HO CHI MINH CITY, bisniswisata.co.id:
Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata menyelenggarakan Konferensi Menteri Pariwisata Kamboja-Laos-Vietnam yang pertama di Kota Ho Chi Minh sekaligus membentuk mekanisme kerja sama pariwisata tingkat menteri di antara ketiga negara Asia Tenggara tersebut.
Konferensi ini mengadopsi rencana aksi bersama untuk periode 2026-2028 yang bertujuan mewujudkan inisiatif “Satu Perjalanan, Tiga Destinasi “, untuk meningkatkan daya saing, serta mengembangkan produk pariwisata lintas batas.
Dalam pidato pembukaannya, Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Lam Thi Phuong Thanh menyatakan bahwa konferensi ini mengubah arah kebijakan yang disepakati oleh ketiga Perdana Menteri dalam pertemuan mereka di Kota Ho Chi Minh pada Februari 2025 menjadi mekanisme kerja sama nyata.
Pertemuan-pertemuan sebelumnya antara badan pariwisata nasional di Vientiane, Phnom Penh, dan Kota Ho Chi Minh telah meletakkan dasar bagi langkah ini.
Thanh mengatakan bahwa hubungan persahabatan tradisional dan potensi yang saling melengkapi menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi pengembangan pariwisata seperti dilansir TAT Promosikan Cita Rasa Autentik dan Sehat khas Thailand di Jakarta
Dengan berbagi wilayah Sungai Mekong, warisan budaya dan alam yang khas, serta jaringan transportasi yang semakin mudah diakses, Vietnam, Laos, dan Kamboja memiliki landasan yang kuat untuk membangun destinasi bersama yang memiliki identitas unik serta daya tarik kuat dalam peta pariwisata global maupun regional.
Dia menyerukan kerja sama pariwisata jangka panjang untuk menjadikan “Satu Perjalanan, Tiga Destinasi” sebagai merek pariwisata bersama yang berkontribusi pada pembangunan inklusif.
Rencana aksi tersebut harus menetapkan target dan hasil yang spesifik guna memantau dan mengevaluasi kemajuan di setiap tahap, alih-alih hanya berhenti pada orientasi yang bersifat umum










