Hati-hati, Bulu Babi Intai Wisatawan di Pulau Panjang

0
163
Bulu babi di pinggir pantai (Foto: Deskgram)

JEPARA, bisniswisata.co.id: Wisatawan yang berenang dan mandi laut di perairan Pulau Panjang Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dihimbau berhati-hati. Sebab, ada habitat ubur-ubur dan bulu babi di pulau di sisi barat Pantai Kartini itu. Meski sengatan ubur-ubur dan bulu babi tidak mematikan, namun dapat menyebabkan gatal-gatal.

“Jadi wisatawan berhati-hati dan waspada saat berenang atau mandi laut di perairan Pulau Panjang. Habitat ubur-ubur dan bulu babi ini ada di sisi yang sebelah barat,” Kasatpolairud Polres Jepara, Iptu Luqman Fuadi di Pantai Bandengan Kabupaten Jepara, sep

Seperti dilansir laman Medcom, Ahad (09/06/2019), meski terdapat habitat ubur-ubur dan bulu babi, Luqman memastikan, pantai di sepanjang Pulau Panjang aman untuk mandi laut dan berenang. “Wisatawan yang mau berenang kami berani menjamin aman, saat ini (ubur-ubur) masih sedikit,” tegas Luqman.

Di sosial media sempat beredar kabar larangan berenang dan mandi laut di Pulau Panjang. Itu karena adanya serangan sengatan ubur-ubur. Untuk menuju Pulau Panjang dapat melalui Pantai Kartini dan Pantai Bandengan dengan naik kapal wisata Sapta Pesono dan Wisata Bahari. Dengan merogoh kocek Rp20 ribu, wisatawan dapat naik perahu menuju Pulau Panjang berangkat dan pulang.

Ditempat terpisah, sejumlah ubur-ubur muncul di perairan pantai Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sehingga wisatawan yang melakukan aktivitas di dalam air harus mewaspadainya.

“Ubur-ubur ini mulai muncul pada hari keempat Lebaran atau Sabtu, (8/6), diduga hewan tidak bertulang belakang ini ke pantai karena kondisi air laut yang dingin. Keberadaannya pun harus diwaspadai oleh wisatawan karena khawatir tersengat tentakelnya,” kata Kepala Operasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Balawista Kabupaten Sukabumi Asep Edom Saepuloh di Sukabumi, Sabtu.

Menurutnya, kemungkinan ubur-ubur tersebut terbawa ke pantai saat air laut tengah pasang dan ketika surut terdampar di pasir pantai. Pihaknya juga menemukan beberapa ubur-ubur di pasir di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cisolok. Jika melihat arah angin, kemungkinan penyebaran hewan yang sengatannya bisa menyebabkan kematian tersebut hingga ke Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok.

Karenanya, sambungnya, wisatawan harus berhati-hati dan pihaknya meningkatkan pengamanan khawatir ada pengunjung yang tersengat mengingat kunjungan wisatawan saat ini membludak. Juga, jika ada warga menemukan ubur-ubur jangan langsung dipegang tangan tanpa adanya alat pelindung seperti sarung tangan. Kemudian jika tersengat lukanya jangan diusap karena bisa mempercepat penyebaran racun.

Ia menambahkan racun-racun ubur-ubur yang ditemukan di pantai itu cukup aktif di dalam tubuh karena langsung menyebar di dalam darah. Apalagi jika ada orang yang kondisinya kurang sehat, racunnya bisa cepat menyebar ke jantung.

“Jika wisatawan atau warga yang tersengat untuk segera melapor kepada kami atau petugas medis terdekat agar bisa diberikan pertolongan pertama seperti membasuh luka sengatan itu dengan cuka agar racunnya tidak cepat menyebar dalam tubuh,”tambahnya.

Asep mengatakan meskipun belum ada laporan adanya wisatawan atau warga yang tersengat ubur-ubur tetapi pihaknya memberikan imbauan agar berhati-hati dan tidak memainkannya serta menjauhi lokasi yang ada ubur-uburnya. (NDY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.