NEWS

Kemenparekraf - BRI Luncuran Kartu Debit co-Branding Wisata Nusantara

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kemenparekraf /Baparekraf menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) meluncurkan kartu debit co-branding wisata nusantara untuk meningkatkan brsnd awarenesse Acara launching ini diselenggarakan di Berlin Gastro Kitchen & Pool Bar, Kuta, Bali.

Launching kartu debit co-branding wisata nusantara ini merupakan upaya bersama dalam mengimplementasikan pilar Kemenparekraf yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

“Kemenparekraf tidak bisa berjalan sendiri, perlu ada harmoni dengan mitra yang menjadi stakeholder sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Nia Niscaya, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baprekraf.

Sinergi ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan penandatanganan kerja sama (PKS), yang dilakukan pada 7 Desember 2020 oleh Deputi Bidang Pemasaran dengan manajemen BRI.

Lebih lanjut, kartu debit co-branding wisata nusantara ini didesain dengan beberapa signature dari destinasi wisata yang ada di Indonesia seperti Bali, Bunaken, Labuan Bajo, dan Ranokumbolo.

Kartu debit wisata nusantara ini menyasar para pelajar sebagai target utama. Dengan ini, para pelajar diharapkan akan tergugah untuk mulai menabung dan melakukan perjalanan wisata dari uang yang sudah mereka sisihkan saat pergerakan orang tidak lagi dibatasi karena pandemi.

Seperti diketahui pariwisata menjadi leading sector perekonomi nasional. Selain itu, sejak tahun 2015 – 2019 sektor pariwisata selalu masuk dalam 5 besar ranking devisa. Data dari Neraca Satelit Pariwisata Nasional (Nesparnas) menyebutkan wisatawan nusantara memiliki peranan besar dalam kontribusi pemasukan bagi pariwisata. Realisasi devisa dari sektor pariwisata pada 2019 mencapai Rp280 triliun.

“Maka dari itu, wisatawan nusantara yang dalam hal ini para pelajar, diharapkan mampu membantu proses pemulihan pariwisata yang akan mendorong pulihnya beberapa sektor pendukung yang terdampak langsung,”

Sektor seperti akomodasi, jasa angkutan udara, penyedia makanan dan minuman, jasa atraksi pariwisata (kesenian, hiburan, rekreasi), dan jasa angkutan laut), maupun yang tidak langsung seperti perdagangan, jasa persewaan dan penunjang, serta bangunan tempat tinggal, kata Nia Niscaya.

Dia juga mengingatkan di masa pandemi ini ada adaptasi yang harus dilakukan yaitu penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin di tempat dan fasilitas umum, seperti menggunakan masker, mencuci tangan atau menggunakan _hand sanitizer, serta menjaga jarak.

Sementara Direktur Konsumer BRI, Handayani menjelaskan dalam melakukan kegiatan pemasaran kartu debit co-branding wisata nusantara ini BRI akan menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah.

Adapun untuk tujuan karya wisata diutamakan destinasi-destinasi wisata dalam negeri untuk menggerakkan ekonomi pariwisata yang cukup besar terkena efek pandemi COVID-19.

“Kami optimistis bahwa dengan adanya _launching co-branding_ kartu debit wisata nusantara ini dapat mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional terutama dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar  Handayani.

 

Hilda Ansariah Sabri

Hilda Ansariah Sabri, Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers. Saat ini menjabat sebagai Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat ( 2018-2023)