AIRLINES NEWS

Akumulasi Kerugian Vietnam Airlines Dekati Modal Sewaan

Kiosk check-in Vietnam Airlines di bandara.          ( Foto: vietnamairlines.com)

HONG KONG, bisniswisata.co.id: Akumulasi kerugian maskapai nasional Vietnam Airlines naik menjadi VND21,98 triliun (US$928,39 juta) tahun lalu, kira-kira sama dengan modal sewaannya.

Melansir dari www.retailnews.asia, Maskapai ini terpukul keras oleh pandemi COVID -19 yang membuat perbatasan ditutup dan penerbangan komersial ditangguhkan selama dua tahun.

Ini membukukan kerugian VND13,02 triliun tahun lalu saja, dengan pendapatan turun 31 persen YoY menjadi VND28,09 triliun.

Maskapai ini meningkatkan modal sewanya sebesar 56 persen menjadi VND22,14 triliun tahun lalu dengan menerbitkan 800 juta saham, dengan Perusahaan Penanaman Modal Negara (SCIC) menyumbang tambahan VND6,89 triliun.

Commission for Management of State Capital at Enterprises (CMSC) sekarang memegang 55,2 persen saham di maskapai berbendera, SCIC 31,14 persen, dan maskapai ANA Jepang 5,62 persen.

Maskapai ini telah meningkatkan jumlah penerbangan yang dioperasikannya sejak awal tahun ini karena pemerintah mulai mencabut pembatasan berdasarkan kenaikan tingkat vaksinasi.

Maskapai ini mengoperasikan 7.314 penerbangan bulan lalu, naik hampir 21 persen tahun-ke-tahun. Maskapai telah mengusulkan agar pemerintah menaikkan batas harga untuk perjalanan domestik mulai 1 April dan menambahkan biaya tambahan bahan bakar untuk rute lokal karena harga bahan bakar telah melonjak dalam beberapa bulan terakhir.

Evan Maulana