Badan Otorita Borobudur ( BOB) Gelar Konser Musik Biru Bersama Addie MS dan Siswa SMM

0
49
Addie MS memimpin konser Musik Biru, menggandeng suswa sekolah musik Jogjakarta

PURWOREJO, bisniswisata.co.id: Badan Otorita Borobudur (BOB) menyelenggarakan konser Musik Biru dengan menghadirkan kolaborasi  konduktor ternama Addie MS dengan murid Sekolah Menengah Musik (SMM)  di Glamping De Loano, Desa Sedayu, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Sabtu sore.

Indah Juanita, Direktur Utama Badan Otorita Borobudur ( BOB) mengatakan, Konser Musik Biru tersebut merupakan dukungan untuk meningkatkan atraksi dan pelestarian budaya di kawasan otoritasnya.

“Konser musik di kawasan hutan di tengah alam terbuka merupakan gagasan Yayasan Blue Ekonomi Jakarta. Tujuannya memberikan warna baru bagi masyarakat luas. Paradigma coba diubah, orkestra tidak selalu dipentaskan di dalam hall pertunjukan, tetapi bisa dilaksanakan di alam terbuka,” ungkapnya.

Cuaca cerah mendukung setting panggung yang dibuat penyelenggara. Addie MS memandu orkestra di panggung alam, sementara ratusan penonton duduk mengelilingi lokasi pentas itu. Seperti layaknya orkestra dalam gedung, sekitar 500 an penonton baru memberikan tepukan meriah usai lagu selesai dibawakan.

Selain sebagai konduktor, Addie MS juga memberikan motivasi dan coaching clinic singkat kepada musisi orkestra dari SMM serta pengunjung yang hadir di De Loano. Konser orkestra yang berlokasi di tengah hamparan pohon pinus ini menjadi unik tanpa mengurangi kekhidmatan penikmat musik yang hadir.

Ada pesan yang disampaikan dalam konser di ruang terbuka ini. Salah satunya mengkampanyekan agar masyarakat berpartisipasi dalam pengurangan sampah serta menggalang kebesamaan di alam bebas. “Keduanya dikolaborasikan menjadi karya seni rupa berbasis sampah,” ujar Indah Juanita.

Dia berharap, Konser Musik Biru tersebut bisa menjadi wahana bagi pengembangan destinasi di dalam Kawasan Badan Otorita Borobudur (BOB), sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kulon Progo dan Purworejo.

Pihaknya menggandeng para pengusaha UMKM untuk mengisi stan bazaar, menyediakan beragam produk pilihan dan peluang wisata kuliner bagi pengunjung. Tak sekedar nonton konser, di area sudah tersedia vila-vila ke il dan mobil yang bisa disewa untuk mengeksplor arena glamping itu.

Indah Juanita gandeng pengusaha UMKM di stand bazaar

Apalagi De Loano juga kini menjadi pusat pembudidayaan bunga anggrek Manoreh sehingga banyak aktivitas yang bisa dilakukan selain konser ini juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat dan makanan di sini, diambil dari masyarakat sekitar, jelas Indah Juanita. 

Indah mengatakan pengembangan Glamping De’Loano terus dilakukan seperti persiapan tempat dan perbaikan akses menuju lokasi. Butuh keseriusan bersama mengembangkan pariwisata di Kabupaten Kulon Progo dan Purworejo. Pihaknyai juga mengajak masyarakat sekitar untuk ikut mendukung program.

Sementara itu, Direktur Tourism Marketing Badan Otorita Borobudur Agus Rochiyardi mengatakan, konser Musik Biru memang berkonsep alami tanpa sampah. Ornamen dan instalasi Laba laba  yang dihadirkan di konser ini terbuat dari barang bekas karya dari mahasiswa ISI sehingga menjadi instalasi menarik.

Agus Rochiyardi menambahkan selain menjadi tempat pelatihan dan pembelajaran bersih-bersih hutan, tentunya bagi anak-anak SMM juga menjadi kebanggaan tersendiri karena Addie MS yang punya perhatian khusus tentang lingkungan merespon baik konser alam ini.

” Anak-anak sempat latihan musik beberapa hari bersama Addie MS agar bisa tampil apik, bisa belajar musik dengan sang maestro dan semua ,itu menjadi kebanggaan sendiri yang dirasakan oleh anak-anak SMM,” tegasnya.

Addie MS dan 45 pemusik SMM membawakan kurang lebih 13 lagu aransemen hingga bisa memukau sekitar 500 pengunjung yang hadir. Konser berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 17.30.

Pagelaran diselenggarakan sore hari untuk mendapatkan suasana syahdu menjelang petang di hutan pinus De Loano. “Kami menyuguhkan pagelaran yang unik dan ekslusif, dimana untuk memanjakan penonton, disiapkan sound sistem berkekuatan 25 ribu watt,” kata project manager konser Ravie Syarief.

Sedangkan Indah Juanita menambahkan konser tersebut merupakan upaya BOB dalam menarik investor untuk menanamkan modal mengembangkan kawasannya.

 “Ini langkah kami untuk meyakinkan para calon investor bahwa kawasan Menoreh layak dikembangkan menjadi tempat pariwisata yang menarik,” ungkapnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.