HO CHI MINH CITY, bisniswisata.co.id: Paviliun Thailand mempertemukan pelaku bisnis pariwisata Thailand dengan pembeli dari kawasan tersebut, sekaligus menghadirkan pengalaman “New Thailand” bagi pasar Vietnam yang memiliki potensi besar.
Vietnam Airlines meluncurkan layanan penerbangan Ho Chi Minh City–Phuket dengan frekuensi empat kali seminggu pada bulan Juli. TAT juga sedang menjajaki potensi rute VietJet Air yang hubungkan kedua negara.
Rute Da Nang dengan Bangkok dan Phuket, serta layanan langsung antara Da Nang dan Chiang Mai, di samping rencana layanan lainnya seperti rute Ho Chi Minh City–Chiang Mai oleh VietJet Air, Da Nang–Bangkok oleh THAI, dan Hanoi–Bangkok oleh Nok Air.
Perluasan akses ini diimbangi dengan peningkatan permintaan. Pemesanan tiket pesawat dari Vietnam untuk periode Juni–Agustus naik sebesar 14,1%, sementara pemesanan untuk sisa tahun 2026 diprediksi akan meningkat sebesar 9–23%.
TAT mendukung momentum ini melalui berbagai festival dan acara besar, perjalanan wisata musim hijau (Green Season), pengalaman berbasis alam, liburan singkat, serta paket perjalanan keluarga.
Kepercayaan wisatawan tetap menjadi elemen penting dalam strategi pasar. Melalui inisiatif “Trusted Thailand”, TAT mendukung standar yang mencakup aspek keamanan, pilihan pembayaran, komunikasi dalam bahasa asing.
Begitu juga akses transportasi umum, serta langkah-langkah pemerintah seperti aplikasi Polisi Wisata Thailand dan *Hotline* 1155, Pusat Bantuan Wisatawan, dan jaringan Relawan Wisata dan Olahraga.
Vietnam tetap menjadi pasar jarak pendek yang penting bagi Thailand yang telah menyambut 660.386 pengunjung asal Vietnam pada tahun 2025, sementara tercatat 359.932 kedatangan dari 1 Januari hingga 18 Agustus 2026.
Hal ini dengan perkiraan jumlah kunjungan mencapai setidaknya 600.000 orang pada akhir tahun. Wisatawan mandiri mencakup sekitar 71% dari pasar ini.
Bangkok, Chon Buri, Chiang Mai, Phuket, dan Krabi tetap menjadi destinasi utama, sementara minat yang tumbuh terhadap Kanchanaburi, Rayong, Ayutthaya, Khao Yai, dan Phang-nga mencerminkan permintaan yang lebih luas akan pengalaman di luar destinasi-destinasi yang sudah mapan.










