EVENT INTERNATIONAL PENDIDIKAN SOSIAL SOSOK

Nobar Film Dokumenter Roehana Koeddoes, Wamen Ekraf Tekankan Peran Jurnalis Perempuan dalam Perjuangan

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menyampaikan, Kementerian Ekraf senantiasa mendukung jurnalisme yang sehat dengan menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab.

Tak hanya itu, Wamen Ekraf Irene juga mengingatkan penting melanjutkan perjuangan wartawati pertama di Indonesia, Roehana Koeddoes dalam memajukan perempuan Indonesia melalui pendidikan dan keterampilan.

Jurnalisme yang berintegritas, kata dia, menjadi bagian dari kebenaran informasi, penjaga akurasi, serta pilar utama demokrasi. Hal itu diungkapkan Irene saat hadir dalam pembukaan acara diskusi dan nonton bareng film dokumenter “Roehana Koeddoes” jelang Hari Pwrs Nasional, didampingi Kepala Biro Komunikasi Kementerian Ekraf Kiagoos Irvan Faisal.

“Etika jurnalisme sangatlah penting. Siapapun bisa menjadi penjaga integritas dari jurnalisme hingga memastikan informasi publik yang tersampaikan begitu tepat dan akurat kebenarannya.”

Harapannya, kita bisa menyampaikan berita yang sesuai atau whatever information that’s out there that’s based on heart, tegas Wamen Ekraf Irene dalam sambutannya di IDN HQ The Plaza Auditorium, Jakarta, Jumat (6/2).

Jurnalisme berintegritas menjadi tugas yang mulia, mengingat media atau pers selalu mencari kebenaran, mengungkap realita, dan menyampaikan fakta.

Warisan pemikiran ini tercermin dari sosok Roehana Koeddoes yang menjadikan pers sebagai sarana pencerahan dan perubahan sosial hingga sosoknya ditetapkan sebagai pahlawan nasional sejak 2019.

Agak sulit mengukur berapa jumlah jurnalis saat ini. Tapi, kurang lebih ada sekitar 25 persen jurnalis perempuan yang mengisi ruang-ruang informasi. Justru di era digitalisasi, peran jurnalis perempuan menjadi lebih penting dengan memberi sentuhan tulisan-tulisan yang memiliki unsur empati.

“Mari kita letakkan lagi upaya-upaya dari semangat yang dipelopori Roehana Koeddoes,” ungkap Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid.

Selaras dengan pernyataan tersebut, Wamen Ekraf Irene juga menekankan, kebenaran informasi selalu ada bila berlandaskan hati dengan niat yang baik untuk memajukan sesama manusia. Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan Presiden Prabowo Subianto As a fellow human beings. Let’s make it a better world!’

Di sini, kita mengenang apa yang sudah dilakukan Roehana Koeddoes sejak tahun 1911. Beliau berjuang dengan hati untuk memajukan nasib perempuan-perempuan yang ada disekelilingnya dan ini menjadi intensi yang sangat mulia.

Apapun karya yang dihasilkan tentu dari hati yang tulus dan menjadi inspirasi dari generasi selanjutnya menuju Indonesia Emas 2045, tambah Wamen Ekraf Irene.

Roehana Koeddoes dikenal memiliki Yayasan Amal Setia yang dibentuk pada 11 Februari 1991 di Koto Gadang untuk pemberdayaan perempuan dan mendirikan koran perempuan pertama, Sunting Melayu.

Selain baca-tulis, Ia mendidik perempuan dengan keterampilan menjahit, menyulam, merenda, dan bertenun demi memperjuangkan emansipasi dan kemandirian ekonomi kaum hawa pada masanya.

“Warisan terbesar dari Roehana Koeddos adalah keyakinan bahwa pena dan pikiran seorang perempuan dari manapun bisa menggerakkan perubahan. Sekarang pena dan pikiran itu ada di tangan kita, tinggal bagaimana kita bisa menggunakannya,” tutup Ketua Yayasan Amal Setia, Trini Tambu.

Jelang Hari Pers Nasional 2026, IDN Times menggagas acara diskusi dan nonton bareng (nobar) film dokumenter “Roehana Koeddoes” dengan kolaborasi bersama Yayasan Amal Setia dan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI).

Pada kesempatan ini, turut hadir Ketua Dewan Pers Indonesia periode 2025-2028, Komaruddin Hidayat; Chief Operating Officer (COO) IDN, William Utomo; Pemimpin Redaksi IDN Times, Uni Lubis; Head of Operations Hatta Foundation, Halida Hatta.

 

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)