POHANG, Korsel, bisniswisata.co.id: Sebuah konvensi para pemimpin dan profesional pariwisata global di Korea (ROK), PAS 2026 akan diselenggarakan bersama oleh kota Gyeongju dan Pohang, bersama dengan Provinsi Gyeongsangbuk-do, dan Organisasi Kebudayaan dan Pariwisata Gyeongsangbuk-do (GCTO).
Dilansir dari www.pata.org, konferensi ini akan terdiri dari pertemuan satu hari, konferensi dua hari, dan pengalaman destinasi setengah hari di kedua kota tersebut. Dengan tema “Menavigasi Menuju Masa Depan yang Tangguh”.
PAS 2026 akan mengeksplorasi bagaimana destinasi dapat beradaptasi, bertransformasi, dan berkembang di tengah realitas global yang berubah.
Diskusi utama akan berfokus pada inovasi pariwisata regional yang didorong oleh AI dan teknologi mutakhir, pengembangan pariwisata pasca-APEC yang berkelanjutan yang berakar pada prinsip-prinsip ESG, dan kemajuan pariwisata warisan global melalui pengelolaan aset warisan budaya.
Bertepatan dengan peringatan 75 tahun PATA, KTT ini berjanji untuk menghormati warisan abadi Asosiasi sambil menetapkan arah yang berani untuk masa depan pariwisata di seluruh kawasan Asia Pasifik.
Terletak di Korea bagian tenggara (ROK), Gyeongsangbuk-do, atau Provinsi Gyeongsang Utara, memiliki lanskap yang beragam mulai dari dataran tinggi berhutan hingga daerah pesisir, serta sejarah dan warisan budaya yang telah ada sejak berabad-abad.
Wilayah ini menawarkan banyak peluang bagi pengunjung untuk menjelajahi warisan tradisional Korea, termasuk kuil-kuil yang terpelihara, desa-desa bersejarah, dan kerajinan lokal yang mencerminkan adat istiadat berabad-abad.
Selain itu, Gyeongju dan Pohang masing-masing dikenal sebagai pusat budaya dan industri Korea (ROK).










