DESTINASI ENTREPRENEUR INTERNATIONAL

Jepang Meningkatkan Upaya Perbaikan Jalan di Laos dengan Peralatan Baru 

Laos terus tingkatkan infrastruktur jalan (Foto: intrepidtravel.com)

VIENTIANE, bisniswisata.co.id: Laos, seperti banyak negara berkembang lainnya, menghadapi tantangan dalam memelihara jaringan jalan raya, yang sangat penting bagi transportasi dan konektivitas.  Menyadari pentingnya jalan yang terpelihara dengan baik bagi pembangunan Laos, Jepang telah mengambil langkah maju dengan komitmen untuk membantu mengatasi tantangan ini.

 Sebagai bagian dari janji ini, Jepang akan menyediakan 24 unit peralatan perbaikan jalan yang penting, yang terdiri dari stabilisator jalan dan motor grader, kepada pemerintah Laos.

 Peralatan tersebut, senilai 800 juta yen (sekitar US$ 5,3 juta), akan dikerahkan secara nasional untuk memfasilitasi perbaikan jalan.  Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari paket bantuan yang lebih luas, dengan Jepang memberikan komitmen sebesar 1,5 miliar yen (sekitar US$ 10 juta) 

Sebuah upacara diadakan di Vientiane pada tanggal 9 Mei untuk penyerahan “Program Pembangunan Ekonomi dan Sosial (Peralatan Terkait Perbaikan Jalan) dan Duta Besar Jepang Kobayashi Kenichi untuk Laos memimpin acara tersebut.

 Secara tradisional, perbaikan jalan di Laos melibatkan pemindahan bagian-bagian trotoar dan pemasangan trotoar baru setelah pembuangan limbah.  Namun, dengan diperkenalkannya peralatan pendukung baru, perkerasan lama kini dapat digunakan kembali sebagai material perkerasan baru selama pembangunan jalan.

 Upaya-upaya ini diharapkan dapat memperpanjang umur layanan jalan, memperpendek masa konstruksi, mengurangi biaya, meminimalkan dampak lingkungan dengan mengurangi limbah jalan, dan mempercepat pemulihan dari bencana.

 Jepang telah menjadi mitra utama dalam perjalanan pembangunan infrastruktur Laos, mendukung proyek-proyek seperti Jembatan Internasional Mekong Kedua, Jembatan Pakse, Jalan Nasional No. 9, dan Jalan Nasional Vientiane No. 1. 

Inisiatif-inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi penduduknya.  tetapi juga memperkuat jalur logistik penting bagi pembangunan ekonomi, industri, pariwisata  dan perdagangan di Laos.

Kemitraan antara Jepang dan Laos telah berkembang sejak keduanya diangkat menjadi kemitraan strategis pada tahun 2015. Jepang tetap berkomitmen untuk mengatasi beragam tantangan Laos melalui kerja sama yang efektif untuk pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)