EVENT INTERNATIONAL LIFESTYLE NEWS

IHLC Gelar Nonton Bareng & Aksi Solidaritas Film Hayya 3: GAZA untuk Palestina

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC), Sapta Nirwandar, mengajak masyarakat lintas kalangan untuk bersatu menyuarakan empati melalui medium film Hayya 3: GAZA sebagai bentuk dukungan untuk Palestina

“Dukungan untuk Gaza adalah panggilan kemanusiaan universal — bukan hanya soal iman, tetapi penghormatan terhadap hak hidup setiap insan dan pentingnya membantu sesama yang tertindas,” ujar Sapta Nirwandar.

Berbicara ketika membuka acara Nonton Bareng & Aksi Solidaritas film Hayya 3: GAZA pada Kamis, 12 Juni 2025, pukul 12.30 WIB di CGV FX Sudirman, Jakarta, Sapta mengatakan semangat kemanusiaan film ini juga mendapat inspirasi dari Juliette Binoche, aktris pemenang Academy Award dan Ketua Juri Festival Film Cannes 2025.

“Pada malam pembukaan festival, ia memberi penghormatan khusus kepada jurnalis Palestina Fatma Hassouna yang gugur akibat serangan udara,” kata Sapta.

“Fatma harusnya berada di antara kami malam ini … Art remains. It is a powerful testimony of our lives and dreams; and we, the audience, embrace it.” (Seni tetap ada. Seni adalah kesaksian kuat tentang kehidupan dan mimpi kita; dan kita, para penonton, menerimanya)” kata Sapta mengutip pernyataan Juliette Binoche pada Festival Cannes 2025 lalu.

Menurut Sapta Nirwandar acara nonton bareng ini digelar secara gratis dan terbuka untuk umum sebagai wujud solidaritas kemanusiaan terhadap Palestina, khususnya masyarakat di Jalur Gaza, yang saat ini tengah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Film Hayya 3: GAZA yang akan ditonton bersama dalam acara ini merupakan film drama terbaru besutan sutradara Jastis Arimba dan produser Asma Nadia.

Menariknya, 40% dari hasil penjualan tiket film Hayya 3: GAZA akan disumbangkan untuk membantu warga Palestina. Hal ini menjadikan film tersebut bukan sekadar tontonan di bioskop, melainkan bagian dari aksi nyata dalam mendukung perjuangan kemanusiaan.

“Film Hayya 3: GAZA bukan hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan solidaritas. Melalui acara nonton bareng ini, kami ingin mengajak lebih banyak orang untuk peduli dan berkontribusi bagi saudara-saudara di Gaza,” tambah Sapta Nirwandar.

IHLC sebagai penyelenggara berharap kegiatan ini dapat mempererat rasa kepedulian masyarakat Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina. Acara Nonton Bareng & Aksi Solidaritas ini diharapkan menjadi wadah bagi publik untuk mengekspresikan dukungan moral, sembari menyerap pesan kemanusiaan yang disampaikan.

“Kami percaya kolaborasi dalam kebaikan seperti ini akan menumbuhkan empati dan semangat persatuan yang lebih kuat di tengah masyarakat,” tutur Sapta Nirwandar.

IHLC adalah organisasi nirlaba yang bertujuan memajukan industri dan gaya hidup halal di Indonesia dan menghimpun pengetahuan, melakukan riset dan pengembangan di berbagai sektor industri halal.

Kiprahnya juga berkolaborasi dengan berbagai pihak di dalam maupun luar negeri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi halal nasional. Dipimpin oleh Dr. Sapta Nirwandar, organisasi ini aktif menggerakkan berbagai inisiatif yang mengintegrasikan nilai-nilai halal dengan pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya termasuk mendukung kegiatan kemanusiaan yang sejalan dengan prinsip-prinsip universal Islam.

Tentang film Hayya 3: Gaza adalah bagian ketiga dari trilogi Hayya, film ini melanjutkan kisah menyentuh tentang luka, harapan, dan keberanian rakyat Palestina, mengikuti perjalanan Abdullah Gaza, seorang anak yatim piatu berusia 8 tahun yang kehilangan ayahnya (seorang relawan kemanusiaan) di Palestina.

Ceritanya tentang persahabatannya dengan Hayya, gadis Palestina 13 tahun yang telah empat tahun hidup sebagai pengungsi di Indonesia akibat konflik di negerinya.

Pertemuan dua anak dengan latar belakang penuh duka ini menjadi titik balik dalam hidup mereka – di tengah penderitaan, keduanya saling menguatkan dan menjadi simbol harapan serta ketangguhan generasi muda yang tumbuh di bawah bayang-bayang penjajahan.

Disutradarai oleh Jastis Arimba, Hayya 3: GAZA sarat dengan pesan tentang empati, keberanian, dan solidaritas lintas negara, mengingatkan kita akan pentingnya berdiri bersama dalam masyarakat majemuk di tingkat global.

Sutradara Jastis Arimba berharap film ini dapat menggugah kesadaran penonton terhadap krisis kemanusiaan di Palestina sekaligus menginspirasi aksi nyata. “Film itu produk hiburan, tapi juga mengedukasi. Kami ingin penonton bisa merefleksikan diri: bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap Palestina?” kata Jastis Arimba, sutradara Hayya 3: GAZA.

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)