ART & CULTURE SOSOK

Doa Untuk Baron dan Seuntai Lirik Tentangnya

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Tausiah memperingati 40 hari wafatnya musisi Aria Baron Arafat Suprayogi hadirkan berbagai kalangan masyarakat dari keluarga besar, rekan, kerabat saat almarhum masa sekolah, kuliah di Bandung hingga jadi musisi dari berbagai angkatan dan belahan dunia.

Pria kelahiran Bandung,16 Januari 1970 ini meninggal di Jakarta, 29 Juni 2021 pada umur 51 tahun setelah terpapar COVID -19 pada 3 Juni 2021. Dia adalah gitaris Indonesia dengan genre Rock, Rock alternatif, Pop rock.

Meninggalkan istri yang aktivis kegiatan sosial, Zeby Febrina dan dua anak, Pascal dan Febian,  Baron yang menjadi  pendiri berbagai grup musik, seperti Gigi, /rif, Baron Soulmates, Baron Band ini memiliki kesan kenangan positif dan mendalam.

Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A, Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta yang memberikan ceramah mengatakan doa oleh 40 orang saja inshaa Allah langsung diijabah Allah SWT dan saat 40 hari kepergiannya ini sedikitnya 294 orang menghadiri lewat zoom meeting.

” Berbahagialah orang yang telah wafat dan banyak orang lain yang mendoakannya. Bagi almarhum yang terpenting bukan peringatan kematiannya tetapi doa dan amalan Alfatihah dari anak-anaknya yang soleh serta keluarga, teman, sejawat yang tidak putus-putus mendoakannya,” kata Nasaruddin Umar.

Menurut dia kehadiran peserta zoom yang terus meningkat merupakan tanda bahwa almarhum adalah orang baik yang dicintai berbagai kalangan sehingga pahala Alfatihah yang kita kirimkan untuk almarhum Baron sangat membahagiakannya.

” Rasulullah Muhamnad SAW bersabda bahwa mendengar berita kematian adalah cara paling jitu untuk menyadarkan umat yang masih hidup bahwa waktu kedatangannya tidak pernah ada yang bisa menyangka,” ungkapnya.

Oleh karena itu sebagai seorang Muslim kita harus mengetahui bahwa Allah SWT memberikan pelatihan kematian saat proses tidur seseorang  dimana rukh berpisah sejenak dengan tubuh, kata Nasaruddin Umar.

” Ada baiknya kita mencontoh Nabi kita Muhammad SAW dimana sebelum tidur mengucapkan Syahadat sehingga ketika kita tidak dibangunkan lagi oleh Allah SWT dari tidur, inshaa Allah wafat dalam kondisi husnul khotimah,”

Sesi Baron dalam kenangan dan doa oleh keluarga dan kerabatnya memang membuat peserta zoom akan flashback mengingat kebaikan almarhum yang ternyata sudah mencintai dunia musik sejak kecil, berdarah seni, humoris dan terus menambah ilmu hingga menyelesaikan pasca sarjananya.

flyer

Gaya Baron sehari-hari yang akrab dengan semua orang juga ditunjukkan  suster Erna yang biasa ambil sampel darah Baron saat membutuhkan pemeriksaan untuk kesehatannya sehari-hari akibat diabetes.

Baron beberapa kali mengajak Erna untuk Tik Tok bersama dengan kostum metal, berjoget langsung di ruang lab setelah usai ambil sample darah dengan gaya yang kocak.

Di sesi lain tampak Febian anak kedua ( bontot) yang bekerja dan tinggal di Amerika Serikat bersama mama Zeby Febrina berziarah ke makam Baron di Pemakaman Al-Azhar, Kerawang dan saat Pascal membacakan doa untuk ayah tercinta dengan menahan air mata.

Teman-teman musisi dari Amerika Serikat, Kanada dan Malaysia, Jakarta, Bandung, Bali bahkan orangtua angkat Baron saat kuliah di Amerika Serikat juga menyempatkan hadir secara virtual memberikan kesaksian atas kebaikan Baron selama hidupnya.

Dari kalangan artis tak kurang rocker Renny Djajoesman yang juga bertetangga dengan almarhum di Kaveling POLRI Pasar Minggu, Andi Riff, Kikan dan suami, Kania istri alm Harry Roesli dan dua anaknya serta penyanyi  Isyana yang ternyata ayahandanya berteman dengan Baron.

” Isyana jumpa om Baron waktu acara Asian Games 2018 lalu dan ternyata om Baron orangnya ramah, meriah dan langsung akrab. Selamat jalan om Baron yang baik…,”

Sayangnya, Jendral TNI Purn M Hendropriyono yang sedianya memberikan sambutan mewakili keluarga tiba-tiba meninggalkan zoom meeting tanpa kejelasan. Namun kenangan ibunda tercinta yang biasa disapa Ambu didampingi ayahanda tercinta Ariono Suprayogi memang melebihi segalanya dan melengkapi tausiah untuk Baron. 

Selamat jalan Baron, “berkumpullah dengan para utusan Allah di Surga, ” kata Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A menutup tausiahnya.

 

 

 

Hilda Ansariah Sabri

Hilda Ansariah Sabri, Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers. Saat ini menjabat sebagai Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat ( 2018-2023)