EVENT

24 November - 4 Desember 2019, Indonesian Pearl Festival

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementerian Kelautan dan Perikanan merangkul Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia (Asbumi) mengelar acara Indonesian Pearl Festival 2019. Pameran mutiara yang ke delapan ini, diselenggarakan di atrium Lippo Mall Kemang Jakarta, pada 24 November hingga 4 Desember 2019.

Tujuannya untuk mempromosikan mutiara lokal dengan kualitas internasional. Juga agar masyarakat semua tahu salah satu sumberdaya laut yang ada di Indonesia miliki penghasil devisa negara yang sangat besar salah satunya adalah mutiara air asin, disamping ada juga mutiara air tawar. Dan tujuan lainnya, membranding mutiara Indonesia yang sempat dijuluki Queen Of Pearl di dunia. Namun saat ini tergerus oleh mutiara-mutiara asal China.

Tak bisa dipungkiri, sejak dahulu, mutiara air asin sudah menjadi primadona. Sementara Indonesia masuk dalam posisi lima sebagai negara penghasil mutiara terbesar di dunia dikalahkan oleh China. Indonesia merupakan negara nomor lima penghasil mutiara di dunia, Sayang nilainya belum begitu besar. Yakni 47 juta dollar AS.

Karenanya, dalam keterangan resmi Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang diterima Bisniswisata. co.id, Ahad (24/11/2019) dengan acara yang digelar setiap tahun ini, bisa mendongkrak penjualan mutiara lokal. Ironi, Hongkong dan China yang sebelumnya mengimpor mutiara dari Indonesia menempati posisi teratas sebagai pengekspor mutiara dunia.

Tercatat, ada 32 stan yang akan ikut berpartisipasi dalam acara Indonesian Pearl Festival 2019 ini. Diharapkan dapat memacu pergerakan sektor mutiara lokal. Dan Sulawesi Utara sebagai daerah terbesar menghasilkan mutiara, diharapkan menjadi peran penting dalam industri mutiara nasional.

Dalam Indonesian Pearl Festival juga memberikan sertifikasi kepada ragam mutiara yang diikutsertakan melalui dewan kurator. Dewan kurator ini berasal dari perusahaan jepang, Austria dan Ceko akan menilai mutiara yang diikutsertakan dalam festival.

Indonesian Pearl Festival ditargetkan meraup keuntungan Rp 5 miliar, Juga diharapkan terjadi lonjakan ekspor sepanjang tahun 2019 yang ditargetkan naik 11 persen atau 55 juta dollar AS dibanding tahun lalu yang tembus angka 47 juta dollar AS. Mengingat, selama pameran ini, panitia mengundang buyers dari negara lain yang selama ini buyers potensial Indonesia. (redaksi@bisniswisata.co.id)

Endy Poerwanto