Grup Kesenian BAGUS Sukses Gelar Pasar Malam Malmo 2019 Indonesisk Kvällsmarknad di Swedia

0
61

MALMO,  Swedia, bisniswisata.co.id: Pasar Malam Malmö 2019 (Indonesisk Kvällsmarknad) yang berlangsung di kota Malmo, Swedia,  mendapat sambutan meriah dengan melibatkan sejumlah warga asing sebagai penari, kata Nina Hansson, penyelenggara sekaligus pendiri Svensk Indonesiska Bagusföreningen-Malmo (Swedish Indonesia Bagus Organization).

” Acara berlangsung kemarin Sabtu 21/9 bertempat di Limhamn Folkets Hus, Malmö, Swedia. Dalam Pasar Malam tersebut, ditampilkan berbagai kesenian Indonesia, khususnya tari-tarian dan musik,” kata Nina Hansson.

Tim tari dari Bagusföreningen, yaitu Tim Anak Bagus (tim tari anak-anak) dan Tim Menari Bagus menampilkan berbagai tarian tradisional Indonesia. Tim Tari tersebut dikooordinir oleh Nina Hansson dan Eka Resmiati Gunnarsson.

Para penari anak-anak maupun dewasa datang dari Amerika Serikat, Bosnia, Swedia, Iran dan Ekuador yang berlatih dengan tekun beberapa tarian Indonesia sehingga sering tampil memperkenalkan budaya dan musik tradisional Indonesia.

Menurut Nina, Svensk Indonesiska Bagusföreningen (Swedish Indonesia Bagus Organization) di Malmö merupakan Organisasi Indonesia-Swedia yang memiliki tujuan utama meningkatkan awareness dan ketertarikan khususnya mengenai kebudayaan Indonesia ke masyarakat Swedia dan sebaliknya.

“Saat ini, bertindak selaku Chairman Bagusföreningen adalah Hans Hansson. Kami melakukan kegiatan secara swadaya dan Bagusföreningen memiliki banyak anggota WNA mulai dari penari hingga Master of Ceremony ( MC) Bengt Sahlin asal Swedia dengan ketertarikan tinggi pada budaya Indonesia ” jelasnya.

Pasar Malam dengan beragam tarian dan musik                             mempromosikan budaya Indonedia di Swedia

Kali ini tim Anak Bagus menampilkan tarian Persembahan, Mbok Jamu, Tari Topeng, Tari Piring, Ondel-Ondel, dan Sajojo. Sedangkan Tim Menari Bagus menampilkan Tari Janger, Tari Burung Enggang, Tari Tor-Tor, dan Nandak Ganjen.

Menarik melihat penampilan Tim Anak Bagus dan Tim Menari Bagus, karena anggota timnya kebanyakan adalah keturunan WNA. Ingrid (AS), Wilhelm (Swedia), Minoo (Iran), dan Luna (Bosnia).

Walaupun demikian, tidak sedikitpun terlihat kecanggungan anggota Tim Anak ketika beraksi menarikan tarian tradisional Indonesia. Sama halnya dengan anggota Tim Menari Bagus, yaitu antara lain Amra (Bosnia), Patricia (Ekuador), dan Erika (AS), yang dengan luwes menari Janger hingga Tor-Tor. 

Pada sambutan pembukaannya, Dubes RI fi Swedia, Bagas Hapsoro mengingatkan kembali pentingnya untuk terus memperkuat persatuan. “Di Swedia ini, semua WNI menjadi sebuah keluarga besar, walau berbeda latar belakang suku dan agama,” ujarnya.

Semua bersatu menjadi sebuah keluarga besar, keluarga Negara Kesatuan Republik Indonesia, tambah Dubes Bagas. Dia berharap  WNI di Swedia dapat mencontoh gaya hidup “Lagoom” yang dilakukan oleh orang Swedia, yaitu kehidupan yang tidak berlebihan, menjunjung tinggi sifat sopan santun, dan rendah hati.

“Saya juga ingin menyampaikan terima kasih pada Bagusföreningen yang telah sangat aktif mempromosikan kebudayaan Indonesia dalam bentuk tari-tarian” ujar Bagas Hapsoro.

Pihaknya juga memberikan apresiasi sebesar-besarnya untuk masyarakat Indonesia laSwedia yang selama ini mempromosikan kebudayaan Indonesia sehingga membuat nama Indonesia didengar oleh masyarakat internasional, khususnya di Swedia.

Menurut Nina, kemeriahan semakin terasa ketika Tim Anak Bagus menari Sajojo, yang kemudian juga diikuti oleh para pengunjung Pasar Malam. Turut tampil  musik dari pelajar di World Maritime University, dan penampilan band komunitas WNI di Swedia, dimana Dubes Bagas turut tampil memainkan keyboard dan bass.

Selain penampilan kesenian musik dan tari, para pengunjung juga disuguhi berbagai kuliner khas Indonesia, seperti Sate Ayam dan Asinan Jakarta. Sangat menarik melihat banyak warga Swedia yang lahap menyantap makanan Indonesia.

Tim tari Bagusföreningen telah kerap kali mengisi berbagai acara dan festival kebudayaan yang diselenggarakan di Swedia seperti Pesta Rakyat memperingati HUT ke-74 RI di Wisma Duta RI, Lidingö, Stockholm, 17 Agustus 2019. 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.