NEWS REVIEW

Masa Depan Pariwisata: Tantangan & Peluang Untuk 2022.

CHESFIRE, UK, bisniswisata.co.id:  Tahun 2022 akan menjadi tahun kunci bagi pariwisata internasional. Penarikan pembatasan perjalanan, kemajuan keseluruhan kampanye vaksinasi dan pemulihan kepercayaan dalam perjalanan.

Hal ini menciptakan skenario positif setelah tahun-tahun sulit tahun 2020 dan 2021 untuk sektor ini. Terlepas dari berita beberapa minggu terakhir. Masa depan pariwisata tampaknya optimis.

Para pakar industri pariwisata menekankan perubahan penting yang akan sangat penting untuk sektor perjalanan dan perhotelan pada tahun 2022 yaitu ; 

Dominasi Pelanggan yang Menuntut dan Asertif

Dilansir dari Tourism-review.com, kita akan melihat tipe wisatawan yang lebih konservatif dan berhati-hati di semua tahap perjalanan, hasil dari lingkungan yang penuh dengan pembatasan, persyaratan, dan tindakan kesehatan yang telah sepenuhnya mengkondisikan cara kita bepergian dan menikmati waktu luang. 

Di sisi lain, kita menyaksikan gelombang optimisme yang diwakili oleh orang-orang yang menganjurkan cara berpikir yang lebih positif untuk tahun 2022. Dalam hal masa depan pariwisata, ‘sentimen baru’ ini diterjemahkan menjadi semangat baru untuk bepergian, yang bahkan dapat mengarah dengan apa yang disebut ‘efek sampanye’ dengan lonjakan perkiraan sementara.

Konsolidasi Sektor Pariwisata

Industri perjalanan, khususnya biro perjalanan, sedang mengalami masa konsolidasi. Aliansi dan merger yang dimulai pada tahun 2021 akan terbentuk pada tahun 2022, periode di mana kita akan menemukan operator yang lebih kuat beradaptasi dengan lingkungan baru.

Kembalinya Kenyamanan dan Budaya di Kota

Kembali ke normalitas berarti dapat menikmati semua acara budaya dan rekreasi yang telah ditangguhkan atau dibatasi begitu lama. Sebuah peluang untuk pariwisata perkotaan, yang juga akan menjadi fokus banyak destinasi.

Pariwisata dengan pengeluaran lebih tinggi

Merek fashion dan mewah semakin memasuki industri hotel dan restoran. Ini berkorelasi dengan evolusi model pariwisata yang mempolarisasi tingkat pengeluaran. 

Dalam skenario ini, destinasi akan bertaruh dengan tegas pada produk dan layanan mahal untuk menarik wisatawan dengan daya beli lebih tinggi.

Keberlanjutan lingkungan sebagai Tren Perjalanan

Dunia pariwisata sedang mengendarai gelombang hijau yang di tengah pandemi, mulai berakselerasi. Penerapan langkah-langkah ramah lingkungan untuk memberi manfaat bagi lingkungan dan menarik permintaan wisatawan yang berkelanjutan akan meluas ke seluruh sektor pariwisata yang akan menyaksikan perdebatan internal tentang keseimbangan aktivitasnya.

Peluang Investasi Baru

Potensi pertumbuhan dan tren peningkatan permintaan di ekosistem perjalanan, transportasi, dan perhotelan akan menarik investor pada tahun 2022. 

Kelompok investasi real estat, pengelola dana, ekuitas swasta, dan kelompok pariwisata itu sendiri akan memanfaatkan banyak peluang untuk melakukan bisnis.

Wisata Religi Kembali Kuat

Masa depan pariwisata diharapkan juga ditandai dengan meningkatnya perjalanan haji. Pada tahun 2022, jutaan orang di seluruh dunia, dari Thailand hingga Meksiko, dari Jepang hingga Italia, mungkin akan dapat merayakan festival keagamaan mereka yang beraneka ragam secara normal lagi.

Ritus dan tradisi yang sempat terganggu oleh krisis kesehatan akan mempertemukan para penyembah dan wisatawan yang ingin menjadi bagian dari pengalaman tersebut.

Tahun Data Pariwisata: 2022

Pariwisata merupakan salah satu sektor dengan potensi terbesar untuk penerapan kecerdasan buatan dan pengolahan data yang masif. Setelah teknologi perjalanan terbatas atau digunakan dalam lingkungan eksperimental, itu akan memperluas penggunaannya pada tahun 2022, tidak diragukan lagi tahun data pariwisata.

 

Arum Suci Sekarwangi