SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Filipina berada di peringkat ke-8 dalam Indeks Perjalanan Muslim Global, naik dari peringkat ke-12 tahun lalu.Negara ini semakin meningkatkan peringkatnya dalam Indeks Perjalanan Muslim Global (GMTI), yang mengakui destinasi wisata ramah Muslim.
Departemen Pariwisata Fikioina (DOT) mengatakan Filipina naik ke peringkat kedelapan dalam indeks global versi Mastercard dan CrescentRating, peringkat yang lebih tinggi dari peringkat ke-12 pada tahun 2024.
GMTI mencantumkan 20 destinasi non-Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) teratas. Tahun ini, Filipina memperoleh skor GMTI sebesar 53, naik enam poin dari 47 yang tercatat pada tahun 2024.
Filipina juga diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim yang Berkembang Tahun Ini (Non-OIC) pada tahun 2023 dan 2024.
Departemen pariwisata negara tersebut telah memperluas portofolio pariwisata Halal dan Ramah Muslim.
Caranya melalui pengenalan pilihan tempat makan bersertifikat Halal, mengakui tempat usaha yang ramah Muslim, dan menyelenggarakan orientasi kesadaran bagi para pemangku kepentingan pariwisata.
DOT juga meluncurkan program seperti SALAAM: Pameran Pariwisata dan Perdagangan Halal dan teluk ramah Muslim di Boracay, Marhaba Boracay.
Dengan memprioritaskan pariwisata halal dan ramah Muslim, kami tidak hanya menunjukkan komitmen kami terhadap inklusivitas dan kepekaan budaya, tetapi juga membuka peluang untuk menarik lebih banyak wisatawan Muslim dari seluruh dunia.
“Hal ini sekaligus memperluas pasar bagi para pemangku kepentingan pariwisata kami dan menciptakan lebih banyak mata pencaharian dan lapangan kerja bagi sesama warga Filipina,” kata Sekretaris DOT Christina Garcia Frasco.
Menurut GMTI, kedatangan Muslim internasional naik 25 persen tahun-ke-tahun menjadi 176 juta pada tahun 2024, dan diperkirakan akan meningkat menjadi 245 juta pada tahun 2030.










