DESTINASI INTERNATIONAL NEWS

Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Thailand Masih Jauh dari Harapan.

Foto via Magnific

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Thailand mencatat 23,94 juta kunjungan wisata- wan mancanegara dari 1 Januari hingga 10 Oktober 2026. Dengan demikian, masih dibutuhkan 12,76 juta kunjungan lagi untuk mencapai target tahun 2026, yakni 36,7 juta wisatawan.

Divisi Ekonomi Pariwisata dan Olahraga TAT melaporkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara turun 4,04% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara sektor pariwisata internasional menghasilkan pendapatan sebesar 1,165 triliun baht, atau turun 2,47%.

Angka-angka tersebut tercantum dalam laporan pariwisata divisi tersebut untuk minggu ke-41, yang mencakup periode 4 hingga 10 Oktober seperti dilansir dari thethaiger.com.

Pariwisata domestik menunjukkan kinerja yang lebih baik pada periode yang sama; masyarakat Thailand melakukan 157,80 juta perjalanan di dalam negeri, meningkat 2,38% secara tahunan (year-on-year). Pendapatan dari pariwisata domestik mencapai 925,782 miliar baht, naik 3,09%.

Tiongkok tetap menjadi sumber wisatawan mancanegara terbesar bagi Thailand, dengan jumlah kunjungan lebih dari 4 juta orang sepanjang tahun ini.

10 pasar pariwisata mancanegara teratas adalah:

1. Tiongkok: 4.078.133
2. Malaysia: 3.039.825
3. India: 1.794.723
4. Rusia: 1.306.968
5. Korea Selatan: 878.549
6. Taiwan: 823.886
7. Jepang: 792.487
8. Amerika Serikat: 778.853
9. Britania Raya: 750.488
10. Jerman: 659.049

Pada bulan Februari, Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand atau TAT (Tourism Authority of Thailand), Thapanee Kiatphaibool, memprediksi bahwa Thailand akan menerima 36,7 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2026.

Dengan 23,94 juta kedatangan yang tercatat hingga 10 Oktober, Thailand masih kekurangan sekitar 12,76 juta pengunjung untuk mencapai angka tersebut, sementara negara itu kini memasuki bulan-bulan terakhir tahun ini.

Angka-angka ini juga menuai kritik di dunia maya; beberapa warganet berpendapat bahwa jumlah kedatangan wisatawan kemungkinan tidak akan meningkat jika Thailand menerapkan usulan pajak keberangkatan sebesar 1.000 baht bagi penumpang penerbangan internasional.

Usulan tersebut telah mendapat penentangan dari industri pariwisata. Asosiasi Agen Perjalanan Thailand (Association of Thai Travel Agents/ATTA) telah meminta Kementerian Keuangan untuk menunda kebijakan tersebut.

Asosiasi memperingatkan bahwa tambahan biaya ini dapat menghambat perjalanan dan melemahkan perekono- mian pariwisata Thailand secara keseluruhan.

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)