Orang-orang sedang mempersiapkan alat musik tradisional Khmer untuk Tahun Baru Khmer pada April 2024.( Foto]: Top Vannara)
PHNOM PENH, bisniswisata.co.id: Persatuan Federasi Pemuda Kamboja akan menyeleng-garakan perayaan Nokor Sangkranta selama enam hari pada bulan April yang bertujuan untuk mempromosikan budaya Khmer dan meningkatkan ekonomi nasional.
Dirayakan setiap tahun dari tanggal 14 hingga 16 April, Tahun Baru Khmer menandai periode penting untuk reuni keluarga, karena para pekerja kembali ke kampung halaman mereka. Lebih dari sekadar hari libur nasional, festival ini mewakili perayaan warisan, pembaharuan, dan identitas nasional.
Presiden Persatuan Federasi Pemuda Kamboja (UYFC), Hun Many, yang juga menjabat sebagai wakil perdana menteri, mengatakan acara yang dijadwalkan dari tanggal 14 hingga 19 April ini bukan hanya perayaan tradisi nasional.
Tetapi juga upaya untuk memperkuat identitas nasional melalui upacara keagamaan, makanan, permainan tradisional, dan kegiatan budaya lainnya.
Di lansir www.tourismcambodia.com
berbicara kepada wartawan pekan lalu, dia mengatakan Kamboja dapat menggunakan kesempatan ini untuk memperkuat semangat Khmer sekaligus merangsang aktivitas ekonomi.
Ia menambahkan bahwa perayaan ini bertujuan untuk menyampaikan pesan persatuan kepada warga Kamboja di dalam dan luar negeri bahwa Tahun Baru Khmer bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga cerminan identitas nasional.
Lebih dari itu merupakan simbol persatuan, ketahanan ekonomi, dan solidaritas dengan personel garda depan dan warga sipil yang mengungsi.
Acara akan berlangsung di lokasi-lokasi utama di Phnom Penh, termasuk Wat Phnom, Jalan Pejalan Kaki Chaktomuk, Vattanac Capital, Pasar Malam, Taman Wat Botum, Gang Bassac, dan Pasar Toul Tompoung.
Tahun lalu, hampir 24 juta orang melakukan perjalanan ke seluruh negeri selama liburan Tahun Baru Khmer selama tiga hari.










