JEDDAH, bisniswisata.co.id : Sebagai langkah lain untuk mengonsolidasikan kehadiran strategisnya di Arab Saudi, BRF, salah satu perusahaan makanan terbesar di dunia dan pemilik merek Sadia, Perdigão, Qualy, dan Banvit, dan Halal Products Development Company (HPDC), sebuah perusahaan Dana Investasi Publik (PIF), telah mengumumkan pembentukan pusat inovasi di pabrik makanan olahan mereka di Jeddah, kota terbesar kedua di Kerajaan tersebut.
Dilansir dari halalfocus.com, kompleks laboratorium ini dirancang dengan fokus pada inovasi, keamanan, dan keunggulan kualitas, memenuhi persyaratan regulasi yang ketat, dan memenuhi ekspektasi pasar lokal.
Menyusul pembangunan pabrik makanan olahan baru yang diumumkan pada bulan April tahun ini, investasi ini mencerminkan komit- men kedua perusahaan untuk berinvestasi dalam pasokan dan inovasi pangan halal lokal di Kerajaan, yang sejalan dengan Visi 2030.
Secara paralel, BRF dan HPDC telah resmikan pembentukan Pusat Keunggulan bertanggung jawab atas pengelolaan informasi dan data, menghubungkan, mengadaptasi, dan menerapkan praktik terbaik untuk mengoptimalkan proses dan memaksimalkan operasi.
“Investasi untuk mendirikan Pusat Inovasi di Jeddah merupakan langkah strategis dalam memperkuat kehadiran lokal kami di Arab Saudi. Integrasi riset, teknologi mutakhir, dan talenta lokal memungkinkan kami meningkat-kan efisiensi operasional dan beradaptasi lebih baik terhadap kebutuhan spesifik konsumen lokal,” ujar Marquinhos Molina, CEO BRF Arabia.
Pusat inovasi akan menampilkan laboratorium canggih yang dibagi menjadi tiga area khusus: Laboratorium Fisikokimia yang berfokus pada spesifikasi teknis dan kontrol kualitas; Laboratorium Mikrobiologi yang memastikan keamanan hayati dan mencegah kontaminasi makanan; dan Laboratorium Sensorik yang mengevaluasi apakah rasa, aroma, tekstur, dan penampilan memenuhi tuntutan spesifik pasar konsumen lokal.
Tenaga kerja terampil
Pabrik di Jeddah ini diperkirakan akan menciptakan lebih dari 500 lapangan kerja langsung di kawasan tersebut, termasuk para profesional spesialis yang akan bekerja di pusat inovasi.
Para profesional ini akan bertanggung jawab untuk menstandardisasi dan mengoptimalkan proses manufaktur, memastikan keunggulan kualitas, dan kepatuhan ketat terhadap protokol keamanan pangan.
Hal ini sejalan dengan prioritas pengembangan tenaga kerja nasional dan memperkuat lokalisasi lapangan kerja berbasis pengetahuan di Kerajaan.
Pusat inovasi ini menandai langkah maju yang signifikan dalam misi HPDC untuk membangun ekosistem halal kelas dunia dan memposisikan Kerajaan sebagai pusat halal global.
Hal ini menggarisbawahi komitmen kami untuk memperkuat kapabilitas manufaktur lokal, mendorong kemandirian, dan menciptakan lapangan kerja bernilai tinggi, yang semuanya penting untuk mencapai tujuan keberlanjutan dan diversifikasi ekonomi yang digariskan dalam Visi 2030.
Pusat ini akan berfungsi sebagai landasan peluncuran bagi inovasi produk halal di masa mendatang, memposisikan Arab Saudi sebagai titik acuan global di sektor ini,” tegas Fahad Alnuhait, CEO HPDC.
Pabrik Jeddah
Diumumkan pada bulan April tahun ini, pabrik baru yang didedikasikan untuk makanan olahan ini diperkirakan memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 40.000 ton dan investasi sebesar $160 juta pada tahap awal.
Produksi akan melayani pasar Arab Saudi, dengan potensi ekspor ke negara-negara lain di kawasan tersebut. Operasional dijadwalkan akan dimulai pada pertengahan tahun 2026.
Kehadiran di Timur Tengah
BRF telah beroperasi di Timur Tengah selama lebih dari 50 tahun dan memimpin pasar dengan merek Sadia-nya, yang mengekspor produknya ke lebih dari 14 negara di kawasan tersebut.
Pada tahun 2025, perusahaan ini, melalui BRF Arabia – perusahaan patungannya dengan HPDC – resmi memasuki sektor produksi unggas halal di Arab Saudi dengan mengakuisisi 26 persen saham di Addoha Poultry Company, pemain mapan di pasar Saudi.
Akuisisi ini menandai masuknya BRF ke sektor produksi unggas halal di Kerajaan. Berkat akuisisi ini, produk-produk Sadia kini juga diproduksi secara lokal di fasilitas Addoha.
Tentang BRF Arabia
Pada Agustus 2023, BRF mengumumkan pembentukan perusahaan patungan dengan Halal Products Development Company (HPDC), sebuah perusahaan Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi.
Perusahaan patungan tersebut, BRF Arabia, didirikan pada 10 Desember 2023, dengan BRF memegang 70 persen saham dan HPDC memegang 30 persen sisanya.
Tentang HPDC
Perusahaan Pengembangan Produk Halal (HPDC), yang didirikan pada Oktober 2022, adalah perusahaan PIF yang berdedikasi untuk memajukan sektor produk halal Arab Saudi.
Berfokus pada segmen-segmen utama seperti makanan, farmasi, dan kosmetik, HPDC memainkan peran penting dalam mengembangkan ekosistem halal yang berdaya saing global melalui investasi strategis, inovasi, dan kemitraan internasional.
Sejalan dengan tujuan Visi Saudi 2030, HPDC berupaya memposisikan Kerajaan sebagai pusat halal global, sekaligus meningkatkan ketahanan pangan, mendukung diversifikasi ekonomi, dan mendorong ekspor produk halal berkualitas tinggi ke pasar dunia.










