HALAL NEWS

Mesjid di Rest Area Tol Jadi Daya Tarik Wisata Halal Maupun Pemudik Lebaran

Masjid Al Mi’raj berlokasi Rest area KM 97 Tol Cipularang ( Foto: Badan Pengatur Jalan Tol )

JAKARTA, bisniswisata co.id: Masjid Al Mi’raj di Rest area KM 97 Tol Cipularang menjadi salah satu tujuan favorit Sapta Nirwandar,  Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center ( IHLC) dalam melakukan perjalanan rutinnya Jakarta-Bandung melalui tol sekaligus memenuhi kewajibannya beribadah.

“Keindahan dan keberadaan mesjid di rest area tol itu memenuhi kebutuhan Muslim Traveler dan jadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk singgah karena rest area juga menyediakan fasilitas restoran, toilet, toko oleh-oleh dan lainnya,”

Sapta Nirwandar bercerita dia selalu menyempatkan diri untuk shalat di mesjid itu meskipun disetiap rest area umumnya ada fasilitas mesjid. Dia berharap Badan Pengatur Jalan Tol ( BPJT ) juga mengawasi pelaksanaan 

Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability ( CHSE) yang menjadi standar terbaru industri pariwisata Indonesia untuk bangkit setelah terimbas pandemi. 

CHSE adalah protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Rest area memiliki peran yang signifikan bagi Indonesia sebagai tujuan ramah Muslim atau Muslim Friendly Destination. Halal Tourism itu dasarnya adalah menyediakan fasilitas sholat dan makanan halal. Kewajiban umat Islam saat melakukan perjalanan untuk berbagai urusan termasuk berwisata adalah sholat lima waktu tepat waktu dan mengonsumsi makanan halal,” kata Sapta 

Oleh sebab itu, ketika dalam perjalanan maka selama berkendara pastinya kadang kita merasa lelah dan menyempatkan waktu untuk beristirahat dan beribadah sejenak di rest area. 

Banyak fasilitas layanan yang didapatkan ketika pengguna Jalan Tol berada di rest area, yakni salah satunya tempat ibadah atau masjid. Kini kehadiran masjid-masjid dipinggiran jalan tol meningkatkan daya saing rest area 

Mengutip data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, ada beberapa masjid unik dan desain yang iconic di rest area Jalan Tol. Masjid ini memiliki beragam karakteristik desain bangunan yang jarang dijumpai. Berikut daftarnya.

1.Masjid Al Safar

Masjid ini memiliki design modern. Dirancang desain bangunanya oleh bapak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil & mendapat penghargaan dari Arab Saudi sebagai nominasi masjid arsitektur terbaik versi Abdullatif Al Fozan Award 2019 bersama 26 masjid lain di dunia.

2.Masjid Tol Bawen Semarang

Lokasi: Rest area KM 22 Tol Semarang – Bawen

Masjid berkubah besar warna merah bercorak ini memiliki desain unik pada atapnya. Ketika berada di dalam masjid, dapat melihat kerangka atap yang terbuat dari baja ringan terbentang di semua lapisan atap.

3.Masjid Al Mi’raj

Lokasi: Rest area KM 97 Tol Cipularang

Masjid dengan konsep modern lengkap kubah besar, 2 menara tinggi menjadikan seperti Miniatur Masjid Nabawi, ketika malam hari memancarkan lampu yang indah 

Daya pikat utama Masjid Al Mi’raj adalah kubahnya yang memendarkan warna keemasan. Kilau kubah Masjid Al Mi’raj tetap sangat memukau. Pada malam hari, kilau kekuningan kubah itu terlihat sangat indah.

Keelokan itu terasa sempurna, lantaran kubah masjid ini tak hanya satu, melainkan dua sekaligus. Begitulpun menara. Masjid dengan luas bangunan 450 meter persegi ini memiliki dua menara.

4.Masjid Ar-Rahman

Lokasi: Rest Area KM 66 Jalan Tol Pandaan-Malang

Masjid berdesain unik berbentuk trapesium. Dinding masjid terlihat berlapis tiga di satu sisi & sisi lain berlapis dua, semakin nyaman & sejuk berada di masjid ini.

5.Masjid Al-Muhajirin

Lokasi: Rest Area KM 36A Jalan Tol Balikpapan – Samarinda

Masjid dengan desain tekstur bangunan putih berkubah hijau megah berada ditengah-tengah Tol Balikpapan – Samarinda, unik dan nyaman memberikan kesan pada masjid ini.

6.Masjid Dzunnuraini

Lokasi: Rest Area KM 45 Ciawi. Bogor

Dzunnuraini berasal dari kata Dzunnurain yang artinya “pemilik dua cahaya”. Ini juga merupakan gelar Khalifah Utsman bin Affan, karena beliau berhasil menikahi dua putri Rasulullah SAW.

Arsitektur masjid sangat unik, mengadopsi rumah pendopo ala Keraton Jawa, dengan konsep terbuka dan dengan bentuk atap joglo. Kondisi kontur tanah yang miring (lereng), membuat madjid seperti terpendam. Keindahannya tertolong oleh adanya menara yang bercorak modern minimalis. 

7 Masjid Sabiilul Istiqomah

Lokasi: Rest Area KM 379A Tol Batang – Semarang

  1. Masjid bergaya kontemporer dan berbeda dari masjid-masjid pada umumnya. Masjid itu dindingnya melingkar dan didominasi warna abu-abu dan hitam ldengan makna-makna tertentu.

Selain itu, motif pada dinding Masjid Sabilul Istiqomah juga terlihat unik. Jika dilihat dari jauh, motifnya menggambarkan gerakan shalat mulai dari berdiri, ruku, sujud, dan lain-lain. Dengan tulisan Allah di bagian tengah.

9.Masjid Babah Alun

Lokasi: Jalan Tol Depok – Antasari

Masjid ini menyerupai bangunan etnis Tionghoa, diperkuat dengan warna merah dominan, kuning & putih gading, diperindah ornamen-ornamen negeri Tirai Bambu bagian jendela, pintu, pilar masjid dan jurai luar atap bangunan.

9.Masjid Saka Buana

Lokasi: Masjid Bambu Tol Tangerang-Merak

Masjid bambu ini terbesar di Indonesia memiliki bentuk dan pemilihan material berkonsep Alam. 60% material Bambu sebagai material utama pada bangunan, bernuansa khasanah budaya & kearifan lokal.

Dari ke-9 masjid unik dengan desain bangunan yang menarik dan nyamannya rest area yang tersedia, tentunya masing-masing memiliki kesan dan pesan tersendiri saat disinggahi bahkan menjadi sebuah memori perjalanan yang selalu dirindukan pastinya.

 

Hilda Ansariah Sabri

Hilda Ansariah Sabri, Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers. Saat ini menjabat sebagai Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat ( 2018-2023)