar harga murah.

Yang Praktis untuk Hotelier:

  • Latih frontliner untuk menjadi emotional listener, bukan sekadar problem solver.
  • Bangun narasi pengalaman, bukan diskon. Misal: “Di kamar ini, banyak orang telah menenangkan hati, bukan hanya beristirahat.”
  • Terapkan konsep empat energi pelayanan: energi ruang, energi kata, energi niat, dan energi rasa.

Proses Kehidupan

Dalam bisnis pariwisata ada konsep journey mapping for self & customer

Konsep journey mapping selama ini digunakan dalam customer experience. Mengapa tidak digunakan untuk karyawan dan diri kita sendiri?

Sebab perjalanan bukan hanya fisik, tapi juga psikologis dan spiritual.

Model Self Journey Mapping:

Awal: Fase kelelahan dan kekosongan hidup

Tengah: Momen perjalanan, kontemplasi, dan keterhubungan

Akhir: Pulang sebagai pribadi yang lebih sadar dan bersyukur

Studi Tambahan:

Menurut McKinsey (2024), perusahaan yang mengintegrasikan kesejahteraan emosional dalam layanan pelanggan mengalami kenaikan kepuasan hingga 34%.

Peluang Transformasi Nasional

Indonesia adalah negara kepulauan dengan kekayaan geografis dan budaya luar biasa. Tetapi potensinya sering belum diolah dengan pendekatan makna.

Data Kunci:

World Travel & Tourism Council (WTTC) melaporkan bahwa sektor pariwisata menyumbang 5,2% dari PDB Indonesia pada 2023. Namun hanya 30% dari total wisatawan domestik yang merasa “terhubung secara emosional” dengan pengalamannya, menurut riset internal Kemenparekraf (2023).

Artinya, kita belum optimal menyentuh hati wisatawan.

Solusi Strategis Nasional:

Kembangkan paket wisata healing based tourism di setiap provinsi.

Kolaborasikan kementerian: pendidikan (untuk kurikulum wisata edukatif), kesehatan (untuk wisata sehat), dan sosial (untuk pemberdayaan lokal).

Gunakan filosofi lokal sebagai branding narrative, misal: “Nyegara Gunung” Jember sebagai Luxury Adventure to Reconnect with Nature.

Spirit Komunitas dan Pariwisata Berbasis Jiwa

Perjalanan tak selalu berarti meninggalkan rumah. Terkadang, ia adalah cara baru untuk memahami rumah. Dalam falsafah Jawa dikenal  sangkan paraning dumadi —dari mana kita berasal dan ke mana kita akan kembali—. Maka setiap perjalanan seharusnya membawa pulang jiwa yang lebih utuh.

Inspirasi Implementatif:

  • Hotel-hotel kecil bisa menggandeng seniman lokal untuk menghadirkan “ruang ekspresi jiwa” bagi tamu.
  • Tour operator bisa memasukkan journaling session atau morning contemplation ke dalam itinerary.
  • Kampung wisata bisa menyuguhkan bukan hanya atraksi budaya, tapi filosofi hidup yang diwariskan.

Contoh Nyata:

Java Lotus Hotel Jember menyisipkan nilai hospitality as healing dalam konsep No Plus-Plus, Just Pure Comfort, menyediakan menu lokal sehat comfort food (makanan rumahan), rooftop view untuk relaksasi, dan paket workation yang tetap menyentuh sisi spiritual tamu.

Langkah Kecil Penuh Makna

Hidup ini bukan hanya tentang “bekerja” dan mencapai “target”. Hidup ini adalah tentang “merasa”. Dan dalam dunia yang serba cepat ini, perjalanan —baik jauh mau pun dekat—adalah cara untuk kembali merasakan.

Maka, untuk para pemangku kebijakan, pelaku usaha, dan masyarakat dewasa: mari redefinisi pariwisata sebagai sarana memulihkan makna hidup. “Sebab jika hidup kehilangan makna, maka tak ada gunanya kita menjual destinasi”.

Kita butuh menjual harapan. Menjual perjumpaan. Menjual momen di mana seseorang berkata, “Akhirnya aku bisa bernapas lagi.”

“Jangan menunggu waktu luang untuk hidup. Luangkan waktu untuk hidup.”

Mari menghidupkan industri pariwisata bukan dengan promosi “kosong”, tetapi dengan pelayanan yang “bernyawa”. Karena kita tidak sedang menjual kamar, pemandangan, atau tiket. Kita sedang menjual “kehidupan” yang sempat tertunda.

Dan seperti yang dikatakan pepatah di awal:

We travel not to escape life, but for life not to escape us.

Jember, 30 Juni 2025

Jeffrey Wibisono V.

Praktisi Industri Hospitality dan Konsultan

Membuka Peluang Bisnis Perhotelan di Arab Saudi: AVANA dan Ezdaher Buka Jalur Investasi Baru untuk Dukung Visi 2030

this formate

RIYADH, bisniswisata.co.id: Visi 2030 Arab Saudi menetapkan target yang ambisius,  menyambut 150 juta pengunjung setiap tahunnya dan memposisikan Kerajaan tersebut sebagai pusat bisnis perhotelan global.

Untuk mewujudkan visi ini, dibutuhkan lebih dari sekadar pembangunan hotel; dibutuhkan ekosistem yang lengkap dari para pengusaha, penyedia modal, program pemerintah, dan pasar keuangan yang efisien untuk memobilisasi dan mempertahankan investasi dalam skala besar.

Dilansir dari www.arabnews.com, AVANA Companies, perusahaan kredit swasta dan investasi real estat yang berbasis di AS dengan pengalaman lebih dari dua dekade dalam membiayai proyek perhotelan secara global, telah mengembangkan inisiatif ganda untuk memperkuat lanskap investasi perhotelan di Arab Saudi.

Melalui afiliasinya, Ezdaher Financing Company, AVANA memperkenalkan program pembiayaan terstruktur dan mempelopori solusi crowdfunding yang dirancang untuk membuka peluang modal domestik dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif.

Dengan memanfaatkan kemitraan dengan para pemimpin global seperti IHG Hotels and Resorts dan Oaktree Capital Management, AVANA telah mengembangkan program pendanaan bersama yang inovatif yang menyatukan modal institusional ke dalam kerangka pendanaan yang efisien.

Model ini mengatasi hambatan tradisional seperti proses persetujuan yang panjang dan jaminan yang luas dengan memungkinkan aliran modal yang lebih cepat untuk proyek konstruksi hotel.

Meskipun awalnya difokuskan pada pasar AS yang mapan, struktur yang didukung aset tersebut sangat relevan bagi investor Timur Tengah yang mencari eksposur yang aman ke sektor perhotelan global.

Dengan inisiatif regional Ezdaher, AVANA diposisikan dengan baik untuk menyelaraskan praktik investasi internasional dengan ambisi strategis investor Saudi.

“Dengan menggabungkan keahlian pembiayaan perhotelan global kami dengan kehadiran lokal melalui Ezdaher, kami berkomitmen untuk menciptakan jalur yang memberdayakan investor dan memajukan Visi 2030,” kata Sundip Patel, CEO AVANA Companies.

Di samping inisiatif globalnya, AVANA menangani kebutuhan penting untuk mengaktifkan basis modal domestik Arab Saudi. Modal pinjaman tradisional sering kali tidak dapat dimobilisasi hingga jatuh tempo, sehingga memperlambat sirkulasi ekonomi.

Platform EqualSeat, yang dikembangkan di bawah bendera Ezdaher, memperkenalkan model crowdfunding inovatif yang mengubah tabungan pasif menjadi investasi aktif.

Melalui EqualSeat, investor Saudi dapat secara langsung berpartisipasi dalam kredit swasta, Pendanaan UKM, dan peluang real estat.
Pendekatan ini meningkatkan likuiditas bagi lembaga keuangan, mendukung kewirausahaan yang lebih luas, dan merangsang ekspansi ekonomi melalui efek pengganda Keynesian.
Upaya modernisasi keuangan Arab Saudi telah membuat langkah signifikan, tetapi sektor crowdfunding yang berkembang pesat memerlukan pengembangan regulasi yang berkelanjutan, pemeringkatan risiko yang terstandarisasi, dan transparansi investasi yang lebih besar.
Membangun kepercayaan investor akan menjadi penting untuk membuka potensi penuh pasar modal domestik dan memastikan bahwa inisiatif sektor swasta melengkapi program sektor publik tanpa tumpang tindih atau konflik.
Perusahaan AVANA dan perusahaan pembiayaan Ezdaher secara aktif mencari kemitraan dengan kantor keluarga dan investor institusional untuk mendorong pertumbuhan perhotelan yang berkelanjutan, menciptakan peluang kerja berkualitas tinggi, dan mendukung tujuan diversifikasi ekonomi Arab Saudi.

Personalisasi Kalahkan Poin: 68% wisatawan Pilih Pengalaman yang disesuaikan Dibandingkan Hadiah Loyalitas Hotel

this formate

ATHENA, bisniswisata.co.id : Aturan loyalitas tamu berubah, dan pelaku bisnis perhotelan pun berubah langkah. Menurut survei baru yang ditugaskan oleh Mews , cloud perhotelan terkemuka di industri ini, hampir 7 dari 10 wisatawan (68%) kini mengatakan bahwa mereka akan tetap setia pada hotel yang memberikan pengalaman yang menonjol dan personal.

Mereka meninggalkan penghargaan tradisional berbasis poin. Perubahan loyalitas ini tidak salah lagi: di kalangan Gen Z, personalisasi lebih diutamakan daripada poin (83%) dan 71% penerima penghasilan tinggi juga lebih menyukai pengalaman yang disesuaikan dengan mereka dibandingkan poin loyalitas hotel.

Dilansir dari traveldailynews.com, era loyalitas transaksional sudah berakhir, kata Richard Valtr , Pendiri Mews. Para pelancong masa kini menginginkan pengakuan yang tulus – pengakuan yang datang dari pemahaman yang mendalam tentang siapa pelanggan Anda, mengapa mereka datang, dan apa yang ingin mereka capai selama perjalanan mereka.

Pengalaman yang lebih personal, tingkatan loyalitas yang lebih sedikit. Hotel-hotel yang membina hubungan yang berkelanjutan dan bermakna dengan para tamunya, tempat mereka memahami preferensi mereka dan memberikan pengalaman yang berkesan dan bermakna, adalah hotel-hotel yang akan membuat para tamu kembali lagi dan lagi, tambah Richard Valtr.

Jajak pendapat yang melibatkan 2.000 wisatawan Amerika menemukan bahwa hanya 24% warga Amerika yang mengatakan bahwa hadiah hotel adalah yang paling berharga (di bawah hadiah dari toko kelontong, poin kartu kredit, hadiah bensin, dan mil maskapai).

Selain itu, 82% anggota loyalitas hotel saat ini menyebutkan rasa frustrasi dengan program tradisional, termasuk poin yang kedaluwarsa terlalu cepat (28%), tanggal kedaluwarsa (24%), dan kesulitan mendapatkan hadiah yang berarti (23%).

Tantangan-tantangan ini mendorong wisatawan, terutama segmen yang lebih muda dan kaya, untuk mencari alternatif.

Temuan penting lainnya dari survei ini:
Generasi Z Memimpin Revolusi Personalisasi
• 83% pelancong Gen Z akan tetap setia untuk mendapatkan pengalaman personal yang superior
• 89% mengatakan fasilitas yang dipersonalisasi akan meningkatkan kemungkinan mereka untuk kembali
Pelancong Kaya Meminta Lebih dari Sekadar Poin
• 71% wisatawan dengan penghasilan $150.000-$200.000 lebih menyukai pengalaman yang dipersonalisasi
• 83% dalam kelompok pendapatan ini mengatakan fasilitas yang dipersonalisasi meningkatkan loyalitas
• 80% dari mereka yang berpenghasilan lebih dari $200.000 adalah anggota loyalitas saat ini tetapi menginginkan lebih
Teknologi Memungkinkan Personalisasi dalam Skala Besar
• 93% wisatawan bersedia berbagi data pribadi untuk meningkatkan pengalaman hotel
• 70% lebih memilih check-in melalui aplikasi atau kios daripada resepsionis tradisional
• Preferensi untuk layanan mandiri mencapai puncaknya pada angka 82% di kalangan Gen Z
Tidak mengherankan, layanan pelanggan adalah pembangun loyalitas hotel yang utama: sementara 88% wisatawan akan kembali jika hotel secara konsisten memenuhi harapan, layanan yang buruk (62%), masalah fasilitas (51%), dan masalah kamar (49%) tetap menjadi cara tercepat untuk kehilangan tamu setia.

Perubahannya jelas: industri perhotelan perlu beralih dari transaksi ke koneksi sejati. Sistem poin dan tingkatan loyalitas digantikan oleh pengenalan waktu nyata, pengalaman digital yang lancar, dan penawaran khusus yang membuat setiap tamu merasa seperti VIP.

“Mendapatkan audiens yang setia selama minimal delapan jam saat tamu menginap adalah sebuah keistimewaan yang luar biasa, namun potensi sesungguhnya bagi merek hotel terletak pada penciptaan pengalaman yang lebih dari sekadar kunjungan semalam,” tambah Valtr.

Merek yang sukses berevolusi untuk menjadi bagian dari pengalaman 24 jam tamu mereka dan mengembangkannya menjadi relevan dalam kehidupan sehari-hari mereka, menghadirkan pengalaman yang benar-benar personal sepanjang tahun.

Ini bisa berarti tamu yang menghabiskan liburan mereka di tempat tinggal bermerek, bekerja dari ruang kerja merek yang sama saat bepergian, dan menggunakan pusat kebugaran di kota asal mereka.

Hal Ini tentang menawarkan pengalaman yang mereka inginkan, di mana pun mereka berada. Ini menandai perubahan signifikan dalam loyalitas, dari sekadar mengumpulkan poin dan menuju integrasi merek ke dalam kehidupan sehari-hari tamu.

Spesialis pencegahan penipuan perjalanan dari Etraveli Group, PRECISION Bermitra dengan Mastercard

this formate

Mathias Hedlund, Chief Executive Officer di Etraveli Group (kiri) bersama Maria Parpou, Wakil Presiden Eksekutif, Mastercard Payment Gateway Services.

STOCKHOLM, bisniswisata.co.id: Etraveli Group , penyedia teknologi global terkemuka untuk penerbangan, mengumumkan kemitraan antara PRECISION , produk unggulan dari divisi fintech grup, EG Fintech Solutions , dan Mastercard Gateway.

Kolaborasi ini menandai kemajuan signifikan dalam pencegahan penipuan, meningkatkan keamanan bagi pedagang perjalanan dan pelanggan mereka.

Dilansir dari traveldailynews.com, PRECISION, solusi manajemen risiko perintis dari EG Fintech Solutions, lahir dari perjalanan, untuk perjalanan, guna memecahkan kompleksitas unik yang dihadapi oleh penjual perjalanan dan maskapai penerbangan di seluruh dunia.

Didukung oleh keahlian pencegahan penipuan selama lebih dari dua dekade, solusi ini menangani volume transaksi bernilai miliaran dolar setiap tahunnya di lebih dari 200 wilayah.

PRECISION memberikan akurasi dan kecepatan pengambilan keputusan yang tak tertandingi, bersama dengan fleksibilitas yang telah lama dibutuhkan oleh pedagang perjalanan untuk menyesuaikan strategi penipuan dengan pasar dan kebutuhan operasional spesifik mereka.

Mastercard, pemimpin global dalam teknologi dan keamanan pembayaran, telah lama mendukung industri perjalanan dengan infrastruktur yang tepercaya dan dapat diskalakan.

Melalui Mastercard Gateway, perusahaan ini memungkinkan penerimaan pembayaran yang aman dan fleksibel di lebih dari 30 metode pembayaran, menjadikannya mitra yang tepat untuk menghadirkan perlindungan penipuan PRECISION kepada lebih banyak pedagang, dengan lebih cepat.

Dengan menggabungkan keahlian mendalam PRECISION dalam penanggulangan penipuan perjalanan dengan jaringan pembayaran global Mastercard, kemitraan ini menetapkan standar baru untuk keamanan transaksi pembayaran.

Terutama dalam industri perjalanan yang menghadirkan deteksi penipuan terkini, wawasan risiko waktu nyata, dan pengalaman pembayaran yang lancar.

Lebih dari sekadar integrasi teknis, ini merupakan kolaborasi strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan, mengurangi gesekan, dan memberdayakan pedagang perjalanan untuk tumbuh dengan percaya diri dalam lanskap penipuan yang semakin kompleks.

Peny Rizou , Chief Fintech Officer, Kepala EG Fintech Solutions, berkomentar: “ Kami bangga bermitra dengan Mastercard Gateway untuk lebih memperluas akses ke perlindungan penipuan PRECISION yang canggih bagi pedagang perjalanan di seluruh dunia,”

Solusi perusahaannya memberikan keakuratan dan kecepatan pengambilan keputusan yang tak tertandingi kepada para pedagang, beserta kemudahan dan fleksibilitas integrasi yang belum pernah mereka miliki sebelumnya dalam hal mengelola penipuan, tambahnya.

Mathias Hedlund , Chief Executive Officer di Etraveli Group, berkomentar: “Kemitraan kami dengan Mastercard memperluas jangkauan global PRECISION, menghadirkan manfaatnya kepada lebih banyak industri perjalanan di seluruh dunia. “

Hal ini berkontribusi langsung terhadap strategi kami untuk menjadi pemimpin global dalam memberikan solusi teknologi inovatif bagi ekosistem perjalanan, dengan tingkat kualitas tertinggi.”

Maria Parpou , Wakil Presiden Eksekutif, Mastercard Payment Gateway Services, mengatakan sebagai mitra lama industri perjalanan, pihaknya memahami tantangan unik terkait penipuan yang dihadapinya.

Dengan mengintegrasikan dengan PRECISION, yang dibuat khusus untuk perjalanan, kami memperkuat kemampuan kami untuk mendukung pedagang dengan perlindungan khusus dalam skala besar.

Industri perjalanan dapat mengintegrasikan PRECISION melalui Mastercard Gateway dengan upaya teknis minimal, sehingga terhindar dari perubahan infrastruktur yang besar.

Solusi ini menawarkan perlindungan penipuan secara real-time yang dirancang khusus untuk kompleksitas industri, membantu maskapai penerbangan dan penjual perjalanan membuat keputusan lebih cepat dan menyederhanakan operasi.

Kemitraan ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Etraveli Group untuk membentuk masa depan perjalanan melalui teknologi, menggabungkan keahlian industri yang mendalam dengan kemitraan global tepercaya untuk melayani pedagang perjalanan dan pelanggan mereka dengan lebih baik.

Tekhnologi Pimpin Era Modern Dalam Pariwisata

this formate

CHESHIRE, bisniswisata.co.id : Kini, karena banyak orang terbiasa memesan perjalanan mereka dan rute perjalanan telah membaik, semakin banyak orang yang bepergian.

Dilansir dari www.tourism-review.com, penumpang menginginkan rencana perjalanan yang dibuat khusus untuk mereka dan harus dapat menghubungi layanan pelanggan tanpa kesulitan.

Orang dapat mengatur rencana perjalanan mereka dengan mudah karena sistem perangkat lunak canggih memiliki antarmuka yang mudah digunakan.

Setiap orang yang bepergian memiliki kemudahan untuk bepergian dengan pengalaman digital yang unik. Hal ini memungkinkan perjalanan menjadi perjalanan otomatis yang mudah, yang membantu menciptakan pengalaman yang luar biasa.

Membuat Pemesanan Perjalanan Semulus Mungkin

Sebelumnya, Anda harus datang langsung ke kantor dan menunggu agen membantu pemesanan, tetapi kini, Anda dapat melakukannya sambil duduk di ruang keluarga.
Banyak portal pemesanan elektronik yang muncul untuk membantu pembelian tiket bagi perorangan dan bisnis.

Semua pemesanan melalui sistem pemesanan utama yang menyatukan penerbangan, reservasi hotel, transfer perjalanan, dan tugas-tugas lainnya ke dalam satu sistem yang mutakhir.

Contoh hebat dari sistem yang rumit seperti itu adalah GP Travel Enterprise, sistem multi-moda yang canggih dari GP Solutions yang dibuat untuk melayani industri perjalanan.

Sistem ini membantu perusahaan yang mengatur tur kelompok dan perjalanan perorangan untuk membuat keputusan terbaik. Fitur pengemasan yang dinamis memungkinkan OTA dan operator tur untuk membuat paket menarik yang meningkatkan konversi dan laba mereka.

Sistem pemesanan terbaik kini menambahkan bagian upsell, prediksi harga robotik, dan tips AI. Hasilnya, perusahaan dapat menyusun paket menarik yang sesuai dengan target pelanggan mereka dan menyesuaikan dengan tren baru di pasar.

Sebagai contoh, sistem ini dapat mengumpulkan dan menawarkan tiket pesawat, hotel, dan lift sekaligus bagi mereka yang merencanakan liburan ski di musim dingin.

Selain itu, mesin pemesanan kini lebih dirancang untuk digunakan pada perangkat seluler. Berkat pengoptimalan seluler, pelanggan kini dapat menggunakan ponsel mereka untuk merencanakan, memesan, dan mengatur perjalanan tanpa repot.

Baru-baru ini, Statista menemukan bahwa tiga perempat wisatawan melakukan riset dan melakukan pemesanan pada perangkat seluler.
API adalah Alat untuk Menghubungkan Orang-Orang di Seluruh Dunia

Bagian yang benar-benar menyatukan semua bagian industri perjalanan adalah jaringan yang dibentuk oleh API (Application Programming Interface) perjalanan.

Pengalaman pelanggan yang lancar dapat terwujud ketika agregator hotel, sistem distribusi global (GDS), penyedia aktivitas, platform asuransi, pemroses pembayaran, dan sistem klien berkomunikasi melalui API.

Seluruh proses dilakukan dalam hitungan detik berkat cara API terhubung. Selain memanfaatkan platform hosting yang bermanfaat, desain yang fleksibel, dan proses otomatis, API memungkinkan agen perjalanan untuk berkembang dalam platform mereka tanpa melakukan pembaruan apa pun.

Memiliki ekosistem API menghemat waktu, mengurangi jumlah tugas yang dilakukan secara manual, dan memungkinkan penerapan fitur yang baru dikembangkan dengan lebih cepat.

API juga dapat mempersonalisasi pengalaman. Menggabungkan sistem CRM dengan sistem pemesanan dan data dari luar membantu wisatawan menikmati layanan yang dibuat untuk mereka.

Dengan menggunakan API, penyedia layanan perjalanan dapat menjangkau wisatawan yang bepergian dengan harga murah, seperti wisatawan mewah, atau yang mencari petualangan.

Jika API tidak aman, penyediaan layanan pelanggan yang cepat dan akurat saat berbagi data akan menjadi mustahil. Hadirnya pedoman GDPR dan CCPA menunjukkan betapa pentingnya API dirancang dengan baik.

Pertukaran informasi pelanggan yang aman harus dilakukan dengan menggunakan langkah-langkah keamanan tingkat atas.

Bagi bisnis yang ingin tetap kompetitif, berinvestasi dalam pengembangan perangkat lunak perjalanan yang memprioritaskan integrasi API adalah hal yang tidak dapat dinegosiasikan.

CRM dan Personalisasi untuk Mesin Pemesanan

Saat ini, wisatawan mencari layanan yang sesuai dengan diri mereka secara pribadi dan relevan dengan diri mereka. Hal ini hanya dapat terwujud berkat sistem CRM yang didukung oleh AI dan pembelajaran mesin.

Dengan semua informasi ini, mereka dapat membuat saran yang dipersonalisasi berdasarkan pengguna. Jika pelanggan memesan hotel yang berkelanjutan atau memilih untuk mengikuti tur berpemandu, sistem akan menawarkan lebih banyak pilihan serupa di masa mendatang.

Selain memandu keputusan mereka, CRM membantu mengirimkan email, menawarkan hadiah, dan mempromosikan barang tepat pada saat yang paling dibutuhkan oleh setiap pelanggan. Teknologi semacam itu memungkinkan bisnis untuk memulai program pelanggan setia, yang memastikan mereka memiliki klien tetap.

Jika alat CRM adalah bagian dari sistem perangkat lunak perjalanan yang lebih besar, alat tersebut menambahkan nilai yang signifikan, menawarkan pengalaman unik kepada setiap wisatawan.

Saat ini, beberapa alat CRM dihubungkan dengan alat analisis yang mempelajari posting dan ulasan media sosial untuk melacak kepuasan wisatawan dengan segera.

Jika tamu memposting ulasan negatif di situs, sistem otomatis dapat segera memperbaiki masalah tersebut dengan memberikan diskon atau mengirimkan email permintaan maaf secara langsung.

Perusahaan mengubah strategi kampanye pemasaran mereka untuk mengikuti perkembangan analitik prediktif dalam CRM.

Dengan melihat kembali kapan orang biasanya melakukan pemesanan di masa lalu, perusahaan dapat menyesuaikan rencana pemasaran mereka untuk mendapatkan hasil terbaik.

Alat Manajemen Pemesanan dan Operasional Setelah Pemesanan

Perencanaan perjalanan terus berlanjut setelah pemesanan tiket. Tantangan terbesarnya adalah memastikan perjalanan bebas masalah, mulai dari saat berangkat hingga kembali.

Dalam kasus seperti itu, perangkat lunak manajemen operasi benar-benar berfungsi dengan baik.

Aplikasi perjalanan memungkinkan orang memeriksa dan mengelola penerbangan, check-in hotel, transfer, dan informasi serupa secara real-time.

Dasbor koordinasi pemasok, pembatalan pemesanan, dan pemesanan ulang otomatis adalah beberapa fitur yang tersedia untuk bisnis perjalanan.

Dengan menggunakan perangkat layanan pelanggan, Anda dapat menawarkan dukungan setiap saat kepada klien melalui chatbot atau interaksi agen secara langsung.

Pelancong akan mendapatkan informasi terbaru melalui pemberitahuan push mengenai perubahan di gerbang keberangkatan, gangguan cuaca, dan aktivitas lainnya.

Penggunaan otomatisasi memudahkan berbagai hal seperti pembuatan faktur, analisis data, dan pelaporan dari kantor pusat. Dengan kemampuan ini, perusahaan dapat meningkatkan operasinya tanpa biaya tambahan yang besar.

Sistem manajemen gangguan terkini mengandalkan AI untuk memberi tahu pelanggan terlebih dahulu atau mengubah rute sebelum mereka harus mengunjungi bandara. Sistem ini dirancang untuk menghentikan masalah sebelum muncul, sehingga membuat pelanggan lebih puas.

Blockchain kini semakin sering digunakan dalam mengelola operasi perusahaan. Berkat blockchain, berbagi data di antara banyak pemasok dalam rencana perjalanan yang rumit dapat dilakukan dengan aman dan jelas.

Hal ini mengurangi kemungkinan terjadinya perselisihan dan penipuan serta membuat semuanya lebih jelas.

Pengalaman Pengguna (UX) Perjalanan dan Pentingnya Desain Front-End
Meskipun sistem back-end penting, desain front-end juga sangat penting.

Dalam hal perangkat lunak perjalanan, pengalaman pengguna terdiri dari seberapa mudah perangkat lunak tersebut digunakan, bagaimana proses pemesanan berjalan, dan kualitas konten serta fitur aksesibilitasnya.

Berkat CMS tanpa kepala, situs web dapat dengan cepat diubah agar sesuai dengan berbagai negara dan bahasa tanpa harus menyentuh kode di bagian belakang.

Kelompok seperti ini sangat membutuhkannya, karena mereka mengelola perjalanan di banyak negara. Pengguna kini dapat mencari hotel menggunakan suara mereka, melihatnya dengan bantuan AR, dan berkomunikasi dengan chatbot.

Aplikasi seluler kini menjadi bagian dari apa yang perlu dicapai UX, karena aplikasi harus sederhana dan bermanfaat.

Mampu menggunakan rencana perjalanan tanpa sinyal telepon, mendapatkan bantuan darurat, dan menerjemahkan secara real time dapat menjadikan aplikasi apa pun sebagai mitra perjalanan yang berharga.

Peran Penting Keberlanjutan dalam Perangkat Lunak Perjalanan Saat Ini

Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan perlindungan lingkungan, keberlanjutan kini menjadi kebutuhan dasar. Kini, perusahaan perangkat lunak menambahkan alat yang memungkinkan pengguna untuk memeriksa seberapa ramah lingkungan pilihan perjalanan mereka.

Umumnya, wisatawan melihat ukuran jejak karbon, pilihan filter hijau di suatu tempat, dan label ramah lingkungan.

Pelanggan juga dapat mengimbangi emisi karbon mereka saat menggunakan layanan ini dan membantu mendukung proyek yang bertujuan mengurangi dampak karbon melalui penanaman atau energi bersih.

Dasbor keberlanjutan memberi perusahaan perjalanan pandangan tentang emisi, limbah, dan penggunaan energi mereka di mana pun operasi mereka berlangsung.

Beberapa platform ini sekarang bekerja sama dengan LSM dan basis data lingkungan untuk memastikan tindakan berkelanjutan yang tepat diambil dan semua langkah terlihat jelas.

Dengan menggunakan prinsip-prinsip etika saat membuat perangkat lunak, industri perjalanan tengah mengembangkan cara baru yang bertanggung jawab dalam pariwisata.

Tren ini juga mengikuti apa yang tengah terjadi di industri perjalanan, karena data dari Laporan Perjalanan Berkelanjutan Booking.com menunjukkan bahwa lebih dari 80% wisatawan bersedia membayar lebih untuk layanan yang ramah lingkungan.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, teknologi memainkan peran penting dalam menciptakan pengalaman perjalanan terbaik.

Pariwisata modern tidak hanya sekadar bepergian ke tempat-tempat yang jauh atau menikmati kemewahan; semuanya terwujud berkat sistem yang tak terlihat. Perangkat lunak yang lebih baik memudahkan orang untuk bepergian tanpa masalah.

Karena masyarakat menjadi lebih berhati-hati dalam bepergian dan mengharapkan segala sesuatunya mudah, perusahaan harus memperbarui platform digital mereka.

Untuk melangkah maju, teknologi perjalanan akan berfokus pada pemberian pengalaman unik kepada setiap orang, dengan sangat cepat, dan pengambilan keputusan yang lebih ramah lingkungan, yang dimungkinkan oleh sistem perangkat lunak yang terus-menerus.

Perusahaan di bidang pariwisata berfokus pada seberapa cepat mereka dapat menggunakan solusi digital, bukan pada apakah mereka akan melakukannya sama sekali.

Berada dalam kondisi statis di pasar saat ini menempatkan operator dalam situasi yang berisiko. Menggunakan teknologi yang tepat penting untuk tetap unggul, karena teknologi juga diperlukan untuk terus bergerak maju seiring perkembangan industri di masa mendatang.

Zumba Cruise yang Populer Dijadwalkan Kembali pada Tahun 2026

this formate

        Norwegian Pearl (Photo: Norwegian)

NEW JERSEY, bisniswisata.co.id : Penggemar Zumba—program kebugaran berenergi tinggi yang menggabungkan gerakan tari yang terinspirasi dari budaya Latin—memiliki kesempatan untuk mengeluarkan keringat di laut lepas.

Dilansir dari travelpulse.com, setelah jeda tujuh tahun, Zumba Cruise dijadwalkan kembali pada tahun 2026. Ditawarkan di atas kapal Norwegian Pearl, pelayaran tersebut dijadwalkan pada tanggal 9-13 Maret dan akan berlayar dari Miami ke Cozumel.

Instruktur Zumba papan atas akan bergabung dalam pelayaran untuk menawarkan berbagai kelas. Para tamu juga dapat menikmati latihan khusus, pesta dansa bertema, hiburan, penampilan artis kejutan, dan banyak lagi.

“Tidak ada yang bisa menandingi Zumba Cruise—energi, gairah, kegembiraan yang luar biasa dari ribuan orang yang menari bersama di laut,” kata Carolina Moraes, kepala pemasaran Zumba.

Ini adalah salah satu acara yang paling diminati, dan selama bertahun-tahun, instruktur dan siswa kami telah meminta agar acara ini diadakan lagi. Kami sangat gembira akhirnya dapat menyelenggarakannya kembali dan membukanya untuk umum sehingga semua orang dapat merasakan keajaibannya secara langsung, tambahnya.

Viking Menerima Pengiriman Kapal Laut Baru, Viking Vesta

this formate

Viking mengatakan rencana perjalanannya ke Eropa pada tahun 2023 sedang berkembang pesat. (foto :via Viking)

NEW JERSEY, bisniswisata.co.id : Viking Vesta baru telah resmi bergabung dengan armada kapal laut saudara Viking. Perusahaan tersebut menerima pengiriman kapal laut terbarunya di galangan kapal Fincantieri di Ancona, Italia.

Kapal dengan 499 kamar tidur, yang dapat menampung hingga 998 tamu, akan menghabiskan musim perdananya dengan berlayar di Mediterania dan Eropa Utara.

Dilansir dari travelpulse.com, seiring dengan terus berkembangnya perusahaan di seluruh dunia, VIking senang menawarkan pilihan baru bagi para pelancong yang ingin menjelajahi tempat-tempat wisata dengan nyaman ala Viking,” kata Torstein Hagen, ketua dan CEO Viking.

“Kami berharap dapat menyambut para tamu di atas Viking Vesta selama musim perdananya dan di tahun-tahun mendatang.”

Viking memiliki banyak kapal lain yang sedang dalam pengerjaan. Perusahaan tersebut berharap dapat menerima pengiriman 27 kapal sungai tambahan pada tahun 2028 dan 10 kapal laut tambahan pada tahun 2031, sehingga total armadanya menjadi 111 kapal sungai pada tahun 2028 dan 23 kapal laut dan ekspedisi pada tahun 2031.

Viking dan Fincantieri bekerja sama untuk membangun Viking Libra , kapal pesiar bertenaga hidrogen yang mampu beroperasi tanpa emisi. Kapal tersebut dijadwalkan akan dikirim pada akhir tahun 2026.

Viking Astrea, kapal laut baru lainnya, juga akan bertenaga hidrogen dan dijadwalkan pengiriman pada tahun 2027.

Disney Meletakkan Dasar untuk Perluasan Besar-besaran Taman Bertema Baru di Florida

this formate

Lambang Ulang Tahun ke-50 Kastil Cinderella (Foto via Walt Disney World)

NEW JERSEY, bisniswisata.co.id : Disney memanggil semua penggemar Disney, mungkin ada lebih banyak lagi keseruan Disney di masa mendatang.

Dilansir dari travelpulse.com, , dokumen perencanaan yang dirilis oleh Central Florida Tourism Oversight District (CFTOD) mengungkapkan bahwa Disney telah meletakkan dasar untuk mengembangkan “taman hiburan utama” baru bersama dengan dua taman “kecil” di Orlando, Florida.

Dan itu belum semuanya. Rencana tersebut juga mencakup hotel resor baru, pusat perbelanjaan, tempat makan, dan lapangan golf 18 lubang.

Berita tersebut muncul hampir tiga dekade setelah pembukaan taman besar terakhir Disney di Florida, yang bagi mereka yang tidak ingat adalah kedatangan Animal Kingdom pada tahun 1998.

Menurut laporan People, total area yang kemungkinan akan dikembangkan berjumlah sekitar 2.629 hektar. Dari area tersebut, taman “utama” akan mencakup sekitar 500 hektar, sementara taman “kecil” lainnya akan membutuhkan 300 hektar.

Namun, perlu diperjelas, Disney belum membuat komitmen untuk mengembangkan taman-taman ini. Rencana yang diajukan ke CFTOD hanya memberi Disney beberapa opsi jika raksasa hiburan itu memutuskan untuk melanjutkan.

Selain itu, rencana untuk penambahan taman baru berlaku untuk 20 tahun ke depan, hingga 2045. Meski demikian, rilis rencana CFTOD tampaknya menjadi sinyal terbaru bahwa Disney mungkin memiliki lebih banyak proyek yang sedang dikerjakan untuk kampusnya di Florida.

Pada tahun 2024, gubernur Florida dan CFTOD sepakat untuk mengizinkan Disney melanjutkan rencana investasi hingga US$17 miliar di lokasinya di Orlando.

Sementara itu, Disney bungkam mengenai berita tersebut dan tidak menanggapi permintaan komentar untuk laporan ini.

Namun, pejabat Disney baru-baru ini mengumumkan bahwa resor Florida tersebut akan meluncurkan serangkaian pertunjukan, atraksi, tempat makan, dan perluasan lahan baru sepanjang tahun 2025 dan seterusnya, yang bertujuan untuk membuat “Tempat Paling Ajaib di Bumi” terasa lebih segar dan lebih menarik dari sebelumnya.

Tahun lalu juga membawa banyak perkembangan baru di bidang Disney , dengan taman internasional Disney memperkenalkan perluasan baru yang berani dan destinasi domestiknya difokuskan untuk memberikan kehidupan baru ke dalam atraksi dan hotel ikonik.

Princess Cruises Merayakan Penghargaan Keunggulan Wine Spectator Tahun 2025

this formate

Princess Cruises Merayakan Penghargaan Keunggulan Wine Spectator Tahun 2025 ( Foto: Princess Cruises)

NEW JERSEY, bisniswisata.co.id : Princess Cruises bersulang dengan pengumuman bahwa 16 kapal dalam armadanya telah meraih Penghargaan Keunggulan Wine Spectator yang bergengsi dalam Restaurant Rewards 2025 yang diterbitkan oleh publikasi tersebut.

Dilansir dari travelpulse.com, dipersembahkan setiap tahun oleh majalah Wine Spectator, Penghargaan Keunggulan menyoroti restoran – termasuk yang berada di jalur pelayaran – yang menawarkan pilihan anggur yang dikurasi dengan saksama yang dipadukan dengan masakan berkualitas.

Pemenang tahun ini mencakup lebih dari 2.000 perusahaan di seluruh dunia, dengan Princess Cruises menjadi satu-satunya perusahaan pelayaran yang menerima 16 penghargaan di seluruh armadanya.

Kini telah memenangkan penghargaan dua kali, 15 ruang makan utama Princess mendapat pengakuan, bersama dengan Sanctuary Collection di Sun Princess.

“Di Princess, kami percaya daftar anggur yang dikurasi dengan baik bukan hanya tentang variasi – tetapi tentang meningkatkan rasa dan menciptakan harmoni di meja makan,” kata Sami Kohen, Wakil Presiden Makanan dan Minuman untuk Princess Cruises.

Menurut dia, pengakuan dari Wine Spectator ini memperkuat dedikasi untuk menawarkan pengalaman anggur yang kaya, beragam, dan mencerminkan destinasi yang dijelajahi.

Program anggur Princess Cruises menampilkan lebih dari 250 label dari kawasan anggur terkemuka dunia, termasuk Prancis, Italia, Argentina, dan Selandia Baru, bersama dengan produsen baru yang memanen anggur biodinamik, organik, vegan, dan berkelanjutan, dan bagian khusus yang merayakan pembuat anggur wanita.

Daftar anggur dirancang untuk menarik berbagai selera—mulai dari penikmat biasa hingga penikmat serius—dan menyertakan deskripsi terperinci untuk membantu tamu dengan mudah menavigasi pilihan berdasarkan profil rasa dan gaya.

Koleksi Minuman Keras Premium Princess

Love Lines juga menawarkan anggur dan minuman beralkohol eksklusif yang dikurasi secara ahli yang dibuat oleh tokoh-tokoh terkenal di dunia.

Anggur para selebriti termasuk Moscato kesayangan Taraji P. Henson, Seven Daughters, Melorosa Sauvignon Blanc, dan Red Blend oleh Jason Aldean, Love Prosecco oleh Romero Britto, dan No Alcohol Sparkling Rosé karya Kylie Minogue.

KTT Investor Hotel Asia Tenggara Dimulai Dengan Baik

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: KTT Investor Hotel Asia Tenggara (SEAHIS) tahun ini dibuka di Dust Thani Bangkok, 23 Juni lalu dan diselenggarakan oleh asosiasi industri Hoftel.

Acara tahun ini mempertemukan para pelaku utama di sektor perhotelan regional yang datang untuk mendengarkan wawasan dari lebih dari 110 pembicara.

Dilansir dari www.traveldailymedia.com, selain cara sektor ini mengatasi pandemi selama bertahun-tahun, acara ini juga menampilkan prakiraan industri, serta hal-hal yang perlu dipertimbangkan sehubungan dengan peristiwa geopolitik terkini.

Mengatasi masalah terkini

Dalam pengantarnya pada acara tersebut, ketua Hoftel Simon Allison mengatakan, “Kami melihat pertumbuhan regional yang kuat diwarnai dengan ketidakstabilan dan ketidakpastian geopolitik, dampak langsung dari tarif, dan ketakutan jangka panjang tentang konflik internasional.”

Allison menambahkan bahwa sektor perhotelan di kawasan tersebut saat ini sedang mengalami peralihan bertahap dari kontrak manajemen standar menuju perjanjian waralaba.

Demikian pula, Asia secara umum mulai bergerak menuju operator pihak ketiga (TPO) berlabel putih, serta penerapan praktis teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), khususnya dalam penjualan dan pemasaran perhotelan.

Allison dengan terus terang menyatakan: “Sektor kami tidak pernah berhenti berkembang.” Peserta tahun ini sebagian besar berasal dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara, tetapi juga termasuk para profesional dari Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Utara.
Menuju Asia Timur

SEAHIS tahun ini juga menjadi ajang pengenalan acara terbaru Hoftel: Japan and North East Asia Hotel Investors’ Summit (JHIS) yang pertama.

Dijadwalkan pada tanggal 17 dan 18 November tahun ini, KTT tersebut akan diselenggarakan oleh SC Capital, dan juga akan menampilkan ceramah-ceramah mendalam yang menampilkan nama-nama terkemuka di sektor regional.

Allison mengatakan tentang KTT yang akan datang: “Siapa pun yang berminat berinvestasi di Jepang atau, tentu saja, Korea Selatan dan Taiwan, akan menganggap JHIS layak untuk ditunggu