Soccsksargen kini siap menerima wisatawan mancanegara maupun domestik, seiring upaya wilayah tersebut untuk bangkit kembali setelah dilanda gempa dahsyat pada 8 Juni. (Foto: DENR Soccsksargen)
MANILA, bisniswisata.co.id: South Cotabato, Cotabato, Sultan Kudarat, Sarangani, dan Kota General Santos atau disingkat Soccsksargen mengundang wisatawan mancanegara dan domestik untuk kembali mengunjungi destinasi wisatanya, seiring upaya wilayah tersebut untuk bangkit kembali setelah dilanda gempa berkekuatan magnitudo 7,8 pada bulan Juni.
Jumlah wisatawan yang menginap di wilayah tersebut sempat meningkat pada kuartal pertama tahun ini, namun anjlok setelah gempa bumi yang berdampak parah pada Glan, Sarangani—destinasi unggulan wilayah itu dalam hal kunjungan wisatawan harian (tanpa menginap).
Hampir dua bulan setelah guncangan gempa, Direktur Departemen Pariwisata Filipina (DOT) Wilayah 12, Nelia Arina, mengatakan bahwa Sarangani dan wilayah lainnya perlahan mulai dibuka kembali dan siap menerima tamu lagi.
“Kami sudah siap setelah gempa magnitudo 7,8 itu. Hanya saja, para tamu masih agak ragu karena kejadian tersebut,” ujarnya kepada Philippine News Agency di sela-sela acara SOX Investment Tourism Forum di Kota Parañaque pada hari Jumat.
“Banyak pembatalan yang terjadi; bahkan acara pernikahan pun dibatalkan di lokasi-lokasi penyelenggaraan. Namun, terkait kesiapan tempat, saat ini kami sudah siap—meskipun memang ada kerusakan yang terjadi. Kami siap. Kami aman,” tambahnya.
Berdasarkan data terbaru dari DOT Wilayah 12, jumlah kedatangan wisatawan yang menginap di Soccsksargen turun sebesar 13,8 persen menjadi 873.584 orang pada periode Januari hingga Juni, dibandingkan dengan 1.014.088 orang pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Jumlah kedatangan wisatawan tanpa menginap (wisatawan harian) ke wilayah tersebut juga mengalami penurunan, dari 5.266.475 orang tahun lalu menjadi 4.464.896 orang pada periode Januari hingga Juni tahun ini. (PNA)










