ENTREPRENEUR EVENT INTERNATIONAL

ITE Hong Kong 2026: Tawarkan Beragam Peluang Baru bagi Industri Pariwisata Asia

Ajang ideal untuk mencari mitra dan memperluas jejaring bisnis bagi Pelaku Industri Pariwisata Asia dan wisatawan mandiri (FIT) berdaya beli tinggi

HONG KONG, bisniswisata.co.id: ITE Hong Kong 2026—mencakup edisi ke-40 ITE Leisure dan edisi ke-21 ITE MICE—akan berlangsung pada 11–14 Juni 2026. Dua hari pertama dikhususkan bagi pelaku industri pariwisata, sedangkan dua hari berikutnya terbuka untuk masyarakat umum. (PR Newswire)

Sebagai sumber wisatawan mancanegara terbesar ke-14 di dunia, warga Hong Kong menghabiskan US$28,9 miliar untuk berlibur ke luar negeri sepanjang 2024. Pada 2025, warga Hong Kong melakukan 117 juta perjalanan ke luar negeri.

ITE Hong Kong 2026 — yang merayakan edisi ke-40 — menyatukan lebih dari 400 peserta pameran dari 55 negara dan wilayah, termasuk Paviliun China (Daratan Tiongkok) yang lebih besar dengan 21 provinsi dan kota berpartisipasi.

Menyatukan lebih dari 400 peserta pameran dari 55 negara dan wilayah, termasuk Paviliun China (Daratan Tiongkok) yang lebih besar dengan 21 provinsi dan kota yang berpartisipasi.

Program B2B dan B2C meliputi pencocokan bisnis, jaringan KOL, seminar perdagangan dan publik, serta pertunjukan budaya. (PRNewsfoto/TKS Exhibition Services Ltd)

Event ini menjadi ajang ideal untuk mencari mitra dan memperluas jejaring bisnis. Di ajang ini, 88% peserta pameran, serta 50,2% pihak pembeli dan pelaku industri berasal dari luar Hong Kong. Sekitar 70% di antaranya datang dari kawasan Greater Bay Area. Pameran ini juga menarik 70.212 pengunjung umum.

Minat Pengunjung Tetap Tinggi di Tengah Ketidakpastian Global:

Trafik bulanan pada situs resmi meningkat dari rata-rata 84.000 pada akhir 2025 menjadi 168.939 pada Maret 2026, mencerminkan tingginya minat pelaku industri pariwisata Asia.

Survei pengunjung publik pada Maret (688 responden) menunjukkan optimisme: 62,5% responden berencana meningkatkan anggaran perjalanan wisata pada 2026, sementara 25,3% mempertahankan nilai anggaran.

Sebanyak 75% beberapa kali berlibur sepanjang 2025, menandakan profil wisatawan yang aktif dan berdaya beli tinggi.

Survei juga mencatat, 43% pengunjung publik tertarik melakukan pemesanan langsung di lokasi acara, umumnya melalui perangkat seluler. Untuk meningkatkan pendapatan, peserta pameran dapat mempromosikan situs pemesanan daring dan kode penawaran khusus selama acara berlangsung.

Libatkan sekitar 8.000 pihak pembeli/pelaku industri (masing-masing 85% dan 50% berasal dari luar Hong Kong), serta 74.000 pengunjung umum.

Sorotan Utama

Paviliun/stan pameran baru dari Uganda (Afrika), Mongolia (Asia) and Peru (Amerika)
Luas paviliun pameran Tiongkok (Tiongkok Daratan) meningkat 35% dengan hadirkan 21 provinsi/kota.

Paviliun baru bertema wisata es dan salju, menampilkan peserta pameran dari Kanada bagian utara dan Islandia (termasuk aurora dan tur gletser), serta peserta baru dari Xinjiang,  Heilongjiang, Beijing (tuan rumah Olimpiade Musim Dingin), dan Chongli sebagai wilayah pendamping—semuanya dikenal sebagai destinasi olahraga musim dingin.

Program B2B dan B2C meliputi business matching, jejaring dengan KOL, forum industri tentang pariwisata berkelanjutan, serta pameran tematik tentang liburan keluarga dan ekowisata, seminar, presentasi, danpertunjukan budaya.

Paviliun Tiongkok berskala luas juga menampilkan desain khusus dari sejumlah provinsi dan kota, disertai sesi presentasi, pertunjukan budaya, serta promosi produk wisata seperti “Panda Theme Train” dengan rute dari Sichuan ke Xinjiang.

Pelaku industri dapat mengajukan Trade Day Pass secara gratis melalui pendaftaran daring. Agen perjalanan wisata luar negeri juga dapat mengikuti skema subsidi untuk memperoleh manfaat tambahan, dengan syarat mengikuti program Business Matching sekitar dua jam.

 

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)