ASEAN DAERAH DESTINASI INTERNATIONAL

Thailand dan Bhutan tingkatkan kerja sama pariwisata berkelanjutan

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Thailand dan Bhutan telah mengambil langkah signifikan untuk memperdalam kerja sama dalam pariwisata berkelanjutan, dengan Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) baru-baru ini menjamu delegasi tingkat tinggi dari Departemen Pariwisata Bhutan (DOT) dan Asosiasi Operator Tour Bhutan (ABTO).

Delegasi tersebut menjajaki praktik keberlanjutan Thailand di tingkat kebijakan dan komunitas, yang menandai tonggak penting dalam kemitraan pariwisata berkelanjutan Thailand–Bhutan.

Dilansir dari www.traveldailynews.asia, kunjungan tersebut memperkuat komitmen kedua negara terhadap pariwisata yang bertanggung jawab dan menyiapkan panggung untuk kolaborasi yang lebih kuat di bawah kerangka kerja “Dua negara, Satu tujuan”.

Tujuannya untuk pembelajaran bersama, pengembangan produk bersama, dan pengalaman perjalanan yang bermakna yang berakar pada keberlanjutan.

Acara dibuka dengan pertemuan penyambutan yang dipimpin oleh Pattaraanong Na Chiangmai, Deputi Gubernur TAT untuk Pemasaran Internasional Asia dan Pasifik Selatan, bersama Patsri Permwongsaenee, Direktur Eksekutif untuk ASEAN, Asia Selatan, dan Kawasan Pasifik Selatan.

Hadir juga Eblarp Sripirom, Direktur Eksekutif Departemen Produk Pariwisata serta Santi Sawaengcharoen, Deputi Direktur Eksekutif Kantor Gubernur.

Otoritas Pariwisata Thailand (TAT)memaparkan arahan strategis Thailand untuk pariwisata berkelanjutan yang selaras dengan tolok ukur internasional dan standar Dewan Pariwisata Berkelanjutan Global (GSTC).

Sesi tersebut mencakup studi kasus bisnis Thailand yang diakui atas inisiatif berbasis lingkungan dan komunitas, termasuk The Westin Grande Sukhumvit, yang dianugerahi sertifikasi Green Hotel Standard Plus untuk tahun 2024–2027.

Selama tiga hari Juni lalu delegasi mengunjungi provinsi Nan untuk menjajaki model praktis pariwisata berkelanjutan. Mereka bertemu dengan Wilaiwan Budasa, Wakil Gubernur Nan, untuk membahas kerja sama regional dan pengembangan pariwisata inklusif.

Program ini menampilkan kunjungan ke sejumlah bisnis perhotelan dan pariwisata yang diakui, termasuk Nan Boutique Hotel and Resort, Cocoa Valley, Saengthong Resort, dan Pupakannapua.

Masing-masing telah disertifikasi berdasarkan skema seperti Thailand Tourism Awards, Sustainable Tourism Acceleration Rating (STAR), Tourism Care, Green Restaurant, dan Green Hotel.

Kunjungan-kunjungan ini memfasilitasi pertukaran pengetahuan yang berharga tentang operasi yang ramah lingkungan, pelestarian budaya, dan pariwisata berbasis masyarakat.

Tour trem berpemandu di Kota Tua Nan, penerima penghargaan Green Destinations Gold Level—penerima penghargaan pertama Thailand di ASEAN dan satu-satunya di Asia pada tahun 2025—menyoroti kepemimpinan kota tersebut dalam pembangunan perkotaan yang kreatif dan berkelanjutan.

Kolaborasi terbaru ini dibangun berdasarkan keterlibatan sebelumnya di Thailand Travel Mart Plus (TTM+) 2025, yang diselenggarakan dari tanggal 5–7 Juni di Khao Lak, Phang-nga, tempat Bhutan berpartisipasi bersama negara-negara Subkawasan Mekong Raya (GMS).

Acara ini meletakkan dasar yang penting untuk kemajuan yang berkelanjutan di bawah visi bersama Thailand–Bhutan tentang “Dua negara, Satu destinasi.”

Evan Maulana