VIENTIANE, bisniswisata.co.id: Laos mengambil langkah berani untuk memposisikan warisan budayanya yang kaya di garis depan upaya pariwisata berkelanjutan dan pembangunan ekonominya.
Dilansir dari travelandtourworld.com, strategi baru negara ini, yang diumumkan selama pertemuan pemerintah yang diadakan di Vientiane pada 12-13 Januari 2026, menguraikan rencana yang jelas untuk prioritaskan pertumbuhan ekonomi budaya selama lima tahun ke depan.
Tujuannya adalah untuk mengubah aset budaya unik Laos menjadi nilai ekonomi, sambil memastikan perlindungan dan pelestarian situs warisan budayanya untuk generasi mendatang.
Strategi tersebut, sebagaimana dipresentasikan oleh Menteri Informasi, Kebudayaan, dan Pariwisata, Suansavanh Viyaket, selaras dengan Kongres Nasional ke-12 Partai Revolusioner Rakyat Laos dan Rencana Pembangunan Sosial-Ekonomi Nasional ke-10 negara tersebut.
Dengan penekanan kuat pada pariwisata budaya, rencana ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan di sektor pariwisata, sosial, dan ekonomi dengan mengintegrasikan pelestarian budaya dengan pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab.
Situs Warisan Dunia UNESCO Kunci Pariwisata Berkelanjutan
Pilar utama strategi pariwisata Laos adalah peningkatan pengelolaan dan perlindungan situs Warisan Dunia UNESCO. Saat ini, negara ini memiliki tiga situs UNESCO bergengsi, masing-masing menawarkan jendela unik ke masa lalu budaya dan sejarah bangsa yang kaya.
Luang Prabang – Dikenal karena perpaduan luar biasa antara arsitektur tradisional Laos dan warisan kolonial, Luang Prabang adalah kota Warisan Dunia UNESCO yang menarik wisatawan yang ingin menyelami sejarah, budaya, dan kehidupan spiritual Laos.
Dengan kuil-kuilnya, istana kerajaan, dan tepi sungai yang indah, kota ini menawarkan suasana tenang bagi mereka yang menjelajahi akar budaya Laos.
Vat Phou dan Lanskap Budaya Champasak – Terletak di Laos Selatan, Vat Phou adalah kompleks kuil Khmer kuno yang menyoroti peran penting wilayah tersebut dalam peradaban Khmer. Lanskap terkait merupakan situs UNESCO karena pentingnya sejarah, budaya, dan alamnya.
Situs Guci Megalitikum di Xiengkhuang – Dataran Guci – Salah satu lanskap prasejarah paling penting di Asia Tenggara, Dataran Guci adalah rumah bagi ribuan guci batu besar yang tersebar di Dataran Tinggi Xiengkhuang.
Situs ini menawarkan sekilas pandangan misterius ke dalam praktik-praktik kuno dan merupakan tempat penting bagi mereka yang tertarik pada arkeologi dan warisan budaya.
Strategi pemerintah Laos menekankan perlindungan situs-situs warisan ini sambil mendorong pariwisata yang terkendali dan berkelanjutan.
Negara ini akan mengembangkan kerangka kerja tata kelola untuk mengelola kegiatan pariwisata di sekitar situs-situs UNESCO ini dengan lebih baik.
Memastikan bahwa jumlah pengunjung tidak membanjiri situs-situs tersebut dan bahwa pariwisata memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.










