HOTEL SOSOK

Lutfhi Thamrin Piawai Padukan Momentum &  Ketepatan Waktu

JAYAPURA, bisniswisata.co.id: Kepiawaiannya memanfaatkan momentum patut diacungi jempol. Bukan itu saja Pengusaha yang membesarkan bisnisnya di kawasan Indonesia Timur ini juga selalu tepat memilih usaha yang memiliki multiplier effect  luas sehingga pemerintah daerah maupun masyarakat luas merasakan manfaat property yang dibuatnya.

Adalah E. Lutfhi Thamrin, pemilik Hotel Horison Ultima Entrop, Jayapura Selatan yang ditemui siang itu. Di bangunan 12 lantai yang berdiri megah di Jalan Kelapa Dua itu, dia baru saja menyelenggarakan aneka lomba bagi karyawan hotelnya menyambut ulang tahun pertama beroperasinya hotel.

Keinginannya yang kuat untuk mendukung pergelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, pada 2-15 Oktober 2021 yang lalu membuatnya membangun Hotel Horison Ultima Entrop Jayapura yang menyediakan 121 kamar untuk para atlet dan official.

Kini pesta telah usai, namun eksistensi hotel dalam menopang derap bisnis lewat berbagai fasilitas Banquet, Meeting  Incentive, Conference & Exhibition (MICE) tidak pernah berhenti melayani kebutuhan kalangan pemerintahan, pebisnis, maupun masyarakat yang membutuhkan jasa hotel di ibukota provinsi Papua itu.

Sebagai hotel bisnis yang sangat menunjang dengan adanya Grand Horison Ballroom berkapasitas sampai 1500 orang. Horison Ultima Entrop juga memiliki beberapa fasilitas meeting room untuk menampung 300 orang hingga ruang meeting kecil.

Ditemani Rizky atau akrab disapa Kiki, General Managernya, Lutfhi mengatakan kehadiran Horison Utima di Jayapura yang memiliki keindahan laut, gunung dan danau menjadi posisi yang sempurna untuk staycation sekalipun. “Pemandangan sunset dari Rooftop Lounge luar biasa” tutur H. Luthfi Thamrin singkat.

Lokasi juga merupakan salah satu unggulan untuk dijadikan tempat menginap karena berdekatan dengan pusat perbelanjaan Mall Jayapura, Stadium Mandala, Terminal Ferry Jayapura, Danau Sentani serta destinasi menarik lainnya.

Hotelnya juga dekat pula ke Pasar Tradisional Hamadi sebagai pusat souvenir tradisional khas Papua. Selain itu, hanya membutuhkan waktu 50 menit menuju Bandar Udara Internasional Theis Eluay.

Bersama istri tercinta Eneng Supartiningsih  ( Foto: Dok Pribadi/ Nebula)

Multiplier Effect

Ulang tahun pertama Horison Ultima menjadi puncak rasa syukur yang diikuti dengan kegiataan keagamaan seperti acara doa bersama syukuran dan pengajian. 

Waktunya yang berdekatan dengan peringatan Ulang Tahun Nabi Besar Umat Islam, Muhammad SAW juga diisi dengan lomba mewarnai telur serta lomba-lomba untuk melatih team work, leadership dan meningkatkan jiwa melayani dari delapan departemen yang ada di dalam unit-unit hotel.

” Ada lomba Ludo dari handphone masing-masing buat seru-seruan sehingga karyawan bisa santai sejenak,” kata Kiki, sang GM sambil tergelak santai.

Wanita asal Makasar ini mengungkapkan lomba menghiasi telur seperti umat kristiani merayakan paskah ternyata mendapatkan sambutan meriah dari karyawan.

Lomba hias telur yang disebut kaddo`minnyak merupakan makanan khas Sulsel dari beras ketan dengan disantap bersama telur hias. Kegiatan ini mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW populer dirayakan di sejumlah masjid di Makassar.

“Lomba hias Kaddo`minnyak ini memiliki nilai sosial, karena setelah itu kalau di Makassar  akan dibagikan ke warga setempat,” kata Lutfhi.

Menurut dia, penilaian juri dilihat dari keindahan dan kerapian. Karyawan di hotel sebagian orangtuanya berasal dari Makassar tapi belum mengetahui keunikan budaya itu untuk merayakan Hari Maulid Nabi Muhammad SAW.

Telur hias dan kaddo`minyyak yang diarak dalam kereta menyerupai perahu phinisi menjadi perhatian warga. Tak ayal semua itu menjadi rebutan tanpa dapat dicegah.

“Ini adalah tradisi tahunan, kami meyakini dengan mendapat dan memakan kaddo`minyyak dan telur peringatan Maulid ini, kami akan mendapat berkah,” kata Kiki.

Hal itu sebagai wujud rasa syukur dan juga mendoakan Nabi Muhammad SAW pada peringatan hari lahirnya Nabi junjungan umat Islam.

Suasana Hotel Horison Ultima Enyrop Jayapura. ( Foto: dok. hotel)

Emotional Spiritual Quotient ( ESQ).

Rasa syukur menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari yang selalu ditanamkan pada para karyawan maupun mitra-mitra kerjanya.  

Maklum ayah dua anak yang sukses berkarya di ujung Timur wilayah Indonesia sejak 1991 ini juga menjadi Ketua Korwil Papua untuk Forum Komunikasi Alumni ( FKA) Emotional Spiritual Quotient ( ESQ).

Leadership program pimpinan Ary Ginanjar Agustian yang jumlah alumninya telah mencapai sekitar 2 jutaan orang di dunia ini membuat Luthfi Thamrin terus membimbing lingkungannya untuk menggunakan tiga potensi kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual sehingga membentuk seseorang memiliki karakter mulia.

Mengawali usaha di bidang kontruksi, Lutfhi adalah alumnus Akademi Tekhnik Mandala Bandung tahun 1985. Pria kelahiran Cianjur, Jabar tahun 1960 ini lalu hijrah ke Ujung Pandang setelah selesai kuliah dan menyunting Eneng Supartiningsih, gadis Pandeglang yang diboyongnya merantau.

Proyek pertamanya di Gorontalo membuat dermaga untuk kebutuhan publik. Proyek berikutnya membuat jalan di Pulau Buru, Maluku. Setelah itu dalam lima tahun kemudian dia sudah memilili usaha sendiri di Papua.

Jatuh bangun usaha dan pengalaman ditipu mitra kerja tak membuatnya surut berbisnis membuat jembatan. gedung pemerintahan, perumahan, sekolahan, pertokoan hingga akhirnya membangun perhotelan.

Hotel bintang empat Horison Ultrima Entrop miliknya ini adalah hotel ke 7 dari 8 Brand Horison di bawah naungan Metropolitan Golden Management yang berada di Papua. Dari 121 kamar yang nomornya genap menghadap ke arah laut dan ganjil menghadap ke arah kota dan gunung, ujarnya.

“Kami memiliki Sky 360 Rooftop Lounge, Sakeca Lounge, pusat kebugaran (kolam renang, sauna & spa) Business Center dan area parkir yang luas. Horison Sendiri merupakan Hotel dengan standar Internasional dengan memadukan khas budaya lokal daerah tersempat.

” Kami selalu menjadikan mitra-mitra kerja adalah bagian dari keluarga besar sehingga ketika merayakan ulangtahun bersama mereka juga dilibatkan. Termasuk jaringan hotel Horison yang ada di Papua,” kata Lutfhi Thamrin.

Ke depan, ujarnya, One stop service akan menjadi andalannya dalam berkontribusi bagi pariwisata Jayapura karena Kiki dan karyawan lainnya justru mendorongnya untuk memiliki unit-unit usaha lainnya mulai dari penyewaan kendaraan, bisnis travel agent hingga toko suvenir.

“Bisnis hotel bukan sekedar jasa akomodasi, kita bisa menampung produk ekonomi kreatif UMKM dan diharapkan dengan adanya Hotel Horison Ultima Entrop ini dapat meningkatkan perekonomian dan pembangunan di papua saat ini khususnya di Kota Jayapura,” kata Lutfhi menutup obrolannya.

 

Justin Sabrinsky

Co-Founder & Creative Director of EXPLORE! e-Magazine by bisniswisata.co.id