Fashion Devotion 2018, Terinspirasi Abad Pertengahan

0
247
Hasil karya Duo desainer Domenico Dolce dan Stefano Gabbana

MILAN, bisniswisata.co.id: Desain busana bergaya trendi yang tampak modern, elegan, dan sophisticated dari brand berkelas dunia tentu menjadi impian pencinta mode dan fashionista untuk memakainya. Pada musim baru ini, sejumlah label high fashion dunia telah mengeluarkan koleksi terbarunya yang siap Anda buru. Label fashion kenamaan Dolce & Gabbana salah satunya.

Duo desainer Domenico Dolce dan Stefano Gabbana, seperti dilansir laman Sindonews, Jumat (07/09/2018) menampilkan koleksi untuk fall/winter 2018 bertema Fashion Devotion yang terinspirasi desain modern gereja pada abad pertengahan.

Koleksi ini hadir dengan sentuhan kultur Vatikan yang mewah. Label sarat budaya Italia ini menawarkan detail rumit ala kerajaan yang kontras bersanding dengan ornamen playful seperti slogan. Ada kesan streetwear yang tersirat dalam deretan busana bergaya lady like dan bernapas haute couture ini.

Sepertinya Dolce & Gabbana tahu persis membidik konsumen yang senang berpenampilan ekstra untuk musim ini. Bagi Dolce & Gabbana, gereja selalu menjadi inspirasi fashion yang kaya akan cita rasa. Apalagi, dalam kesehariannya, Gabbana merupakan seorang yang sangat religius.

Koleksi dengan tema ini bisa dilihat dari vest buatan tangan yang menggunakan brokat dan lekat dengan Kota Vatikan. Merek ini juga banyak menggunakan potongan bahan velvet berbagai warna, mulai hijau, cardinal red, hingga venetian pink.

Bordiran mewah mewarnai outer, dress, dan atasan. Opsi menarik misalnya jaket berbahan velvet bernuansa dominan hitam dengan motif floral yang manis. Koleksi luaran berlengan panjang dengan lis hitam lebar ini bisa masuk lemari pakaian Anda dengan membelinya seharga Rp42,9 juta.

Juga ada dress berlengan sedang bermotif bunga-bunga hijau dengan bahan brokat serta aksen kancing depan dan kerah yang dibanderol seharga Rp44,8 juta. Tampilan seksi diperlihatkan pada gaun pas badan dengan sentuhan embellished dan tulle berwarna merah muda yang kalem. Busana tanpa lengan dengan detail bulatan ini ditawarkan dengan harga Rp75 juta.

Dolce & Gabbana juga mengeluarkan berbagai slogan unik pada sweatshirt, shirt, dan dress. Misalnya, sweatshirt bernuansa putih dengan hiasan logo patch yang chic berpotongan lebar yang dibanderol seharga Rp15,9 juta.

Selain slogan, mereka juga memainkan motif dog-collar pada kaus serta bordiran motif halo dan hati. Beberapa hiasan bahkan menggunakan wajah malaikatmalaikat kecil yang sering dijumpai pada lukisan gereja. Domenico Dolce yang lahir di Polizzi Generosa, Sisilia, pada 13 September 1958 dan Stefano Gabbana yang lahir di Venice, 14 November 1962, adalah pasangan dan partner hidup.

Mereka berdua bertemu ketika sedang bekerja menjadi asisten di salah satu bengkel fashion di Milan, Italia. Selain menjalin kasih, pada 1985 mereka menyatukan nama untuk branding. Hal ini tercetus ketika Milano Collezioni mengundang mereka agar mengambil bagian pada fashion show launching untuk produknya yang bertajuk New Talents.

Desainer asal Amerika Serikat, Thom Browne, juga sudah mengeluarkan koleksi anyar untuk musim fall/winter 2018. Dominasi abu-abu yang menetralkan permainan tekstur padat menjadi kolaborasi padanan edgy. Koleksi yang bisa Anda lirik di antaranya pencil dress bernuansa monokrom dengan detail asimetris. Busana berlengan pendek ini ditawarkan seharga Rp41,7 juta.

Selain itu, terdapat mantel lebar cokelat muda dengan aksen dua saku berpotongan elegan dan feminin. Busana yang pas dikenakan untuk menghalau cuaca dingin ini bisa Anda dapatkan dengan harga Rp49,7 juta.

Ada juga cardigan abu-abu model klasik dengan bagian punggung transparan. Busana gaya santai dan chic ini dibanderol Rp11 juta. Koleksi lainnya, misalnya, blus putih lengan panjang dengan aksen pita besar di bagian leher. Anda bisa membeli busana unik ini seharga Rp20 juta.

Tersedia juga blazer tebal bermotif tartan bergaya klasik dengan nuansa hitam dan putih dari bahan wol yang ditawarkan dengan harga Rp43,3 juta. Thom juga banyak mengadaptasi pakaian dengan bahan denim dengan interpretasi yang tidak biasa. Thom adalah seorang desainer kelahiran Allenton, Pennysylvania, Amerika Serikat, pada 1965. (EP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.