Biskuat Academy Jadi Moment Regenerasi Sepakbola Indonesia

0
71
Head of Biscuit Mondelez Indonesia Maggie Effendy bersama selebriti Mona Ratuliu dan pemain Timnas Evan Dimas

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Biskuat berkolaborasi dengan Kementerian Pemuda dan Olah Raga juga didukung pemain Timnas Indonesia Evan Dimas, menggelar Biskuat Academy 2019, kompetisi sepakbola U-10 dan U-12 serta coaching clinic untuk lahirkan anak Indonesia berkarakter kuat, tangguh, positif dan pantang menyerah.

Biskuat Academy yang menggusung tema “Kekuatan yang Baik dari Dalam”, diselenggarakan di 8 kota yaitu Jakarta, Medan, Palembang, Malang, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Bali. Puncaknya, babak final Biskuat Academy 2019 berlangsung pada 11-12 Januari 2020 di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta, yang diikuti 16 tim perwakilan dari setiap kota, masing-masing 8 tim untuk U-10 dan U-12.

“Biskuat, salah satu produk biskuit dari Mondelez International, yang telah menjadi favorit anak-anak Indonesia sejak 20 tahun lalu, memiliki kepedulian terhadap dunia sepekabola bagi anak-anak. Ternyata sambutanya sangat luar biasa, sebanyak 384 tim ambil bagian dalam Biskuat Academy ini,” papar Head of Biscuit Mondelez Indonesia Maggie Effendy saat Coaching Clinic Biskuat Academy 2019 di Jakarta, Sabtu (11/01/2020).

Selain itu, lanjut Maggie, Biskuat Academy 2019 merupakan bagian dari serangkaian kegiatan untuk mendorong anak Indonesia memiliki karakter yang baik dari dalam diri guna membentuk generasi muda Indonesia yang kuat.

“Event ini juga menjadi moment dalam mencari bibit atau generasi baru sepekabola Indonesia. Tujuan digelarnya turnamen antar SSB ini adalah untuk mencari bibit-bibit potensial dari cabang olahraga sepakbola yang akan dibina lebih lanjut yang mampu menjadi pesepakbola profesional dan berprestasi di masa mendatang,” sambungnya.

Dilanjutkan, selain kompetisi sepakbola, Biskuat Academy 2019 juga mengadakan coaching clinic yang dipandu pemain bola professional di setiap kota, dan untuk memberikan pengarahan terkait pembentukan karakter yang dibutuhkan untuk menjadi pemain bola yang handal, seperti sportifitas, kerja sama tim, dan pantang menyerah.”

Selain itu, Biskuat Academy 2019 pun menyelenggarakan workshop khusus yang akan dipandu pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri. Workshop ini diadakan untuk para pelatih dan peserta sebelum pertandingan final, dan bertujuan untuk membahas lebih dalam cara pembangunan karakter bagi anak serta strategi dalam sepak bola.

Sementara selebriti Mona Ratuliu sebagai Penggiat Parenting dan Penulis Buku Digital ParenThink menyatakan dukungannya. “Sebagai seorang ibu, saya melihat program Biskuat Academy 2019 sangat positif untuk anak Indonesia. T

Bukan hanya berfokus pada kompetisi, Biskuat Academy 2019 juga sangat memperhatikan aspek pembinaan karakter dan mendorong anak Indonesia menjadi generasi kuat di masa depan. Dengan membangun karakter diri yang baik sejak dini, saya yakin dapat membantu menentukan kesuksesan anak di masa depan, sambungnya.

Sementara Evan Dimas, salah satu pemain Timnas kebanggaan Indonesia, mengungkapkan bahwa pertandingan sepak bola untuk anak-anak memberikan manfaat yang sangat besar termasuk untuk perkembangan karakter.

“Melalui Biskuat Academy 2019, anak Indonesia belajar menjadi pemain yang suportif, bekerja sama dengan tim, dan masih banyak lagi. Program ini juga bisa menciptakan bibit dari generasi muda yang unggul dalam olah raga sepak bola.” lontarnya

Biskuat merupakan makanan ringan berbahan gandum dan susu yang mengandung 9 vitamin, yaitu Vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, B12, D, dan E; dan dilengkapi 6 mineral yaitu kalsium, magnesium, besi, fosfor, seng, dan yodium, yang hadir dalam 2 varian yaitu original dan cokelat.

Dengan menyediakan camilan bernutrisi dan beragam kegiatan positif, Biskuat ingin menginspirasi anak Indonesia untuk memiliki karakter yang baik dari dalam diri guna membentuk generasi muda Indonesia yang kuat.

16 tim dari setiap kategori usia bersaing jadi kampiun pada kategori usia masing-masing. Selain mendapatkan piala, GAN dan Biskuat juga menyediakan hadiah untuk pemain terbaik, top skor, tim favorit, berupa uang pembinaan. Bahkan Para finalis mendapatkan sertifikat dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga yang dapat digunakan untuk pendaftaran jalur pretasi.

Ada 16 Tim yang lolos dari zona masing-masing dan berlaga di partai puncak di Jakarta:

Jakarta: Kemayoran Prima 17 (U-10) dan Tajimalela (U-12).
Medan: Muda Sebaya Rambong Sialang (U-10), dan Sporting Klumpang Putra (U-12).

Palembang: Putra Koga Lampung (U-10) dan Medco (U-12).
Malang: Garuda Wisnu Bali (U-10), dan Agi Malang (U-12).

Surabaya: Juanda Merah (U-10), dan Isa Sidoarjo (U-12).
Bandung: Uni B Bandung (U-10), dan Setia Bandung (U-12).

Semarang: Remedial Wirosari Purwodadi (U-10), dan Bangunkerto Yogya (U-12).
Bali: Badak Putra Buduk (U-10), dan Anker Kediri Tabanan (U-12). (ens)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.