Presentasi perdana di Milan Fashion Week 2026 membawa kisah mode, budaya, dan pariwisata Thailand ke khalayak internasional melalui koleksi SIRIVANNAVARI terbaru yang terinspirasi oleh lanskap Doi Inthanon
BANGKOK, bisniswisata.co.id: Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) menyoroti kehadiran Thailand yang semakin meningkat di panggung budaya global melalui presentasi koleksi SIRIVANNAVARI Musim Gugur-Dingin 2026/2027 di Milan Fashion Week 2026.
Dipimpin oleh Yang Mulia Putri Sirivannavari Nariratana Rajakanya, koleksi ini “Echoes of Altitude” diluncurkan akhir bulan lalu di Circolo Filologico Milanese di Milan, Italia.
Gubernur TAT, Thapanee Kiatphaibool, turut hadir sebagai tamu untuk mendukung peragaan busana yang menghubungkan kreativitas, warisan, dan pariwisata Thailand dengan salah satu platform mode terkemuka di dunia.
“Presentasi SIRIVANNAVARI di Milan Fashion Week 2026 mencerminkan kekuatan bakat kreatif Thailand dan kekuatan budaya untuk meningkatkan profil global Thailand, “ ungkapnya.
Koleksi ini, tambahnya, menunjukkan bagaimana inspirasi, keahlian, dan identitas Thailand dapat diekspresikan dengan relevansi internasional sekaligus menciptakan minat yang bermakna pada destinasi dan kisah di balik desainnya.
“Echoes of Altitude” menghadirkan visi kontemporer yang kuat ke panggung peragaan busana sekaligus mencerminkan keahlian yang halus, penjahitan yang disiplin, dan reinterpretasi identitas Thailand yang percaya diri untuk audiens global.
Terinspirasi oleh Kew Mae Pan Nature Trail di Doi Inthanon, Chiang Mai, koleksi ini mengambil inspirasi dari lanskap pegunungan, angin sejuk, dan semangat perjalanan, menerjemahkannya ke dalam ekspresi keanggunan kontemporer yang berakar pada identitas Thailand.
Koleksi ini mencerminkan visi kreatif Yang Mulia dalam membawa inspirasi Thailand ke dunia dengan relevansi modern dan kedalaman budaya.
TAT juga menggarisbawahi hubungan erat antara presentasi mode internasional ini dan Kew Mae Pan Nature Trail, yang menjadi sumber inspirasi kreatif utama.
Dikenal dengan pemandangan pegunungannya, lautan kabut, hutan hijau abadi, dan ekosistem dataran tinggi, jalur ini mencerminkan keindahan alam dan suasana kontemplatif yang membentuk bahasa visual dan kedalaman emosional koleksi ini.
Hubungan antara mode dan tempat ini semakin menunjukkan bagaimana aset pariwisata Thailand dapat menginspirasi ekspresi kreatif kelas dunia.
Terletak sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut di Taman Nasional Doi Inthanon, Kew Mae Pan adalah salah satu jalur alam paling terkenal di Thailand.
Keindaham alam dengan punggung bukit, jalan setapak di hutan, dan titik pandang panorama yang memperkuat nilai warisan alam Thailand sebagai sumber imajinasi artistik dan resonansi budaya internasional.
Melalui sorotan pada SIRIVANNAVARI di Milan Fashion Week 2026, TAT menegaskan kembali posisi Thailand sebagai destinasi di mana mode, budaya, kerajinan tangan.
Pengalaman wisata terhubung secara bermakna, memperkuat daya tarik negara ini di kalangan audiens global yang mencari keaslian, kreativitas, dan inspirasi.
Pengunjung dapat menikmati Kew Mae Pan melalui jalan-jalan berpemandu di sepanjang jalur alam sepanjang kurang lebih tiga kilometer, di mana hutan hijau abadi, padang rumput terbuka, dan punggung bukit yang tinggi memperlihatkan pemandangan pegunungan yang luas dan kabut pagi.
Populer di kalangan pecinta alam dan pendaki, jalur ini menawarkan cara yang indah dan reflektif untuk menikmati keindahan tenang Thailand utara.










