HOSPITALITY HOTEL INTERNATIONAL LIFESTYLE RISET

Vivek Bhalla : Menatap Babak Berikutnya bagi Pariwisata Indonesia

Hotel Indigo brand IHG dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Industri perhotelan di Indonesia menunjukkan perkembangan positif dengan rata-rata tarif harian (average daily rate/ADR) sebesar US$78, naik 12,3% dibandingkan tahun sebelumnya, kata Vivek Bhalla, Managing Director, Southeast Asia & Korea, IHG Hotels & Resorts

Berbicara saat jumpa pers (3/10), Vivek mengatakan pendapatan per kamar tersedia (revenue per available room/RevPAR) mencapai US$47, meningkat 9,8%, dengan tingkat okupansi hotel sekitar 60%.

“Indikator ini menunjukkan adanya peluang bagi industri seiring mening- katnya permintaan perjalanan dan minat wisatawan terhadap pengalaman menginap berkualitas yang menawar- kan pengalaman lebih bermakna,”

Memanfaatkan Peluang Pertumbuhan di Asia Pasifik, Vivek Bhalla mengata- kan kawasan ini merupakan salah satu pendorong utama pertumbuhan perjalanan global, didukung oleh meningkatnya kelas menengah, daya beli, serta tren perjalanan yang semakin berorientasi pada pengalaman.

Sebanyak 91% pertumbuhan kunjungan wisatawan ke kawasan ini berasal dari perjalanan antarnegara di dalam kawasan Asia Pasifik. Bagi IHG, lima dari sepuluh wisatawan utama di kawasan ini berasal dari Australia, Malaysia, Jepang, Singapura, dan Korea Selatan.

Tren ini membuka peluang besar bagi Indonesia. Peningkatan infrastruktur dan konektivitas transportasi dapat membuka akses ke lebih banyak destinasi, seiring meningkatnya minat wisatawan untuk mencari pengalaman yang unik dan autentik

“Hal yang paling menarik bagi saya adalah besarnya peluang pertumbuhan pariwisata di Indonesia ke depan. Kami tidak hanya membuka hotel di Indonesia. Bersama para pemilik hotel dan mitra, kami turut membangun infrastruktur perhotelan untuk mendukung babak berikutnya dari pertum- buhan pariwisata Indonesia “ tegasnya.

Menurut dia, masih banyak peluang yang menanti, dan IHG Hotels & Resorts antusias menjadi bagian dari perjalanan ini dalam melayani beragam Kebutuhan Wisatawan.

Selain memperluas jaringan hotel, IHG menawarkan beragam pengalaman melalui brand di segmen luxury, premium, dan mainstream untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan tujuan perjalanan.

Saat ini, terdapat tiga hotel yang telah beroperasi di Bandung, Bintan, dan Bali, serta enam hotel dalam pipeline pengembangan, termasuk di Yogyakarta dan Ubud.

Pendekatan neighbourhood storytelling yang diterapkan brand -brand ini mengambil inspirasi dari komunitas di sekitar hotel dan sejalan dengan kekayaan budaya Indonesia yang beragam.

Bagi wisatawan yang mencari pengalaman menginap modern dan praktis, Holiday Inn Express Bandung Braga yang dibuka tahun ini merupakan hotel pertama di kawasan East Asia & Pacific yang menerapkan desain generasi kelima dari brand tersebut.

Konsepnya memadukan desain kontem- porer, ruang untuk sosialisasi, serta kamar modern yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan masa kini.

 

Vivek Bhalla, Managing Director, Southeast Asia & Korea, IHG Hotels & Resorts

Segmen luxury dan lifestyle juga menjadi bagian penting dari strategi pertumbuhan IHG di Indonesia. Tigaperempat hotel dalam pipeline pengembangan IHG berada di segmen ini, dengan brand seperti Six Senses, Regent, InterContinental, Kimpton, Vignette Collection, dan Hotel Indigo.

Salah satu pembukaan brand yang dinantikan adalah Kimpton Suntaya Bali Ubud, yang dijadwalkan dibuka pada akhir 2026. Hotel ini akan menghadirkan konsep wellness yang khas, dengan fokus pada pemulihan, penyeimbangan kembali, pemulihan kondisi tubuh, serta aktivitas gerak yang dipandu.

Pengalaman menginap yang khas dan berkesan bagi setiap wisatawan.

Vivek mengatakan wisatawan kini inginkan lebih dari sekadar tempat untuk menginap. Mereka mencari pengalaman yang memiliki keterkaitan nyata dengan destinasi, baik melalui budaya, kuliner, alam, maupun wellness. Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk menghadirkan pengalaman tersebut.

“Keberagaman ini juga membuka ruang bagi kami untuk berkembang di berbagai segmen. Mulai dari Holiday Inn Express hingga Hotel Indigo dan berbagai brand Luxury & Lifestyle kami, IHG dapat menghadirkan pengalaman menginap yang khas dan berkesan bagi setiap wisatawan.”

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia memiliki kekayaan alam dan pengalaman wisata yang luar biasa sebagai fondasi kuat bagi pertumbuhan sustainable tourism

Seiring pergeseran pertumbuhan pariwisata ke kawasan Timur serta peningkatan infrastruktur dan konektivitas, IHG melihat peluang yang makin besar bagi wisatawan untuk menjelajahi lebih banyak wilayah Nusantara dan berbagi manfaat pariwisata untuk dirasakan oleh lebih banyak destinasi.

“Hal yang paling menarik bagi saya adalah besarnya peluang pertumbuhan pariwisata di Indonesia ke depan. Kami tidak hanya membuka hotel di Indonesia.”

Bersama para pemilik hotel dan mitra, ujarnya, jaringan hotelnya membangun infrastruktur perhotelan untuk mendukung babak berikutnya dari pertumbuhan pariwisata Indonesia.

Mendukung Masyarakat dan Komunitas Lokal

IHG Hotels & Resorts mempekerjakan hampir 3.700 orang di Indonesia, dengan lebih dari 95% di antaranya merupakan tenaga kerja lokal. IHG juga bekerja sama dengan universitas dan lembaga pendidikan di Jakarta, Bali, dan Bandung untuk mengembangkan generasi berikutnya dari tenaga profesional di industri perhotelan.

Hotel-hotel IHG di Indonesia juga bekerja sama dengan berbagai pelaku usaha lokal, termasuk petani, nelayan, dan perajin. Kemitraan ini mendukung mata pencaha- rian masyarakat, meningkatkan apresiasi terhadap produk lokal, serta membantu menggerakkan ekonomi setempat.

Sebagai contoh, Regent Bali Canggu bekerja sama dengan petani lokal melalui konsep nature-to-table SAZÓN. Sementara itu, Holiday Inn Cikarang Jababeka perkenalkan teh artisan yang ditanam oleh petani di Jawa Barat kepada para tamu.

IHG bekerja sama dengan lebih dari 40 mitra komunitas di Indonesia dalam berbagai inisiatif sosial. Salah satunya adalah Saab Shares, organisasi nirlaba yang memberdayakan para ibu dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.

“Pada 2025, berbagai inisiatif komunitas IHG di Indonesia memberikan dampak positif bagi 14.000 orang,” kata Vivek mengakhiri tanta jawab dengan kakangan pers di Hotel Intercontinental Ponfok Indah, Jakarta.

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)