CRUISE INTERNATIONAL TRANSPORTASI

Otoritas Pelabuhan Filipina (PPA) Perluas Reservasi Online Jelang Pekan Suci

Fasad Pelabuhan Batangas di Kota Batangas. PPA perluas Sistem Bantuan Reservasi Online (ORAS) agar lebih banyak penumpang mesan tiket feri secara online, (Foto: Distrik Penjaga Pantai Tagalog Selatan)

MANILA,bisniswisata.co.id: Otoritas Pelabuhan Filipina (PPA) memperluas penggunaan Sistem Bantuan Reservasi Online (ORAS) di beberapa pelabuhan di seluruh negeri menjelang lonjakan jumlah wisatawan selama Pekan Suci.

Dalam pesan kepada wartawan, juru bicara PPA Eunice Samonte mengatakan ORAS adalah sistem reservasi standar yang memungkinkan penumpang untuk memesan secara online, dibandingkan dengan harus datang lebih awal, mengantre, dan membeli di loket tiket.

“Dengan ORAS, ada kepastian; penumpang dapat menghemat waktu karena mereka dapat memesan kapan saja dan di mana saja, bahkan dari kenyamanan rumah mereka. Mereka hanya perlu tiba di pelabuhan sebelum jadwal perjalanan mereka,” kata Samonte.

Penumpang dapat mengakses ORAS dengan memindai Kode QR ORAS yang tersedia di halaman media sosial PPA, memilih perjalanan pilihan mereka berdasarkan jadwal yang tersedia, dan mengkonfirmasi reservasi mereka.

“Penumpang hanya perlu menunjukkan kartu ORAS atau kode QR mereka, mirip dengan boarding pass di bandara. Ini membuat seluruh pengalaman perjalanan lebih cepat, lebih terorganisir, dan lebih nyaman bagi semua orang,” kata Samonte.

Dalam pernyataan terpisah, PPA mengatakan ORAS sekarang tersedia di beberapa rute yang berasal dari pelabuhan Balanacan, Batangas, Calapan, dan Lucena.

Secara khusus, ORAS tersedia bagi penumpang yang ingin memesan tiket feri dari Pelabuhan Balanacan ke Pelabuhan Lucena; dari Pelabuhan Batangas ke Pelabuhan Abra de Ilog, Calapan, Caticlan, Coron/El Nido di Palawan, Odiongan, Puerto Galera, Romblon/Sibuyan/Roxas City, dan Capiz.

Layanan ini juga tersedia untuk rute Pelabuhan Calapan ke Pelabuhan Batangas dan dari Pelabuhan Lucena ke Balanacan, Masbate, dan Romblon.

Bagi penumpang yang datang langsung, lansia, atau penyandang disabilitas, akan ada meja bantuan yang ditempatkan di pelabuhan-pelabuhan tersebut untuk membantu mereka mendaftar di ORAS.

Penumpang juga disarankan untuk tiba di pelabuhan keberangkatan yang telah ditentukan lebih awal, karena kartu ORAS akan kedaluwarsa tiga jam sebelum waktu keberangkatan yang dijadwalkan.

ORAS tidak tersedia di pelabuhan tempat penumpang akan tiba dengan tiket yang sudah siap, seperti pelabuhan yang loket tiketnya berada di luar area pelabuhan.

Demikian pula, layanan ini tidak berlaku untuk penumpang yang akan naik feri dengan kendaraan.

“PPA yakin bahwa melalui perluasan ORAS, pengalaman penumpang di pelabuhan di seluruh negeri akan lebih cepat, lebih terorganisir, dan lebih nyaman),” katanya. (PNA)

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)