CHESHIRE,UK, bisniswisata co.id: Wajah pasar pariwisata sedang berubah. Generasi Z (lahir antara tahun 1995 dan 2010) dan awal Generasi Alpha (lahir mulai tahun 2010) memainkan peran yang semakin besar di pasar pariwisata Eropa.
Dilansir dari tourism-review.com, generasi digital ini memiliki kebutuhan unik baik dalam hal pengalaman wisata maupun akomodasi yang mereka pilih. Pemilik perkemahan harus mempertimbangkan kebutuhan mereka agar tetap kompetitif.
Digitalisasi: Harapan Dasar
Pertama dan terpenting, digitalisasi merupakan bagian integral dari pengalaman bagi generasi ini. Mereka mengharapkan kenyamanan dan kemudahan yang sama saat berlibur seperti yang biasa mereka alami dalam kehidupan sehari-hari.
Ini berarti bahwa sistem pemesanan online yang intuitif, proses check-in tanpa kontak dan sederhana, serta akses seluler ke informasi dan layanan adalah suatu keharusan.
Ketergantungan generasi ini pada teknologi berarti persaingan untuk bisnis mereka sangat ketat. Tempat perkemahan yang menyediakan pengalaman digital paling nyaman sejak saat pemesanan hingga akhir masa inap kemungkinan besar akan menarik generasi digital.
Memprioritaskan Pengalaman daripada Fasilitas
Meskipun fasilitas akomodasi penting bagi generasi ini, pengalamanlah yang paling penting. Mereka cenderung mencari petualangan yang unik, berkesan, dan dapat dibagikan.
Di sinilah liburan berkemah memiliki keunggulan tersendiri karena kedekatannya dengan alam. Konsep ‘glamping’ (berkemah mewah) menarik bagi banyak anak muda.
Hal ini karena menggabungkan akomodasi unik dengan pengalaman alam liar yang autentik. Beragam pilihan pengalaman dan kesempatan untuk memiliki petualangan yang benar-benar unik sangat penting bagi kelompok ini.
Keberlanjutan sebagai Persyaratan Inti
Generasi ini cenderung sadar lingkungan. Bagi kelompok ini, ramah lingkungan bukan lagi bonus, melainkan sebuah harapan.
Penggunaan sumber energi terbarukan, minimisasi penggunaan plastik, dan implementasi sistem pengelolaan limbah yang efisien hanyalah beberapa contoh dari apa yang dapat diperkenalkan oleh tempat perkemahan yang sadar lingkungan. Ini adalah jenis akomodasi yang memiliki sikap transparan dan bertanggung jawab pada isu-isu keberlanjutan.
Pilihan untuk Melepaskan Diri
Meskipun kaum muda cenderung merangkul teknologi, mereka juga menghargai kesempatan untuk melepaskan diri.
Kemampuan untuk memilih antara pengalaman digital dan non-digital merupakan bagian integral dari kepuasan mereka terhadap liburan. Banyak kaum muda merasa perlu untuk terus berhubungan dengan dunia luar.
Pada saat yang sama, mereka mencari istirahat dari arus informasi yang terus-menerus. Beberapa tempat perkemahan menawarkan solusi inovatif untuk masalah ini dengan menyediakan cakupan Wi-Fi yang sangat baik di area tertentu sambil menawarkan area lain di mana teknologi tidak diizinkan.
Media Sosial, Komunitas, dan Partisipasi Aktif
Terakhir, kaum muda adalah makhluk sosial. Mereka mencari peluang untuk berinteraksi dengan orang-orang yang berpikiran sama dan berpartisipasi aktif dalam komunitas lokal.
Hal ini dapat difasilitasi dengan menciptakan kehadiran media sosial yang aktif untuk pariwisata perkemahan. Perkemahan dapat secara aktif berinteraksi dengan audiensnya di media sosial untuk membangun kehadiran online yang kuat. Ini dapat memberikan jenis pengalaman sosial yang didambakan banyak anak muda.
Arah Masa Depan Pariwisata Luar Ruangan
Preferensi Generasi Z dan awal Generasi Alpha dapat diringkas dalam lima poin: digitalisasi, keinginan akan pengalaman unik, keberlanjutan, pilihan untuk memutuskan hubungan dari dunia online bila diinginkan, dan pentingnya interaksi sosial.
Karakteristik ini akan membentuk masa depan sektor pariwisata untuk tahun-tahun mendatang. Sangat penting bagi perkemahan untuk berkembang seiring dengan perubahan tuntutan pasar agar tetap kompetitif.










