Indonesian Street Festival Kembali Menggebrak New York

0
44
Penari Bali ramaikan Indonesian Street Festival di New York

NEW YORK, bisniswisata. co.id: Indonesian Street Festival (ISF) kembali menggetarkan kota New York. Gelaran kolaborasi jazz, kecak dan gamelan kelima kalinya, kini mengangkat tema Seventybration. Berbagai tarian nusantara dari Aceh, Kalimantan, Sulawesi Utara, dan Bali, meramaikan festival ini. Sambutan warga New York pun sangat luar biasa bahkan larut ikut menari Poco poco.

Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Mahendra Siregar dalam pembukaan ISF mengatakan, bahwa ISF New York yang bermula dari pesta rakyat telah menjadi kegiatan promosi Indonesia yang besar. “Melalui festival ini, masyarakat Amerika Serikat dapat lebih mengenal Indonesia dengan lebih baik, sehingga hubungan antara kedua negara semakin erat kedepannya,” katanya dalam siaran pers, Ahad (01/09/2019).

Menariknya, selain tarian-tarian indah dari nusantara, di tahun 2019 ini ISF menampilkan perpaduan Jazz, Kecak, dan Gamelan dari Balawan dan Batuan Ethnic Group yang sukses menarik perhatian 7000 New Yorker untuk memadati ISF di 68th street Manhattan, New York, Sabtu (31/8/ 2019).

Kerumunan pengunjung baik diaspora Indonesia dan warga New York terus memenuhi jalanan saat penampilan Berklee Indonesian Ensemble (BIE) membawakan komposisi-komposisi lagu daerah Indonesia bernuansa Jazz. Suasana makin meriah ketika Balawan berkolaborasi dengan BIE, menggoyang seluruh pengunjung dengan Poco-poco dan Goyang Maumere Jazz.

“Senang sekali bisa ikut Indonesian Street Festival New York”, ungkap Paskalis Kaipman, mahasiswa Indonesia, bersekolah di Washington DC yang sengaja menempuh 6 jam dengan bis dan menginap semalam di New York.

Sebanyak 31 booth dan vendor kuliner, fashion batik dan arts, juga ikut serta dalam festival ini, memuaskan dahaga pengunjung terhadap hidangan otentik dan seni budaya Indonesia.

Indonesian Street Festival New York tidak hanya menjadi puncak peringatan HUT RI ke -74 oleh Konsulat Jenderal RI dan masyarakat Indonesia di New York, namun juga menjadi selebrasi bersama 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat.

Untuk itulah berbagai unsur perpaduan budaya Indonesia dan Amerika Serikat disajikan untuk memeriahkan selebrasi yang bertajuk “SEVENTYBRATION – Celebrating Diversity, Partnership and Prosperity”.

“Meski tema ISF tahun ini Seventybration, di mana memadukan unsur-unsur Indonesia dan Amerika baik dari pentas seni hingga dekorasi panggung dan seluruh booth vendor, namun ada satu hal yang selalu hadir, yaitu perlombaan2 HUT RI seperti lomba makan kerupuk, dan sebagainya,” ujar Acting Konsul Jenderal New York Yohannes Jatmiko.

Ditambahkan, suguhan tarian Nusantara itu di event tahunan ini bakal terasa lebih spesial, karena memadukan musik barat dan musik tradisional Indonesia. Diharapkan, ada lebih dari 5.000 pengunjung yang akan meramaikan ajang ISF 2019 ini.

Festival ini akan menghadirkan bazar makanan Indonesia, pertunjukan dan tarian budaya Indonesia, serta seni dan kerajinan Indonesia di bawah atmosfir warna Indonesia dan Amerika Serikat.

Acara tahunan ini diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York dan tahun ini dengan co-host Perwakrin USA Inc serta didukung oleh diaspora Indonesia di Amerika Serikat termasuk IDN Greater New York, Permias East Coast, Nusantara Foundation dan sponsor publik serta swasta dari kedua negara. Kerja sama yang erat antara masyarakat kedua negara menjadi kunci penyelenggaraan ISF tahun 2019, yang juga mengambil sub-tema “Diversity, Partnership, and Prosperity”, sambungnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.