DESTINASI INTERNATIONAL RISET

Meningkatnya Jumlah Pengunjung Dorong Laos Tingkatkan Data Pariwisata

Turis di Laos ( Foto: impactmagazine.ca)

VIENTIANE, bisniswisata.co.id: Pemerintah Laos sedang berupaya meningkatkan sistem akuntansi dan statistik pariwisatanya karena kedatangan wisatawan asing terus meningkat, mencapai sekitar 1,31 juta pada kuartal pertama tahun 2026, dibandingkan dengan lebih dari 1,26 juta pada periode yang sama tahun 2025.

Para pejabat dan otoritas pariwisata dari seluruh negeri berkumpul di provinsi Khammuan pekan lalu untuk membahas Akuntansi Pariwisata Nasional guna membahas pengembangan kerangka kerja akuntansi pariwisata yang sesuai dengan standar internasional yang ditetapkan oleh Pariwisata PBB.

Berbicara pada pertemuan tersebut, Wakil Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Darany Phommavongsa. Dia mengatakan pariwisata tetap menjadi salah satu sektor ekonomi utama Laos dan memainkan peran yang semakin penting dalam mendukung pembangunan sosial-ekonomi.

Laos menyambut lebih dari 4,5 juta pengunjung asing pada tahun 2025, melampaui target nasional sebesar lima persen, sementara pertumbuhan yang kuat terus berlanjut hingga tahun 2026.

Darany mengatakan bahwa sistem akuntansi pariwisata nasional akan menjadi alat penting untuk mengukur kontribusi ekonomi riil pariwisata di sektor-sektor seperti transportasi, perdagangan, akomodasi, layanan makanan, dan lapangan kerja.

Sistem tersebut akan menyediakan data statistik bagi sektor publik dan swasta untuk mendukung perencanaan kebijakan, keputusan investasi, dan manajemen pariwisata, sekaligus membantu memodernisasi statistik pariwisata melalui integrasi digital dengan ASEAN dan mitra internasional, tambahnya.

Para peserta pertemuan meninjau kerangka akuntansi pariwisata Laos dan berbagi pelajaran serta pengalaman dari negara-negara yang telah menggunakan sistem akuntansi pariwisata untuk mengumpulkan dan menganalisis statistik pariwisata.

Kunjungan lapangan dan kegiatan pengumpulan data juga dilakukan di lokasi-lokasi penting di provinsi Khammuan, termasuk pos pemeriksaan perbatasan internasional Jembatan Persahabatan dan objek wisata utama, untuk memperkuat pemahaman praktis dan memastikan implementasi yang terstandarisasi di seluruh negeri.

Darany mendorong para peserta untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari pertemuan tersebut pada Strategi Pariwisata ASEAN untuk tahun 2026-2030 dan rencana pembangunan sosial-ekonomi nasional pemerintah.

“Data statistik yang jelas adalah kompas yang memandu pembangunan berkelanjutan,” katanya seperti dilansir dari Vientiane Times

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)