ART & CULTURE DESTINASI ENTREPRENEUR INTERNATIONAL

KTM 2026, Promosikan Potensi Pariwisata dan Budaya Kabupaten Kebumen

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Penyelenggaraan Kebumen Travel Mart (KTM) 2026 akan digelar pada 27-29 Agustus 2026 yang mengusung konsep Trade, Tourism and Investment (TTI), kata M. Wahid Supriyadi, Ketua Panitia KTM.

Mantan Dubes RI di Uni Emirate Arab            ( UAE), Rusia dan Belarus ini mengatakan event akan menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, serta produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kebumen ke pasar nasional hingga mancanegara.

Gagasan penyelenggaraan Kebumen Travel Mart 2026 yang muncul dari M. Wahid Supriyadi tak lepas dari pengalamannya menggelar Festival Indonesia saat bertugas sebagai diplomat di Australia, Dubes RI di Uni Emirat Arab, dan terakhir ketika menjadi Dubes di Rusia dan Belarus.

Digelar pertama kali pada tahun 2016 di Hermitage Garden, Moskow, Festival Indonesia terlaksana atas prakarsa KBRI Moskow di Rusia yang menjadi ajang promosi seni budaya, pariwisata, perdaga-ngan, dan investasi terpadu yang rutin diselenggarakan di Moskow.

Acara ini menampilkan pertunjukan tari tradisional, pameran produk unggulan, kuliner nusantara, serta fesyen batik, dan sukses menarik ratusan ribu pengunjung serta apresiasi tinggi dari warga Rusia.

Sempat empat kali menyelenggarakan Festival Indonesia dalam skala besar, dampaknya adalah kerjasama ekonomi yang membuka peluang bisnis, peningkatan ekspor produk lokal, dan menarik minat wisatawan Rusia untuk berkunjung ke Indonesia.

Mengenai Kebumen Travel Mart ( KTM) yang digandeng dengan Gombong Culture Festival 2026, penyelenggaraannya berpusat di Benteng Van Der Wijck, Gombong dari 27-29 Agustus 2026. Dia ingin menjadikan daerah kelahirannya bangkit dan berkem-bang karena potensi luar biasa yang dimiliki Kebumen.

Untuk Travel Mart, selain buyer dari berbagai daerah, sebanyak 16 orang peserta dari negeri jiran, Malaysia juga akan hadir. Mereka bukan hanya berasal dari ibukota Kuala Lumpur tetapi juga dari berbagai negara bagian seperti Langkawi, Pahang, Selangor, Trengganu dan Kuantan.

Kegiatan Kebumen Travel Mart (KTM ) 2026 merupakan peluang emas untuk bangkitkan potensi Kebumen dari sektor pariwisata, ekonomi, UMKM, dan seni budaya serta edukasi yang didukung kerja keras Konsorsium Travel Agent ( KTA) dari Asosiasi Pelaku Perjalanan Wisata Indonesia (ASPPERWI) dan berbagai pihak lainnya.

KTM juga turut mengajak orang-orang yang berasal dari Kebumen untuk diajak turut mendukung dan membantu kembangkan potensi yang dimiliki Kebumen melalui KTM yang mendapat tanggapan positif banyak kalangan baik tokoh Kebumen yang di perantauan maupun di Kebumen, serta Pemda setempat.

Tak heran para tokoh asal Kebumen, dari beragam kalangam, baik diplomat, TNI, pengusaha, Ormas, Paguyuban Warga Kebumen yang tergabung dalam Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen Walet Emas (IWAKK WE), pemerintah daerah dan tentunya semua pihak yang punya hubungan emosianal, kini tengah mempersiapkan hajat besar ini, ungkapnya.

Kegiatan KTM diharap menjadi trigger point yang mendorong langkah Kabupaten Kebumen lebih maju lagi. Kebumen sebagai tuan rumah telah mempersiapkan akomodasi dari hotel hingga homestay.

Panitia kata Wahid Supriyadi, menargetkan lebih dari 2.000 pengunjung hadir selama penyelenggaraan KTM 2026. Sebanyak 40 UMKM telah lolos kurasi untuk mengikuti kegiatan, sementara sejumlah buyer nasional dan internasional dijadwalkan hadir guna membuka peluang ekspor produk lokal.

Festival akan menghadirkan pameran paket wisata, produk unggulan UMKM, kirab budaya, pertunjukan Eblek Langen Sekar, magic show spektakuler, wayang kulit semalam suntuk, pentas musik, tari tradisional, hingga atraksi barongsai.

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)